Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Banyak Keluarga Retak karena Utang, Nabi Sudah Mengingatkannya

Banyak Keluarga Retak karena Utang, Nabi Sudah Mengingatkannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Hutang dalam Islam sejak dulu sudah menjadi perhatian serius. Rasulullah SAW bahkan sering berdoa agar dijauhkan dari lilitan hutang karena dampaknya tidak hanya menyentuh urusan uang, tetapi juga ketenangan hidup, hubungan keluarga, bahkan kualitas ibadah seseorang.

Hari ini, hadis tentang hutang itu terasa semakin nyata. Banyak keluarga tampak baik-baik saja di media sosial, tetapi diam-diam hidup di bawah tekanan cicilan, pinjaman online, dan tagihan yang terus datang tanpa jeda.

Ada ayah yang tetap memakai seragam kerja rapi setiap pagi, lalu berangkat sambil tersenyum kecil di depan anak-anaknya. Namun beberapa menit kemudian, ia berhenti sebentar di pinggir jalan hanya untuk menarik napas panjang setelah membaca pesan penagihan di ponselnya.

Di dalam rumah, amplop tagihan listrik masih terlipat di atas kulkas. Sementara di meja makan, obrolan mulai pendek-pendek. Tidak ada pertengkaran besar. Hanya suasana yang perlahan berubah dingin.

Dan anehnya, zaman sekarang orang bisa membeli kopi mahal sambil pura-pura tenang, padahal limit pinjaman onlinenya tinggal beberapa ribu rupiah lagi.

Rasulullah SAW Sering Memohon Perlindungan dari Hutang

Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW membaca doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ”
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan lilitan hutang.”

Ketika sahabat bertanya mengapa Rasulullah begitu sering meminta perlindungan dari hutang, beliau menjawab:

“Karena seseorang jika berhutang, ia akan berkata lalu berdusta, dan berjanji lalu mengingkari.”
(HR Bukhari)

Hadis ini terasa sangat relevan dengan kehidupan modern. Banyak orang awalnya berhutang untuk kebutuhan kecil. Namun setelah tekanan datang, sebagian mulai menghindari telepon, sulit tidur, bahkan kehilangan ketenangan saat berkumpul bersama keluarga.

Islam tidak melarang hutang. Akan tetapi, Islam mengingatkan bahwa hutang adalah amanah berat yang bisa menyeret seseorang ke dalam tekanan batin jika tidak dijaga dengan tanggung jawab.

Gaya Hidup Modern Membuat Banyak Orang Terjebak

Salah satu penyebab terbesar masalah hutang hari ini ialah gaya hidup yang dipaksakan. Media sosial membuat banyak orang merasa harus selalu terlihat sukses, meski kondisi keuangan sebenarnya sedang goyah.

Ada yang rela mengambil cicilan demi ponsel baru. Ada yang memaksakan liburan agar terlihat bahagia di dunia maya. Bahkan ada keluarga yang tetap menggelar hajatan hanya karena takut dianggap gagal oleh lingkungan sekitar.

Lucunya, setelah semua foto selesai diunggah, kecemasan itu tetap pulang bersama mereka.

Kadang malam di sebuah rumah terasa sunyi sekali. Televisi menyala, tetapi tidak benar-benar ditonton. Anak-anak masuk kamar lebih cepat. Sementara orang tuanya duduk diam menghitung sisa saldo di layar ponsel yang cahayanya menyinari wajah lelah mereka.

Dan sering kali, hutang tidak langsung menghancurkan rumah. Ia masuk pelan-pelan. Lewat cicilan kecil. Lewat gengsi yang dianggap biasa. Sampai akhirnya ketenangan di rumah mulai habis tanpa sadar.

Hutang Bisa Mengganggu Ibadah dan Pikiran

Dalam Islam, hutang bukan sekadar masalah ekonomi. Hutang juga bisa memengaruhi kesehatan mental dan hubungan seseorang dengan Allah SWT.

Orang yang terlalu tertekan oleh hutang sering kehilangan fokus saat salat. Pikirannya terus dipenuhi jadwal pembayaran, bunga pinjaman, atau ancaman penagihan yang datang sewaktu-waktu.

Ada orang yang masih duduk lama di atas sajadah setelah salat isya. Tapi bukan karena ingin berzikir lebih khusyuk. Dadanya hanya terasa penuh. Berat sekali. Ia bingung harus mulai mencari uang dari mana lagi besok pagi.

Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros.”
(QS Al-Isra: 26)

Ayat ini mengingatkan bahwa gaya hidup berlebihan sering menjadi pintu awal datangnya masalah keuangan. Karena itu, Islam mengajarkan keseimbangan, kesederhanaan, dan kemampuan mengendalikan keinginan.

Islam Mengajarkan Hidup Secukupnya

Islam tidak melarang umatnya hidup nyaman atau memiliki harta. Namun Islam sangat menekankan tanggung jawab dan ketenangan hati dalam mencari rezeki.

