Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Karateka dari Yogya hingga Bandung Ramaikan Tasik Open 2026

Karateka dari Yogya hingga Bandung Ramaikan Tasik Open 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ajang Tasik Open 2026 langsung mencuri perhatian publik olahraga bela diri di Priangan Timur. Sebanyak 396 peserta karate dari berbagai daerah memadati GOR Sukapura pada Sabtu (16/5/2026) untuk bertanding dalam turnamen yang baru pertama kali digelar tersebut.

Tasik Open 2026 bukan hanya menghadirkan persaingan di atas matras. Turnamen ini juga menjadi ruang pertemuan atlet muda dari Bandung, Garut, Yogyakarta, hingga sejumlah kota lain yang datang membawa semangat kompetisi sekaligus kebanggaan perguruan masing-masing.

Sejak pagi, area GOR Sukapura sudah dipenuhi peserta berseragam karate putih. Suara hentakan kaki di atas matras bercampur dengan teriakan kiai dari para karateka yang bertanding bergantian di arena.

Ada momen menarik saat beberapa atlet muda terlihat duduk diam memejamkan mata sebelum naik ke matras, sementara orang tua mereka sibuk merekam dari pinggir arena sambil menggenggam botol minum dan handuk kecil.

Dan ironisnya, di tengah era anak muda yang makin sibuk dengan layar ponsel, suara teriakan kiai di dalam GOR justru terdengar jauh lebih hidup daripada notifikasi media sosial.

Diky Sebut Turnamen Jadi Penggerak Ekonomi Kota

Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menilai Tasik Open memiliki dampak lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.

Menurutnya, kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah ikut menggerakkan ekonomi lokal karena peserta dan keluarga mereka datang sekaligus menghidupkan aktivitas kota.

“Kegiatan ini untuk membuka ruang perekonomian yang baik di Kota Tasikmalaya. Karena Tasik menjadi efek setrum wilayah Priangan Timur yang banyak kegiatan,” ujar Diky saat membuka acara.

Ia berharap turnamen seperti ini mampu terus berkembang dan memberi dampak positif bagi pembinaan olahraga sekaligus perputaran ekonomi daerah.

“Semoga prestasi ini memberikan dampak positif bagi mereka,” katanya.

Pernyataan itu mendapat respons positif dari sejumlah pelaku usaha di sekitar kawasan Dadaha yang mengaku merasakan peningkatan aktivitas sejak peserta mulai berdatangan ke lokasi pertandingan.

FORKI Siapkan Tasik Open Jadi Agenda Rutin

Ketua Panitia Pelaksana Cabang Olahraga FORKI, Yuki, menjelaskan turnamen berlangsung selama dua hari, yakni 16 hingga 17 Mei 2026.

Ia menyebut ada tiga kategori utama yang dipertandingkan:

  • kelas prestasi,
  • kata,
  • dan festival.

“Untuk hari ini Tasik Open 2026 kelas prestasi. Besok masuk kelas festival. Total ada kurang lebih 396 peserta yang ikut,” ujar Yuki.

Sebanyak enam perguruan karate ikut ambil bagian dalam turnamen perdana ini.

Menurut Yuki, FORKI sengaja menjadikan Tasik Open sebagai langkah awal untuk membangun kompetisi rutin di Kota Tasikmalaya.

Ke depan, FORKI bahkan berencana menggelar dua turnamen setiap tahun:
satu untuk kategori umum dan satu lagi khusus antar pelajar.

FORKI Siap Isi Kekosongan Setelah O2SN Dihapus

Yuki juga mengungkapkan FORKI siap mengambil peran lebih besar setelah ajang O2SN dihapus.

Menurutnya, kekosongan kompetisi pelajar perlu segera diisi agar atlet muda tetap memiliki ruang bertanding dan berkembang.

“Sekaligus kami terbuka untuk menggantikan O2SN yang sudah dihapus. FORKI siap mengisi kekosongan itu,” katanya.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian para pelatih dan pembina yang hadir di lokasi. Banyak pihak menilai kompetisi rutin sangat penting untuk menjaga regenerasi atlet muda di daerah.

