Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diky Candranegara: Guru Harus Jadi Sahabat Murid

Diky Candranegara: Guru Harus Jadi Sahabat Murid

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Konsep guru sahabat murid kembali menjadi sorotan dalam dunia pendidikan. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara menegaskan bahwa guru SD dan SMP tidak cukup hanya menjadi penyampai materi pelajaran. Sebaliknya, guru harus mampu menjadi pendamping, sahabat, sekaligus penggerak daya pikir peserta didik.

Pesan tersebut disampaikan Diky saat menanggapi pelaksanaan workshop peningkatan kompetensi guru yang diinisiasi oleh salah satu anggota DPR RI. Menurutnya, penguatan kompetensi guru tidak boleh berhenti pada aspek administrasi dan metode mengajar semata, tetapi harus menyentuh cara guru membangun hubungan dengan murid.

Guru Tidak Boleh Menjawab “Baca Buku Saja”

Diky menilai, masih terdapat pola pembelajaran yang terlalu berorientasi pada buku dan belum sepenuhnya mendorong interaksi aktif antara guru dan siswa.

Ia mencontohkan situasi ketika seorang murid mengajukan pertanyaan di kelas, namun justru diminta mencari jawabannya sendiri melalui buku pelajaran.

“Tujuan utamanya adalah supaya guru SD dan SMP benar-benar bisa menjadi sahabat murid. Guru jangan sampai ketika anak bertanya, malah dijawab ‘coba pelajari sendiri atau buka bukunya’. Hal seperti itu jangan terjadi,” ujarnya.

Menurut Diky, jawaban guru terhadap pertanyaan murid bukan sekadar transfer informasi. Lebih dari itu, jawaban tersebut dapat menentukan rasa percaya diri dan semangat belajar seorang anak.

Setiap Anak Memiliki Cara Belajar yang Berbeda

Wakil Wali Kota Tasikmalaya itu juga mengingatkan bahwa tidak ada kelas yang benar-benar homogen. Dalam satu ruang belajar, terdapat anak-anak dengan kemampuan, karakter, dan kecepatan berpikir yang berbeda-beda.

Karena itu, guru dituntut untuk memahami keragaman tersebut.

“Dalam satu kelas pasti ada murid yang berpikir cepat dan ada yang butuh waktu lebih lama untuk memahami. Kondisi ini pasti memengaruhi semangat belajar murid,” kata Diky.

Pendekatan pembelajaran yang sama terhadap seluruh siswa, menurutnya, berpotensi membuat sebagian anak kehilangan motivasi belajar.

Sebaliknya, ketika guru memahami karakter setiap murid, proses belajar akan menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Guru Harus Mampu Memancing Daya Pikir Anak

Diky menjelaskan bahwa peran guru modern bukan lagi sekadar menyampaikan jawaban. Guru justru harus mampu mendorong murid untuk berpikir lebih dalam.

Ia memberikan contoh sederhana.

Ketika seorang guru bertanya tentang sebuah gelas, maka pembelajaran tidak boleh berhenti pada jawaban “ini gelas”.

Guru harus melanjutkan pertanyaan berikutnya.

Untuk apa gelas digunakan? Mengapa manusia membutuhkan gelas? Apa manfaatnya? Bagaimana jika gelas tidak ada?

Melalui cara tersebut, anak akan belajar membangun logika, analisis, dan kreativitas.

“Guru harus bertanya lagi, gelas itu untuk apa, manfaatnya apa, sampai muncul pemikiran dari anak,” katanya.

Pendekatan seperti ini, menurut Diky, akan membantu siswa menjadi lebih aktif dan percaya diri.

Workshop Guru Harus Melahirkan Cara Mengajar Baru

Diky menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan workshop guru tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya selalu terbuka terhadap berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Ia juga memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD Kota Tasikmalaya.

“Kami Pemkot selalu welcome setiap ada tamu. Untuk kegiatan workshop guru ini kami tidak menggunakan APBD sama sekali,” jelasnya.

Namun demikian, manfaat utama yang diharapkan bukan sekadar pelaksanaan kegiatan seremonial, melainkan lahirnya pola pembelajaran baru yang lebih dekat dengan kebutuhan siswa.

Menurutnya, seorang guru ideal harus mampu menjadi fasilitator, motivator, sekaligus sahabat bagi peserta didiknya.

