Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Strategi Pangandaran Menekan Inflasi dan Menyelamatkan Ekologi Pesisir

Strategi Pangandaran Menekan Inflasi dan Menyelamatkan Ekologi Pesisir

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gerakan Pangan Murah di Majingklak menekan inflasi pangan sambil menjaga keseimbangan ekologi pesisir.


Gerakan Pangan Murah dan Stabilitas Pangan di Pesisir Selatan

albadarpost.com. HUMANIORA – Kawasan pesisir selatan Pangandaran kembali menjadi saksi betapa rapuhnya stabilitas harga pangan di tengah fluktuasi ekonomi dan iklim. Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan merespons cepat dengan Gerakan Pangan Murah, sebuah intervensi langsung yang digelar pada Rabu, 12 November 2025, di Pelabuhan Majingklak, Kalipucang. Program ini bukan sekadar pasar murah, melainkan bentuk nyata dari strategi pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan sosial-ekologis di daerah yang kerap tertekan harga menjelang akhir tahun.

Dalam kegiatan itu, sejumlah komoditas strategis seperti beras medium, minyak goreng, telur ayam, cabai merah, dan bawang dijual dengan harga di bawah pasar. Langkah ini diambil setelah Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan mencatat lonjakan harga rata-rata 8–15 persen pada triwulan terakhir setiap tahun—kenaikan yang sebagian besar dipicu mahalnya ongkos distribusi dan gangguan cuaca ekstrem di jalur pasokan. Dengan mekanisme Gerakan Pangan Murah, pemerintah berupaya menstabilkan harga di tingkat konsumen sekaligus menjaga daya beli masyarakat pesisir.

Bagi warga Majingklak dan sekitarnya yang menggantungkan penghasilan pada sektor informal dan hasil laut, potongan harga seperti ini memberi ruang bernapas. Di tengah inflasi pangan nasional yang masih rentan, langkah daerah ini menegaskan pentingnya keberpihakan kebijakan publik terhadap kelompok ekonomi bawah.


Gerakan Pangan Murah dan Konvergensi Kebijakan Ekologi

Yang menarik dari pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Majingklak tahun ini adalah pendekatan lintas sektor yang digunakan. Pemerintah daerah mengintegrasikan kebijakan pangan dengan agenda penanaman mangrove di kawasan pesisir seluas sekitar 6 hektare, melibatkan Pangkalan TNI AL Bandung dan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat. Lebih dari 40 ribu bibit mangrove ditanam untuk memperkuat garis pantai yang mengalami abrasi dan menurun tutupannya dalam tiga tahun terakhir.

Pendekatan ini menunjukkan pemahaman baru dalam tata kelola pangan: harga yang stabil tidak bisa dilepaskan dari lingkungan yang lestari. Di daerah pesisir, abrasi dan kerusakan ekosistem mangrove bukan hanya persoalan ekologis, tetapi juga ekonomi. Ketika gelombang merusak akses pelabuhan atau jalur darat, biaya logistik melonjak dan distribusi pangan terganggu. Dalam jangka panjang, kerentanan itu berujung pada kenaikan harga yang ditanggung konsumen.

Dengan mengaitkan Gerakan Pangan Murah dengan program restorasi pesisir, Pangandaran sedang membangun model kebijakan yang simultan—menghubungkan kebutuhan jangka pendek berupa ketersediaan pangan murah dengan investasi jangka panjang pada daya tahan ekologi. Pendekatan seperti ini perlu menjadi referensi bagi kabupaten lain yang menghadapi tekanan inflasi serupa di wilayah rentan iklim.


UMKM Lokal dan Efek Domino Ekonomi

Selain menjaga harga komoditas, Gerakan Pangan Murah juga memberi efek pengganda bagi pelaku UMKM di sekitar wilayah selatan Jawa Barat. Dalam gelaran di Majingklak, pelaku usaha kecil dari Tasikmalaya hingga Ciamis ikut membuka stan di area pelabuhan. Produk lokal seperti kerupuk “Laziiz”, olahan ikan, sambal terasi, hingga jajanan khas pesisir dipasarkan langsung kepada warga.

Baca juga: Perguruan Tinggi Jawa Barat Catat Penyerapan Lulusan Tertinggi di Industri 2026

Bagi pelaku UMKM, keterlibatan ini membuka dua peluang sekaligus: memperluas pasar dan memperkuat rantai distribusi lokal. Pola pasar murah memungkinkan interaksi langsung antara produsen dan konsumen tanpa perantara besar, sehingga margin keuntungan meningkat dan biaya promosi menurun. Berdasarkan observasi lapangan, sebagian besar UMKM peserta mengaku omzet mereka naik signifikan selama kegiatan berlangsung.

