Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Fenomena Turis Tidur di Bandara Changi Menuai Kritik saat Harga Hotel Melonjak

Fenomena Turis Tidur di Bandara Changi Menuai Kritik saat Harga Hotel Melonjak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 255
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Fenomena turis tidur di Bandara Changi saat F1 menuai kritik warga Singapura karena dianggap mencoreng reputasi bandara.

albadarpost.com, LENSA – Fenomena Turis Tidur di Bandara Changi di Singapura menjadi sorotan publik setelah banyak wisatawan kedapatan bermalam di area-terminal selama akhir pekan penyelenggaraan ajang balap Formula 1. Tindakan itu dilakukan untuk menghindari biaya hotel yang melambung drastis. Namun, aksi tersebut memicu perdebatan karena dinilai dapat merusak citra bandara kebanggaan Singapura yang selama ini menyandang reputasi sebagai salah satu bandara terbaik di dunia.

Lonjakan Harga Hotel Memicu Wisatawan Cari Alternatif

Laporan South China Morning Post pada Kamis, 16 Oktober 2025, menyebutkan bahwa fenomena Turis Tidur di Bandara mulai viral setelah seorang wisatawan asal Amerika Serikat dengan nama akun media sosial @sheridan.tate8 membagikan pengalamannya melalui video pada 5 Oktober lalu. Dalam unggahannya, ia bersama suaminya memutuskan untuk bermalam di Bandara Changi menjelang penerbangan pagi mereka karena harga hotel di Singapura melonjak tinggi selama gelaran Formula 1 pada 3–5 Oktober 2025.

Menurut pengakuannya, tarif hotel yang biasanya berkisar sekitar US$ 200 pada akhir pekan meningkat menjadi US$ 400 per malam. Kenaikan harga tersebut membuat mereka memilih alternatif dengan tidur di area Arrival Garden Terminal 1, yang kemudian mereka sebut sebagai “sleep village” atau “desa tidur”. Di sana, menurutnya, terdapat lebih dari 30 orang lain yang melakukan hal serupa.

Pasangan tersebut menggelar selimut di lantai, menggunakan bantal leher tiup, dan menjaga koper mereka tetap berada dekat. Sang perempuan mengaku hanya bisa tidur empat hingga lima jam, sementara suaminya terbangun berkali-kali karena suasana yang tidak terlalu nyaman. Namun, ia menyimpulkan, “Setidaknya kami tidak perlu membayar hotel.”

Kritik Publik Singapura: Citra Bandara Dipertaruhkan

Unggahan tersebut segera memancing gelombang reaksi dari warga Singapura. Banyak yang merasa bahwa tindakan Turis Tidur di Bandara dapat mengganggu citra Bandara Changi yang telah lama dikenal sebagai bandara kelas dunia. Komentar warganet lokal menggambarkan kekhawatiran bahwa kebiasaan ini akan mengubah fungsi ruang publik bandara.

“Nanti Changi Airport tidak jadi nomor satu lagi kalau banyak orang memperlakukannya seperti kamar tidur,” tulis seorang pengguna media sosial.

Bandara Changi selama ini dikenal dengan reputasinya sebagai bandara terbaik dunia selama 13 tahun berturut-turut berdasarkan penilaian Skytrax, situs ulasan bandara internasional. Bandara tersebut menawarkan banyak fasilitas premium, seperti pusat perbelanjaan besar, dua bioskop, arena panjat tebing dalam ruangan, hingga air terjun buatan raksasa yang menjadi ikon Terminal Jewel.

Maka tidak mengherankan jika aksi Turis Tidur di Bandara dianggap mengganggu citra elegan dan eksklusif yang telah dibangun bertahun-tahun.

Turis Dianggap Tidak Bijak Memilih Waktu Kunjungan

Meski banyak kritik muncul, sejumlah warganet lainnya menilai situasi tersebut sebagai konsekuensi dari keputusan para turis yang datang ke Singapura saat periode tersibuk dalam setahun. Harga hotel dan biaya akomodasi memang cenderung meningkat saat berlangsungnya ajang Formula 1, yang menarik ribuan wisatawan internasional.

“Datang ke Singapura saat F1 memang bukan waktu yang pintar untuk berhemat,” tulis salah satu komentar.

Beberapa pengguna media sosial bahkan memberikan saran alternatif, seperti memilih tidur di area Terminal 3 yang lebih tenang, atau memanfaatkan fasilitas area istirahat gratis yang disediakan resmi pihak bandara.

Baca juga:

Kasus Pembunuhan Istri di Singapura, Warga Indonesia Salehuddin Jalani Proses Hukum Ketat

Regulasi Bandara: Tidak Dilarang, Tapi Ada Batas

Secara resmi, Bandara Changi tidak melarang penumpang untuk bermalam di area terminal selama mereka memiliki jadwal penerbangan. Namun, petugas keamanan berhak untuk membangunkan penumpang guna memeriksa tiket dan memastikan bahwa yang bersangkutan adalah penumpang sah dan bukan sekadar memanfaatkan bandara sebagai tempat tinggal sementara.

Menurut pengelola bandara, kebijakan ini diterapkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan semua pengguna fasilitas bandara.

Fenomena Global: Tren Wisata Hemat

Fenomena Turis Tidur di Bandara ternyata tidak hanya terjadi di Singapura. Di Tiongkok, tren wisata hemat sedang berkembang di kalangan anak muda. Konten dengan tema “tidur di bandara” atau “travel low budget” menjadi populer di platform media sosial. Banyak dari mereka yang menganjurkan wisata hemat untuk menekan biaya perjalanan sebanyak mungkin.

Seorang mahasiswi asal Tiongkok yang sedang menempuh studi di Singapura bahkan berseloroh di media sosial, bahwa seseorang bisa “tinggal di Bandara Changi selama dua tahun dengan membawa sleeping bag dan bantal.”

Pernyataan tersebut menambah panjang diskusi publik mengenai batas nyaman antara keterbukaan fasilitas bandara dan risiko penyalahgunaannya.

Fenomena turis tidur di Bandara Changi memicu kritik publik karena dianggap mengganggu citra bandara terbaik dunia saat harga hotel melonjak. (Adiksa)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • guru termenung di kelas kosong menggambarkan sisi sunyi dunia guru yang jarang diketahui murid

    Tak Pernah Terlihat, Ini Sisi Sunyi Dunia Guru yang Bikin Terdiam

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 213
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Dunia guru sering terlihat sederhana dari bangku kelas. Namun, kehidupan guru, realita dunia guru, dan beban profesi guru menyimpan cerita yang jauh lebih dalam dari yang tampak. Banyak murid hanya melihat guru sebagai sosok yang mengajar, padahal dunia guru penuh tekanan, pengorbanan, dan sisi sunyi yang jarang terungkap. Bahkan, tidak sedikit siswa […]

  • Qatar vs Swiss

    Prediksi Qatar vs Swiss: Swiss Lebih Siap?

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Qatar vs Swiss menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian pada fase grup Piala Dunia 2026. Duel Qatar melawan Swiss di Grup B, 14 Juni 2026, tidak hanya mempertemukan wakil Asia dan Eropa, tetapi juga menghidupkan kembali sebuah kenangan yang masih tersimpan dalam catatan sepak bola kedua negara. Menjelang kick-off di […]

  • Perlindungan Anak Pesantren

    Menag Warning Pesantren: Kekerasan pada Anak Tak Bisa Ditoleransi Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perlindungan anak di lingkungan pesantren harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, pesantren ramah anak bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata agar santri dapat belajar dan tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, serta bermartabat. Karena itu, ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan pendidikan […]

  • Piutang Negara

    Piutang Negara Kini Jadi Perhatian Publik, Picu Diskusi Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Istilah piutang negara mendadak ramai dibahas publik setelah pemerintah menerbitkan aturan baru yang memberi kewenangan lebih besar kepada negara dalam pengelolaan aset debitur. Lewat PMK Nomor 23 Tahun 2026, pemerintah kini dapat mendayagunakan aset sitaan tanpa harus meminta persetujuan penanggung utang atau penjamin utang. Kebijakan tersebut langsung memantik perhatian masyarakat karena […]

  • Bantuan Kang Dedi

    Bantuan Kang Dedi Jadi Harapan Warga Pakenjeng

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di sebuah sudut Kabupaten Garut, harapan hidup sepasang suami istri bertumpu pada satu nama. Dengan suara pelan dan wajah penuh kelelahan, mereka menyampaikan permohonan bantuan melalui sebuah video sederhana. Di tengah kondisi ekonomi yang kian menekan dan persoalan keluarga yang mendesak, mereka berharap bantuan Kang Dedi bisa menjadi jalan keluar. Bagi […]

  • Gardu Meledak

    Ledakan Gardu Listrik Gegerkan Awipari, Api Sembur ke Udara

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gardu meledak di kawasan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (6/6/2026) malam, membuat suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik. Ledakan gardu listrik itu disertai kobaran api yang menyembur ke udara dan percikan cahaya terang yang terlihat dari kejauhan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.55 WIB di Jalan KH […]

expand_less