Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Karateka dari Yogya hingga Bandung Ramaikan Tasik Open 2026

Karateka dari Yogya hingga Bandung Ramaikan Tasik Open 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ajang Tasik Open 2026 langsung mencuri perhatian publik olahraga bela diri di Priangan Timur. Sebanyak 396 peserta karate dari berbagai daerah memadati GOR Sukapura pada Sabtu (16/5/2026) untuk bertanding dalam turnamen yang baru pertama kali digelar tersebut.

Tasik Open 2026 bukan hanya menghadirkan persaingan di atas matras. Turnamen ini juga menjadi ruang pertemuan atlet muda dari Bandung, Garut, Yogyakarta, hingga sejumlah kota lain yang datang membawa semangat kompetisi sekaligus kebanggaan perguruan masing-masing.

Sejak pagi, area GOR Sukapura sudah dipenuhi peserta berseragam karate putih. Suara hentakan kaki di atas matras bercampur dengan teriakan kiai dari para karateka yang bertanding bergantian di arena.

Ada momen menarik saat beberapa atlet muda terlihat duduk diam memejamkan mata sebelum naik ke matras, sementara orang tua mereka sibuk merekam dari pinggir arena sambil menggenggam botol minum dan handuk kecil.

Dan ironisnya, di tengah era anak muda yang makin sibuk dengan layar ponsel, suara teriakan kiai di dalam GOR justru terdengar jauh lebih hidup daripada notifikasi media sosial.

Diky Sebut Turnamen Jadi Penggerak Ekonomi Kota

Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menilai Tasik Open memiliki dampak lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.

Menurutnya, kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah ikut menggerakkan ekonomi lokal karena peserta dan keluarga mereka datang sekaligus menghidupkan aktivitas kota.

“Kegiatan ini untuk membuka ruang perekonomian yang baik di Kota Tasikmalaya. Karena Tasik menjadi efek setrum wilayah Priangan Timur yang banyak kegiatan,” ujar Diky saat membuka acara.

Ia berharap turnamen seperti ini mampu terus berkembang dan memberi dampak positif bagi pembinaan olahraga sekaligus perputaran ekonomi daerah.

“Semoga prestasi ini memberikan dampak positif bagi mereka,” katanya.

Pernyataan itu mendapat respons positif dari sejumlah pelaku usaha di sekitar kawasan Dadaha yang mengaku merasakan peningkatan aktivitas sejak peserta mulai berdatangan ke lokasi pertandingan.

FORKI Siapkan Tasik Open Jadi Agenda Rutin

Ketua Panitia Pelaksana Cabang Olahraga FORKI, Yuki, menjelaskan turnamen berlangsung selama dua hari, yakni 16 hingga 17 Mei 2026.

Ia menyebut ada tiga kategori utama yang dipertandingkan:

  • kelas prestasi,
  • kata,
  • dan festival.

“Untuk hari ini Tasik Open 2026 kelas prestasi. Besok masuk kelas festival. Total ada kurang lebih 396 peserta yang ikut,” ujar Yuki.

Sebanyak enam perguruan karate ikut ambil bagian dalam turnamen perdana ini.

Menurut Yuki, FORKI sengaja menjadikan Tasik Open sebagai langkah awal untuk membangun kompetisi rutin di Kota Tasikmalaya.

Ke depan, FORKI bahkan berencana menggelar dua turnamen setiap tahun:
satu untuk kategori umum dan satu lagi khusus antar pelajar.

FORKI Siap Isi Kekosongan Setelah O2SN Dihapus

Yuki juga mengungkapkan FORKI siap mengambil peran lebih besar setelah ajang O2SN dihapus.

Menurutnya, kekosongan kompetisi pelajar perlu segera diisi agar atlet muda tetap memiliki ruang bertanding dan berkembang.

“Sekaligus kami terbuka untuk menggantikan O2SN yang sudah dihapus. FORKI siap mengisi kekosongan itu,” katanya.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian para pelatih dan pembina yang hadir di lokasi. Banyak pihak menilai kompetisi rutin sangat penting untuk menjaga regenerasi atlet muda di daerah.

Ada satu pemandangan kecil yang terasa kuat sepanjang pertandingan:
sepatu karate tersusun berjejer di pinggir matras, sementara suara pelatih terus memanggil nama atlet satu per satu di tengah riuh tepuk tangan penonton.

Dan sejak siang hingga sore, GOR Sukapura seperti tidak benar-benar berhenti bernapas.

