Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALBan gundul kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak warganet membandingkan ban kendaraan yang sudah aus dengan ban slick MotoGP yang sama-sama tampak tanpa alur. Sekilas memang terlihat mirip. Namun, dari sisi fungsi, peruntukan, hingga aturan penggunaannya, keduanya justru memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Melalui edukasi yang dibagikan NTMC Korlantas Polri, masyarakat diingatkan agar tidak menilai sebuah ban hanya dari bentuk luarnya. Ban yang digunakan di jalan umum harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, sedangkan ban slick MotoGP memang dirancang khusus untuk balap di sirkuit. Karena itu, menyamakan keduanya merupakan pemahaman yang keliru.

Ban Gundul dan Ban MotoGP Punya Fungsi yang Berbeda

Banyak orang menganggap ban tanpa alur selalu memiliki fungsi yang sama. Faktanya, anggapan tersebut tidak tepat.

Ban kendaraan yang dipakai setiap hari di jalan raya akan mengalami keausan akibat penggunaan. Ketika alur tapaknya semakin menipis, kemampuan ban mencengkeram permukaan jalan ikut berkurang. Akibatnya, kendaraan membutuhkan jarak pengereman lebih panjang dan lebih mudah kehilangan traksi, terutama saat melintasi jalan yang basah.

Sementara itu, ban slick MotoGP sejak awal memang diproduksi tanpa alur. Ban tersebut menggunakan kompon khusus, ukuran berbeda, dan dirancang untuk memberikan daya cengkeram maksimal di lintasan balap yang memiliki karakteristik tertentu.

Karena digunakan di lingkungan yang berbeda, ban balap tidak bisa dijadikan pembanding untuk penggunaan kendaraan di jalan umum.

Mengapa Ban Aus Bisa Melanggar Aturan?

Selain berkaitan dengan keselamatan, penggunaan ban yang sudah aus juga memiliki konsekuensi hukum.

NTMC Korlantas Polri menjelaskan bahwa kendaraan yang beroperasi di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULAJ).

Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 48 ayat (1) yang mewajibkan setiap kendaraan memenuhi persyaratan teknis sebelum digunakan di jalan.

Selanjutnya, Pasal 285 ayat (1) mengatur bahwa pengendara sepeda motor yang kendaraannya tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dapat dikenai pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Artinya, yang menjadi persoalan bukan karena ban terlihat gundul, melainkan karena kondisinya sudah tidak memenuhi standar keselamatan untuk digunakan di jalan umum.

Risiko Ban Gundul Lebih Besar daripada Sekadar Tilang

Fokus utama aturan tersebut bukanlah sanksi, melainkan perlindungan terhadap keselamatan pengguna jalan.

Ban yang sudah aus memiliki kemampuan mencengkeram aspal lebih rendah dibanding ban yang masih layak pakai. Saat hujan turun, air lebih sulit dialirkan sehingga ban berpotensi kehilangan traksi. Dalam kondisi tertentu, kendaraan bisa lebih mudah tergelincir atau mengalami aquaplaning.

Selain itu, jarak pengereman juga menjadi lebih panjang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika pengendara harus melakukan pengereman mendadak di tengah lalu lintas yang padat.

Karena itulah, pemeriksaan kondisi ban secara berkala menjadi langkah sederhana yang sangat penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.

Ban Slick MotoGP Dibuat Khusus untuk Balapan

Berbeda dengan ban kendaraan harian, ban slick MotoGP dikembangkan untuk kebutuhan performa maksimal di lintasan balap.

Ban tersebut digunakan di sirkuit, bukan di jalan umum. Selain tidak memiliki alur, kompon karetnya juga jauh lebih lunak sehingga mampu menghasilkan daya cengkeram tinggi pada aspal kering dengan kecepatan ekstrem.

Karakteristik itu justru membuat ban slick tidak cocok digunakan sebagai ban kendaraan harian karena kemampuannya akan menurun ketika menghadapi genangan air atau kondisi jalan yang berubah-ubah.

Inilah alasan mengapa ban balap tidak bisa disamakan dengan ban kendaraan yang sudah aus akibat pemakaian.

Jangan Tunggu Ban Benar-Benar Gundul

NTMC Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu alur ban benar-benar habis sebelum melakukan penggantian.

Pemeriksaan rutin terhadap tapak ban, tekanan angin, dan kondisi fisik ban dapat membantu menjaga performa kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan selama berkendara.

Mengganti ban yang sudah aus bukan hanya untuk mematuhi aturan, tetapi juga menjadi investasi sederhana untuk melindungi diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.

