Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Alun-Alun Tarogong Disulap Jadi Pusat UMKM dan Ruang Hijau, Ini Konsep Barunya

Alun-Alun Tarogong Disulap Jadi Pusat UMKM dan Ruang Hijau, Ini Konsep Barunya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Alun-Alun Tarogong mulai memasuki babak baru. Ruang publik di kawasan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, itu tidak hanya dipersiapkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH), tetapi juga dikembangkan menjadi pusat aktivitas masyarakat, penggerak ekonomi lokal, sekaligus destinasi wisata kota. Transformasi kawasan ini diawali melalui Sarasehan dan Edukasi Bonsai yang menjadi simbol gerakan penghijauan sekaligus penataan ruang publik yang lebih berkualitas.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat ingin menghadirkan Alun-Alun Tarogong yang tidak hanya indah dipandang, melainkan juga mampu memberikan manfaat nyata bagi warga dari sisi sosial, lingkungan, hingga ekonomi.

Penataan Alun-Alun Tarogong Dimulai dari Gerakan Hijau

Sebagai langkah awal, Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Garut berkolaborasi dengan Forkopimcam Tarogong Kaler menggelar Sarasehan dan Edukasi Bonsai di kawasan alun-alun.

Kegiatan ini bukan sekadar pameran tanaman hias. Sebaliknya, penyelenggara menjadikannya sebagai media edukasi lingkungan sekaligus ajakan kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap penghijauan dan pemanfaatan ruang publik secara positif.

Selain memperkenalkan seni bonsai, kegiatan tersebut memperlihatkan arah baru pembangunan Alun-Alun Tarogong yang mengedepankan keseimbangan antara estetika, fungsi lingkungan, dan aktivitas masyarakat.

UMKM dan PKL Tetap Diberi Ruang yang Lebih Tertata

Selanjutnya, penataan kawasan akan dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut. 

Pemerintah tidak menghapus aktivitas ekonomi rakyat dalam konsep penataan Alun-Alun Tarogong. Sebaliknya, pemerintah menata kawasan agar pelaku UMKM dan pedagang kaki lima dapat berusaha secara lebih tertib, nyaman, rapi, serta mudah dijangkau pengunjung.

Melalui penataan tersebut, Alun-Alun Tarogong akan memadukan fungsi ruang terbuka hijau dengan aktivitas ekonomi lokal. Konsep ini mendorong keduanya tumbuh berdampingan sehingga masyarakat menikmati ruang publik yang nyaman, sementara pelaku usaha memperoleh peluang untuk mengembangkan usahanya.

Semakin banyak masyarakat datang, semakin besar pula peluang pelaku usaha meningkatkan pendapatan tanpa mengurangi fungsi utama kawasan sebagai ruang terbuka hijau.

Musik Akhir Pekan dan Aktivitas Kreatif Siap Hidupkan Kawasan

Tidak berhenti pada penataan fisik, pemerintah juga menyiapkan berbagai kegiatan kreatif untuk menghidupkan kawasan Alun-Alun Tarogong.

Salah satu konsep yang mulai disiapkan ialah pertunjukan musik pada malam akhir pekan. Selain itu, ruang publik tersebut juga akan terbuka bagi berbagai komunitas untuk menggelar kegiatan seni, budaya, edukasi, hingga aktivitas sosial lainnya.

Melalui agenda yang berkelanjutan, alun-alun diharapkan tidak hanya ramai pada momen tertentu, melainkan menjadi destinasi yang terus dikunjungi masyarakat sepanjang tahun.

Kehadiran berbagai kegiatan itu sekaligus berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah ke kawasan Tarogong.

Pemerintah Ingin Hadirkan Ruang Publik yang Nyaman

Camat Tarogong Kaler, Rakhmat Alamsyah, menegaskan bahwa konsep penataan mengedepankan keseimbangan antara fungsi lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Menurutnya, Alun-Alun Tarogong harus menjadi ruang publik yang hijau, nyaman, aman, sekaligus mampu mendukung aktivitas masyarakat tanpa kehilangan identitasnya sebagai ruang terbuka hijau.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar kawasan tersebut berkembang secara berkelanjutan.

Dengan sinergi tersebut, Alun-Alun Tarogong berpeluang menjadi ikon baru Kabupaten Garut, bukan hanya sebagai tempat bersantai, tetapi juga sebagai pusat interaksi warga, panggung kreativitas, ruang edukasi, serta penggerak ekonomi lokal.

