Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Garut Ingatkan Bahaya Fatherless, Ayah Diminta Letakkan HP dan Dekati Anak

Bupati Garut Ingatkan Bahaya Fatherless, Ayah Diminta Letakkan HP dan Dekati Anak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fenomena fatherless menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Garut. Melalui momentum tersebut, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengajak para ayah untuk memperkuat peran mereka di dalam keluarga. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus hadir secara emosional agar mampu membentuk karakter anak yang tangguh.

Pesan itu ia sampaikan saat memimpin Apel Gabungan Harganas di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (29/6/2026), dengan membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

Fatherless Bukan Sekadar Ayah yang Tidak Ada di Rumah

Dalam amanat tersebut, pemerintah mengingatkan masyarakat tentang fenomena fatherless country. Kondisi ini muncul ketika seorang ayah tinggal bersama keluarganya, tetapi tidak membangun kedekatan emosional dengan anak.

Akibatnya, anak berisiko mengalami penurunan rasa percaya diri, kesulitan mengelola emosi, hingga lebih mudah terpengaruh lingkungan yang negatif.

Karena itu, pemerintah mengajak setiap ayah untuk lebih aktif mendampingi proses tumbuh kembang anak melalui komunikasi, perhatian, dan keterlibatan dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Garut Minta Ayah Letakkan HP Saat di Rumah

Selain menyoroti fenomena fatherless, Bupati Garut juga mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan gawai menguasai kehidupan keluarga.

Ia menegaskan bahwa telepon seluler kerap mengurangi waktu berkualitas antaranggota keluarga. Banyak keluarga duduk bersama, tetapi masing-masing sibuk menatap layar sehingga kehilangan kesempatan untuk saling mendengarkan.

Melalui amanat Menteri Kependudukan, ia mengajak para ayah untuk meletakkan telepon genggam ketika berada di rumah. Sebaliknya, mereka perlu memeluk anak, mengajak berdialog, mendengarkan cerita, serta menjadi sahabat terbaik bagi buah hati mereka.

Menurutnya, perhatian sederhana dari orang tua sering kali memberi dampak besar terhadap kesehatan mental dan pembentukan karakter anak.

Harganas Menjadi Momentum Memperkuat Ketahanan Keluarga

Dalam kesempatan tersebut, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Sebaliknya, Harganas menjadi waktu yang tepat bagi setiap keluarga untuk mengevaluasi kembali hubungan antaranggota keluarga. Pemerintah mengajak masyarakat memastikan bahwa rumah tetap menjadi tempat yang aman, hangat, dan mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui keluarga yang harmonis, Indonesia dapat membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pemkab Garut Beri Penghormatan kepada ASN Purnabakti

Selain memperingati Hari Keluarga Nasional, Pemerintah Kabupaten Garut juga memberikan penghormatan kepada aparatur sipil negara yang memasuki masa pensiun.

Bupati Garut menyerahkan secara simbolis Keputusan Bupati tentang pemberhentian PNS karena telah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP).

Pemerintah memberikan apresiasi atas dedikasi, tenaga, dan pengabdian para ASN yang selama puluhan tahun berkontribusi bagi pelayanan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Garut.

Para purnabakti yang menerima keputusan tersebut berasal dari berbagai perangkat daerah, mulai dari tenaga kesehatan, guru, tenaga administrasi, hingga aparatur teknis.

Momentum itu sekaligus menjadi bentuk penghargaan bahwa setiap pengabdian memiliki nilai yang akan selalu dikenang.

Keluarga Menjadi Pondasi Bangsa

Di tengah derasnya perkembangan teknologi, tantangan keluarga semakin kompleks. Karena itu, kehadiran orang tua tidak cukup diukur dari seberapa lama berada di rumah, tetapi dari kualitas perhatian yang mereka berikan kepada anak.

Komunikasi yang hangat, waktu berkualitas, dan keterlibatan dalam kehidupan anak akan melahirkan generasi yang lebih percaya diri, tangguh, serta siap menghadapi perubahan zaman.

