Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALBan gundul kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak warganet membandingkan ban kendaraan yang sudah aus dengan ban slick MotoGP yang sama-sama tampak tanpa alur. Sekilas memang terlihat mirip. Namun, dari sisi fungsi, peruntukan, hingga aturan penggunaannya, keduanya justru memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Melalui edukasi yang dibagikan NTMC Korlantas Polri, masyarakat diingatkan agar tidak menilai sebuah ban hanya dari bentuk luarnya. Ban yang digunakan di jalan umum harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, sedangkan ban slick MotoGP memang dirancang khusus untuk balap di sirkuit. Karena itu, menyamakan keduanya merupakan pemahaman yang keliru.

Ban Gundul dan Ban MotoGP Punya Fungsi yang Berbeda

Banyak orang menganggap ban tanpa alur selalu memiliki fungsi yang sama. Faktanya, anggapan tersebut tidak tepat.

Ban kendaraan yang dipakai setiap hari di jalan raya akan mengalami keausan akibat penggunaan. Ketika alur tapaknya semakin menipis, kemampuan ban mencengkeram permukaan jalan ikut berkurang. Akibatnya, kendaraan membutuhkan jarak pengereman lebih panjang dan lebih mudah kehilangan traksi, terutama saat melintasi jalan yang basah.

Sementara itu, ban slick MotoGP sejak awal memang diproduksi tanpa alur. Ban tersebut menggunakan kompon khusus, ukuran berbeda, dan dirancang untuk memberikan daya cengkeram maksimal di lintasan balap yang memiliki karakteristik tertentu.

Karena digunakan di lingkungan yang berbeda, ban balap tidak bisa dijadikan pembanding untuk penggunaan kendaraan di jalan umum.

Mengapa Ban Aus Bisa Melanggar Aturan?

Selain berkaitan dengan keselamatan, penggunaan ban yang sudah aus juga memiliki konsekuensi hukum.

NTMC Korlantas Polri menjelaskan bahwa kendaraan yang beroperasi di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULAJ).

Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 48 ayat (1) yang mewajibkan setiap kendaraan memenuhi persyaratan teknis sebelum digunakan di jalan.

Selanjutnya, Pasal 285 ayat (1) mengatur bahwa pengendara sepeda motor yang kendaraannya tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dapat dikenai pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Artinya, yang menjadi persoalan bukan karena ban terlihat gundul, melainkan karena kondisinya sudah tidak memenuhi standar keselamatan untuk digunakan di jalan umum.

Risiko Ban Gundul Lebih Besar daripada Sekadar Tilang

Fokus utama aturan tersebut bukanlah sanksi, melainkan perlindungan terhadap keselamatan pengguna jalan.

Ban yang sudah aus memiliki kemampuan mencengkeram aspal lebih rendah dibanding ban yang masih layak pakai. Saat hujan turun, air lebih sulit dialirkan sehingga ban berpotensi kehilangan traksi. Dalam kondisi tertentu, kendaraan bisa lebih mudah tergelincir atau mengalami aquaplaning.

Selain itu, jarak pengereman juga menjadi lebih panjang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika pengendara harus melakukan pengereman mendadak di tengah lalu lintas yang padat.

Karena itulah, pemeriksaan kondisi ban secara berkala menjadi langkah sederhana yang sangat penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.

Ban Slick MotoGP Dibuat Khusus untuk Balapan

Berbeda dengan ban kendaraan harian, ban slick MotoGP dikembangkan untuk kebutuhan performa maksimal di lintasan balap.

Ban tersebut digunakan di sirkuit, bukan di jalan umum. Selain tidak memiliki alur, kompon karetnya juga jauh lebih lunak sehingga mampu menghasilkan daya cengkeram tinggi pada aspal kering dengan kecepatan ekstrem.

Karakteristik itu justru membuat ban slick tidak cocok digunakan sebagai ban kendaraan harian karena kemampuannya akan menurun ketika menghadapi genangan air atau kondisi jalan yang berubah-ubah.

Inilah alasan mengapa ban balap tidak bisa disamakan dengan ban kendaraan yang sudah aus akibat pemakaian.

Jangan Tunggu Ban Benar-Benar Gundul

NTMC Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu alur ban benar-benar habis sebelum melakukan penggantian.

Pemeriksaan rutin terhadap tapak ban, tekanan angin, dan kondisi fisik ban dapat membantu menjaga performa kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan selama berkendara.

