Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jabar rekrut Mahasiswa Teknik Sipil jadi pengawas proyek. Honor Rp 300 ribu/hari. Tingkatkan idealisme dan kualitas konstruksi.

Dampak Kebijakan Konsultan Mahasiswa

albadarpost.com, LENSA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah inovatif untuk memperkuat pengawasan proyek infrastruktur daerah dengan melibatkan kalangan akademisi muda. Kebijakan ini akan merekrut Mahasiswa Teknik Sipil dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat sebagai konsultan pengawas lapangan. Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas konstruksi, tetapi juga memberikan solusi ekonomi bagi mahasiswa.

Dedi Mulyadi, saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (19/11/2025), mengungkapkan telah menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pembangunan Infrastruktur Jawa Barat untuk segera mengeksekusi rencana tersebut. Setiap mahasiswa yang direkrut akan memperoleh honor harian yang cukup kompetitif, berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per hari.

Kebijakan ini langsung menawarkan dua dampak publik signifikan. Pertama, meningkatkan independensi pengawasan proyek. Kedua, meringankan beban biaya pendidikan. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kehadiran pengawas dari kalangan mahasiswa akan memaksa kontraktor berhadapan dengan pengawas yang lebih kritis dan objektif.

“Mereka (kontraktor) akan berhadapan dengan anak-anak yang kritis, yang tanpa kebutuhan mendesak, lebih pada idealisme,” kata mantan Bupati Purwakarta itu, menekankan bahwa idealisme mahasiswa menjadi tameng efektif melawan praktik koruptif di lapangan.

Skema honor pengawasan harian, yang diperkirakan rata-rata Rp 250.000, diharapkan dapat menjadi pemasukan tambahan bagi mahasiswa untuk biaya kuliah. “Kan lumayan kalau anak-anak Mahasiswa Teknik Sipil ada honor pengawasan… beban orang tuanya menjadi ringan,” ujarnya.


Dari Pengawasan Kritis Hingga Matematika Aplikatif

Rencana merekrut Mahasiswa Teknik Sipil ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperbaiki tata kelola proyek sekaligus mendorong keterlibatan akademisi dalam pembangunan. Rencana teknis ini bahkan sudah dikomunikasikan dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca juga: Mantan Sekdes Sukaresik Ditangkap, Korupsi Dana Desa Kembali Menggoyang Kepercayaan Publik

Sebagai tindak lanjut, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan bahwa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan implementasi akan dilakukan dalam waktu dekat. “Saya rencananya mungkin minggu depan kami akan sudah mulai MoU teknis,” jelasnya.

Selain kebijakan pengawasan ini, Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya relevansi kurikulum pendidikan kejuruan dengan kebutuhan praktis di lapangan. Ia mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengintegrasikan pembelajaran matematika aplikatif dalam proses konstruksi di lingkungan sekolah.

Para guru didorong untuk mengajak siswa menghitung langsung kebutuhan material bangunan yang sedang dikerjakan. “Misalnya anak-anak suruh menghitung bangunan yang lagi dibangun di sekolahnya. Panjang, lebar, berapa jumlah semen yang digunakan, berapa kubik pasir,” tuturnya.

Langkah ini memperlihatkan upaya simultan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat pengawasan proyek melalui SDM yang idealis dan, di saat yang sama, menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik lapangan, khususnya di sektor pendidikan kejuruan. Keterlibatan Mahasiswa Teknik Sipil diharapkan menjadi katalisator pengawasan yang lebih bersih dan efisien.


Kebijakan ini menciptakan sinergi ideal antara Pemprov Jabar dan kampus. Mahasiswa Teknik Sipil mendapat honor harian, kontraktor menghadapi pengawasan kritis nan idealis. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemutusan internet

    Internet Diputus, Kerusuhan Iran Memburuk

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Pemutusan internet menyertai kerusuhan brutal Iran, ratusan tewas dilaporkan medis independen akibat tindakan aparat. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kerusuhan massal di Iran memasuki fase paling brutal setelah laporan medis independen menyebut ratusan orang tewas akibat tindakan keras pasukan keamanan. Di tengah eskalasi kekerasan tersebut, pemerintah Iran melakukan pemutusan internet secara luas, membatasi arus informasi dari […]

  • peran ayah

    “Ayah Ambil Rapor”, Kebijakan Hangat yang Dangkal

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai kebijakan ayah ambil rapor bersifat simbolik dan belum menyentuh akar krisis pengasuhan. Kebijakan Ringan di Tengah Masalah Berat albadarpost.com, EDITORIAL – Negara kembali menghadirkan kebijakan yang terdengar hangat, mudah diterima, dan cepat viral: Gerakan Ayah Mengambil Rapor. Pesannya sederhana. Ayah diminta hadir ke sekolah saat pembagian rapor. Tujuannya mulia, mendorong keterlibatan ayah […]

  • Peserta muda mengikuti kegiatan relawan KSR PMI Pangandaran dalam pelatihan kepalangmerahan tahun 2026.

    Open Recruitment KSR PMI Pangandaran 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 314
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Semangat menjadi relawan kemanusiaan kembali menggema di Kabupaten Pangandaran. Melalui akun resminya, Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Pangandaran resmi membuka Open Recruitment KSR PMI Pangandaran 2026 bagi generasi muda yang ingin terjun langsung membantu masyarakat. Program relawan ini langsung menarik perhatian publik karena membuka kesempatan luas bagi anak muda yang ingin […]

  • ide UMKM kreatif

    9 Ide UMKM Kreatif yang Jarang Diketahui: Diam-Diam Jadi Ladang Cuan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ide UMKM kreatif sering kali muncul dari hal sederhana yang luput dari perhatian. Banyak orang berburu tren, tetapi tidak sedikit yang justru sukses lewat peluang usaha unik yang belum ramai. Bahkan, beberapa ide bisnis UMKM kreatif ini berkembang lebih cepat karena minim pesaing dan langsung menyasar kebutuhan pasar. Di tengah persaingan digital […]

  • data bansos

    Data Bansos Meleset, Lansia di Bekasi Tidak Menerima Bantuan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kasus Inah di Bekasi menunjukkan data bansos meleset, warga rentan tidak menerima bantuan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Di sebuah rumah kecil di Kampung Wangkal, Desa Sukajaya, Cibitung, Bekasi, seorang lansia bernama Inah hidup tanpa kepastian. Perempuan 64 tahun itu mengaku tak pernah menerima bantuan sosial, sementara banyak warga di sekitarnya memperoleh bantuan dalam jumlah besar. […]

  • Jamaah haji berdoa di depan Ka'bah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Masjidil Haram.

    Doa yang Sering Dibaca Jamaah Haji Ketika Pertama Melihat Ka’bah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada satu momen yang sering sulit dijelaskan oleh banyak jamaah haji: saat Ka’bah pertama kali terlihat di depan mata. Sebagian orang mendadak diam. Sebagian lain langsung menangis tanpa sadar. Bahkan ada yang sebelumnya merasa biasa saja, tetapi lututnya mendadak lemas ketika melihat bangunan hitam itu dari kejauhan. Dalam Islam, doa melihat Ka’bah […]

expand_less