Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kisah Inspiratif Lapas Tasikmalaya, Budidaya Lele dari Lahan Terbatas

Kisah Inspiratif Lapas Tasikmalaya, Budidaya Lele dari Lahan Terbatas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Budidaya lele Lapas Tasikmalaya menjadi perhatian setelah berhasil mencatat lima kali panen dalam tiga bulan terakhir. Program ketahanan pangan di lingkungan lapas tersebut bahkan berjalan di tengah keterbatasan lahan. Ember dan parit sempit yang sebelumnya tak dimanfaatkan kini berubah menjadi kolam produktif untuk budidaya ikan lele.

Langkah kreatif itu menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Selain mendukung kebutuhan pangan warga binaan, hasil panen juga dipakai untuk kegiatan sosial dan mendukung program makan bergizi di lingkungan lapas.

Lahan Sempit Disulap Jadi Kolam Lele Produktif

Lapas Kelas IIB Tasikmalaya memanfaatkan area terbatas untuk menjalankan budidaya lele secara mandiri. Warga binaan bersama petugas memanfaatkan ember besar dan parit kecil sebagai media pembesaran ikan.

Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Tasikmalaya, Arief Setiyo Budiarto, mengatakan seluruh proses budidaya dilakukan dengan usaha sendiri. Pihak lapas membeli indukan dan bibit lele dari luar karena belum mendapat bantuan khusus untuk pengembangan program tersebut.

“Kalau mengandalkan bantuan memang belum pernah. Bibit dan indukan kami beli sendiri,” ujar Arief, Selasa (28/4/2026).

Meski sederhana, metode itu justru membuahkan hasil yang konsisten. Dalam waktu tiga bulan, lapas berhasil melakukan panen hingga lima kali. Produktivitas tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas mampu mengatasi keterbatasan ruang.

“Lahan sempit, tapi alhamdulillah menghasilkan,” katanya.

Hasil Panen Dipakai untuk Dapur Lapas dan Korban Bencana

Panen lele dari dalam lapas ternyata tidak hanya dipakai untuk kebutuhan internal. Pada panen pertama, hasil budidaya langsung disumbangkan untuk korban bencana alam di Sumatra dan Aceh.

Langkah itu mendapat perhatian karena menunjukkan kepedulian sosial dari lingkungan warga binaan. Setelah penyaluran bantuan tersebut, hasil panen berikutnya diprioritaskan untuk kebutuhan dapur lapas.

Arief menjelaskan bahwa ikan lele hasil budidaya dipakai untuk mendukung kebutuhan makan warga binaan. Karena produksi masih terbatas, pihak lapas belum menjual hasil panen ke luar.

“Kami jual ke dapur lapas untuk memenuhi kebutuhan makan warga binaan. Ini mendukung program MBG,” jelasnya.

Program budidaya tersebut sekaligus membantu efisiensi kebutuhan pangan di dalam lapas. Selain itu, warga binaan juga mendapat pengalaman baru dalam pengelolaan budidaya perikanan skala kecil.

Pemkot Tasikmalaya Siap Beri Dukungan

Keberhasilan budidaya lele di balik jeruji besi mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk membantu pengembangan program tersebut.

Menurutnya, program Sentra Usaha Lapas atau Sule memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas. Karena itu, pemerintah daerah berencana memberi dukungan agar budidaya lele dapat berjalan lebih optimal.

“Kami dari Pemkot akan mendukung penuh program Sule agar budidaya lele ini semakin besar,” ujar Diky.

Dukungan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas manfaat program pembinaan warga binaan.

Budidaya Lele Jadi Simbol Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Program budidaya lele di Lapas Tasikmalaya tidak hanya soal panen ikan. Di balik kegiatan tersebut, ada proses pembinaan yang terus berjalan bagi warga binaan.

Mereka belajar bekerja sama, mengelola usaha sederhana, hingga memahami proses budidaya dari awal sampai panen. Aktivitas itu juga menciptakan suasana produktif di lingkungan lapas.