Inisiatif ini memperlihatkan bahwa kebijakan pangan bisa menjadi alat pemberdayaan ekonomi, bukan sekadar intervensi harga. Ketika pemerintah daerah memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah, dampaknya bukan hanya terasa di meja makan warga, tapi juga dalam perputaran ekonomi komunitas lokal.


Stabilisasi Pangan dan Masa Depan Daerah Pesisir

Keberhasilan Gerakan Pangan Murah di Majingklak tidak bisa diukur hanya dari seberapa banyak beras atau minyak goreng terjual dengan harga lebih rendah. Ukurannya adalah sejauh mana kebijakan itu mampu menahan efek berantai inflasi di daerah rawan ekonomi sekaligus menjaga kesinambungan ekosistem yang menopang kehidupan warga.

Kawasan pesisir seperti Pangandaran memerlukan kebijakan yang berpijak pada dua hal: penguatan daya beli dan pemulihan daya dukung lingkungan. Jika dua hal ini dipadukan secara berkelanjutan, stabilitas harga dan ketahanan pangan lokal bukan lagi mimpi musiman.

Model integratif yang kini dicoba di Majingklak—menggabungkan stabilisasi harga dengan rehabilitasi pesisir—menunjukkan arah baru pembangunan daerah: berpihak pada warga kecil, berpijak pada ekologi, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Gerakan Pangan Murah di Majingklak membuktikan bahwa stabilitas harga bisa berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan pesisir. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBBAB Tasikmalaya

    GOR Susi Susanti Bergemuruh, 29 Regu PBBAB Siap Rebut Tiket Kejurcab

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lapangan GOR Susi Susanti mendadak bergemuruh oleh suara aba-aba dan hentakan langkah serempak para pelajar. Untuk pertama kalinya, Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa atau PBBAB Tasikmalaya resmi masuk dalam rangkaian Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Tasikmalaya dan langsung menyedot perhatian ratusan peserta dari berbagai sekolah. Ajang PBBAB Tasikmalaya ini menghadirkan 29 regu dari […]

  • Perbandingan Militer AS vs Iran 2026 berdasarkan data Global Firepower tentang anggaran, tank, pesawat, dan kapal selam.

    AS vs Iran: Siapa Lebih Kuat? Ini Data Global Firepower

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan Militer AS vs Iran kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru dari Global Firepower merilis indeks kekuatan militer 2026. Data tersebut menunjukkan perbedaan signifikan antara kekuatan militer Amerika Serikat dan Iran, baik dari sisi anggaran, personel, maupun alutsista strategis. Dalam laporan itu, Amerika Serikat menempati peringkat pertama dunia dengan PowerIndex sekitar […]

  • Kota Makkah

    7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang yang menitikkan air mata saat pesawat mulai meninggalkan Kota Makkah. Padahal mereka datang bukan untuk tinggal selamanya. Namun entah mengapa, ketika harus pulang, hati terasa berat. Kota Makkah memang berbeda. Banyak jemaah mengaku sulit menjelaskan perasaan mereka setelah melihat Ka’bah untuk pertama kali. Ada yang diam cukup lama. Ada […]

  • Sekolah Bersih Narkoba Pangandaran

    Langkah Besar Pangandaran: Sekolah & Madrasah Bersinar Tanpa Narkoba

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program sekolah bersih narkoba di Kabupaten Pangandaran kini bergerak lebih luas dengan menyasar sekolah dan madrasah sekaligus. Upaya menciptakan sekolah bebas narkoba, lingkungan pendidikan aman, serta perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika kini diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pada Kamis (9/4), momen penting tersebut resmi ditandai melalui penandatanganan kerja sama di […]

  • ide UMKM kreatif

    9 Ide UMKM Kreatif yang Jarang Diketahui: Diam-Diam Jadi Ladang Cuan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ide UMKM kreatif sering kali muncul dari hal sederhana yang luput dari perhatian. Banyak orang berburu tren, tetapi tidak sedikit yang justru sukses lewat peluang usaha unik yang belum ramai. Bahkan, beberapa ide bisnis UMKM kreatif ini berkembang lebih cepat karena minim pesaing dan langsung menyasar kebutuhan pasar. Di tengah persaingan digital […]

  • Reward Sukwan Tasik

    Reward Sukwan Kebersihan Tasik Masih Digodok, Hanapi: Kita Tidak Tutup Mata

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Plh Sekda Kota Tasikmalaya Hanapi akhirnya angkat bicara terkait tuntutan reward sukwan Tasik yang disampaikan 116 petugas kebersihan berstatus sukwan di Bale Wiwitan, Selasa (19/5/2026). Ia mengakui pernah menyampaikan janji pemberian reward saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi. Menurut […]

expand_less