Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

pi albadarpost.com, OPINI – Makna zuhud sering terdengar mulia. Namun dalam praktik, zuhud dalam Islam kerap berubah arah. Banyak yang menyebut hakikat zuhud sebagai hidup sederhana tanpa ambisi. Bahkan, ada yang menjadikannya alasan untuk tidak bergerak.

Pertanyaannya sederhana.
Ini benar zuhud… atau sekadar nyaman tidak berusaha?

Ketika Zuhud Dijadikan Alasan, Bukan Pilihan Sadar

Fenomena ini tidak sulit ditemukan.

Ada yang berkata, “Saya tidak mengejar dunia,” padahal peluang ada di depan mata.
Ada yang menolak berkembang, lalu menamainya “zuhud”.

Sekilas terdengar religius.
Namun jika ditelisik, ada yang janggal.

Tentu tidak semua orang demikian, namun fenomena ini cukup sering terjadi.

Dalam banyak kasus, kesalahpahaman ini muncul karena kurangnya pemahaman, bukan niat yang buruk.

Dalilnya Tegas, Tapi Sering Diambil Setengah

Rasulullah ﷺ bersabda:

“ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ”
“Zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah akan mencintaimu…” (HR. Ibnu Majah)

Kalimat ini sering dikutip.
Namun maknanya jarang dibahas tuntas.

Zuhud bukan berarti menolak dunia.
Zuhud berarti tidak menggantungkan hati pada dunia.

Allah juga berfirman:

“Agar kamu tidak bersedih terhadap apa yang luput darimu dan tidak terlalu gembira terhadap apa yang diberikan kepadamu.” (QS. Al-Hadid: 23)

Artinya jelas: kendali, bukan pelarian.

Ironi yang Terjadi: Tidak Punya, Tapi Terikat

Di sinilah diskusi sering memanas.

Ada yang tidak memiliki banyak, tetapi pikirannya terus mengejar dunia.
Ada yang sederhana, namun hatinya gelisah melihat orang lain berhasil.

Sebaliknya, ada yang berkecukupan, tetapi tetap tenang.

Mungkin kita juga pernah berada di posisi itu.

Jadi, siapa yang lebih dekat dengan zuhud?

Zuhud Itu Kuat, Bukan Lemah

Zuhud tidak identik dengan lemah.

Tapi zuhud justru menuntut kekuatan. Kekuatan untuk mengendalikan diri, bukan menghindar.

Para sahabat Nabi tidak berhenti bekerja. Mereka tetap berdagang, berjuang, dan membangun.

Namun satu hal membedakan: hati mereka tidak bergantung pada hasil.

Ini inti yang sering terlewat.

Di Era Sekarang, Zuhud Jadi Dua Ekstrem

Hari ini, kita melihat dua sisi.

Satu sisi mengejar dunia tanpa batas.
Sisi lain menolak dunia tanpa arah.

Keduanya sama-sama berlebihan.

Zuhud tidak berada di dua titik itu.
Zuhud ada di tengah.

Tetap berusaha, tetapi tidak terikat.

Diskusi yang Perlu Dilanjutkan

Pada akhirnya, makna zuhud bukan sekadar label.

Ia adalah proses.
Ia adalah latihan.

Namun ketika istilah ini mulai digunakan untuk membenarkan kondisi, di situlah perlu ada refleksi.

Bukan untuk saling menyalahkan.
Tetapi untuk meluruskan.

Karena bisa jadi, yang kita sebut zuhud… sebenarnya belum sampai ke sana.

وَاللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • budidaya lobster

    Budidaya Lobster Pangandaran Perkuat Ekonomi Pesisir

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Budidaya lobster Pangandaran berkembang, produksi stabil dan membuka peluang ekspor berkelanjutan. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Budidaya lobster di kawasan wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, mulai menunjukkan geliat yang signifikan. Sejumlah kelompok warga mengembangkan usaha ini secara lebih terstruktur dan modern, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat posisi perikanan daerah. Aktivitas budidaya lobster […]

  • RS TNT Tasikmalaya

    Tanpa Banyak Sorotan, RS TNT Tasikmalaya Siap Naik Kelas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – RS Tani dan Nelayan (TNT) Kabupaten Tasikmalaya kini tengah bersiap naik level menjadi rumah sakit tipe D. Perubahan ini tidak banyak disorot, namun dampaknya besar bagi layanan kesehatan Tasikmalaya dan akses masyarakat terhadap fasilitas medis yang lebih baik. Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas jangkauan pelayanan […]

  • Lansia terseret arus

    Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pencarian lansia terseret arus di Sungai Ciwulan akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari operasi pencarian tanpa henti, tim SAR gabungan menemukan Pahroni (69), warga Kampung Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dalam kondisi meninggal dunia di area muara sungai. Korban hanyut di Sungai Ciwulan pada Selasa, […]

  • Asbabun Nuzul Al-Jumu'ah

    Surat Al-Jumu’ah: Saat Dagangan Mengalahkan Khutbah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak banyak yang mengetahui bahwa Asbabun Nuzul Surat Al-Jumu’ah berawal dari sebuah peristiwa yang sangat manusiawi. Saat Rasulullah ﷺ sedang menyampaikan khutbah Jumat, sebagian jamaah justru meninggalkan masjid demi menyambut rombongan dagang yang baru tiba di Madinah. Kisah turunnya Surat Al-Jumu’ah ini bukan sekadar catatan sejarah Islam. Di baliknya terdapat pelajaran besar […]

  • risiko media sosial

    Risiko Media Sosial terhadap Anak Meningkat

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kasus Purwakarta kembali menyorot risiko media sosial pada anak dan lemahnya sistem proteksi digital. Air Bah Sunyi di Dunia Digital albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus dugaan tindak pidana terhadap seorang siswi SMP di Purwakarta kembali menegaskan risiko media sosial yang kian mengancam anak-anak. Polisi menetapkan seorang mahasiswa sebagai tersangka setelah ditemukan adanya interaksi awal antara pelaku […]

  • Buruh Migran

    Tak Semudah yang Dibayangkan, Ini Perjuangan Buruh Indonesia di Luar Negeri

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Menjadi buruh migran atau pekerja migran di luar negeri sering dianggap jalan cepat mengubah nasib. Banyak orang melihat foto-foto keberhasilan mereka di media sosial, mulai dari rumah baru, kendaraan, hingga kiriman uang untuk keluarga di kampung halaman. Namun, di balik itu semua, ada perjuangan panjang yang jarang benar-benar terlihat. Sebagian buruh migran […]

expand_less