Rasulullah SAW bahkan pernah menunda menyalatkan jenazah seseorang yang masih memiliki hutang sebelum ada jaminan pelunasan. Peristiwa itu menunjukkan betapa seriusnya persoalan hutang dalam Islam.

Karena itu, sebelum berhutang, seseorang perlu bertanya dengan jujur kepada dirinya sendiri: apakah ini benar-benar kebutuhan, atau hanya rasa takut tertinggal dari orang lain?

Kadang yang paling melelahkan bukan jumlah tagihannya. Tapi rasa malu ketika harus terus bilang “insyaallah segera dibayar” padahal hati sendiri mulai goyah. Sedikit.

Cara agar Keluarga Terhindar dari Lilitan Hutang

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan agar keluarga lebih aman dari tekanan hutang. Pertama, membedakan kebutuhan dan keinginan. Kedua, menghindari gaya hidup konsumtif. Ketiga, membiasakan musyawarah keuangan dalam rumah tangga.

Selain itu, perbanyak doa agar Allah memberi kecukupan dan keberkahan rezeki. Sebab tidak sedikit keluarga yang sebenarnya berpenghasilan cukup, tetapi tetap merasa kurang karena gaya hidup berjalan lebih cepat daripada kemampuan.

Dalam banyak kasus, masalah terbesar bukan pendapatan yang kecil. Masalah muncul ketika keinginan tumbuh tanpa batas.

Hutang memang tidak selalu langsung merobohkan rumah. Namun pelan-pelan, ia bisa mencuri tidur, mengubah nada bicara di meja makan, lalu membuat sebuah keluarga terasa asing… bahkan ketika masih tinggal di atap yang sama. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Tasikmalaya

    Ada Apa dengan Website DPRD Kota Tasikmalaya?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Akses informasi publik kembali diuji. Website resmi DPRD Kota Tasikmalaya mendadak tidak dapat diakses publik. Saat laman dibuka, yang muncul bukan informasi legislatif atau agenda wakil rakyat, melainkan notifikasi tegas: Website Suspended. Status yang tertera adalah 503 Service Unavailable, dengan keterangan bahwa akses sementara dinonaktifkan. Bagi lembaga publik, kondisi ini bukan […]

  • Ilustrasi manusia merenungi nikmat Allah di bawah langit luas dengan cahaya lembut, menggambarkan makna ayat Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban

    Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Langit seakan tidak pernah lelah menyapa kesadaran manusia. Dalam Surah Ar-Rahman, Allah SWT tidak hanya menyebut nikmat-Nya, tetapi menghadirkannya satu per satu, lalu mengajukan pertanyaan yang sama, berulang hingga 31 kali: “Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban?” Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Pertanyaan itu tidak ditujukan pada satu zaman, tidak pula […]

  • Sambal dadakan khas restoran terkenal dengan cabai segar, tomat, dan jeruk limau di atas cobek tradisional

    Rahasia Sambal Dadakan RestoranTerbongkar, Ternyata Simpel!

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pecinta kuliner mencari resep sambal dadakan restoran terkenal karena rasanya selalu segar, pedas, dan bikin nagih. Sambal ini juga dikenal sebagai sambal dadakan ala restoran atau sambal segar khas rumah makan. Meski terlihat sederhana, racikan ini menyimpan teknik khusus yang membuat rasanya berbeda dari sambal rumahan biasa. Kenapa Sambal Dadakan Restoran […]

  • perlindungan perempuan

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya menegaskan komitmen perlindungan perempuan dan anak pada peringatan Hari Ibu dan Bela Negara. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam perlindungan perempuan dan anak bertepatan dengan peringatan Hari Ibu ke-97 yang dirangkaikan dengan Hari Bela Negara ke-77. Penegasan ini penting karena menyangkut arah kebijakan daerah dalam menjamin kelompok rentan sekaligus […]

  • Amal kecil pahala besar

    Jangan Diremehkan! 7 Amal Kecil yang Dicintai Allah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira bahwa pahala besar hanya datang dari ibadah besar seperti haji, sedekah dalam jumlah besar, atau ibadah berat lainnya. Padahal, amal kecil pahala besar justru sering disebut dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW. Islam mengajarkan bahwa amal kecil yang bernilai besar dapat berasal dari tindakan sederhana yang dilakukan dengan niat […]

  • ilustrasi investasi bitcoin menurut hukum islam

    Bolehkah Investasi Bitcoin dalam Islam? Simak Penjelasan Fikihnya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang hukum crypto dalam Islam semakin sering muncul seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi digital. Banyak orang bertanya apakah investasi Bitcoin menurut Islam diperbolehkan atau justru termasuk transaksi yang dilarang. Selain itu, sebagian ulama juga membahas hukum cryptocurrency dalam fikih kontemporer karena aset digital ini belum dikenal pada masa klasik. […]

expand_less