Selain itu, program ini memperlihatkan bagaimana ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah kecil. Ember bekas dan parit sempit yang sebelumnya tidak bernilai kini berubah menjadi sumber pangan dan harapan baru.

Di tengah keterbatasan ruang, Lapas Tasikmalaya justru mampu menunjukkan inovasi yang nyata. Hasilnya bukan hanya terlihat dari panen lele yang terus berlangsung, tetapi juga dari tumbuhnya solidaritas dan semangat pembinaan di balik tembok lapas.

Ke depan, budidaya lele tersebut berpotensi menjadi contoh pengembangan ketahanan pangan berbasis lingkungan terbatas. Jika terus mendapat dukungan, program itu bisa berkembang menjadi model pembinaan produktif yang memberi manfaat luas bagi masyarakat maupun warga binaan sendiri. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI imbau masyarakat menunggu sidang isbat 1 Syawal

    MUI: Lebaran 2026 Berpotensi Tak Serentak, Tunggu Sidang Isbat 1 Syawal

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Isu Lebaran 2026 berbeda mulai menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan umat Islam agar tidak terburu-buru menentukan hari raya. Menurut MUI, potensi Lebaran 2026 berbeda bisa terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah. Oleh karena itu, masyarakat diminta menunggu hasil sidang isbat pemerintah untuk memastikan tanggal resmi […]

  • deepfake asusila

    Negara Hadir! Akses Grok AI Diblokir

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Pemerintah memblokir Grok AI imbas maraknya deepfake asusila. Langkah tegas ini diambil demi melindungi martabat publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas terhadap penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses Grok AI, chatbot berbasis AI milik platform X, menyusul maraknya praktik deepfake asusila yang dinilai mengancam martabat dan […]

  • Porprov 2026 Tasikmalaya

    Kick Off Porprov, Mimpi Besar Atlet Tasik Dimulai

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Porprov 2026 resmi memasuki fase yang lebih serius bagi Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak 269 atlet Porprov Tasikmalaya bersama ratusan pelatih dan ofisial memulai langkah awal menuju pesta olahraga terbesar di Jawa Barat melalui tes fisik perdana yang digelar di Universitas Siliwangi, Sabtu (13/6/2026). Kick Off Porprov 2026 yang digelar KONI Kabupaten Tasikmalaya […]

  • Aplikasi Mata Elang

    Negara Harus Tegas Terhadap Aplikasi Matel

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kebocoran data nasabah lewat aplikasi matel mengancam privasi dan menuntut tanggung jawab negara. albadarpost.com, EDITORIAL – Beragam aplikasi digital yang digunakan mata elang untuk melacak kendaraan kredit bermasalah kini beredar bebas di ruang digital. Siapa pun dapat mengunduhnya. Cukup masukkan nomor polisi kendaraan, data sensitif pemilik langsung terbuka. Masalahnya bukan sekadar penagihan utang. […]

  • Ujian Hidup

    Kaget Saat Masalah Datang? Dunia Memang Diciptakan untuk Menguji

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Pagi itu seorang pedagang membuka rolling door kiosnya setengah badan. Cat biru di bagian bawah pintu sudah mulai mengelupas. Di tangannya ada secangkir kopi yang tinggal separuh. Sesekali ia melihat jalan yang masih lengang sambil mengecek layar ponselnya. Belum ada pesanan masuk. Belum ada kabar baik. Namun tagihan tetap ada. Mungkin itulah […]

  • Evakuasi WNI dari Iran menuju Azerbaijan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia di tengah situasi keamanan Timur Tengah.

    32 WNI Dievakuasi dari Iran, Pemerintah Bergerak Cepat

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Indonesia memulai evakuasi WNI Iran setelah situasi keamanan di kawasan tersebut menunjukkan eskalasi. Langkah penyelamatan warga negara Indonesia dari Iran atau pemulangan WNI dari Iran menjadi prioritas diplomasi pemerintah. Melalui koordinasi intensif, evakuasi WNI Iran dilakukan secara bertahap demi memastikan keselamatan setiap warga. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Kedutaan […]

expand_less