Ada satu pemandangan kecil yang terasa kuat sepanjang pertandingan:
sepatu karate tersusun berjejer di pinggir matras, sementara suara pelatih terus memanggil nama atlet satu per satu di tengah riuh tepuk tangan penonton.

Dan sejak siang hingga sore, GOR Sukapura seperti tidak benar-benar berhenti bernapas.

Tasik Open Diharapkan Cetak Atlet Baru Priangan Timur

Melalui Tasik Open 2026, panitia berharap lahir bibit-bibit atlet karate baru dari Tasikmalaya dan Priangan Timur yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional.

Selain itu, turnamen ini juga dinilai mampu menjaga semangat olahraga bela diri di tengah perubahan gaya hidup generasi muda yang semakin dekat dengan dunia digital.

Karena itu, banyak pihak berharap Tasik Open tidak berhenti sebagai event sekali jalan.

Sebab bagi sebagian atlet muda, turnamen seperti ini bukan hanya soal medali. Tetapi juga tentang keberanian naik ke matras, menahan gugup, lalu belajar berdiri lagi setelah jatuh.

Dan mungkin, di situlah arti olahraga sebenarnya dimulai.

Di tengah riuh teriakan kiai dan langkah kaki di atas matras, Tasik Open 2026 bukan cuma melahirkan juara. Tapi juga memperlihatkan satu hal penting: semangat bertarung anak muda ternyata masih menyala sangat keras di Kota Tasikmalaya. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayat Mutasyabih

    Ayat Mutasyabih Adalah Apa? Ini Penjelasan Ulama yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pernahkah Anda membaca Al-Qur’an lalu berhenti beberapa detik karena menemukan ayat yang terasa sulit dipahami? Mungkin itu terjadi saat melihat rangkaian huruf seperti Alif Lam Mim. Atau ketika membaca ayat tentang Arsy, surga, neraka, dan berbagai perkara gaib lainnya. Sebagian orang melanjutkan bacaan begitu saja. Sebagian lagi membuka kitab tafsir. Ada juga […]

  • Sumur Zamzam

    Kisah Sumur Zamzam, Dari Tangisan Seorang Ibu hingga Mengalir Ribuan Tahun

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Matahari membakar gurun Makkah siang itu. Hamparan pasir terlihat begitu luas dan nyaris tidak menyisakan harapan. Angin panas berembus pelan melewati lembah tandus yang saat itu bahkan belum menjadi kota. Di tempat sunyi itulah, seorang ibu berlari kecil sambil menahan panik. Namanya Siti Hajar. Di dekatnya, seorang bayi menangis kehausan. Tidak ada […]

  • Kesempatan karier

    Lulusan D4–S2 Bisa Jadi Perwira Polri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2026. Program ini membuka kesempatan karier bagi lulusan perguruan tinggi jenjang D4, S1, hingga S2 untuk bergabung sebagai perwira pertama Polri. SIPSS menjadi jalur khusus yang dirancang untuk menjaring sumber daya manusia profesional dari berbagai disiplin ilmu. […]

  • Kereta Jakarta-Pangandaran

    Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat. Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek […]

  • Arsip Digital

    Bupati Garut Minta Arsip Kertas Dikurangi, Era Digital Dimulai

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hujan turun cukup deras sejak pagi di kawasan Tarogong Kidul, Senin (25/5/2026). Beberapa pegawai tampak berlari kecil sambil melindungi map dokumen dengan tangan. Sebagian lainnya masuk ke Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut dengan ujung sepatu yang masih basah terkena genangan halaman kantor. Apel Gabungan yang awalnya direncanakan berlangsung di […]

  • Doa Meninggalkan Makkah

    Bukan Sekadar Tawaf Terakhir, Ini Rahasia Spiritual Thawaf Wada

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ketika membahas thawaf wada, banyak orang mengenalnya sebagai thawaf perpisahan sebelum meninggalkan Kota Makkah. Definisi itu memang benar. Namun bagi sebagian jamaah, thawaf wada bukan sekadar putaran terakhir mengelilingi Ka’bah. Di balik langkah-langkah yang mengitari Baitullah untuk terakhir kalinya, tersimpan rasa haru yang sulit dijelaskan. Ada doa yang dipanjatkan lebih lama. Ada […]

expand_less