Itulah sebabnya, peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini membawa pesan yang sangat relevan bagi seluruh keluarga Indonesia.

Anak tidak selalu mengingat hadiah termahal dari orang tuanya. Namun, mereka akan selalu mengingat siapa yang benar-benar hadir saat mereka membutuhkan pelukan, perhatian, dan waktu. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak perempuan berhijab berdiri di trotoar pusat Kota Tasikmalaya pada malam hari, kisah pengemis anak Tasikmalaya yang viral.

    Nisa dan Realita Kota: Ranking Dua yang Mengemis di Malam Hari

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengemis Anak Tasikmalaya mendadak menjadi sorotan publik setelah kisah seorang siswi SD berprestasi terungkap. Bocah bernama Nisa itu viral karena fakta yang mengusik nurani: di siang hari ia pelajar ranking dua, namun pada malam hari ia turun ke jalan sebagai pengemis anak di Kota Tasikmalaya. Peristiwa ini terjadi di pusat Kota […]

  • Kadin TikTok Tasik

    TikTok Shop Masuk Tasikmalaya, Kadin Bidik Ledakan Ekonomi Digital

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana di ruang rapat itu sebenarnya tidak terlalu formal-formal amat. Beberapa peserta masih terdengar saling bercanda kecil sebelum acara dimulai. Namun ketika pembahasan masuk soal TikTok Shop dan investasi digital, nada diskusi langsung berubah serius. Di situlah nama Tasikmalaya beberapa kali disebut dengan nada optimistis. Kadin Kota Tasikmalaya kini mencoba masuk […]

  • ilustrasi aktivitas jual beli barang bekas di pasar sebagai contoh transaksi yang dibahas dalam hukum Islam

    Bolehkah Menjual Barang Bekas? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perdagangan barang bekas semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang menjual pakaian, elektronik, hingga kendaraan yang pernah digunakan sebelumnya. Namun sebagian orang masih bertanya-tanya tentang hukum jual barang bekas dalam Islam. Apakah transaksi seperti ini diperbolehkan atau justru dilarang? Dalam fikih muamalah, jual beli barang bekas sebenarnya termasuk transaksi yang sah […]

  • Tafsir Al-Ankabut 2

    Mengapa Orang Baik Tetap Diuji? Jawabannya Ada di Al-Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang Subuh, lampu-lampu masjid kampung masih menyala temaram. Di teras masjid, beberapa pasang sandal tersusun tidak beraturan. Ada jamaah yang datang sambil merapatkan jaket karena udara dini hari terasa dingin. Ada pula yang memarkir motor, lalu berjalan cepat ketika iqamah hampir dikumandangkan. Mereka salat. Mereka berdoa. Dan mereka berharap. Namun tidak semua […]

  • Ilustrasi kekerasan penagihan utang, penagih utang keroyok ibu hamil di Takalar hingga korban mengalami keguguran.

    Tragis! Ibu Hamil Dikeroyok Saat Ditagih Utang

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Praktik penagihan utang kembali menuai kecaman publik setelah aksi pengeroyokan menimpa seorang ibu hamil di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kekerasan yang terjadi saat proses penagihan itu tidak hanya meninggalkan trauma, tetapi juga berujung pada keguguran yang dialami korban. Peristiwa tragis tersebut langsung menyita perhatian warga. Selain karena melibatkan penagih utang, korban diketahui […]

  • istikharah dan musyawarah

    Menguatkan Istikharah dan Musyawarah dalam Keputusan Krusial

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Prinsip istikharah dan musyawarah kembali ditegaskan sebagai fondasi penting dalam pengambilan keputusan krusial umat Islam. Ungkapan hadis, “Ma khoba manistakhoro wa ma nadima manistasyaro”, kerap dijadikan rujukan karena menegaskan satu pesan utama: keputusan yang ditempuh dengan doa dan pertimbangan bersama akan meminimalkan penyesalan serta risiko kerugian. Bagi masyarakat, prinsip ini memiliki dampak […]

expand_less