FAQ

Apakah ban gundul otomatis ditilang?

Tidak selalu. Yang menjadi persoalan adalah ketika kondisi ban sudah tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam UULAJ.

Mengapa ban MotoGP tidak dianggap melanggar?

Karena ban slick digunakan khusus di sirkuit sesuai fungsi dan peruntukannya, bukan di jalan umum.

Kapan ban kendaraan sebaiknya diganti?

Segera ganti ban ketika alur tapaknya sudah menipis atau mencapai batas keausan yang direkomendasikan pabrikan agar keselamatan tetap terjaga.

Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang selalu bersentuhan langsung dengan jalan. Jangan menunggu alurnya hilang untuk menyadari pentingnya keselamatan. Ban yang masih layak bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi juga bisa menjadi penentu antara perjalanan yang aman dan kecelakaan yang tak diharapkan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Muslim berbuka puasa di Islandia saat Ramadhan dengan durasi puasa hampir 20 jam di bawah langit senja panjang.

    Ramadhan di Islandia: Puasa 20 Jam di Negeri Matahari Tak Terbenam

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Puasa 20 Jam Islandia menjadi fenomena nyata setiap Ramadhan di negara Nordik tersebut. Ramadhan di Islandia identik dengan puasa hampir 20 jam, bahkan di beberapa tahun bisa mendekati 21 jam ketika musim panas tiba. Durasi puasa ekstrem di Islandia terjadi karena posisi geografisnya yang dekat Lingkar Arktik sehingga matahari bersinar sangat lama. […]

  • Dana Haji Indonesia

    Di Balik Dana Haji Rp180 Triliun, Ada Fakta yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Dana Haji Indonesia kembali menjadi perhatian setelah Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melaporkan capaian dana kelolaan sebesar Rp180,7 triliun pada 2025. Data BPKH dan Katadata menunjukkan BPKH mencatat pertumbuhan aset 8,12 persen dengan imbal hasil 6,86 persen per tahun, lebih tinggi dibandingkan Tabung Haji Malaysia meski usianya jauh lebih muda. Data tersebut […]

  • Adzan Kedua Jumat

    Mengapa Ada Adzan Kedua Jumat? Ini Dalilnya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Bagi sebagian umat Islam, adzan kedua Jumat masih menjadi pertanyaan yang sering muncul. Mengapa di banyak masjid terdengar dua kali adzan sebelum salat Jumat, sedangkan pada masa Rasulullah ﷺ disebut hanya ada satu adzan? Pertanyaan mengenai adzan kedua salat Jumat, hukum adzan kedua Jumat, hingga dalil adzan kedua Jumat terus dicari masyarakat. […]

  • Audiensi FOSSMA dengan DPRD Kota Tasikmalaya membahas transparansi APBD 2026 dan pemerataan pembangunan

    FOSSMA Bongkar Tuntutan ke DPRD, APBD Tasikmalaya 2026 Harus Dibuka!

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Isu APBD Tasikmalaya 2026 kembali menghangat. Forum Silaturahmi Salasar Masjid Agung Kota Tasikmalaya (FOSSMA) secara terbuka mendesak transparansi anggaran daerah. Dalam forum audiensi bersama DPRD, mereka menyoroti pentingnya keterbukaan anggaran daerah, kejelasan program prioritas, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota. Desakan ini muncul bukan tanpa alasan. Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap […]

  • Jam Malam Media Sosial

    Inggris Batasi Media Sosial Remaja, Patut Jadi Contoh?

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ketika banyak negara masih mencari cara terbaik melindungi anak di ruang digital, Inggris memilih langkah yang berbeda. Mengutip Reuters dan keterangan resmi Pemerintah Inggris, pemerintah berencana menerapkan pengaturan bawaan (default) yang membatasi akses media sosial bagi remaja berusia 16 hingga 17 tahun mulai pukul 00.00 hingga 06.00. Kebijakan yang dikenal sebagai […]

  • pemimpin rumah tangga Islami

    Makna Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pemimpin rumah tangga Islami menuntut tanggung jawab, etika, dan kasih sayang, bukan sekadar otoritas dalam keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Peran suami dalam Islam kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya diskursus tentang kualitas kepemimpinan dalam keluarga. Islam memposisikan suami sebagai pemimpin rumah tangga Islami, namun kepemimpinan tersebut tidak dimaknai sebagai kekuasaan sepihak. Ajaran Islam menekankan tanggung […]

expand_less