Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

pi albadarpost.com, OPINI – Makna zuhud sering terdengar mulia. Namun dalam praktik, zuhud dalam Islam kerap berubah arah. Banyak yang menyebut hakikat zuhud sebagai hidup sederhana tanpa ambisi. Bahkan, ada yang menjadikannya alasan untuk tidak bergerak.

Pertanyaannya sederhana.
Ini benar zuhud… atau sekadar nyaman tidak berusaha?

Ketika Zuhud Dijadikan Alasan, Bukan Pilihan Sadar

Fenomena ini tidak sulit ditemukan.

Ada yang berkata, “Saya tidak mengejar dunia,” padahal peluang ada di depan mata.
Ada yang menolak berkembang, lalu menamainya “zuhud”.

Sekilas terdengar religius.
Namun jika ditelisik, ada yang janggal.

Tentu tidak semua orang demikian, namun fenomena ini cukup sering terjadi.

Dalam banyak kasus, kesalahpahaman ini muncul karena kurangnya pemahaman, bukan niat yang buruk.

Dalilnya Tegas, Tapi Sering Diambil Setengah

Rasulullah ﷺ bersabda:

“ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ”
“Zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah akan mencintaimu…” (HR. Ibnu Majah)

Kalimat ini sering dikutip.
Namun maknanya jarang dibahas tuntas.

Zuhud bukan berarti menolak dunia.
Zuhud berarti tidak menggantungkan hati pada dunia.

Allah juga berfirman:

“Agar kamu tidak bersedih terhadap apa yang luput darimu dan tidak terlalu gembira terhadap apa yang diberikan kepadamu.” (QS. Al-Hadid: 23)

Artinya jelas: kendali, bukan pelarian.

Ironi yang Terjadi: Tidak Punya, Tapi Terikat

Di sinilah diskusi sering memanas.

Ada yang tidak memiliki banyak, tetapi pikirannya terus mengejar dunia.
Ada yang sederhana, namun hatinya gelisah melihat orang lain berhasil.

Sebaliknya, ada yang berkecukupan, tetapi tetap tenang.

Mungkin kita juga pernah berada di posisi itu.

Jadi, siapa yang lebih dekat dengan zuhud?

Zuhud Itu Kuat, Bukan Lemah

Zuhud tidak identik dengan lemah.

Tapi zuhud justru menuntut kekuatan. Kekuatan untuk mengendalikan diri, bukan menghindar.

Para sahabat Nabi tidak berhenti bekerja. Mereka tetap berdagang, berjuang, dan membangun.

Namun satu hal membedakan: hati mereka tidak bergantung pada hasil.

Ini inti yang sering terlewat.

Di Era Sekarang, Zuhud Jadi Dua Ekstrem

Hari ini, kita melihat dua sisi.

Satu sisi mengejar dunia tanpa batas.
Sisi lain menolak dunia tanpa arah.

Keduanya sama-sama berlebihan.

Zuhud tidak berada di dua titik itu.
Zuhud ada di tengah.

Tetap berusaha, tetapi tidak terikat.

Diskusi yang Perlu Dilanjutkan

Pada akhirnya, makna zuhud bukan sekadar label.

Ia adalah proses.
Ia adalah latihan.

Namun ketika istilah ini mulai digunakan untuk membenarkan kondisi, di situlah perlu ada refleksi.

Bukan untuk saling menyalahkan.
Tetapi untuk meluruskan.

Karena bisa jadi, yang kita sebut zuhud… sebenarnya belum sampai ke sana.

وَاللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Ciamis

    Kebakaran Ciamis Hanguskan Rumah dan Tiga Tempat Usaha

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa Kebakaran Ciamis kembali mengundang perhatian masyarakat. Kebakaran yang terjadi pada Kamis (16/7/2026) di Lingkungan Pakuncen, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis menghanguskan satu unit rumah yang juga difungsikan sebagai ruko. Selain tempat tinggal, bangunan tersebut menjadi lokasi beberapa usaha, yakni studio foto, Kaisar Gym, dan gerai jasa pengiriman J&T. Berdasarkan […]

  • Persib vs Persija

    Persib Tekuk Persija, Tiket Final Berhasil Diamankan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA NASIONAL  – Persib vs Persija kembali menjadi pusat perhatian publik sepak bola Indonesia. Dalam semifinal Piala Presiden 2026, Maung Bandung sukses menundukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1. Hasil tersebut memastikan Persib melaju ke partai final setelah tampil efektif memanfaatkan peluang sejak babak pertama. Berdasarkan data pertandingan yang ditampilkan Flashscore serta hasil […]

  • Bandros Tradisional

    Bandros, Jajanan Tradisional Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Bandros tradisional diolah UMKM sebagai jajanan rumahan bernilai ekonomi, mudah dibuat dan diminati pasar lokal. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bandros tradisional kembali mendapat perhatian pelaku usaha kuliner rumahan. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan sederhana berbasis bahan lokal, jajanan berbahan dasar tepung beras dan kelapa ini dinilai memiliki peluang ekonomi yang relevan, terutama bagi pelaku […]

  • Prediksi Persija vs Persebaya

    Duel Panas Persija vs Persebaya, Ini Skor yang Paling Masuk Akal

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya pada 11 April 2026 menjadi salah satu laga paling dinanti di Liga 1. Prediksi Persija vs Persebaya langsung menarik perhatian karena mempertemukan dua tim besar dengan karakter berbeda. Selain itu, banyak penggemar juga mencari prediksi skor Persija vs Persebaya serta analisis kekuatan kedua tim jelang […]

  • Kontingen Ciamis

    314 Atlet Berangkat! Ciamis Pasang Target di POPWILDA dan PORSENITAS 2026

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kontingen Ciamis resmi memulai perjuangan menuju dua ajang olahraga bergengsi tingkat regional. Sebanyak 314 atlet, pelatih, official, dan tim pendukung siap membawa nama daerah dalam Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat 2026 serta Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (PORSENITAS) XIII Se-Kunci Bersama 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di […]

  • sertifikat tanah

    Saat Sertifikat Tanah Menentukan Sengketa Warga

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sengketa tanah menunjukkan sertifikat tanah belum sepenuhnya melindungi warga dalam kebijakan agraria. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus yang menimpa Nenek Elina Widjajati di Surabaya bukan sekadar perkara sengketa rumah. Ia adalah potret kebijakan agraria yang belum sepenuhnya bekerja melindungi warga paling rentan. Ketika konflik tanah berujung pada pengusiran dan perobohan rumah, pertanyaannya bukan hanya siapa yang […]

expand_less