Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » BBKSDA Jabar Perkuat Reintroduksi Banteng Jawa di Pangandaran

BBKSDA Jabar Perkuat Reintroduksi Banteng Jawa di Pangandaran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BBKSDA Jawa Barat memperkuat reintroduksi banteng jawa di Pangandaran guna menekan ancaman kepunahan.

albadarpost.com, HUMANIORA — Program reintroduksi banteng jawa kembali menjadi fokus konservasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi ancaman kepunahan banteng jawa (Bos javanicus) yang statusnya meningkat menjadi “sangat terancam punah”. Intervensi dilakukan di Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran, kawasan konservasi yang menjadi laboratorium hidup upaya penyelamatan spesies.

Kepala Bidang Wilayah III Ciamis BBKSDA Jawa Barat, Achmad Arifin, menyampaikan tujuan utama program ini: meningkatkan populasi banteng jawa dengan kualitas genetik yang lebih baik. Ia menegaskan, pendekatan konservasi tidak bisa dilakukan sendiri. “Program reintroduksi di Cagar Alam Pananjung Pangandaran bertujuan untuk meningkatkan populasi banteng jawa dengan keragaman genetik lebih baik,” kata Achmad di Bandung.

Upaya reintroduksi merupakan kerja lintas pihak. BBKSDA menggandeng Kementerian Kehutanan, Taman Safari Indonesia, Star Energy Geothermal Darajat II Limited, Pemerintah Kabupaten Pangandaran, serta masyarakat. Menurut Achmad, dukungan lintas sektor menjadi penentu karena konservasi menghadapi spektrum tantangan yang melibatkan kebijakan, budaya lokal, hingga faktor ekonomi.

Edukasi publik juga menjadi strategi utama. Konservasi satwa liar memerlukan pemahaman masyarakat untuk tidak menjinakkan, memperdagangkan, ataupun memindahkan satwa dari habitat asal. “Edukasi publik merupakan poin penting untuk menyelamatkan dan melestarikan satwa liar dengan membiarkan mereka hidup di habitat alaminya,” ujar Achmad.


Tantangan Reintroduksi dan Tekanan Ekologi

BBKSDA Jawa Barat tidak menutup fakta bahwa reintroduksi banteng jawa merupakan proses panjang. Kesehatan satwa, daya hidup, perilaku, pakan, dan habitat menjadi prioritas. Di lapangan, sembilan petugas bertugas menjaga satwa mulai dari pemberian nutrisi tambahan, pemeliharaan kandang, pengecekan masa birahi, hingga keberlanjutan padang gembala.

Untuk memperkuat tata kelola, BBKSDA menyusun standar operasional reintroduksi dari sisi kesehatan, perilaku, habitat, serta sarana prasarana. Sistem ini ditopang pengembangan prototipe laporan digital sehingga kondisi satwa diketahui secara cepat. “Kami kembangkan laporan digital yang lebih ter-update untuk mengetahui kondisi satwa sehingga penanganannya cepat dan terukur,” kata Achmad.

Laporan International Union for Conservation of Nature (IUCN) pada 2024 memperburuk urgensi. Status banteng jawa naik ke tingkat critically endangered. Populasi globalnya menurun lebih dari 80 persen dalam dua dekade terakhir. Penyebab utamanya berlapis: perburuan liar untuk tanduk dan daging, hilangnya habitat akibat degradasi hutan, serta dampak bencana alam. Saat ini, populasi global diperkirakan sekitar 3.300 ekor.

Baca juga: Polisi Dalami Penemuan Jasad Bayi di Toilet Stasiun Citayam

Pangandaran dipilih sebagai lokasi reintroduksi karena merupakan habitat yang historis terbukti mendukung reproduksi banteng jawa. Program ini merupakan intervensi hilir: memperkuat populasi sebelum kehabisan basis genetik. Reintroduksi tidak hanya menambah jumlah, tetapi memastikan kualitas jangka panjang.


Sejarah Populasi dan Perkembangan Terbaru

Program reintroduksi banteng di Cagar Alam Pananjung punya riwayat panjang. Upaya pertama dilakukan pada 1922 oleh Y. Eycken yang menghadirkan empat banteng untuk dijadikan taman buru. Pada 1934, introduksi meningkat menjadi 60 hingga 80 ekor. Puncaknya, pada 1979 populasi sempat mencapai 90 ekor.

Namun letusan Gunung Galunggung pada 1982 menghapus seluruh fondasi konservasi. Dampaknya drastis: tahun 2003 populasi banteng menyusut hingga hanya satu ekor jantan tersisa. Situasi tersebut menjadi catatan kelam konservasi Jabar. Baru pada Desember 2024, Menteri Kehutanan melepasliarkan empat banteng dewasa — dua jantan dan dua betina — ke kawasan Pangandaran.

