Pemotor Tiba-Tiba Roboh di Simpang Purbaratu, Warga Panik
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Seorang pemotor ditemukan meninggal dunia di Simpang 4 Tugu Kujang Jalan Tubagus Abdullah Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Minggu (21/6/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan Simpang Empat Tugu Kujang, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Minggu (21/6/2026) sore. Seorang pemotor meninggal mendadak saat melintas di lokasi tersebut sehingga mengundang perhatian warga yang berada di sekitar jalan.
Kasus pemotor meninggal mendadak ini langsung menjadi sorotan karena korban sebelumnya terlihat mengendarai sepeda motor seorang diri dalam kondisi normal. Namun beberapa saat kemudian, korban tiba-tiba kehilangan kendali dan terjatuh di tengah perjalanan.
Saksi Melihat Korban Tiba-Tiba Terjatuh
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban mengendarai sepeda motor Honda Blade Repsol berwarna kuning biru dari arah Kampung Cimerak menuju Jalan Lingkar Utara Purbaratu.
Salah seorang saksi mata bernama Suparman (66) mengaku berada tidak jauh di belakang korban saat kejadian berlangsung. Menurutnya, sesampainya di kawasan Simpang Empat Tugu Kujang, korban mendadak terjatuh dari sepeda motornya.
Selain itu, saksi juga melihat korban sempat mengalami kejang dan mengeluarkan suara napas berat sebelum akhirnya tidak menunjukkan respons lagi.
Melihat kondisi tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke area trotoar agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Polisi dan Tim Inafis Langsung Datangi Lokasi
Tak lama setelah menerima laporan warga, jajaran Polsek Cibeureum langsung mendatangi tempat kejadian perkara.
Petugas yang dipimpin Pamapta I Polsek Cibeureum bersama unsur Reskrim dan Unit Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan kronologi peristiwa yang terjadi.
Selanjutnya, petugas mengevakuasi korban ke kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan luar oleh tim medis.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban tidak mengalami kecelakaan yang menyebabkan cedera fatal.
Petugas Temukan Tiga Jenis Obat di Saku Korban
Saat melakukan identifikasi, petugas menemukan sejumlah obat yang tersimpan di saku celana korban.
Obat-obatan tersebut antara lain obat lambung, obat untuk keluhan nyeri dada, dan obat batuk. Temuan itu kemudian menjadi salah satu informasi penting dalam proses identifikasi kondisi kesehatan korban sebelum kejadian.
Awalnya, proses identifikasi sempat mengalami kendala karena korban tidak membawa kartu identitas. Namun petugas akhirnya berhasil mengetahui identitas korban melalui pemindaian sidik jari.
Setelah identitas korban diketahui, pihak keluarga segera datang ke rumah sakit untuk memastikan dan menerima jenazah.
Keluarga Menolak Autopsi
Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, korban diketahui sempat menjalani pemeriksaan kesehatan karena mengeluhkan nyeri pada bagian dada.
Meski demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan secara medis karena pihak keluarga memilih tidak melanjutkan proses autopsi.
Keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyerahkan seluruh proses administrasi sesuai prosedur yang berlaku.
Sementara itu, polisi memastikan tidak menemukan indikasi tindak pidana maupun unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan gejala kesehatan yang muncul, terutama ketika beraktivitas di luar rumah atau saat mengendarai kendaraan.
Selain menjaga kondisi fisik, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini sehingga risiko kejadian darurat dapat diminimalkan.
Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif. Arus lalu lintas di sekitar Simpang Tugu Kujang Purbaratu kembali berjalan normal setelah petugas mengevakuasi korban dan menyelesaikan olah tempat kejadian perkara.
Kadang sebuah perjalanan terlihat biasa saja, hingga satu detik mengubah segalanya. Karena itu, jangan abaikan sinyal kesehatan sekecil apa pun, sebab keselamatan selalu dimulai dari kepedulian terhadap diri sendiri. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar