Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kisah Theodore Kwan, Bocah 7 Tahun Kuliah Kimia di NTU dengan IQ 154

Kisah Theodore Kwan, Bocah 7 Tahun Kuliah Kimia di NTU dengan IQ 154

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bocah jenius berusia 7 tahun, Theodore Kwan, kuliah di NTU Singapura dengan IQ 154 dan semangat tinggi belajar kimia.

albadarpost.com, PELITA – Di tengah aula kuliah Nanyang Technological University (NTU) Singapura, seorang bocah berusia tujuh tahun duduk di antara mahasiswa dewasa, mencatat dengan serius setiap rumus kimia yang terpampang di layar. Namanya Theodore Kwan, anak ajaib dengan IQ 154 yang kini mencuri perhatian dunia pendidikan karena telah mengikuti perkuliahan kimia tingkat universitas—padahal usianya baru setara dengan siswa kelas satu sekolah dasar.


Bakat Tak Mengenal Usia: Theodore Kwan Kuliah di NTU

Theodore Kwan menjadi mahasiswa tamu di NTU sejak Agustus 2025. Setiap pekan, bocah ini mengikuti kuliah dasar kimia sebanyak tiga kali, di bawah bimbingan dosen senior Dr. Sumod Pullarkat. Meskipun tidak terdaftar sebagai mahasiswa resmi dan tidak menjalani ujian atau sesi laboratorium, Theodore hadir dengan semangat dan rasa ingin tahu yang luar biasa.

Selama perkuliahan, Theodore duduk berdampingan dengan mahasiswa lain seperti Tianya, Constance Han, dan Samuel Chew. Dengan tablet dan buku catatan di pangkuannya, ia menatap layar presentasi dengan fokus penuh. “Sampai di kampus saja sudah membuatnya senang luar biasa,” ujar ibunya, Crystal Tang, yang kerap mendampingi Theodore selama dua jam kuliah.

Anak kecil ini bukan tanpa alasan menekuni dunia kimia. Ia tertarik mendalami teori orbital molekul—konsep yang menjelaskan bagaimana elektron berperilaku di dalam atom dan molekul. “Dia sering membaca buku kimia universitas di rumah dan bertanya hal-hal yang bahkan membuat saya terdiam,” tutur ibunya.


IQ 154 dan Rekor Akademik Mengesankan

Kecerdasan Theodore memang di atas rata-rata. Dengan IQ 154, ia menjadi anak termuda di Singapura yang meraih nilai A untuk ujian International General Certificate of Secondary Education (IGCSE) bidang kimia, setara ujian O Level, ketika baru berusia enam tahun sepuluh bulan.

Tak hanya itu, bocah ini juga memegang lima rekor nasional—termasuk sebagai peserta termuda yang mendapatkan nilai sempurna dalam olimpiade sains Singapura.

Wakil Presiden sekaligus Rektor NTU, Prof. Christian Wolfrum, menyatakan bahwa kampusnya terbuka untuk semua talenta yang haus ilmu, tanpa batas usia.
“Sebagai universitas, NTU terbuka untuk semua talenta terbaik. Kami senang minat Theodore terhadap kimia bisa berkembang di sini. Kehadirannya di kelas bukan hanya memberi inspirasi, tapi juga memantik semangat belajar mahasiswa lainnya,” ujar Wolfrum dalam pernyataannya di laman resmi NTU, Senin (27/10/2025).

Ia menambahkan, “Bakat tidak mengenal batasan usia. Tugas kita adalah menumbuhkan dan memfasilitasi bakat itu agar berdampak bagi banyak orang.”


Didampingi Ibu Mahasiswa S3 NTU

Menariknya, ibu Theodore, Crystal Tang, juga tercatat sebagai mahasiswa doktoral (PhD) di sekolah kedokteran NTU. Ia mengisahkan awal mula sang putra bisa ikut kuliah di kampus bergengsi tersebut.

Semula, Crystal hanya menghubungi Dr. Pullarkat untuk urusan administrasi kuliah. Namun setelah mengetahui minat luar biasa Theodore terhadap kimia, dosen itu justru mengundang sang bocah untuk menghadiri kelasnya. “Kami bersyukur atas kesempatan langka ini. Theodore sangat haus belajar, dan kesempatan belajar langsung di NTU membuatnya seperti berada di surga ilmu,” ujarnya.

Setiap Kamis, Theodore selalu duduk di barisan depan, menjawab pertanyaan dosen dengan penuh percaya diri. Tak jarang, mahasiswa dewasa di kelas terkesan dengan antusiasmenya. “Dia tidak hanya mendengarkan, tapi juga benar-benar memahami konsep yang dibahas,” tutur salah satu mahasiswa NTU.

Dr. Pullarkat, sang dosen, menegaskan bahwa kelasnya selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin mengeksplorasi potensi diri. “Saya percaya minat dan bakat perlu dirawat sejak dini. Dengan menjadi tamu di kelas kimia, Theodore bisa mendalami konsep-konsep lanjutan tanpa tekanan ujian,” ucapnya.


