Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Alun-Alun Tarogong Disulap Jadi Pusat UMKM dan Ruang Hijau, Ini Konsep Barunya

Alun-Alun Tarogong Disulap Jadi Pusat UMKM dan Ruang Hijau, Ini Konsep Barunya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Alun-Alun Tarogong mulai memasuki babak baru. Ruang publik di kawasan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, itu tidak hanya dipersiapkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH), tetapi juga dikembangkan menjadi pusat aktivitas masyarakat, penggerak ekonomi lokal, sekaligus destinasi wisata kota. Transformasi kawasan ini diawali melalui Sarasehan dan Edukasi Bonsai yang menjadi simbol gerakan penghijauan sekaligus penataan ruang publik yang lebih berkualitas.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat ingin menghadirkan Alun-Alun Tarogong yang tidak hanya indah dipandang, melainkan juga mampu memberikan manfaat nyata bagi warga dari sisi sosial, lingkungan, hingga ekonomi.

Penataan Alun-Alun Tarogong Dimulai dari Gerakan Hijau

Sebagai langkah awal, Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Garut berkolaborasi dengan Forkopimcam Tarogong Kaler menggelar Sarasehan dan Edukasi Bonsai di kawasan alun-alun.

Kegiatan ini bukan sekadar pameran tanaman hias. Sebaliknya, penyelenggara menjadikannya sebagai media edukasi lingkungan sekaligus ajakan kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap penghijauan dan pemanfaatan ruang publik secara positif.

Selain memperkenalkan seni bonsai, kegiatan tersebut memperlihatkan arah baru pembangunan Alun-Alun Tarogong yang mengedepankan keseimbangan antara estetika, fungsi lingkungan, dan aktivitas masyarakat.

UMKM dan PKL Tetap Diberi Ruang yang Lebih Tertata

Selanjutnya, penataan kawasan akan dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut. 

Pemerintah tidak menghapus aktivitas ekonomi rakyat dalam konsep penataan Alun-Alun Tarogong. Sebaliknya, pemerintah menata kawasan agar pelaku UMKM dan pedagang kaki lima dapat berusaha secara lebih tertib, nyaman, rapi, serta mudah dijangkau pengunjung.

Melalui penataan tersebut, Alun-Alun Tarogong akan memadukan fungsi ruang terbuka hijau dengan aktivitas ekonomi lokal. Konsep ini mendorong keduanya tumbuh berdampingan sehingga masyarakat menikmati ruang publik yang nyaman, sementara pelaku usaha memperoleh peluang untuk mengembangkan usahanya.

Semakin banyak masyarakat datang, semakin besar pula peluang pelaku usaha meningkatkan pendapatan tanpa mengurangi fungsi utama kawasan sebagai ruang terbuka hijau.

Musik Akhir Pekan dan Aktivitas Kreatif Siap Hidupkan Kawasan

Tidak berhenti pada penataan fisik, pemerintah juga menyiapkan berbagai kegiatan kreatif untuk menghidupkan kawasan Alun-Alun Tarogong.

Salah satu konsep yang mulai disiapkan ialah pertunjukan musik pada malam akhir pekan. Selain itu, ruang publik tersebut juga akan terbuka bagi berbagai komunitas untuk menggelar kegiatan seni, budaya, edukasi, hingga aktivitas sosial lainnya.

Melalui agenda yang berkelanjutan, alun-alun diharapkan tidak hanya ramai pada momen tertentu, melainkan menjadi destinasi yang terus dikunjungi masyarakat sepanjang tahun.

Kehadiran berbagai kegiatan itu sekaligus berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah ke kawasan Tarogong.

Pemerintah Ingin Hadirkan Ruang Publik yang Nyaman

Camat Tarogong Kaler, Rakhmat Alamsyah, menegaskan bahwa konsep penataan mengedepankan keseimbangan antara fungsi lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Menurutnya, Alun-Alun Tarogong harus menjadi ruang publik yang hijau, nyaman, aman, sekaligus mampu mendukung aktivitas masyarakat tanpa kehilangan identitasnya sebagai ruang terbuka hijau.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar kawasan tersebut berkembang secara berkelanjutan.

Dengan sinergi tersebut, Alun-Alun Tarogong berpeluang menjadi ikon baru Kabupaten Garut, bukan hanya sebagai tempat bersantai, tetapi juga sebagai pusat interaksi warga, panggung kreativitas, ruang edukasi, serta penggerak ekonomi lokal.