Mengganti ban yang sudah aus bukan hanya untuk mematuhi aturan, tetapi juga menjadi investasi sederhana untuk melindungi diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.

FAQ

Apakah ban gundul otomatis ditilang?

Tidak selalu. Yang menjadi persoalan adalah ketika kondisi ban sudah tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam UULAJ.

Mengapa ban MotoGP tidak dianggap melanggar?

Karena ban slick digunakan khusus di sirkuit sesuai fungsi dan peruntukannya, bukan di jalan umum.

Kapan ban kendaraan sebaiknya diganti?

Segera ganti ban ketika alur tapaknya sudah menipis atau mencapai batas keausan yang direkomendasikan pabrikan agar keselamatan tetap terjaga.

Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang selalu bersentuhan langsung dengan jalan. Jangan menunggu alurnya hilang untuk menyadari pentingnya keselamatan. Ban yang masih layak bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi juga bisa menjadi penentu antara perjalanan yang aman dan kecelakaan yang tak diharapkan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi refleksi makna zuhud dalam kehidupan modern dengan seseorang merenung di tengah hiruk pikuk dunia

    Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    pi albadarpost.com, OPINI – Makna zuhud sering terdengar mulia. Namun dalam praktik, zuhud dalam Islam kerap berubah arah. Banyak yang menyebut hakikat zuhud sebagai hidup sederhana tanpa ambisi. Bahkan, ada yang menjadikannya alasan untuk tidak bergerak. Pertanyaannya sederhana. Ini benar zuhud… atau sekadar nyaman tidak berusaha? Ketika Zuhud Dijadikan Alasan, Bukan Pilihan Sadar Fenomena ini […]

  • Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap (Fadwa Tuqan)

    Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap (Fadwa Tuqan)

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Fadwa Tuqan, penyair perempuan Palestina yang dari keheningan bangkit dengan puisi, harapan, dan identitas. albadarpost.com, PELITA. Di tengah berita konflik dan penderitaan yang sering terdengar dari Palestina, muncul kisah seorang perempuan penyair yang suaranya lembut namun tidak pernah padam. Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap […]

  • OSS RBA

    OSS RBA Diperketat, Pelaporan LKPM Jadi Kunci

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Perubahan aturan OSS RBA 2025 memperketat izin usaha dan kewajiban LKPM bagi pelaku usaha. albadarpost.com, FOKUS – Perubahan regulasi OSS RBA dan kewajiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada 2025 mengubah lanskap perizinan usaha di Indonesia. Pemerintah memperketat mekanisme pengawasan, mulai dari tahap perizinan berbasis risiko hingga kewajiban pelaporan investasi yang lebih disiplin. Kebijakan […]

  • Pattaya

    Pattaya Diperketat, 5.000 Personel AS Tiba Usai 286 Hari

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pattaya, Thailand, kembali menjadi perhatian setelah sekitar 5.000 pelaut dan marinir Amerika Serikat tiba untuk masa istirahat usai menjalani pengerahan panjang selama 286 hari. Di saat yang sama, aparat memperketat pengawasan di sejumlah kawasan kota yang dikenal sebagai pusat pariwisata dan hiburan malam. Kedatangan rombongan besar tersebut berkaitan dengan USS Abraham […]

  • kekerasan jalanan Tasikmalaya

    Kekerasan Jalanan Tasikmalaya Jadi Alarm, Patroli Diperkuat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kekerasan jalanan Tasikmalaya menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tasikmalaya setelah seorang warga menjadi korban aksi kekerasan di jalan raya. Wali Kota Tasikmalaya bersama unsur DPRD dan Forkopimda kini mendorong penguatan patroli, pemetaan titik rawan, penambahan penerangan jalan, hingga pengaktifan kembali siskamling sebagai bagian dari pencegahan. Langkah tersebut muncul ketika Wali Kota […]

  • Narasi Demo Viral

    Narasi Demo Viral, Monash Temukan Indikasi Pola Terkoordinasi

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Narasi demo viral kembali memenuhi linimasa media sosial dalam beberapa waktu terakhir. Bersamaan dengan munculnya kembali video demo lama, Monash University Indonesia mengidentifikasi indikasi pola terkoordinasi dalam penyebaran konten yang beredar di berbagai platform digital. Temuan dari riset media sosial tersebut tidak menyebut aktor tertentu, melainkan mengulas pola distribusi informasi yang […]

expand_less