Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Di Balik Gerak Jalan Galunggung, Bupati Soroti Makna Kebangkitan Tasikmalaya

Di Balik Gerak Jalan Galunggung, Bupati Soroti Makna Kebangkitan Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Galunggung Tasikmalaya pagi itu terlihat lebih hidup dari biasanya. Sejak matahari belum tinggi, kawasan wisata Cipanas sudah dipenuhi warga yang datang untuk mengikuti Gerak Jalan Tematik Galunggung “82” tahun 2026, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini juga dikenal sebagai gerak jalan Galunggung yang setiap tahun makin ramai dan jadi perhatian di kalender wisata daerah.

Di antara keramaian itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, tampak hadir langsung. Ia tidak hanya melepas peserta, tapi juga beberapa kali terlihat berbincang dengan panitia di pinggir rute. Suasananya santai, tapi tetap penuh perhatian.

Bukan Sekadar Jalan Santai, Warga Ikut Merasakan Atmosfer Galunggung

Kalau dilihat sekilas, ini seperti kegiatan olahraga biasa. Tapi suasananya lebih dari itu. Ribuan peserta berjalan melewati jalur yang mengelilingi kawasan wisata, sambil menikmati udara dingin khas Galunggung.

Beberapa warga bahkan datang bersama keluarga, hanya untuk ikut meramaikan. Ada yang membawa kamera, ada juga yang sekadar duduk di pinggir jalur sambil menikmati suasana.

Panitia dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya memang sengaja mengemas kegiatan ini agar tidak terasa formal. Lebih dekat ke masyarakat, lebih ringan, tapi tetap punya pesan pariwisata.

Bupati Soroti Makna Galunggung, Bukan Hanya Destinasi

Dalam sambutannya, Bupati Cecep menyinggung hal yang cukup dalam. Ia menyebut Galunggung bukan hanya soal pemandangan atau wisata, tapi juga bagian dari perjalanan panjang masyarakat Tasikmalaya.

“Galunggung ini pernah mengajarkan kita tentang perubahan besar,” begitu kurang lebih yang ia sampaikan di hadapan peserta.

Ia menekankan bahwa kawasan ini punya nilai sejarah dan filosofi. Dari bencana masa lalu, muncul cerita tentang bertahan dan bangkit. Dan menurutnya, itu yang membuat Galunggung berbeda dari destinasi wisata lain.

Warga dan Pemerintah Bertemu di Satu Titik: Pariwisata

Di lapangan, terlihat jelas bagaimana warga dan pemerintah bertemu dalam satu kegiatan yang sama. Tidak ada jarak yang terlalu kaku. Banyak peserta yang memanfaatkan momen ini untuk sekadar berfoto atau mengobrol dengan petugas.

Pemerintah daerah melalui Disparpora Tasikmalaya menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari strategi memperkuat pariwisata lokal. Tapi di sisi lain, warga merasakannya sebagai acara kebersamaan.

Ada semacam titik temu yang tidak selalu terlihat di atas kertas: pariwisata yang hidup dari interaksi langsung.

Dorongan Ekonomi dan Infrastruktur Masih Jadi PR

Meski suasana meriah, Bupati juga menyinggung hal yang lebih serius. Ia menegaskan bahwa pengembangan wisata Galunggung tidak bisa berhenti pada acara seremonial saja.

Infrastruktur, akses, dan fasilitas pendukung masih perlu diperkuat. Tanpa itu, potensi besar kawasan ini tidak akan berkembang maksimal.

Ia juga menyebut pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Karena menurutnya, pariwisata tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan banyak pihak.

Galunggung Pelan-Pelan Naik Kelas

Dari tahun ke tahun, Galunggung terlihat mulai naik kelas sebagai destinasi wisata. Event seperti gerak jalan tematik ini menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali kawasan tersebut ke publik yang lebih luas.

Tidak hanya wisata alam, tapi juga wisata pengalaman. Orang datang bukan hanya untuk melihat, tapi juga untuk ikut terlibat.

Dan di titik itu, Galunggung mulai punya cerita yang lebih kuat dari sekadar destinasi di peta.

