Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pensiun Tetap Cuan, Rp 53 Miliar Hasil Korupsi Masuk Kantong

Pensiun Tetap Cuan, Rp 53 Miliar Hasil Korupsi Masuk Kantong

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan pemerasan izin tenaga kerja asing (TKA) yang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka fakta krusial: korupsi tidak berhenti ketika jabatan berakhir. Aliran dana Rp 53 miliar justru tetap berjalan meski salah satu tersangka telah pensiun dari aparatur sipil negara.

Fakta ini menyingkap wajah lain korupsi birokrasi. Kejahatan tidak sekadar melekat pada jabatan, tetapi hidup dalam jaringan, relasi, dan kebiasaan yang terpelihara lama di dalam institusi pemerintah.

Jabatan Hilang, Akses Tetap Ada

KPK menemukan bahwa penerimaan uang terus terjadi setelah tersangka tidak lagi memegang kewenangan formal. Kondisi ini menunjukkan bahwa praktik pemerasan izin TKA telah berubah menjadi sistem tersendiri yang tidak bergantung pada status aktif pejabat.

Baca juga: Hari Ini, Sanksi Ganjil Genap Jakarta Dihentikan

Pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) menjadi pintu masuk praktik ilegal tersebut. Para pemohon diduga menghadapi tekanan tidak tertulis untuk menyerahkan sejumlah uang agar izin cepat terbit.

Dalam rentang beberapa tahun, dana yang terkumpul mencapai Rp 53 miliar. Angka ini memperlihatkan skala kejahatan yang tidak mungkin terjadi secara spontan atau individual.

Korupsi yang Dibiarkan Tumbuh

Kasus ini menegaskan bahwa korupsi tumbuh subur ketika sistem pengawasan gagal bekerja. Proses perizinan yang seharusnya transparan justru membuka ruang tawar-menawar ilegal.

KPK menduga praktik ini melibatkan lebih dari satu pelaku. Pola aliran dana, pembagian peran, dan keberlanjutan praktik memperkuat indikasi bahwa kejahatan berlangsung secara terstruktur.

Ketika uang masih mengalir setelah pensiun, persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran hukum individu. Negara berhadapan dengan kegagalan sistemik yang membiarkan penyalahgunaan kewenangan berulang tanpa koreksi dini.

Aspek Hukum: Pensiun Bukan Tameng

Dari sisi hukum, status pensiun tidak menghapus tanggung jawab pidana. Selama perbuatan terjadi saat pelaku masih memiliki kewenangan, hukum tetap menjerat.

KPK menegaskan penyidikan terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan pengembangan perkara. Penelusuran aliran uang menjadi kunci untuk membongkar pihak lain yang ikut menikmati hasil kejahatan.

Baca juga: Ono Surono di Kasus Korupsi Bekasi

Kasus Rp 53 miliar ini menjadi ujian serius bagi penegakan hukum. Publik menilai keberanian KPK bukan hanya dari penetapan tersangka, tetapi juga dari kemampuannya memutus mata rantai korupsi hingga ke akar.

Alarm Keras bagi Reformasi Birokrasi

Kasus pemerasan izin TKA kembali mempertanyakan efektivitas reformasi birokrasi. Digitalisasi layanan dan slogan transparansi kehilangan makna jika praktik lama tetap bertahan di balik layar.

Selama relasi informal lebih kuat daripada mekanisme resmi, korupsi akan selalu menemukan jalan. Negara tidak cukup hanya mengandalkan penindakan setelah kerugian terjadi.

Aliran uang Rp 53 miliar yang terus hidup meski jabatan mati menjadi alarm keras. Korupsi di birokrasi bukan anomali, melainkan produk dari sistem yang gagal dikoreksi. Tanpa perubahan struktural, kasus serupa hanya menunggu waktu untuk terulang. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang sedang salat dengan suasana hening sebagai simbol rahasia salat dan pembersihan hati menurut Syekh Athoillah.

    Salat Tapi Hati Masih Gelap? Mungkin Ini yang Terjadi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Rahasia salat sering dibicarakan para ulama, tetapi ironisnya justru jarang benar-benar direnungkan. Banyak orang menjalankan salat setiap hari. Lima kali sehari mereka berdiri, rukuk, dan sujud. Namun di saat yang sama, kegelisahan tetap datang, kemarahan mudah meledak, bahkan hati terasa semakin kosong. Di sinilah hikmah salat sebenarnya mulai dipertanyakan. Jika salat adalah […]

  • Pelabuhan dan kawasan wisata Singapura ramai wisatawan internasional sebagai dampak target 18 juta pelawat pada 2026

    Singapura Tancap Gas Menuju Target Wisata 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Singapura kembali menunjukkan ambisinya sebagai magnet wisata global. Negeri kota itu secara terbuka membidik 17 hingga 18 juta wisatawan internasional pada 2026, dengan proyeksi pendapatan pariwisata mencapai S$31–32,5 miliar. Target ini tidak lahir dari optimisme kosong. Sebaliknya, ia bertumpu pada data, tren, dan strategi yang terukur. Dalam tiga kuartal pertama 2025 […]

  • ikhlas sabar syukur

    Perbedaan Ikhlas, Sabar, dan Syukur dalam Tasawuf

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ikhlas, sabar, dan syukur sering disebut dalam ajaran Islam, tetapi banyak orang masih mencampurkan maknanya. Dalam perspektif tasawuf, ketiganya bukan sekadar sikap, melainkan maqam (tingkatan spiritual) yang berbeda. Pemahaman tentang ikhlas sabar syukur ini penting karena akan menentukan kualitas ibadah dan ketenangan batin seseorang. Lebih jauh, tasawuf menjelaskan bahwa perjalanan ruhani tidak […]

  • Aneka makanan Indonesia mendunia seperti rendang, nasi goreng, sate, dan gado-gado tersaji autentik dengan rempah khas Nusantara

    Dunia Akui! 8 Kuliner Indonesia Ini Tembus Panggung Global

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarspot.com, LIFESTYLE – Makanan Indonesia mendunia bukan lagi sekadar jargon promosi pariwisata. Dalam beberapa tahun terakhir, kuliner Nusantara—atau makanan tradisional Indonesia yang mendunia—terus menembus panggung global, dari daftar kuliner terbaik dunia hingga meja restoran internasional. Fenomena ini tidak terjadi tiba-tiba. Dunia mulai melirik Indonesia karena satu hal yang sulit ditiru: kekayaan rasa yang lahir dari […]

  • Penataan Pesantren

    Pemprov Jabar Kebut Penataan Bangunan Pesantren untuk Tingkatkan Keamanan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jawa Barat percepat penataan dan audit bangunan pesantren untuk memenuhi standar keselamatan dan kelayakan. albadarpost.com, LENSA – Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah pesantren terbanyak di Indonesia. Namun, kondisi bangunannya belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan. Dari hampir 13 ribu pesantren yang berdiri, hanya sebagian kecil yang telah memiliki Perizinan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat […]

  • penyekapan anak Tasikmalaya

    Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Polisi tangkap pelaku penyekapan remaja, indikasi budaya predator di ruang publik. Remaja 15 Tahun Disekap, Aparat Bergerak Saat Keluarga Mencari albadarpost.com, EDITORIAL – Sebuah penggerebekan di kawasan Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, membuka luka sosial yang selama ini kita abaikan. Seorang anak berusia 15 tahun ditemukan dalam kamar penginapan bersama empat pria. […]

expand_less