Alun-Alun Bukan Lagi Sekadar Tempat Berkumpul

Kini, konsep ruang publik terus berkembang. Alun-alun tidak lagi dipandang hanya sebagai taman kota, melainkan menjadi pusat kehidupan masyarakat.

Ketika ruang hijau berpadu dengan aktivitas ekonomi, seni, budaya, dan edukasi, manfaatnya akan dirasakan lebih luas. Warga memperoleh ruang berkumpul yang nyaman, pelaku usaha mendapatkan peluang ekonomi, sementara pemerintah mampu menciptakan wajah kota yang lebih hidup dan berdaya saing.

Transformasi Alun-Alun Tarogong menjadi contoh bahwa pembangunan ruang publik dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebuah alun-alun bukan hanya soal hamparan rumput atau deretan pohon. Ketika ruang publik mampu menghidupkan warga, menggerakkan ekonomi, dan menjaga lingkungan, di situlah sebuah kota benar-benar menemukan denyut kehidupannya.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Praperadilan ARM

    Sidang Praperadilan ARM Ditunda, Polres Banjar Tak Hadir

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Praperadilan ARM di Pengadilan Negeri (PN) Banjar belum memasuki pemeriksaan pokok perkara. Sidang perdana yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (28/7/2026) terpaksa ditunda setelah pihak Termohon, yakni Polres Banjar, tidak hadir memenuhi panggilan persidangan. Hingga sidang ditutup, majelis hakim menyatakan tidak menerima keterangan resmi mengenai alasan ketidakhadiran tersebut. Hakim Tunggal Sofyan Deny […]

  • Demo Disdik Tasikmalaya

    Demo di Disdik Tasikmalaya Memanas, Massa Singgung “Kapitalisme Pendidikan”

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Demo Disdik Tasikmalaya pecah pada Rabu (20/05/2026) ketika puluhan massa dari Aliansi Rakyat mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Mereka menyuarakan kritik keras terhadap dugaan praktik pungutan liar, penyimpangan program pendidikan, hingga isu dugaan “persentase proyek” dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Aksi berlangsung di depan kantor dinas dengan pengawalan […]

  • Alumni SDN 1 Sukajadi

    Alumni SDN 1 Sukajadi Satukan Generasi Lewat Jalan Sehat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Alumni SDN 1 Sukajadi kembali menunjukkan bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang yang mampu menyatukan generasi. Melalui kegiatan jalan sehat yang digelar di Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, para alumni berhasil menghadirkan semangat kebersamaan yang melibatkan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat dalam satu momentum yang penuh […]

  • kompensasi pekerja tambang

    Keadilan Pajak Daerah: Dedi Mulyadi Janjikan Reformasi Pajak dan Upah di Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Dedi Mulyadi dorong keadilan pajak daerah dan perbaikan sistem upah untuk industri di Jawa Barat. albadarpost.com, LENSA – Keadilan Pajak Daerah kembali menjadi isu utama dalam forum dialog antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan para pengusaha yang digelar akhir pekan ini. Dedi menegaskan pentingnya pembenahan sistem pajak dan penataan upah sebagai langkah memperbaiki hubungan […]

  • Gempa Pangandaran

    Gempa M5,3 Guncang Pangandaran, BMKG Rilis Data Awal

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana malam di kawasan selatan Jawa Barat mendadak menjadi perhatian setelah Gempa Pangandaran berkekuatan Magnitudo 5,3 terjadi pada Rabu (5/8/2026) pukul 21.55.41 WIB. Berdasarkan data awal BMKG, pusat gempa berada di laut, sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Informasi awal yang disampaikan BMKG mencatat episentrum gempa berada pada […]

  • SE Nomor 7 Tahun 2026

    Saat Guru Honorer Cemas, Mendikdasmen Keluarkan Surat Penting Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Pagi itu ruang guru di sebuah sekolah negeri pinggiran Tasikmalaya belum terlalu ramai. Beberapa kursi masih kosong. Di sudut ruangan, seorang guru honorer tampak sibuk memeriksa buku tugas siswa sambil sesekali membuka telepon genggamnya. Ia sedang membaca kabar tentang SE Nomor 7 Tahun 2026. Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu […]

expand_less