Alun-Alun Bukan Lagi Sekadar Tempat Berkumpul

Kini, konsep ruang publik terus berkembang. Alun-alun tidak lagi dipandang hanya sebagai taman kota, melainkan menjadi pusat kehidupan masyarakat.

Ketika ruang hijau berpadu dengan aktivitas ekonomi, seni, budaya, dan edukasi, manfaatnya akan dirasakan lebih luas. Warga memperoleh ruang berkumpul yang nyaman, pelaku usaha mendapatkan peluang ekonomi, sementara pemerintah mampu menciptakan wajah kota yang lebih hidup dan berdaya saing.

Transformasi Alun-Alun Tarogong menjadi contoh bahwa pembangunan ruang publik dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebuah alun-alun bukan hanya soal hamparan rumput atau deretan pohon. Ketika ruang publik mampu menghidupkan warga, menggerakkan ekonomi, dan menjaga lingkungan, di situlah sebuah kota benar-benar menemukan denyut kehidupannya.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabung Gas Bocor

    Gas 3 Kg Bocor, Rumah Warga Tasikmalaya Nyaris Terbakar

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Minggu sore yang semula berjalan biasa mendadak berubah menjadi kepanikan di Jl Paseh RT 005 RW 003, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Sebuah tabung gas bocor memicu kebakaran di area dapur rumah warga. Dalam hitungan menit, api merambat ke tumpukan pakaian laundry dan membuat penghuni rumah khawatir kobaran semakin membesar. […]

  • Santri pesantren sedang mengkaji Kitab Safinatun Najah tentang hukum batal wudhu dan larangan menyentuh mushaf Al-Qur’an.

    Batal Wudhu Tapi Masih Pegang Al-Qur’an? Ini Penjelasan Safinah

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Safinatun Najah menjelaskan bahwa hadas kecil atau batal wudhu tidak hanya berkaitan dengan salat. Dalam fikih mazhab Syafi’i, ada beberapa aktivitas yang langsung menjadi terlarang ketika seseorang kehilangan wudhunya. Sebagian masyarakat memang hanya memahami bahwa batal wudhu membuat salat tidak sah. Padahal, kitab-kitab fikih klasik juga membahas hukum menyentuh mushaf, membawa Al-Qur’an, […]

  • Ilustrasi penahanan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK terkait kasus kuota haji dengan suasana tegang dan dramatis

    Yaqut Kembali Ditahan KPK: Fakta Mengejutkan di Balik Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar Yaqut ditahan KPK kembali menjadi sorotan publik. Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, kembali menjalani penahanan di rumah tahanan setelah sebelumnya berstatus tahanan rumah. Kasus kuota haji yang menyeret namanya kini memasuki babak baru dan semakin memanas. Status Penahanan Berubah, Ada Apa? Perubahan status dari tahanan rumah ke rutan bukan […]

  • gugatan cerai

    PA Bandung Proses Gugatan Cerai Anggota DPR RI, Perhatian Publik Tertuju

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Gugatan cerai Atalia Praratya terdaftar di PA Bandung dan mulai disidangkan pekan ini, sorotan publik menguat. albadarpost.com, FOKUS – Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Atalia Praratya, resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Ridwan Kamil, ke Pengadilan Agama Bandung. Perkara ini telah teregistrasi dan dijadwalkan mulai disidangkan pekan ini. Meski bersifat personal, kasus tersebut segera menyedot […]

  • Kota Makkah

    7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang yang menitikkan air mata saat pesawat mulai meninggalkan Kota Makkah. Padahal mereka datang bukan untuk tinggal selamanya. Namun entah mengapa, ketika harus pulang, hati terasa berat. Kota Makkah memang berbeda. Banyak jemaah mengaku sulit menjelaskan perasaan mereka setelah melihat Ka’bah untuk pertama kali. Ada yang diam cukup lama. Ada […]

  • Ilustrasi pekerja dan aturan baru outsourcing 2026 yang membatasi alih daya hanya untuk enam bidang pekerjaan

    Kabar Besar untuk Buruh, Permenaker 7/2026 Pangkas Praktik Outsourcing

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menerapkan aturan baru terkait Outsourcing 2026 melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026. Regulasi ini langsung menjadi perhatian kalangan pekerja karena membatasi praktik alih daya atau outsourcing hanya untuk enam bidang pekerjaan tertentu yang bersifat penunjang. Kebijakan tersebut dinilai sebagai salah satu langkah paling signifikan dalam perubahan […]

expand_less