Pendidikan Bukan Sekadar Soal Nilai

Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup.

Anak-anak membutuhkan guru yang mampu mendengar, memahami, dan membimbing mereka sebagai manusia.

Mungkin karena itulah, pesan sederhana dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya ini terasa relevan bagi dunia pendidikan saat ini: guru tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga menghadirkan rasa aman, rasa percaya diri, dan semangat untuk terus belajar.

Pada akhirnya, murid mungkin akan lupa rumus yang diajarkan gurunya. Namun, mereka hampir tidak pernah lupa pada guru yang pernah membuat mereka merasa didengar, dihargai, dan dipercaya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SWAKKA Priangan Timur

    SWAKKA, Kolaborasi Baru Wartawan dan Konten Kreator Priangan Timur untuk Kuatkan Media Lokal

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SWAKKA lahir di Priangan Timur sebagai wadah kolaborasi wartawan dan konten kreator memperkuat media lokal. albadarpost.com, CENDIKIA — Sebuah inisiatif baru lahir di jantung Priangan Timur. Komunitas bernama SWAKKA Priangan Timur resmi disepakati berdiri setelah diskusi intens selama hampir empat jam di Kota Tasikmalaya, Rabu (5/11/2025). Komunitas ini menjadi wadah baru bagi wartawan dan konten […]

  • Jadwal Timnas U-20

    Jadwal Timnas U-20 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2027

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Jadwal Timnas U-20 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 menjadi informasi penting bagi pencinta sepak bola Tanah Air. Garuda Muda akan menghadapi Malaysia, Laos, dan Australia dalam tiga pertandingan Grup H yang berlangsung di Vientiane, Laos. Rangkaian pertandingan tersebut berlangsung pada 31 Agustus, 3 September, dan 6 September 2026. Karena […]

  • Ilustrasi guru madrasah swasta mengajar di kelas terkait polemik guru madrasah PPPK 2026 yang terbentur aturan UU ASN.

    Harapan Jadi PPPK 2026 Pupus: Guru Madrasah Swasta di Persimpangan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu guru madrasah PPPK 2026 mendadak menjadi perhatian nasional setelah rencana pengangkatan ratusan ribu guru madrasah swasta sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menghadapi hambatan regulasi. Harapan tersebut sebelumnya muncul ketika pemerintah membahas kemungkinan formasi bagi tenaga pendidik madrasah. Namun kini, nasib guru madrasah PPPK 2026 berada di titik yang tidak […]

  • Pernikahan Putra Diky Chandra

    Putra Diky Chandra Menikah, Tak Ada Tamu VIP dan Karpet Merah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sabtu pagi, 6 Juni 2026, menjadi hari yang sulit dilupakan bagi keluarga Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Diky Chandra Negara. Di tanggal yang dianggap istimewa oleh banyak pasangan, Pernikahan Putra Diky Chandra berlangsung dalam suasana hangat dan sederhana. Putra sulungnya, Raden Diffa M Chandra, resmi mempersunting Putri Endita dalam prosesi yang […]

  • Ilustrasi Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam peristiwa pengorbanan yang penuh keikhlasan kepada Allah SWT

    Kisah Nabi Ismail: Ujian Pengorbanan yang Menggetarkan Langit

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua ujian datang dalam bentuk kehilangan harta. Kadang, Allah menguji manusia melalui sesuatu yang paling dicintainya. Kisah Nabi Ismail menjadi bukti bagaimana iman, cinta, dan pengorbanan bertemu dalam satu peristiwa yang membuat langit dan bumi menjadi saksi. Hingga hari ini, kisah pengorbanan Nabi Ismail masih terus dikenang jutaan umat Islam di […]

  • Kapolres Cup 2026

    Kapolres Cup 2026 Dibuka Gratis, Kesempatan Emas Gamer Tasikmalaya Unjuk Gigi

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polres Tasikmalaya resmi membuka pendaftaran Esports Kapolres Cup 2026 untuk game Mobile Legends: Bang Bang mulai 16 hingga 25 Juni 2026. Kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut terbuka bagi peserta berusia 16 hingga 22 tahun yang berdomisili di Kabupaten Tasikmalaya. Informasi pembukaan pendaftaran tersebut dipublikasikan melalui […]

expand_less