Empat indukan itu berasal dari tiga lembaga konservasi terpisah: satu betina dari Taman Safari Indonesia Bogor bernama Uchi, satu betina dari Taman Safari Indonesia Prigen bernama Bindi, serta dua jantan dari Bali bernama Bejo dan Senta. Strategi ini bertujuan memperlebar variasi genetik, menghindari inbreeding (perkawinan sedarah), dan memastikan daya hidup generasi berikutnya.

Perkembangan mulai terlihat. Hingga akhir 2025, dua kelahiran dicatat. Anakan pertama lahir pada Minggu, 27 Juli 2025 dari induk Uchi dan dinamai Eksploitasia. Anakan kedua lahir pada Kamis, 7 Agustus 2025 dari induk Bindi dan diberi nama Haruni. Dua kelahiran tersebut menunjukkan keberhasilan fase awal reintroduksi.


Reintroduksi Banteng Jawa sebagai Investasi Ekologi

Program reintroduksi banteng jawa di Pangandaran bukan sekadar proyek konservasi, melainkan koreksi atas sejarah eksploitasi satwa liar. Peningkatan status keterancaman menegaskan bahwa tekanan global terhadap satwa endemik semakin besar. Keberhasilan dua kelahiran baru memberi indikator penting: habitat yang pulih dan stabil mampu mengembalikan fungsi ekologis hewan pemakan rumput ini.

BBKSDA menargetkan keberlanjutan program melalui tata kelola berbasis data dan kolaborasi sektor publik-swasta. Seluruh proses reintroduksi dievaluasi secara berkala untuk memastikan kelangsungan populasi tanpa ketergantungan manusia.

BBKSDA Jawa Barat memperkuat reintroduksi banteng jawa di Pangandaran, menekan ancaman kepunahan melalui tata kelola berbasis data dan kolaborasi lintas pihak. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pasokan BBM

    Kilang Balongan Jaga Pasokan BBM Jawa Barat Aman Hingga 2025

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Pasokan BBM Kilang Balongan dipastikan aman hingga 2025 dengan operasi optimal dan pengamanan ketat. albadarpost.com, LENSA – Energi yang stabil bukan sekadar angka di dashboard industri. Kilang Balongan di Indramayu menjadi salah satu garda depan yang menyuplai kebutuhan BBM untuk Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat. Di penghujung 2025, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit […]

  • penyaluran beras Bulog

    Bulog Pastikan Penyaluran Beras Bulog ke 222 Ribu KPM Garut Terjaga Mutunya

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Bulog memastikan penyaluran beras Bulog untuk 222 ribu KPM Garut terjaga kualitasnya. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perum Bulog menjamin penyaluran beras Bulog untuk 222.778 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Garut berlangsung dengan kualitas terjaga. Komitmen ini ditegaskan setelah pengecekan langsung distribusi bantuan pangan yang dilakukan Bulog Ciamis sebagai pelaksana penyaluran di wilayah Priangan Timur. […]

  • Pemain Persib Bandung menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dalam laga penting Liga 1 2026.

    Persib vs PSIM, Duel Penentu Puncak Klasemen Liga 1

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tak banyak pertandingan yang atmosfernya terasa setegang ini menjelang akhir musim. Duel Persib Bandung kontra PSIM Yogyakarta pada Senin, 4 Mei 2026 sore nanti bukan sekadar perebutan tiga poin. Di balik gemuruh Stadion Gelora Bandung Lautan Api, ada tekanan besar yang sedang mengintai Maung Bandung. Satu langkah salah bisa membuat posisi […]

  • Refleksi malam Nishfu Sya’ban sebagai waktu muhasabah diri dan persiapan spiritual menyambut Ramadhan

    Nishfu Sya’ban: Malam Sunyi untuk Pulang Sebelum Ramadhan Datang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua malam datang dengan sorotan. Sebagian hadir dalam diam, tanpa gegap gempita, tetapi justru membawa pesan yang lebih dalam. Nishfu Sya’ban termasuk di antaranya. Ia tidak sepopuler Ramadhan, tidak semeriah Idul Fitri, namun di situlah letak keistimewaannya. Malam ini mengajak manusia berhenti sejenak, bercermin, lalu menata kembali arah hidup sebelum cahaya […]

  • Kopdes Merah Putih

    Pemerintah Siapkan KDMP Jadi Kanal Penyaluran Bansos

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah tengah mematangkan skema penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai salah satu jalur distribusi kepada masyarakat. Kebijakan ini disiapkan untuk memperluas akses layanan sekaligus memperkuat fungsi koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Informasi tersebut mengemuka dari penjelasan pemerintah yang menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih diproyeksikan […]

  • sertifikasi halal UMKM

    Bukan Produk, Ini Titik Lemah Sertifikasi Halal UMKM

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Sertifikasi halal UMKM ternyata belum sepenuhnya menyentuh akar masalah. Di tengah dorongan sertifikasi halal UMKM, isu sertifikat halal usaha kecil dan penguatan halal UMKM Indonesia justru mengarah ke titik yang selama ini jarang disorot: bahan baku. Festival Syawal 2026 membuka fakta bahwa label halal pada produk belum cukup kuat jika rantai […]

expand_less