Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Viman Berlakukan Denda Buang Sampah ke Sungai

Viman Berlakukan Denda Buang Sampah ke Sungai

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Denda buang sampah resmi menjadi langkah tegas Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menekan kebiasaan buang sampah ke sungai, khususnya di kawasan Sungai Ciloseh. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa setiap pelaku akan menerima sanksi buang sampah sesuai jumlah sampah yang dibuang sebagai upaya memberikan efek jera sekaligus mencegah banjir.

Pernyataan tersebut disampaikan Viman saat memberikan arahan pada Selasa (7/7/2026). Ia menegaskan pemerintah tidak akan membedakan pelaku berdasarkan status maupun asal daerah. Warga setempat, pendatang, pedagang, maupun pihak lain yang terbukti membuang sampah ke sungai akan menerima sanksi yang sama sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pembuangan sampah ke Ciloseh harus berhenti. Kami akan mengenakan sanksi denda sesuai jumlah sampah yang dibuang agar menimbulkan efek jera,” tegas Viman.

Pemkot Perkuat Pengawasan dari RT hingga Kecamatan

Selain menerapkan sanksi, Viman langsung menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan bergerak secara terpadu. Ia meminta ketua RT, RW, lurah, camat, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) aktif mengedukasi masyarakat sekaligus mengawasi kebersihan lingkungan.

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan. Sebaliknya, seluruh elemen pemerintah harus mengambil peran agar kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat dihentikan.

Karena itu, Viman meminta aparat wilayah menggerakkan masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta menjaga saluran air di lingkungan masing-masing.

Mayoritas Sampah Diduga Berasal dari Luar Wilayah

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Viman mengungkapkan sebagian besar sampah yang menumpuk di Sungai Ciloseh diduga bukan berasal dari warga sekitar.

“Yang membuang sampah ini kebanyakan orang luar, bukan warga sini,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tetap akan memperketat pengawasan tanpa membedakan asal pelaku. Setiap orang yang terbukti membuang sampah ke sungai akan dikenai tindakan sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, pengawasan berlapis menjadi langkah penting agar perilaku tersebut tidak terus berulang dan merusak lingkungan.

Camat dan Lurah Ikut Bertanggung Jawab

Viman juga mengubah pola pengawasan kebersihan sungai. Jika sebelumnya pengelolaan sampah lebih banyak menjadi tugas Dinas Lingkungan Hidup, kini pemerintah memperluas tanggung jawab hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Ia menegaskan camat dan lurah harus aktif memantau kondisi sungai di wilayahnya masing-masing. Dengan demikian, penanganan sampah tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga lebih cepat melalui pengawasan di tingkat wilayah.

Menurut Viman, apabila tumpukan sampah masih ditemukan di suatu kawasan, pemerintah akan meminta camat maupun lurah setempat untuk ikut bertanggung jawab dalam penyelesaiannya.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah sekaligus mempercepat penanganan persoalan kebersihan lingkungan.

Pemkot Targetkan Sungai Bersih dan Risiko Banjir Berkurang

Lebih lanjut, Viman menegaskan strategi pengendalian sampah harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari hulu hingga hilir. Pemerintah akan memperkuat pengawasan sejak tingkat rumah tangga, tempat penampungan sementara (TPS), hingga aliran sungai.

Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Ia berharap penerapan sanksi, pengawasan yang lebih ketat, dan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan mampu mengubah perilaku masyarakat sehingga Sungai Ciloseh tetap bersih dan berfungsi optimal sebagai saluran air.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kota Tasikmalaya diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari persoalan sampah yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir.

Sungai bukan tempat sampah. Ketika semua pihak memilih menjaga daripada membuang, banjir bisa dicegah dan lingkungan tetap menjadi warisan terbaik bagi generasi berikutnya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMA berdiskusi dengan orang tua menyiapkan strategi pendaftaran SNBP 2026 di rumah

    SNBP 2026 dan Peran Orang Tua Menentukan Peluang Lolos

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai 3 Februari. Di atas kertas, jalur ini tampak ramah bagi siswa berprestasi. Namun di lapangan, banyak siswa justru gugur bukan karena nilai, melainkan karena salah membaca strategi. Di titik inilah peran orang tua dan sekolah menjadi penentu yang sering diabaikan. SNBP 2026 […]

  • Semangkuk gulai daun singkong santan kental dengan cabai merah dan aroma rempah khas masakan Nusantara.

    Rahasia Gulai Daun Singkong Santan Kental, Gurihnya Bikin Gagal Diet

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Gulai daun singkong masih jadi salah satu menu rumahan yang sulit tergeser sampai sekarang. Rasanya sederhana, tetapi justru itu yang bikin banyak orang kangen. Apalagi kalau kuah santannya kental, pedasnya pas, lalu dimakan saat nasi masih panas mengepul. Belakangan, resep gulai daun singkong santan kental juga makin sering muncul di pencarian internet. […]

  • daftar negara terkaya

    Negara Kecil Kuasai Daftar Negara Terkaya Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negara kecil kembali menguasai daftar negara terkaya dunia tahun 2026. Ukuran wilayah dan jumlah penduduk terbukti tidak lagi menjadi penentu utama kesejahteraan. Data pendapatan per kapita terbaru justru menempatkan negara-negara dengan populasi terbatas sebagai pemimpin ekonomi global. Luksemburg mempertahankan posisi teratas sebagai negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia. Negara […]

  • Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts di semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Madya GBK

    Indonesia vs Saint Kitts: Ujian Mental Garuda di Semifinal FIFA Series 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Indonesia vs Saint Kitts di semifinal FIFA Series 2026 menjadi sorotan utama. Duel ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga ujian mental bagi Timnas Indonesia setelah serangkaian hasil yang kurang konsisten. Laga yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB ini diprediksi […]

  • PPPK Sekolah Rakyat

    Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2025 Dibuka, Kuota 3.003 Formasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Kemensos membuka 3.003 formasi PPPK Sekolah Rakyat 2025 bagi tenaga kependidikan dengan batas usia 50 tahun. albadarpost.com, HUMANIORA – Kementerian Sosial membuka rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat tahun 2025. Peluang ini penting karena menyediakan 3.003 formasi bagi tenaga kependidikan yang selama ini bekerja paruh waktu maupun yang ingin masuk jalur karier pemerintah. Batas usia maksimal ditetapkan […]

  • kesombongan tauhid

    Mengapa Kesombongan Bisa Merusak Tauhid Seseorang

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kesombongan tauhid sering kali muncul secara halus, bahkan tanpa disadari oleh seseorang. Sikap sombong dalam iman, keangkuhan spiritual, dan merasa lebih suci dibanding orang lain menjadi pintu yang merusak kemurnian tauhid. Padahal, tauhid menuntut ketundukan total kepada Allah, bukan pengagungan diri sendiri. Lebih dari itu, kesombongan bukan sekadar akhlak buruk. Ia adalah […]

expand_less