NTU dan Tradisi Inklusif Pendidikan STEM

Kisah Theodore Kwan menambah panjang daftar prestasi NTU sebagai salah satu kampus terbaik dunia dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Berdasarkan data QS World University Rankings (WUR) 2026, NTU menempati peringkat ke-12 dunia dan posisi ketiga terbaik di Asia.

Filosofi pendidikan NTU menekankan keterbukaan terhadap inovasi dan talenta. Pihak universitas menyebut, mendidik anak seperti Theodore berarti membangun generasi baru ilmuwan yang berani berpikir melampaui batas usianya.

Dalam wawancara lain, Dr. Pullarkat menyebut bahwa semangat Theodore seolah menjadi pengingat bahwa rasa ingin tahu adalah bahan bakar utama ilmu pengetahuan. “Ilmu kimia itu kompleks, tetapi bagi Theodore, setiap teori adalah permainan logika yang ingin ia pecahkan,” katanya.


Inspirasi dari Seorang Bocah Jenius

Kehadiran Theodore Kwan di NTU membuktikan bahwa pendidikan sejati tidak mengenal umur. Dengan IQ 154, semangat belajar tanpa batas, dan dukungan keluarga serta dosen, ia menjadi simbol bahwa rasa ingin tahu adalah kunci menuju masa depan ilmu pengetahuan yang lebih cerah.

Semangat Theodore menjadi pesan universal: kecerdasan bukan untuk dipamerkan, tetapi untuk dipelihara dan dibagikan.

Kisah Theodore Kwan di NTU membuktikan, usia bukan batas untuk belajar. Dengan IQ 154, ia jadi simbol semangat ilmu pengetahuan tanpa henti. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus korupsi nikel menyeret pejabat tinggi Ombudsman

    Publik Geger! Baru 6 Hari Dilantik, Pejabat Ini Tersandung Korupsi Nikel

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korupsi nikel kembali mengguncang publik, namun kali ini skalanya jauh lebih mengejutkan. Dugaan korupsi tambang nikel tersebut menyeret Ketua Ombudsman periode 2026–2031, hanya enam hari setelah resmi dilantik. Situasi ini langsung memicu pertanyaan besar: bagaimana mungkin pejabat pengawas justru terjerat skandal korupsi sektor pertambangan? Momentum ini terasa janggal sekaligus ironis. […]

  • WFH ASN Jabar

    WFH ASN Jabar Berlaku 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar tetapkan WFH ASN setiap Kamis mulai 2026 lewat surat edaran dengan pengecualian layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan kebijakan kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) melalui skema work from home (WFH) setiap hari Kamis mulai tahun 2026. Kebijakan ini menegaskan upaya penataan birokrasi dengan pengaturan operasional yang […]

  • Perbandingan grafis kekuatan militer Indonesia vs Singapore menurut GlobalFirepower 2026 — memuat data PowerIndex, personel, armada, dan anggaran pertahanan.

    Kekuatan Militer Indonesia vs Singapura

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 567
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan kekuatan militer Indonesia vs Singapore menurut GlobalFirepower 2026 menunjukkan dinamika strategis antara dua negara penting di Asia Tenggara. Data terbaru menempatkan Indonesia dan Singapore pada posisi yang mencerminkan kekuatan masing-masing, dengan indikator berbeda dalam personel, anggaran, armada, dan kesiapan logistik. Analisa ini penting karena membahas bukan siapa yang lebih kuat […]

  • reklamasi Laut China Selatan

    China Reklamasi Laut China Selatan, Peta Geopolitik Kawasan Berubah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Upaya China mengubah lanskap geografis Laut China Selatan kembali menjadi sorotan. Melalui reklamasi pulau buatan berskala besar, Beijing tidak hanya menambah daratan di wilayah laut sengketa, tetapi juga memengaruhi dinamika politik, keamanan, dan lingkungan kawasan Asia Tenggara. Langkah ini membawa konsekuensi langsung bagi stabilitas regional dan kepentingan negara-negara di sekitarnya. Reklamasi […]

  • reintroduksi banteng jawa

    BBKSDA Jabar Perkuat Reintroduksi Banteng Jawa di Pangandaran

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BBKSDA Jawa Barat memperkuat reintroduksi banteng jawa di Pangandaran guna menekan ancaman kepunahan. albadarpost.com, HUMANIORA — Program reintroduksi banteng jawa kembali menjadi fokus konservasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi ancaman kepunahan banteng jawa (Bos javanicus) yang statusnya meningkat menjadi “sangat terancam punah”. Intervensi dilakukan di Pusat […]

  • MBG Santri

    15,6 Juta Santri Masuk Target MBG, Kemenag Kebut Integrasi Data

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Program MBG santri mulai memasuki fase paling menentukan. Pemerintah kini tidak hanya berbicara soal distribusi makan bergizi gratis, tetapi juga membenahi fondasi utama: data penerima. Tanpa data yang presisi, program bantuan gizi santri berisiko meleset dari target. Sejak awal, program makan bergizi gratis, intervensi nutrisi, dan penguatan gizi santri memang dirancang untuk […]

expand_less