Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Tasikmalaya Perkuat Tata Kelola untuk Tekan Angka Stunting

Pemkab Tasikmalaya Perkuat Tata Kelola untuk Tekan Angka Stunting

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Tasikmalaya perkuat tata kelola untuk menekan angka stunting dibanding daerah lain di Jawa Barat.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan komitmen percepatan penurunan angka stunting melalui penguatan sinergi lintas sektor. Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Tasikmalaya dalam Advokasi Program Bangga Kencana, Senin, 15 Desember 2025. Langkah ini menjadi krusial karena posisi Tasikmalaya masih menghadapi tantangan serius jika dibandingkan dengan sejumlah kabupaten lain di Jawa Barat yang berhasil menurunkan stunting lebih cepat.

Bagi daerah dengan karakter geografis luas dan tingkat kerentanan sosial tinggi, keberhasilan penurunan stunting bukan sekadar isu kesehatan, melainkan ukuran efektivitas tata kelola kebijakan publik.


Posisi Tasikmalaya dalam Peta Stunting Jawa Barat

Dalam beberapa tahun terakhir, Jawa Barat menunjukkan tren penurunan stunting yang relatif positif. Namun, capaian tersebut tidak merata. Kabupaten dengan kapasitas fiskal kuat dan tata kelola layanan dasar yang stabil—seperti Kabupaten Sumedang dan Kota Bandung—mampu menurunkan prevalensi stunting lebih konsisten.

Sebaliknya, wilayah dengan tantangan geografis, kepadatan penduduk desa, serta keterbatasan akses layanan kesehatan primer, termasuk Kabupaten Tasikmalaya, masih menghadapi laju penurunan yang lebih lambat. Perbedaan ini tidak semata disebabkan faktor ekonomi, tetapi juga kualitas koordinasi antarperangkat daerah.

Dalam konteks ini, angka stunting berfungsi sebagai indikator lintas sektor: ia mencerminkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, efektivitas program perlindungan sosial, hingga ketepatan sasaran belanja daerah.


Bangga Kencana dan Upaya Menutup Kesenjangan

Advokasi Program Bangga Kencana yang digelar Pemkab Tasikmalaya diarahkan untuk menjawab kesenjangan tersebut. Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting hanya mungkin dicapai jika seluruh pemangku kepentingan bekerja dalam satu kerangka kebijakan.

“Output dari kegiatan advokasi Program Bangga Kencana diharapkan melahirkan satu komitmen dari semua pihak,” ujar Asep.

Program Bangga Kencana secara nasional dirancang untuk mengintegrasikan pengendalian penduduk, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Namun, di tingkat daerah, keberhasilannya sangat ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan dan keberanian melakukan evaluasi kinerja lintas sektor.


Pembinaan Kecamatan sebagai Instrumen Tata Kelola

Pemkab Tasikmalaya menyebut telah melakukan pembinaan langsung di tingkat kecamatan sejak November hingga awal Desember 2025. Pendekatan ini sejalan dengan praktik di beberapa kabupaten lain di Jawa Barat yang berhasil menurunkan stunting melalui penguatan peran kecamatan dan puskesmas.

Di Kabupaten Sumedang, misalnya, konsistensi pendampingan keluarga berisiko dan integrasi data lintas sektor menjadi faktor kunci keberhasilan. Sementara itu, di Kabupaten Garut, keterlambatan integrasi program sempat membuat penurunan stunting berjalan stagnan.

Bagi Tasikmalaya, pembinaan kecamatan menjadi pintu masuk untuk memperbaiki kualitas intervensi. Tanpa penguatan di level ini, angka stunting berisiko turun secara administratif, tetapi tidak mencerminkan perubahan nyata di tingkat keluarga.


Analisis Anggaran dan Efektivitas Program

Perbandingan antarwilayah di Jawa Barat menunjukkan bahwa besarnya anggaran bukan satu-satunya penentu keberhasilan. Kabupaten dengan belanja pembinaan aparatur dan layanan dasar yang terfokus cenderung lebih efektif dibanding daerah dengan anggaran besar tetapi terfragmentasi.

Baca juga: UMKM Tasikmalaya dan Tantangan Daya Saing di Jawa Barat

Dalam konteks Tasikmalaya, tantangan ke depan adalah memastikan belanja stunting benar-benar menyasar intervensi spesifik dan sensitif, bukan sekadar terserap secara administratif. Tanpa evaluasi berbasis dampak, risiko inefisiensi tetap tinggi.

