Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Penganiayaan Kurir COD di Bekasi: Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri

Penganiayaan Kurir COD di Bekasi: Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi berakhir. Pelaku menyerahkan diri dan dijerat Pasal 351 KUHP.

albadarpost.com, LENSA. Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi akhirnya menemukan titik terang. Christian Kapau alias Kece, pelaku penganiayaan, memilih menyerahkan diri setelah sempat melarikan diri ke Tangerang. Polisi memastikan pelaku sudah berstatus tersangka dan dijerat Pasal 351 KUHP.

Pelaku Penganiayaan Kurir COD Serahkan Diri

Kasus penganiayaan kurir COD yang sempat menghebohkan warga Bekasi kini menemukan titik terang. Seorang pria bernama Christian Kapau alias Kece akhirnya menyerahkan diri kepada aparat kepolisian setelah beberapa hari menjadi buronan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengonfirmasi bahwa Kece datang sendiri ke Polres Metro Bekasi pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Penyerahan diri ini dilakukan setelah polisi secara aktif mengimbau Kece agar kooperatif.

“Pertama, dia sudah mengetahui bahwa kami sudah menghimbau untuk kooperatif menyerahkan diri,” jelas Braiel saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Kece sebelumnya sempat melarikan diri ke wilayah Tangerang Kota. Menurut Braiel, pelaku hanya berputar-putar di daerah tersebut karena ingin bertemu dengan teman-temannya yang berdomisili di sana. Namun upayanya melarikan diri sia-sia setelah aparat kepolisian mengetahui keberadaannya dan mempersempit ruang geraknya.

Kronologi dan Motif Kejadian

Peristiwa penganiayaan kurir COD terjadi di kawasan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Saat itu, korban berinisial ID (22) sedang mengantarkan paket dengan metode pembayaran cash on delivery (COD) senilai Rp30 ribu. Namun, bukannya menerima pembayaran, korban justru mendapat ancaman dan serangan dari Kece menggunakan parang.

Peristiwa ini sontak menimbulkan perhatian publik, mengingat profesi kurir merupakan salah satu pekerjaan dengan risiko tinggi di lapangan. Video dan informasi mengenai penganiayaan tersebut sempat beredar luas di media sosial dan memicu simpati netizen kepada korban.

Braiel menyatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, Kece ditetapkan sebagai tersangka dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan,” ujarnya.

Pasal 351 KUHP sendiri mengatur ancaman pidana penjara bagi pelaku penganiayaan, dengan hukuman maksimal lima tahun, tergantung tingkat luka yang diderita korban.

Respon Polisi dan Imbauan kepada Masyarakat

Kepolisian menegaskan akan memproses kasus ini secara transparan dan profesional. Mereka juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses penegakan hukum kepada pihak berwenang.

Braiel juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengedepankan komunikasi yang baik dalam setiap transaksi COD. Menurutnya, kekerasan bukanlah solusi. “Kami imbau masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri atau menggunakan kekerasan. Semua permasalahan bisa diselesaikan secara hukum,” tegasnya.

Kepolisian juga mengapresiasi langkah Kece yang akhirnya menyerahkan diri, karena hal itu memudahkan proses penyidikan.

Dukungan kepada Kurir

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap para pekerja lapangan, termasuk kurir. Sejumlah warganet mendorong adanya aturan yang lebih ketat terkait sistem pembayaran COD agar kejadian serupa tidak terulang.

Masyarakat berharap perusahaan jasa ekspedisi turut meningkatkan pengamanan bagi para kurir, terutama yang bertugas mengantarkan paket di wilayah rawan konflik.

Penutup

Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi menunjukkan pentingnya penyelesaian masalah secara hukum dan perlunya perlindungan lebih bagi para pekerja jasa pengiriman. Penyerahan diri pelaku menjadi langkah positif agar proses hukum bisa berjalan tuntas. (AlbadarPost.com/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • doa perlindungan

    Bacaan Doa Agar Terhindar dari Bahaya dan Niat Jahat

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa perlindungan menjadi kebutuhan penting di tengah kehidupan yang penuh ketidakpastian. Banyak orang mencari doa agar dilindungi dari kejahatan, baik dari gangguan manusia, bahaya tak terlihat, maupun niat buruk. Selain itu, doa memohon perlindungan juga menjadi bentuk ikhtiar spiritual agar hati tetap tenang dan hidup terasa aman. Di sisi lain, Islam telah […]

  • Kreator konten muda mengikuti pelatihan observasi hilal bersama Kemenag menggunakan teleskop dan materi astronomi.

    Influencer dan Kreator Belajar Hilal, Siap Jadi Penyebar Informasi Akurat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kemenag ajak influencer belajar hilal menjadi langkah strategis memperkuat literasi keagamaan di ruang digital. Program ini mendorong kreator konten memahami observasi hilal atau edukasi rukyat secara ilmiah. Melalui gerakan Kemenag menggandeng influencer mempelajari hilal, pemerintah ingin memastikan informasi tentang awal Ramadan dan bulan Hijriah tersebar secara akurat, bukan sekadar opini viral. Di […]

  • Ilustrasi refleksi spiritual seorang Muslim yang merenungi kuasa Allah atas hati dan pentingnya keikhlasan.

    Kuasa Allah atas Hati dan Ego Manusia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Kuasa Allah atas hati sering kita ucapkan, tetapi jarang benar-benar kita yakini. Dalam ajaran tasawuf, kekuasaan Allah membolak-balikkan hati manusia bukan sekadar konsep teologis, melainkan kenyataan spiritual. Hakikat kendali hati dalam Islam mengajarkan bahwa manusia tidak pernah memiliki kuasa mutlak atas perasaan, pilihan, atau perubahan orang lain. Namun anehnya, kita tetap saja […]

  • Ilustrasi parsel lebaran sebagai potensi gratifikasi kepada pejabat.

    Tradisi Parsel Lebaran untuk Pejabat: Budaya atau Gratifikasi?

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Gratifikasi lebaran sering muncul dalam bentuk bingkisan, parsel, atau hadiah hari raya. Sebagian orang menganggap gratifikasi lebaran atau hadiah lebaran untuk pejabat sebagai tradisi sosial yang wajar. Namun jika hadiah tersebut berkaitan dengan jabatan, hukum memandangnya sebagai potensi korupsi. Di sinilah persoalan mulai menjadi serius. Banyak praktik pemberian hadiah kepada pejabat sebenarnya […]

  • ilustrasi zakat fitrah umat Islam saat Ramadan

    Jarang Diketahui, Ini Sejarah Zakat Fitrah Sejak Zaman Nabi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak umat Islam menunaikan zakat setiap Ramadan. Namun tidak semua orang mengetahui sejarah zakat fitrah dalam Islam. Padahal sejarah zakat fitrah menunjukkan bahwa ibadah ini sudah ada sejak masa Rasulullah SAW dan menjadi bagian penting dari sistem sosial umat Islam. Sejak awal Islam berkembang, zakat fitrah atau zakat Idul Fitri berfungsi bukan […]

  • gaji tertinggi ASEAN

    Data Gaji ASEAN 2026: Jakarta Tersalip, Thailand Justru Melonjak

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Gaji tertinggi ASEAN, atau rata-rata upah bersih di Asia Tenggara, kembali menjadi sorotan setelah data terbaru dirilis. Berdasarkan data dari GoodStats menunjukkan peta gaji tertinggi di ASEAN yang timpang, sekaligus memperlihatkan posisi upah kota besar ASEAN yang tidak merata—terutama ketika Jakarta justru tertahan di papan tengah. Namun demikian, satu fakta langsung […]

expand_less