Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tasikmalaya Bidik PLTSa Lewat Program PTLS Kemendagri

Tasikmalaya Bidik PLTSa Lewat Program PTLS Kemendagri

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH PLTSa Tasikmalaya menjadi salah satu agenda yang dibahas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam upaya mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah. Melalui usulan program PTLS (Pengelolaan Tata Kelola Lingkungan & Sosial), Pemkab Tasikmalaya menyatakan kesiapan menjadi daerah penerima manfaat dengan menyiapkan lahan seluas 17 hektare untuk mendukung pengelolaan sampah modern sekaligus pengembangan energi berbasis limbah.

Pembahasan tersebut berlangsung saat Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, bertemu Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, di Jakarta, Rabu (22/7/2026). Pertemuan itu berfokus pada peluang kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan investor dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Pemkab Tasikmalaya Siapkan Lahan 17 Hektare

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tasikmalaya menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekitar 17 hektare sebagai salah satu syarat utama apabila Kabupaten Tasikmalaya ditetapkan sebagai penerima manfaat program PTLS.

Menurut Bupati, kesiapan lahan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penyelesaian persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai wilayah.

Ia juga menjelaskan bahwa fasilitas pendukung lain akan disiapkan sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam proses pengembangan program.

Program PTLS sendiri dirancang untuk menangani sekitar 600 hingga 800 ton sampah per hari melalui skema kerja sama antara pemerintah dan investor.

Tidak Hanya Kelola Sampah, Program Juga Dorong Ketahanan Energi

Selain menangani sampah, program yang dibahas juga mencakup pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Apabila terealisasi, fasilitas tersebut diharapkan mampu mengubah limbah menjadi sumber energi sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi lingkungan.

Menurutnya, keberadaan proyek tersebut juga berpotensi menghadirkan berbagai dampak ekonomi bagi daerah.

Beberapa manfaat yang disebutkan meliputi peningkatan kebersihan lingkungan, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) secara berkelanjutan, penyerapan tenaga kerja, hingga terbukanya peluang usaha baru bagi masyarakat.

Studi Kelayakan Masih Berlangsung

Meski pemerintah daerah telah menyatakan kesiapan, pembangunan fasilitas tersebut belum memasuki tahap pelaksanaan.

Restuardy menjelaskan bahwa proses berikutnya masih berupa studi kelayakan dan evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur serta dukungan fasilitas di daerah.

Kajian tersebut akan melibatkan tiga pihak, yaitu Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Kemendagri, dan investor yang akan menjadi mitra dalam pelaksanaan program.

Hasil studi itu nantinya menjadi dasar untuk menentukan daerah yang memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat program PTLS.

Berdasarkan rencana awal yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, pembangunan fasilitas diproyeksikan mulai berlangsung pada 2027, setelah seluruh tahapan kajian dan persiapan selesai.

Solusi Jangka Panjang untuk Persoalan Sampah

Persoalan pengelolaan sampah menjadi tantangan yang dihadapi banyak daerah, termasuk Kabupaten Tasikmalaya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memandang program PTLS sebagai peluang untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern sekaligus memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan energi.

Di sisi lain, realisasi program masih bergantung pada hasil studi kelayakan, kesiapan infrastruktur, serta kesepakatan kerja sama antara pemerintah dan investor.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, proyek ini berpotensi menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan lingkungan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Mengatasi sampah bukan lagi sekadar memindahkan limbah dari satu tempat ke tempat lain. Ketika pengelolaan lingkungan mampu menghasilkan energi dan membuka peluang ekonomi, persoalan lama bisa berubah menjadi investasi bagi masa depan daerah. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus DPRD Banjar

    Kuasa Hukum Korban Buka Fakta Kasus DPRD Banjar

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus DPRD Banjar terkait dugaan penipuan yang menyeret seorang oknum anggota DPRD Kota Banjar berinisial ARM terus berproses. Dalam konferensi pers pada Jumat (17/7/2026), kuasa hukum korban, Dede Cairul, S.H., M.H., memaparkan kronologi perkara, menjelaskan posisi hukum kliennya, sekaligus meluruskan isu yang menyebut korban menolak Restorative Justice (RJ). Menurutnya, korban justru membuka […]

  • resep nasi tutug oncom

    Menu Kampung Rasa Sultan: Nasi Tutug Oncom Tasik Viral Lagi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep nasi tutug oncom khas Tasikmalaya semakin populer karena rasanya yang gurih dan autentik. Menu tradisional Sunda ini dikenal sebagai olahan nasi campur oncom, yang sederhana namun kaya cita rasa. Selain itu, banyak orang menyebutnya sebagai hidangan rumahan yang justru membuat ketagihan sejak suapan pertama. Kenapa Nasi Tutug Oncom Selalu Bikin Rindu? […]

  • resep opor ayam

    Rahasia Opor Ayam Gurih Ala Keluarga, Wajib Ada Saat Lebaran

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep opor ayam selalu menjadi incaran menjelang hari raya. Banyak orang mencari cara membuat opor ayam lezat, resep opor ayam gurih, hingga opor ayam khas Lebaran yang autentik. Namun, tidak semua tahu bahwa rahasia kelezatan hidangan ini sering tersembunyi dalam resep warisan keluarga yang sederhana tetapi penuh makna. Selain itu, opor ayam […]

  • Inflasi Tasikmalaya

    Tasikmalaya Gandeng Blitar, Harga Telur Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Inflasi Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Di tengah naik turunnya harga pangan nasional, pengendalian inflasi, stabilitas harga kebutuhan pokok, dan kelancaran pasokan pangan menjadi faktor penting yang menentukan daya beli masyarakat. Karena itu, Kota Tasikmalaya memilih memperkuat kerja sama dengan Kabupaten Blitar, salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia. Langkah […]

  • Pendidikan Era Digital

    Kemendikdasmen Ungkap Tantangan Pendidikan Era Digital

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kemajuan teknologi telah mengubah wajah pendidikan era digital di Indonesia. Digitalisasi pendidikan menghadirkan berbagai kemudahan, mulai dari akses informasi tanpa batas hingga pembelajaran yang lebih fleksibel melalui perangkat digital. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, muncul pula sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi bersama. Melalui materi edukasi dalam program Selasar (Selasa Belajar) yang dipublikasikan […]

  • Tampilan website desa Tasikmalaya tidak aktif dengan halaman kosong tanpa informasi layanan dan transparansi anggaran.

    Website Desa Tasikmalaya Tidak Aktif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Website desa Tasikmalaya tidak aktif menjadi ironi di tengah gencarnya agenda transformasi digital. Frasa website desa Tasikmalaya tidak aktif bahkan lebih sering mencerminkan realitas dibanding jargon pelayanan berbasis elektronik. Situs resmi tersedia, domain aktif, tetapi konten minim. Bahkan, beberapa laman hanya menampilkan halaman kosong atau berita lama yang tak pernah diperbarui. Padahal, […]

expand_less