Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Gunung Kokosan Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terasa berbeda pada peringatan Hari Bumi 2026, Rabu 22 April 2026. Di tengah hijaunya pepohonan dan gemericik air, gaung ngarumat hulu cai menggema—bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan nyata menjaga sumber kehidupan: air.

Sejak awal kegiatan dimulai, pesan tentang pelestarian sumber daya air langsung terasa kuat. Ngarumat hulu cai, yang berarti merawat kawasan hulu, menjadi simbol gerakan menjaga lingkungan, melindungi ekosistem, sekaligus memastikan masa depan tetap memiliki air bersih.

Dari Seremoni ke Aksi Nyata

Kegiatan ini tidak berhenti pada pidato. Peserta langsung terlibat dalam berbagai aksi—mulai dari edukasi lingkungan, membersihkan area, hingga penanaman pohon.

Langkah-langkah sederhana itu terlihat kecil. Namun jika dilakukan bersama, dampaknya bisa besar. Karena itu, suasana kegiatan terasa hangat sekaligus penuh kesadaran.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan tugas satu pihak saja.

“Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Pemerintah Kota Tasikmalaya selalu ingin bersinergi membangun masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menanam dan merawat pohon. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi berikutnya.

Hulu Adalah Awal Segalanya

Banyak orang fokus pada hilir—banjir, kekeringan, atau krisis air. Namun kegiatan ini justru menyoroti hulu sebagai akar persoalan sekaligus solusi.

Ketika hutan di hulu terjaga, air akan tetap mengalir. Sebaliknya, jika kawasan hulu rusak, dampaknya akan terasa ke mana-mana.

Karena itu, pendekatan berbasis kearifan lokal seperti ngarumat hulu cai menjadi sangat relevan. Nilai tradisional ini tidak hanya berbicara soal alam, tetapi juga tentang tanggung jawab bersama.

Kolaborasi Dua Wilayah, Satu Tujuan

Kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, sebagai tuan rumah membuat suasana acara begitu hangat dan penuh keakraban.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa isu lingkungan tidak mengenal batas wilayah. Air mengalir tanpa melihat garis administratif, sehingga upaya menjaganya pun harus dilakukan bersama.

Dengan adanya sinergi ini, pesan yang disampaikan menjadi lebih kuat: menjaga alam adalah urusan semua pihak.

Kalimat Sederhana yang Mengena

Di tengah kegiatan, satu kalimat dari Asep Sopari terasa paling membekas:

“Hari ini kita merawat alam, dan besok kita akan dirawat oleh alam.”

Kalimat itu terdengar sederhana. Namun maknanya dalam. Ia mengingatkan bahwa hubungan manusia dan alam bersifat timbal balik.

Jika manusia menjaga alam, alam akan memberikan kehidupan. Tetapi jika diabaikan, dampaknya juga akan kembali kepada manusia.

Dari Gerakan Jadi Kebiasaan

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Sebaliknya, gerakan ini diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari.

Selain itu, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama. Tanpa partisipasi aktif, upaya pelestarian lingkungan hanya akan menjadi wacana.

Karena itu, edukasi terus didorong. Generasi muda perlu memahami bahwa menjaga alam bukan tren sesaat, melainkan kebutuhan jangka panjang.

Lebih dari Sekadar Peringatan Hari Bumi

Apa yang terjadi di Gunung Kokosan bukan hanya peringatan simbolis. Ada kesadaran yang perlahan tumbuh—bahwa menjaga alam tidak bisa ditunda.

Ngarumat hulu cai akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan. Ia berubah menjadi gerakan kolektif, yang mengajak semua orang untuk kembali peduli.

Dan mungkin, dari langkah kecil seperti menanam pohon hari ini, masa depan yang lebih baik sedang disiapkan. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • suasana ulama dan santri berdoa bersama

    Penuh Makna, Ini Doa Hari Lahir Pancasila yang Diamalkan Para Ulama

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Setiap tanggal 1 Juni, masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebagian mengikuti upacara bendera, sebagian mengunggah ucapan di media sosial, dan sebagian lainnya menjalani hari seperti biasa. Namun di banyak pesantren, majelis taklim, dan lingkungan ulama Nusantara, doa Hari Lahir Pancasila tetap menjadi tradisi yang hidup hingga hari ini. Pada pagi 1 […]

  • hari sumpah pemuda 2025

    Puncak Hari Sumpah Pemuda 2025, Pemuda Bergerak untuk Indonesia Bersatu

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Puncak Hari Sumpah Pemuda 2025 di GBK jadi simbol semangat persatuan dan kolaborasi generasi muda Indonesia. albadarpost.com, LENSA — Puncak Hari Sumpah Pemuda 2025 akan digelar Selasa malam, 28 Oktober 2025, di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, acara nasional itu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan […]

  • Ayam goreng kampung berbumbu tradisional berwarna keemasan dengan tekstur renyah di luar dan daging lembut di dalam.

    Resep Ayam Goreng Kampung Gurihnya Bikin Nagih

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep Ayam Goreng Kampung selalu menjadi pilihan favorit karena cita rasanya yang khas, gurih, dan lebih tahan lama. Ayam goreng bumbu kampung menghadirkan aroma rempah yang kuat serta tekstur daging yang padat dan lezat. Tak heran jika resep ayam goreng tradisional ini sering dicari sebagai lauk andalan keluarga maupun stok makanan di […]

  • Staff Den Legal sedang memeriksa kode KBLI 2025 melalui sistem OSS di laptop

    KBLI 2025 Resmi Jalan, Pelaku UMKM Mulai Bingung Cari Kode Usaha Baru

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan aturan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI 2025 mulai ramai dibicarakan pelaku usaha sejak pemerintah resmi mengundangkan regulasi baru pada akhir tahun lalu. Banyak pelaku UMKM kini mulai membuka kembali sistem Online Single Submission (OSS) untuk memastikan kode usaha mereka masih sesuai dengan kegiatan bisnis yang dijalankan. Aturan terbaru […]

  • Tampilan website desa Tasikmalaya tidak aktif dengan halaman kosong tanpa informasi layanan dan transparansi anggaran.

    Website Desa Tasikmalaya Tidak Aktif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Website desa Tasikmalaya tidak aktif menjadi ironi di tengah gencarnya agenda transformasi digital. Frasa website desa Tasikmalaya tidak aktif bahkan lebih sering mencerminkan realitas dibanding jargon pelayanan berbasis elektronik. Situs resmi tersedia, domain aktif, tetapi konten minim. Bahkan, beberapa laman hanya menampilkan halaman kosong atau berita lama yang tak pernah diperbarui. Padahal, […]

  • cara UMKM masuk marketplace

    7 Rahasia UMKM Sukses Jualan di Marketplace

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak pelaku usaha kecil mulai mencari cara UMKM masuk marketplace agar bisnis mereka berkembang lebih cepat. Saat ini, UMKM jualan di marketplace menjadi strategi efektif untuk menjangkau pelanggan lebih luas tanpa membuka toko fisik. Selain itu, strategi UMKM di marketplace juga membantu pelaku usaha meningkatkan penjualan secara signifikan. Namun, tidak semua […]

expand_less