Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jual Sabu Pakai Sistem Tempel, Pasutri Tasikmalaya Raup Puluhan Juta

Jual Sabu Pakai Sistem Tempel, Pasutri Tasikmalaya Raup Puluhan Juta

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pasutri jual sabu terungkap di Kabupaten Tasikmalaya. Sepasang suami istri asal Cikalong diduga menjalankan peredaran narkotika secara terstruktur, mulai dari pembelian, pengemasan, hingga distribusi dengan sistem tempel yang rapi.

Pengungkapan kasus ini dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya pada Kamis, 23 April 2026. Selain memperlihatkan pola peredaran yang sistematis, kasus ini juga mengungkap keterlibatan pasangan suami istri dalam bisnis ilegal yang bernilai besar.

Penangkapan Berawal dari Istri

Penindakan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi lebih dulu mengamankan AI (31) di depan sebuah rumah makan di Jalan Raya Cikalong, Desa Singkir.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah paket sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok dan dompet. Temuan ini langsung mengarah pada dugaan kuat adanya jaringan peredaran narkotika.

Plt Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya, IPDA M. Akbar Angga Pranadita, menyatakan bahwa penangkapan tersebut menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan lebih luas.

AI kemudian mengakui bahwa barang haram tersebut berasal dari suaminya, OR (34).

Suami Ditangkap, Barang Bukti Bertambah

Berdasarkan keterangan tersebut, polisi bergerak cepat menuju kediaman pasangan itu di wilayah Cikalong. Sekitar pukul 14.00 WIB, OR berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Di dalam rumah, petugas menemukan alat hisap sabu (bong) serta puluhan plastik klip yang biasa digunakan untuk mengemas narkotika. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa aktivitas peredaran dilakukan secara rutin.

Tidak hanya itu, pola kerja pasangan ini menunjukkan pembagian peran yang jelas. Suami diduga berperan sebagai pemasok sekaligus pengatur distribusi, sementara istri membantu dalam pengemasan dan transaksi.

Gunakan Kode Ukuran dan Sistem Tempel

Dalam menjalankan aksinya, pasutri ini menggunakan metode yang terbilang rapi. Sabu dibagi ke dalam beberapa paket kecil dengan kode ukuran menyerupai label pakaian.

Ukuran S memiliki berat sekitar 0,21 gram, ukuran M sekitar 0,31 gram, dan ukuran F mencapai 1 gram. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp250.000 hingga Rp1.000.000 per paket.

Setelah dikemas, barang tidak langsung diberikan kepada pembeli. Sebaliknya, pelaku menggunakan sistem “tempel”, yakni menyimpan sabu di lokasi tertentu.

Wilayah distribusi mencakup Indihiang, Tamansari, Kawalu, Salopa, hingga Cikalong. Pembeli cukup memesan secara daring, lalu mengambil barang di titik yang sudah ditentukan.

Metode ini dinilai mampu meminimalkan risiko pertemuan langsung antara penjual dan pembeli.

Perputaran Uang Capai Ratusan Juta

Dari hasil penyelidikan, polisi menyita sabu seberat 5,69 gram. Jumlah tersebut diduga hanya sisa dari peredaran sebelumnya.

Dalam satu kali transaksi besar, pasangan ini diketahui mampu membeli sabu hingga 1,5 ons dengan nilai sekitar Rp100 juta. Barang tersebut biasanya habis terjual dalam waktu dua bulan.

Dengan pola tersebut, perputaran uang dalam jaringan ini diperkirakan cukup besar.

Selain itu, polisi masih memburu pemasok utama berinisial Y serta dua orang lain berinisial A dan I yang diduga terlibat dalam jaringan.

Dijerat UU Narkotika dan KUHP Baru

Atas perbuatannya, OR dan AI dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur tentang peredaran narkotika golongan I.

Selain itu, keduanya juga dikenakan Pasal 609 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru, yang mempertegas sanksi terhadap tindak pidana narkotika.

Ancaman hukuman tidak ringan. Keduanya terancam pidana penjara minimal 5 tahun hingga seumur hidup, serta denda maksimal Rp10 miliar.

Penegakan hukum ini sekaligus menjadi peringatan keras terhadap pelaku lain yang mencoba menjalankan bisnis serupa.

Polisi Dalami Jaringan Lebih Luas

Saat ini, penyelidikan masih terus berjalan. Aparat berupaya mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran narkotika yang kini semakin beragam metodenya.

Kasus ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba tidak lagi dilakukan secara konvensional. Sebaliknya, pelaku mulai memanfaatkan sistem yang lebih tersembunyi dan terorganisir. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • insiden wali kota tasikmalaya

    Sorotan di BKPSDM: Wali Kota Tasikmalaya dan Momen Tak Biasa dengan Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

     albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana di Aula BKPSDM Kota Tasikmalaya, Sabtu (9/5/2026), awalnya berjalan seperti agenda kedinasan pada umumnya. Namun, di tengah deretan kursi dan kamera yang sudah bersiap, muncul satu momen kecil yang kemudian menyebar cepat di kalangan jurnalis: interaksi singkat antara Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan sejumlah wartawan di area tangga […]

  • Dana MBG Raib

    Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Gizi Anak, Ahli Gizi Dorong Evaluasi Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Ahli gizi nilai program makan bergizi gratis penting untuk masa depan anak, namun perlu evaluasi agar manfaatnya maksimal. Program Makan Bergizi Gratis Dorong Generasi Sehat Indonesia albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu kebijakan unggulan di bidang kesehatan masyarakat. Tujuannya sederhana namun krusial: memperbaiki status gizi […]

  • Pertandingan Liga Champions antara tim top Eropa dengan analisis prediksi semifinal

    Prediksi Lolos Semifinal Liga Champions: Siapa Bertahan di 4 Besar?

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Prediksi semifinal UCL menjadi topik panas menjelang babak perempat final. Banyak penggemar mulai membahas peluang lolos semifinal Liga Champions, kandidat kuat juara, hingga tim kejutan yang berpotensi mencuri perhatian. Dengan duel besar seperti Real Madrid vs Bayern Munich dan Paris Saint-Germain vs Liverpool, persaingan dipastikan semakin ketat. Selain itu, faktor pengalaman, kedalaman […]

  • OTT KPK Kejari

    Saat Alarm Penegakan Hukum Kembali Berbunyi

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: OTT KPK di Kejari Hulu Sungai Utara menguji integritas hukum dan menuntut pembenahan serius. albadarpost.com, EDITORIAL – Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan. Peristiwa ini bukan sekadar perkara pidana individual. Ia menyentuh langsung jantung penegakan hukum. Dampaknya merembet ke kepercayaan publik yang […]

  • kisah Nabi Ibrahim

    Kisah Nabi Ibrahim yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ibrahim dikenal sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah Islam. Namun tidak banyak yang benar-benar memahami bagaimana hikayat ini yang mengajarkan keikhlasan menghadirkan pelajaran iman yang begitu mendalam. Dalam perjalanan hidupnya, hikayat ini memperlihatkan bagaimana seorang nabi mampu menghadapi ujian berat dengan hati yang penuh ketundukan kepada Allah SWT. […]

  • utang pinjol

    Meledak! Utang Pinjol Rp100 Triliun Jadi Alarm Finansial Masyarakat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Utang pinjol atau pinjaman online kembali menjadi sorotan setelah nilainya menembus Rp100 triliun pada Februari 2026. Lonjakan utang pinjol ini menunjukkan tren pinjaman online yang terus meningkat, sekaligus mengindikasikan perubahan perilaku keuangan masyarakat digital yang semakin bergantung pada akses dana instan. Selain itu, peningkatan pinjaman online terjadi secara konsisten dalam beberapa […]

expand_less