Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Tampilan Beda Kereta pada Nataru 2025–2026

Tampilan Beda Kereta pada Nataru 2025–2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kolaborasi Kementerian Ekraf dan KAI hadirkan IP lokal di kereta Nataru untuk perkuat ekonomi kreatif nasional.

albadarpost.com, HUMANIORA – Libur Natal dan Tahun Baru biasanya identik dengan koper besar, jadwal padat, dan kursi kereta yang penuh. Namun bagi sebagian penumpang kereta api pada Nataru 2025–2026, perjalanan kali ini menghadirkan kejutan kecil yang menyenangkan: rangkaian kereta yang mereka naiki tampil berbeda, lebih ceria, dan terasa “hidup”.

Saat kereta perlahan meninggalkan peron, mata penumpang tak hanya tertuju pada layar ponsel atau pemandangan luar jendela. Badan kereta yang dihiasi ilustrasi karakter lokal menjadi latar baru untuk berfoto, berbagi cerita, atau sekadar tersenyum di tengah perjalanan jauh. Inilah wajah dari program Kereta IP, kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jumbo, dan IP Factory Commuterline.

Selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sebanyak 11 karya Intellectual Property (IP) lokal hadir melalui desain livery di rangkaian kereta api dan area stasiun. Nama-nama seperti Jumbo, Lokerserem, Belanja Ria, Pletesan, Arlo, hingga Kosanimal tampil sebagai bagian dari ruang publik transportasi yang selama ini identik dengan fungsi semata.

Bagi penumpang KA Argo Dwipangga, misalnya, karakter Jumbo kini menjadi “teman perjalanan” di rute Gambir–Bandung–Semarang Tawang–Surabaya Pasar Turi. Sementara di lintasan lain, livery tematik Natal dan Tahun Baru menghiasi KA Argo Wilis/Turangga, Jayabaya, Gaya Baru Malam Selatan, hingga KA Pandalungan, yang melayani relasi strategis antarkota di Pulau Jawa.

Perjalanan yang Biasanya Biasa
Bagi sebagian penumpang, perubahan ini terasa sederhana, tetapi bermakna. Kereta yang biasanya tampil seragam kini menjadi ruang visual yang memberi suasana baru. Anak-anak lebih antusias, orang dewasa lebih santai, dan stasiun menjadi tempat singgah yang tak sekadar dilalui, tetapi dinikmati.

Baca juga: Priangan Timur Dalam Sepekan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyebut kolaborasi ini sebagai perubahan cara pandang terhadap aset publik. Kereta api, menurutnya, tidak lagi dilihat hanya sebagai perangkat transportasi, tetapi sebagai kanvas besar untuk menampilkan kekayaan intelektual bangsa. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Pendekatan ini terasa relevan di tengah mobilitas libur panjang, ketika jutaan orang bergerak dari satu kota ke kota lain. Dengan menjangkau banyak mata dalam waktu singkat, IP lokal tidak hanya dipamerkan, tetapi juga diperkenalkan secara alami kepada publik luas.

Cerita yang Bergerak di Atas Rel
Konsep yang diusung melalui Kereta IP bukan sekadar dekorasi. Pemerintah melihatnya sebagai pengalaman kreatif bergerak—sebuah cara bercerita yang menyatu dengan aktivitas harian masyarakat. Dalam konteks penumpang, cerita itu hadir tanpa paksaan: terlihat, dirasakan, lalu dibawa pulang sebagai kesan.

Irene menyebut peran Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai fasilitator yang mempertemukan kreator dengan pengelola ruang publik. Hasilnya adalah perjalanan yang bukan hanya soal tiba di tujuan, tetapi juga soal pengalaman di sepanjang jalan.

Dari sudut pandang penumpang, pengalaman ini sederhana: perjalanan terasa lebih ramah dan berwarna. Namun di balik itu, ada upaya membangun nilai ekonomi baru bagi kreator lokal sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap karya dalam negeri.

Komitmen Layanan yang Lebih Bermakna
Bagi PT KAI, program Kereta IP menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan bernilai tambah. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa perjalanan kereta diharapkan tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga meninggalkan kesan.

Kolaborasi ini juga menunjukkan bagaimana layanan publik dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman—tidak hanya efisien, tetapi juga relevan secara kultural. Di tengah kepadatan Nataru, sentuhan visual ini menjadi jeda kecil yang menyegarkan.

Pada akhirnya, bagi penumpang, Kereta IP mungkin hanya terlihat sebagai desain menarik di badan kereta. Namun justru di sanalah kekuatannya: menghadirkan pengalaman ringan yang membekas, tanpa mengganggu fungsi utama perjalanan. Sebuah pengingat bahwa di balik rutinitas mobilitas, ruang publik masih bisa menjadi tempat cerita dan kebanggaan bersama. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penganiayaan kurir COD

    Penganiayaan Kurir COD di Bekasi: Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi berakhir. Pelaku menyerahkan diri dan dijerat Pasal 351 KUHP. albadarpost.com, LENSA. Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi akhirnya menemukan titik terang. Christian Kapau alias Kece, pelaku penganiayaan, memilih menyerahkan diri setelah sempat melarikan diri ke Tangerang. Polisi memastikan pelaku sudah berstatus tersangka dan dijerat Pasal 351 KUHP. Pelaku Penganiayaan […]

  • kehidupan santri di pesantren

    Bangun Sebelum Subuh, Tidur Larut Malam: Hidup Seorang Santri

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Jarum jam baru menunjukkan pukul 03.45 pagi ketika suara ketukan pintu asrama terdengar pelan. Bagi sebagian orang, waktu itu masih terlalu dini untuk bangun. Namun bagi santri, inilah awal dari kehidupan santri di pesantren yang penuh disiplin dan makna. Keseharian santri atau rutinitas pesantren dimulai sebelum matahari terbit, saat udara masih dingin […]

  • Santriwati Hilang Garut

    Berangkat ke Pesantren, Dua Santriwati asal Garut Tak Kunjung Tiba

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabar mengenai dua santriwati hilang asal Garut menjadi perhatian warga media sosial sejak Sabtu (23/5/2026). Informasi tentang santriwati hilang Garut tersebut menyebar luas melalui Facebook dan grup percakapan warga setelah keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Bayongbong. Redaksi albadarpost.com telah melakukan klarifikasi langsung kepada pihak keluarga terkait kebenaran informasi tersebut. Selain […]

  • reklamasi Laut China Selatan

    China Reklamasi Laut China Selatan, Peta Geopolitik Kawasan Berubah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Upaya China mengubah lanskap geografis Laut China Selatan kembali menjadi sorotan. Melalui reklamasi pulau buatan berskala besar, Beijing tidak hanya menambah daratan di wilayah laut sengketa, tetapi juga memengaruhi dinamika politik, keamanan, dan lingkungan kawasan Asia Tenggara. Langkah ini membawa konsekuensi langsung bagi stabilitas regional dan kepentingan negara-negara di sekitarnya. Reklamasi […]

  • Alat berat militer Israel menggali area pemakaman warga Palestina di Gaza saat operasi militer berlangsung.

    Ketika Kuburan Gaza Tak Lagi Aman

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Militer Israel menggali sejumlah area pemakaman warga Palestina di Jalur Gaza dalam rangkaian operasi militernya. Tindakan tersebut memicu kecaman warga setempat karena merusak makam dan menghilangkan jejak jenazah anggota keluarga mereka. Peristiwa itu terjadi di beberapa lokasi pemakaman, termasuk di wilayah timur Kota Gaza. Sejumlah saksi mata menyebutkan alat berat militer […]

  • Pinjol Ilegal

    OJK Tasikmalaya Warning Babinsa: Jangan Tergoda Pinjol Ilegal

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pinjol ilegal kembali menjadi perhatian serius di Tasikmalaya. Kali ini, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Tasikmalaya memberikan peringatan langsung kepada ratusan Babinsa jajaran Kodim 0612 Tasikmalaya terkait bahaya pinjaman online ilegal yang semakin marak dan meresahkan masyarakat. Peringatan tersebut disampaikan Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, saat kegiatan sosialisasi literasi keuangan […]

expand_less