Sering Sial dan Gelisah? Coba Amalkan Doa Pendek Ini Setiap Hari
- account_circle redaktur
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- visibility 58
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi seseorang berdoa setelah salat untuk mengusir kesialan dan energi negatif dalam hidupnya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, LIFESTYLE – Kadang seseorang bangun pagi dengan perasaan aneh. Pikiran terasa penuh, hati gelisah, pekerjaan berantakan, dan semuanya seperti tidak berjalan baik. Sebagian orang lalu menyebutnya kesialan. Sebagian lagi menganggap ada energi negatif yang mengganggu hidupnya.
Dalam Islam, kondisi seperti itu sebenarnya bukan hal asing. Karena itulah banyak ulama menganjurkan membaca doa pengusir kesialan sebagai bentuk perlindungan diri sekaligus penguat hati.
Menariknya, Islam tidak mengenal kesialan sebagai kutukan permanen. Rasulullah SAW justru mengajarkan umatnya untuk melawan rasa takut, prasangka buruk, dan kegelisahan dengan doa serta tawakal kepada Allah SWT.
Salah satu doa pendek yang sering diamalkan adalah:
“Hasbunallah wa ni’mal wakil.”
Artinya: “Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.”
(QS. Ali Imran: 173)
Kalimat singkat itu terlihat sederhana. Namun, banyak ulama menyebutnya sebagai doa yang penuh kekuatan spiritual.
Rasulullah Mengajarkan Umatnya Melawan Ketakutan dengan Doa
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering merasa lemah ketika menghadapi tekanan hidup. Ada yang takut gagal, takut kehilangan rezeki, bahkan takut menghadapi masa depan.
Karena itu, Rasulullah SAW mengingatkan agar manusia tidak terjebak dalam pikiran buruk yang melemahkan hati.
Beliau bersabda:
“Tidak ada thiyarah (anggapan sial), dan yang terbaik adalah optimisme.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menjadi penegasan bahwa Islam melarang keyakinan berlebihan terhadap kesialan. Sebaliknya, seorang muslim dianjurkan memperkuat hati dengan doa dan keyakinan kepada Allah.
Di titik inilah doa memiliki peran besar.
Ketika seseorang membaca doa dengan penuh keyakinan, hatinya perlahan menjadi lebih tenang. Pikiran negatif mulai mereda. Bahkan, banyak orang merasa lebih kuat setelah rutin berdzikir dan memperbanyak doa perlindungan.
Doa Pendek yang Sering Diamalkan untuk Perlindungan Diri
Selain “Hasbunallah wa ni’mal wakil”, ada pula doa lain yang sering diamalkan Rasulullah SAW untuk meminta perlindungan dari keburukan dan kegelisahan.
“اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ”
“Allahumma inni a’udzu bika minal hammi wal hazan.”
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan gelisah.”
(HR. Abu Dawud)
Doa ini sangat relevan bagi banyak orang hari ini. Sebab, tidak sedikit yang terlihat baik-baik saja di luar, tetapi sebenarnya sedang lelah secara mental.
Ada yang memendam masalah ekonomi.
Ada yang menyimpan luka keluarga.
Dan ada pula yang terus merasa hidupnya penuh hambatan.
Karena itu, doa bukan hanya ritual ibadah. Dalam Islam, doa juga menjadi cara menjaga kesehatan batin agar manusia tidak tenggelam dalam kecemasan.
Menariknya, beberapa peserta kajian sering mengaku merasa lebih ringan setelah rutin membaca doa-doa pendek seperti ini setiap selesai salat. Mungkin bukan karena masalah langsung hilang, tetapi hati mereka mulai lebih siap menghadapi hidup.
Energi Negatif dalam Islam Bukan Sekadar Mistik
Banyak orang mengaitkan energi negatif dengan hal mistis. Padahal dalam Islam, energi negatif sering muncul dari hati yang dipenuhi prasangka buruk, iri, marah, dan putus asa.
Karena itu, Al-Qur’an berkali-kali mengingatkan manusia agar menjaga hati dan memperbanyak dzikir.
Allah SWT berfirman:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)
Ayat ini menjelaskan bahwa ketenangan sejati tidak datang dari benda tertentu atau ritual aneh. Ketenangan lahir ketika hati dekat dengan Allah.
Itulah sebabnya doa dan dzikir menjadi benteng utama seorang muslim saat menghadapi tekanan hidup.
Selain membaca doa, para ulama juga menganjurkan:
- menjaga salat,
- mengurangi prasangka buruk,
- memperbanyak sedekah,
- dan menjauhi lingkungan yang penuh energi negatif seperti kebencian serta fitnah.
Doa Tidak Selalu Mengubah Situasi, Tapi Mengubah Cara Manusia Bertahan
Banyak orang berharap doa langsung menghilangkan masalah dalam semalam. Namun, kenyataannya tidak selalu seperti itu.
Kadang Allah tidak langsung mengubah keadaan.
Sebaliknya, Allah lebih dulu menguatkan hati hamba-Nya.
Dan itu sering kali jauh lebih penting.
Sebab, ketika hati kuat, manusia mampu melewati banyak hal yang sebelumnya terasa mustahil.
Karena itulah doa-doa pendek dalam Islam memiliki kekuatan besar. Kalimatnya singkat, tetapi mampu menjaga hati tetap hidup di tengah tekanan dunia yang semakin berat.
Bukan hidup yang selalu mudah membuat manusia bertahan, melainkan hati yang tetap yakin bahwa Allah tidak pernah meninggalkannya sendirian. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar