Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Menjelang Laga Penentuan Juara, Polres Pangandaran Minta Bobotoh Tetap Tertib

Menjelang Laga Penentuan Juara, Polres Pangandaran Minta Bobotoh Tetap Tertib

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Euforia Bobotoh Persib mulai terasa menjelang laga penentuan juara melawan Persijap Jepara. Namun di tengah antusiasme besar suporter, Polres Pangandaran justru mengirim pesan yang berbeda: kemenangan tidak cukup dirayakan dengan konvoi dan teriakan semata, tetapi juga lewat ketertiban dan sikap dewasa.

Pesan itu muncul dalam himbauan resmi Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, yang meminta Bobotoh Persib menjaga sportivitas selama pertandingan hingga perayaan usai laga.

Ajakan tersebut langsung ramai dibagikan di media sosial. Tidak sedikit akun suporter yang ikut mengunggah ulang poster himbauan itu sambil menambahkan ajakan agar perayaan kemenangan berlangsung aman dan tidak merugikan masyarakat lain.

Dan suasananya mulai terasa sejak sore ini.

Di beberapa titik Pangandaran, bendera Persib bahkan sudah mulai dipasang sejak siang. Ada yang dipasang di depan warung kopi, ada juga yang diikat seadanya di belakang motor sambil berkibar kecil tertiup angin pantai.

Warung kopi penuh. Suara klakson mulai terdengar.

Dan malam pertandingan seperti ini biasanya memang panjang.

Polisi Ingatkan Bobotoh: Jangan Sampai Euforia Berubah Jadi Masalah

Dalam himbauannya, Polres Pangandaran menekankan lima poin penting kepada Bobotoh Persib.

Mulai dari menjaga sportivitas, tidak mengonsumsi miras dan narkoba, tidak menyalakan flare atau petasan, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menghindari sikap arogan saat merayakan kemenangan.

Pesan itu terlihat sederhana. Namun polisi tampaknya belajar dari berbagai euforia sepak bola sebelumnya yang sering berubah menjadi gangguan keamanan dan kemacetan panjang.

Karena itu, pendekatan yang dipakai kali ini terasa lebih persuasif.

Bukan ancaman. Tetapi ajakan.

“Rayakan kemenangan dengan menjaga ketertiban,” demikian tulisan besar dalam poster himbauan Polres Pangandaran.

Kalimat itu justru menarik perhatian banyak suporter.

Sebab di tengah panasnya rivalitas sepak bola, pesan seperti ini terasa lebih menenangkan dibanding sekadar larangan keras.

Flare, Petasan, dan Miras Jadi Sorotan

Salah satu fokus utama polisi adalah penggunaan flare dan petasan saat konvoi atau nobar berlangsung.

Dalam beberapa tahun terakhir, flare memang sering dianggap bagian dari budaya tribun sepak bola. Namun di sisi lain, benda tersebut juga berisiko memicu kepanikan, gangguan pernapasan, hingga kecelakaan di tengah kerumunan massa.

Apalagi sebagian suporter biasanya bergerak beriringan di jalan raya sambil membawa atribut besar dan menyalakan petasan.

Kadang suasananya memang terlihat meriah di kamera ponsel.

Tetapi pengguna jalan lain belum tentu merasa nyaman.

Polres Pangandaran juga menyoroti konsumsi minuman keras yang sering menjadi pemicu keributan selepas pertandingan. Polisi menilai euforia kemenangan akan jauh lebih aman jika suporter tetap dalam kondisi sadar dan mampu mengontrol emosi.

Publik sepak bola Indonesia sebenarnya sudah cukup sering melihat bagaimana konvoi kecil bisa berubah ricuh hanya karena satu provokasi sederhana.

Dan itu sering bermula dari hal-hal sepele.

Bobotoh Mulai Dorong Budaya Suporter yang Lebih Dewasa

Menariknya, sebagian Bobotoh justru menyambut baik himbauan tersebut. Di media sosial, beberapa akun komunitas Persib mulai mengajak suporter menjaga citra Bobotoh agar tidak selalu identik dengan kericuhan jalanan.

Ada yang mengingatkan soal keselamatan pengguna jalan lain. Ada juga yang meminta konvoi tidak menutup akses ambulans dan kendaraan umum.

Bahkan beberapa unggahan mulai memakai istilah “supporter modern” untuk menggambarkan budaya dukungan yang lebih tertib dan tidak emosional berlebihan.

Lucunya, sebagian netizen malah lebih sibuk mendebat flare di kolom komentar dibanding membahas strategi pertandingan Persib melawan Persijap.

Sebagian anak muda bahkan sudah menyiapkan template Instagram Story kemenangan sebelum pertandingan dimulai.

Dan debatnya melebar ke mana-mana.

Dari urusan sepak bola, masuk ke budaya tribun, lalu bergeser lagi ke keselamatan jalan raya.

Tetapi satu hal mulai terlihat jelas: publik kini semakin sadar bahwa sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah.

Ada tanggung jawab sosial di dalamnya.

Sepak Bola Memang Tentang Emosi, Tetapi Ketertiban Tetap Nomor Satu

Laga penentuan juara memang selalu membawa atmosfer berbeda. Jalanan lebih ramai. Warung kopi penuh. Suara klakson mulai terdengar bahkan sebelum pertandingan dimulai.

Namun polisi berharap semangat itu tidak berubah menjadi gangguan yang merugikan masyarakat lain.

Karena pada akhirnya, kemenangan terbesar bukan hanya ketika tim favorit mengangkat trofi. Tetapi ketika ribuan orang bisa merayakannya tanpa kerusakan, tanpa korban, dan tanpa rasa takut di jalanan.

Publik Indonesia memang sangat emosional soal sepak bola.

Tetapi justru di situlah kedewasaan suporter diuji.

Trofi mungkin hanya diangkat pemain di lapangan. Tetapi martabat sebuah klub sering terlihat dari cara suporternya merayakan kemenangan di jalanan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMT stunting

    PMT Stunting Jadi Fokus PKK Tasikmalaya Percepat Perbaikan Gizi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Upaya PKK Tasikmalaya percepat penurunan stunting dengan penyaluran PMT di 39 kecamatan. albadarpost.com, HUMANIORA – Tingkat stunting di Kabupaten Tasikmalaya yang masih berada di kisaran 17,1 persen mendorong PKK memperluas penyaluran PMT stunting bagi balita. Program ini digerakkan serentak di 39 kecamatan sebagai upaya percepatan penurunan kasus melalui intervensi gizi langsung. Ketua TP PKK Kabupaten […]

  • Pemilih Disabilitas

    Data Pemilih Disabilitas Dinilai Masih Bermasalah, Bawaslu Beri Peringatan Keras

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Di tengah berbagai persiapan menuju pemilu mendatang, Bawaslu Kota Tasikmalaya menyoroti satu persoalan yang selama ini jarang menjadi perhatian publik, yakni akurasi data pemilih disabilitas. Masalah ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Kaum Disabilitas yang digelar di Bale RW 01 Cintarasa, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Minggu (31/5/2026). Sejak pagi, […]

  • modal usaha UMKM

    Modal Usaha UMKM Tanpa Bank, Ternyata Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha kecil mengira modal usaha UMKM hanya bisa didapat dari pinjaman bank atau koperasi. Padahal, ada banyak cara mencari modal usaha, tambahan dana bisnis, dan sumber pendanaan UMKM yang justru lebih ringan, cepat, dan minim risiko. Sayangnya, cara-cara ini jarang dibahas media sehingga banyak pelaku usaha terjebak pada utang berbunga […]

  • Batik MTsN 3

    Batik Baru MTsN 3 Tasikmalaya Jadi Simbol Semangat Generasi Emas

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya berlangsung berbeda dari biasanya. Di tengah momentum kebangsaan dan milad ke-48 madrasah, pihak sekolah meluncurkan dua motif Batik MTsN 3 yang sarat filosofi budaya Tasikmalaya dan semangat generasi muda Indonesia. Peluncuran berlangsung Selasa (20/5/2026) dan langsung menarik perhatian para tamu […]

  • Penyekapan Tasikmalaya

    Utang Rp14 Juta Berujung Dugaan Penyekapan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penyekapan Tasikmalaya menjadi perhatian publik setelah seorang perempuan berinisial A berhasil meminta pertolongan melalui layanan darurat 110. Kasus yang diduga berkaitan dengan persoalan utang tersebut kini masih didalami oleh Polresta Tasikmalaya. Selain dugaan penyekapan, penyidik juga menyelidiki kemungkinan adanya unsur pemerasan dan aktivitas usaha simpan pinjam yang tidak sesuai ketentuan. Peristiwa […]

  • Raffi Ahmad Nusakambangan

    Raffi Ahmad Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Raffi Ahmad puji transformasi Nusakambangan jadi pusat ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan. Raffi Ahmad Kagum Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan dan Pembinaan albadarpost.com, HUMANIORA – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menilai transformasi besar-besaran yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah, sebagai langkah luar biasa. […]

expand_less