Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Penganiayaan Kurir COD di Bekasi: Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri

Penganiayaan Kurir COD di Bekasi: Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi berakhir. Pelaku menyerahkan diri dan dijerat Pasal 351 KUHP.

albadarpost.com, LENSA. Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi akhirnya menemukan titik terang. Christian Kapau alias Kece, pelaku penganiayaan, memilih menyerahkan diri setelah sempat melarikan diri ke Tangerang. Polisi memastikan pelaku sudah berstatus tersangka dan dijerat Pasal 351 KUHP.

Pelaku Penganiayaan Kurir COD Serahkan Diri

Kasus penganiayaan kurir COD yang sempat menghebohkan warga Bekasi kini menemukan titik terang. Seorang pria bernama Christian Kapau alias Kece akhirnya menyerahkan diri kepada aparat kepolisian setelah beberapa hari menjadi buronan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengonfirmasi bahwa Kece datang sendiri ke Polres Metro Bekasi pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Penyerahan diri ini dilakukan setelah polisi secara aktif mengimbau Kece agar kooperatif.

“Pertama, dia sudah mengetahui bahwa kami sudah menghimbau untuk kooperatif menyerahkan diri,” jelas Braiel saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Kece sebelumnya sempat melarikan diri ke wilayah Tangerang Kota. Menurut Braiel, pelaku hanya berputar-putar di daerah tersebut karena ingin bertemu dengan teman-temannya yang berdomisili di sana. Namun upayanya melarikan diri sia-sia setelah aparat kepolisian mengetahui keberadaannya dan mempersempit ruang geraknya.

Kronologi dan Motif Kejadian

Peristiwa penganiayaan kurir COD terjadi di kawasan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Saat itu, korban berinisial ID (22) sedang mengantarkan paket dengan metode pembayaran cash on delivery (COD) senilai Rp30 ribu. Namun, bukannya menerima pembayaran, korban justru mendapat ancaman dan serangan dari Kece menggunakan parang.

Peristiwa ini sontak menimbulkan perhatian publik, mengingat profesi kurir merupakan salah satu pekerjaan dengan risiko tinggi di lapangan. Video dan informasi mengenai penganiayaan tersebut sempat beredar luas di media sosial dan memicu simpati netizen kepada korban.

Braiel menyatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, Kece ditetapkan sebagai tersangka dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan,” ujarnya.

Pasal 351 KUHP sendiri mengatur ancaman pidana penjara bagi pelaku penganiayaan, dengan hukuman maksimal lima tahun, tergantung tingkat luka yang diderita korban.

Respon Polisi dan Imbauan kepada Masyarakat

Kepolisian menegaskan akan memproses kasus ini secara transparan dan profesional. Mereka juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses penegakan hukum kepada pihak berwenang.

Braiel juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengedepankan komunikasi yang baik dalam setiap transaksi COD. Menurutnya, kekerasan bukanlah solusi. “Kami imbau masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri atau menggunakan kekerasan. Semua permasalahan bisa diselesaikan secara hukum,” tegasnya.

Kepolisian juga mengapresiasi langkah Kece yang akhirnya menyerahkan diri, karena hal itu memudahkan proses penyidikan.

Dukungan kepada Kurir

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap para pekerja lapangan, termasuk kurir. Sejumlah warganet mendorong adanya aturan yang lebih ketat terkait sistem pembayaran COD agar kejadian serupa tidak terulang.

Masyarakat berharap perusahaan jasa ekspedisi turut meningkatkan pengamanan bagi para kurir, terutama yang bertugas mengantarkan paket di wilayah rawan konflik.

Penutup

Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi menunjukkan pentingnya penyelesaian masalah secara hukum dan perlunya perlindungan lebih bagi para pekerja jasa pengiriman. Penyerahan diri pelaku menjadi langkah positif agar proses hukum bisa berjalan tuntas. (AlbadarPost.com/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gempa megathrust Jawa Sumatra

    Megathrust Mengintai Jawa–Sumatra

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BMKG mengingatkan ancaman gempa megathrust di Jawa dan Sumatra. Potensi besar dan dampaknya perlu diwaspadai. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan potensi gempa megathrust di wilayah Indonesia, khususnya di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. Zona tersebut dinilai menyimpan akumulasi energi tektonik besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan […]

  • Retribusi Pasar Cikurubuk

    Pedagang Tagih Bukti, Tarif Pasar Cikurubuk Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rapat yang sedianya membahas retribusi Pasar Cikurubuk berkembang menjadi forum evaluasi kebijakan. Di Aula Pemerintah Kota Tasikmalaya, Rabu (6/8/2026), para pedagang, DPRD, dan jajaran Pemerintah Kota duduk dalam satu meja. Namun, satu pertanyaan terus mengemuka: mengapa tarif retribusi sudah naik, sementara perbaikan fasilitas pasar belum benar-benar dirasakan pedagang? Pertanyaan itu mencuat […]

  • Pemain Timnas Indonesia menghadapi jadwal padat 2026 usai FIFA Series dengan ekspresi fokus dan penuh tekanan

    Belum Bernapas, Timnas Indonesia Sudah Dihantam Jadwal Brutal 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Timnas Indonesia 2026 langsung memicu perhatian publik setelah Garuda finis sebagai runner-up FIFA Series. Jadwal Timnas Indonesia, agenda Garuda, hingga kalender pertandingan Indonesia kini terlihat padat, bahkan cenderung ekstrem bagi sebuah tim yang sedang berkembang. Alih-alih mendapat waktu istirahat, Timnas Indonesia justru harus bersiap menghadapi rangkaian laga tanpa jeda panjang. […]

  • Cara Rasulullah Mendidik Anak

    Jika Rasulullah Menjadi Ayah Hari Ini, Apa yang Beliau Ajarkan?

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak ada ayah atau ibu yang benar-benar sempurna. Setiap hari, jutaan orang tua berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Mereka bekerja keras, menyekolahkan anak, memenuhi kebutuhan, bahkan rela mengorbankan banyak hal demi masa depan keluarga. Namun, pada Hari Anak Nasional 2026, ada satu pertanyaan yang layak direnungkan bersama. Bagaimana jika Rasulullah SAW […]

  • Surat Al-Fatihah

    Fakta Surat Al-Fatihah yang Jarang Diketahui, Padahal Dibaca Setiap Hari

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Di banyak masjid, suara Al-Fatihah menjadi bacaan pertama yang terdengar saat imam memulai salat. Anak-anak yang baru belajar mengaji biasanya juga menghafalnya lebih dulu sebelum mengenal surat-surat lain yang lebih panjang. Di sebagian rumah, Al-Fatihah bahkan menjadi surat pertama yang diajarkan orang tua kepada anak-anak mereka. Kadang mereka belum lancar mengenali seluruh […]

  • Persib vs Persijap

    Persib Tinggal Selangkah Lagi, Tapi Bahaya Persijap Nyata

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Persib vs Persijap pada Sabtu 23 Mei 2026 bukan sekadar pertandingan penutup musim. Duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu berubah menjadi laga hidup mati yang menentukan nasib gelar Super League 2025/2026. Persib Bandung memang masih berada di puncak klasemen dengan 78 poin. Namun jarak mereka dengan Borneo […]

expand_less