Tasik Open Diharapkan Cetak Atlet Baru Priangan Timur

Melalui Tasik Open 2026, panitia berharap lahir bibit-bibit atlet karate baru dari Tasikmalaya dan Priangan Timur yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional.

Selain itu, turnamen ini juga dinilai mampu menjaga semangat olahraga bela diri di tengah perubahan gaya hidup generasi muda yang semakin dekat dengan dunia digital.

Karena itu, banyak pihak berharap Tasik Open tidak berhenti sebagai event sekali jalan.

Sebab bagi sebagian atlet muda, turnamen seperti ini bukan hanya soal medali. Tetapi juga tentang keberanian naik ke matras, menahan gugup, lalu belajar berdiri lagi setelah jatuh.

Dan mungkin, di situlah arti olahraga sebenarnya dimulai.

Di tengah riuh teriakan kiai dan langkah kaki di atas matras, Tasik Open 2026 bukan cuma melahirkan juara. Tapi juga memperlihatkan satu hal penting: semangat bertarung anak muda ternyata masih menyala sangat keras di Kota Tasikmalaya. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mojtaba Khamenei

    Siapa Mojtaba Khamenei? Tokoh yang Dijaga Pasukan NOPO Iran

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perubahan kepemimpinan di Iran membuat nama Mojtaba Khamenei mendadak menjadi sorotan dunia. Sosok ini kini dikenal sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru sekaligus tokoh yang dijaga ketat oleh pasukan NOPO Iran, unit keamanan elite yang bertugas melindungi pemimpin negara. Mojtaba Khamenei merupakan putra dari Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran sebelumnya […]

  • digitalisasi Pemkab Tasikmalaya

    Pemkab Tasikmalaya Lambat Digital, Rakyat Bayar Harga Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: birokrasi manual akibat mandeknya digitalisasi Pemkab Tasikmalaya membebani waktu, biaya, dan hak warga. Birokrasi Manual dan Harga yang Harus Dibayar Warga albadarpost.com, EDITORIAL – Ketika digitalisasi Pemkab Tasikmalaya berjalan di tempat, yang paling terdampak bukanlah sistem atau aplikasi, melainkan warga. Proses administrasi yang masih manual memaksa masyarakat membayar biaya sosial yang nyata: waktu […]

  • ikan kembung sayur asin

    Ikan Kembung Sayur Asin, Menu Praktis Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Ikan kembung sayur asin jadi menu keluarga hemat, bergizi, dan mudah diolah untuk konsumsi harian. albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah tekanan harga bahan pangan, keluarga kian dituntut cermat memilih menu harian yang bergizi, terjangkau, dan mudah diolah. Salah satu pilihan yang relevan adalah ikan kembung sayur asin ala Chinese, menu rumahan sederhana yang menggabungkan sumber […]

  • Guru madrasah swasta

    Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan Pengangkatan PPPK di Monas

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Ribuan guru madrasah swasta demo di Monas menuntut kesetaraan pengangkatan PPPK tanpa diskriminasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Ribuan guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Oktober 2025. Mereka menuntut pemerintah memberikan kesetaraan hak dalam proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Para pendidik ini […]

  • Pelantikan enam lembaga GP Ansor Kota Tasikmalaya dipimpin Aj. Bubung Nizar bersama kader Banser dan Ansor.

    Aj. Bubung Nizar Resmi Lantik 6 Lembaga GP Ansor, Kader Siap Bergerak

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semangat kaderisasi dan penguatan organisasi kembali ditunjukkan Gerakan Pemuda Ansor Kota Tasikmalaya. Melalui pelantikan enam lembaga baru, organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama itu menegaskan kesiapan menghadapi tantangan zaman, mulai dari dakwah digital hingga penguatan ekonomi umat. Pelantikan yang berlangsung penuh semangat tersebut dipimpin langsung oleh Aj. Bubung Nizar. Di hadapan ratusan kader […]

  • Sekolah baru dibangun Rp28 miliar

    Ironi SMPN 3 Depok: Bangunan Baru Rp28 Miliar, Meja Tak Cukup

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kondisi pendidikan di Kota Depok kembali menjadi sorotan. Kali ini datang dari SMP Negeri 3 Depok. Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan membawa meja lipat dari rumah, meski sekolah tersebut baru selesai dibangun dengan anggaran mencapai Rp28 miliar. Pemandangan itu memicu perhatian publik karena dianggap tidak sejalan dengan besarnya anggaran pembangunan […]

expand_less