Penekanan Wakil Bupati pada sinergitas dan kolaborasi lintas sektor mencerminkan kesadaran atas tantangan tersebut. “Sinergitas dan kolaborasi perlu dioptimalkan agar dapat bekerja sama secara sinergis dan terintegrasi,” ujarnya.


Implikasi Kebijakan bagi Warga

Bagi masyarakat, keberhasilan penurunan stunting berarti peningkatan kualitas hidup jangka panjang. Anak yang terbebas dari stunting memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, produktif, dan berdaya saing.

Namun, jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Jawa Barat, Tasikmalaya masih memerlukan lompatan kebijakan agar angka stunting turun secara signifikan. Advokasi Bangga Kencana menjadi momentum penting, tetapi hasil akhirnya akan ditentukan oleh konsistensi implementasi di lapangan.

Penguatan komitmen lintas sektor melalui Program Bangga Kencana menandai keseriusan Pemkab Tasikmalaya memperbaiki tata kelola penurunan stunting. Tantangan berikutnya adalah menjadikan pembinaan kecamatan dan integrasi anggaran sebagai instrumen nyata untuk menutup kesenjangan dengan daerah lain di Jawa Barat.

Pemkab Tasikmalaya dorong tata kelola lintas sektor untuk menekan angka stunting dan mengejar capaian daerah lain di Jawa Barat. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • karhutla Aceh Barat

    Ketika Angin dan Gambut Memperparah Karhutla di Aceh Barat

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi alam berupa angin kencang, karakter lahan gambut, serta keterbatasan akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperbesar area terbakar dan menyulitkan upaya pemadaman di lapangan. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, […]

  • Ilustrasi dramatis Perang Uhud dengan pasukan bertempur dan pemanah meninggalkan posisi strategis di bukit

    Perang Uhud: Saat Kemenangan di Depan Mata Jadi Kekalahan Menyakitkan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perang Uhud bukan sekadar kisah pertempuran biasa. Dalam Perang Uhud, atau pertempuran Uhud ini, kemenangan yang sudah hampir diraih justru berubah menjadi kekalahan yang menyakitkan. Peristiwa Perang Uhud menghadirkan satu realitas pahit: satu celah kecil bisa meruntuhkan segalanya dalam hitungan menit. Bayangkan situasinya—pasukan sudah unggul, lawan mulai mundur, dan harapan kemenangan terbuka […]

  • Ilustrasi aneka kue lebaran unik dalam kemasan modern dan menarik untuk bisnis rumahan

    Jarang Dilirik, Usaha Kue Lebaran Ini Justru Laris!

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Usaha kue lebaran selalu jadi incaran menjelang hari raya. Namun, peluang usaha kue lebaran yang benar-benar menguntungkan justru sering tersembunyi dan jarang dibahas media. Banyak pelaku usaha hanya fokus pada kue populer, padahal ide bisnis kue lebaran unik, inovasi kue kering, dan strategi berbeda justru membuka peluang cuan lebih besar dengan persaingan […]

  • tawakal sejati

    Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Setiap pagi, jauh sebelum rutinitas manusia dimulai, kehidupan sudah lebih dulu bergerak. Langit tidak pernah benar-benar sepi. Di sana, burung-burung meninggalkan sarangnya tanpa bekal, tanpa peta, dan tanpa jaminan hasil. Mereka terbang dengan satu keyakinan sederhana: rezeki telah disiapkan, tetapi harus dijemput. Gambaran itu sejalan dengan pesan Nabi Muhammad SAW dalam sebuah […]

  • Hari Guru Nasional

    Hari Guru Nasional dan Penegasan Peran Strategis Guru

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Hari Guru Nasional menegaskan peran guru sebagai fondasi pembangunan karakter generasi Indonesia. albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan Hari Guru Nasional pada Selasa, 25 November 2025 membawa pesan yang langsung menyasar inti persoalan pendidikan: guru bukan sekadar pendidik teknis, melainkan motor pembentukan karakter bangsa. Tema tahun ini, “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menegaskan kontribusi guru terhadap […]

  • apel ASN Tasikmalaya

    Wali Kota Tasikmalaya Tegas: Pelayanan Publik Tak Boleh Ikut Libur

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Momentum apel ASN Tasikmalaya pasca Idulfitri 1447 H menjadi pengingat keras bagi aparatur sipil negara untuk kembali fokus bekerja. Setelah libur panjang, ASN Kota Tasikmalaya dituntut segera mengembalikan ritme kerja, meningkatkan disiplin, serta memastikan pelayanan publik tidak melambat. Wali Kota: Jangan Sampai Pelayanan Ikut “Libur” Apel gabungan di Bale Kota Tasikmalaya, […]

expand_less