Lebih dari Sekadar Event Tahunan

Gerak Jalan Tematik Galunggung 2026 mungkin terlihat sederhana di permukaan. Tapi di lapangan, kegiatan ini memperlihatkan sesuatu yang lebih besar: bagaimana wisata, masyarakat, dan pemerintah bisa bergerak dalam satu irama.

Tidak semua orang pulang dengan catatan besar. Tapi banyak yang membawa pengalaman kecil yang mungkin akan mereka ingat.

Dan di situlah Galunggung pelan-pelan membangun posisinya: bukan hanya tempat, tapi pengalaman. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NasDem demo Tempo

    NasDem Geruduk Tempo: Batas Kebebasan Pers Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aksi NasDem demo Tempo ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ada emosi, ada kekecewaan—dan mungkin juga ada luka yang belum reda. Di di depan Kantor Redaksi Tempo, di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/4/2026) ini, sebagian kader menyampaikan bahwa pemberitaan terbaru Tempo sudah melewati batas. Awalnya dari Sampul, Berujung Gelombang […]

  • Quotes Imam Ali tentang ilmu, lisan, sabar, dan dunia yang penuh hikmah untuk pedoman hidup modern.

    5 Quotes Imam Ali yang Mengubah Cara Pandang Hidup

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Quotes Imam Ali selalu menjadi rujukan umat dalam memahami makna kehidupan. Kutipan Imam Ali atau kata-kata bijak Imam Ali bukan sekadar nasihat, melainkan pedoman hidup yang menyentuh akal dan hati sekaligus. Melalui petuah Imam Ali tentang nilai diri, ilmu, lisan, dunia, dan kesabaran, kita diajak menata ulang prioritas hidup di tengah zaman […]

  • child grooming

    Ciri-Ciri Grooming pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ancaman eksploitasi terhadap anak masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat. Salah satu modus yang kerap terjadi secara tersembunyi adalah child grooming. Pola ini sering tidak disadari karena pelaku tidak langsung melakukan kekerasan, melainkan membangun kedekatan emosional secara bertahap. Kondisi tersebut membuat orang tua dan pengasuh perlu memahami ciri-ciri grooming agar […]

  • berbagai tradisi Ramadhan unik di dunia seperti meriam sahur, lentera Ramadan, dan tradisi sahur keliling

    7 Tradisi Ramadhan Paling Unik di Dunia, Nomor 4 Bikin Kaget

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ramadhan ternyata tidak dirayakan dengan cara yang sama di setiap negara. Beberapa tradisi Ramadhan di dunia bahkan terdengar sangat unik dan jarang diketahui banyak orang. Di berbagai belahan dunia, masyarakat memiliki tradisi Ramadan unik di berbagai negara yang membuat suasana bulan suci terasa lebih meriah. Dari meriam penanda berbuka hingga penjaga […]

  • Keuangan Ilegal

    OJK Bertindak Tegas Blokir Ribuan Keuangan Ilegal Sepanjang 2025

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    OJK memblokir ribuan Keuangan Ilegal untuk memperkuat perlindungan konsumen sepanjang 2025. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memblokir 2.617 entitas Keuangan Ilegal sepanjang Januari–November 2025. Kebijakan ini menandai eskalasi penindakan terhadap praktik penipuan digital yang semakin mempengaruhi keamanan finansial masyarakat. Langkah tersebut penting karena jumlah korban dan nilai kerugian terus meningkat dalam dua […]

  • cuaca ekstrem

    Pemprov Jabar Tingkatkan Mitigasi Hadapi Cuaca Ekstrem di Puncak Hujan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar meminta warga meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem pada puncak musim hujan 2025–2026. albadarpost.com, LENSA – Peringatan resmi mengenai cuaca ekstrem kembali dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. BPBD Jabar menyebut puncak musim hujan yang diprediksi BMKG akan berlangsung pada Desember 2025 serta Februari hingga Maret 2026 berpotensi memicu banjir, longsor, dan pergerakan tanah. Situasi […]

expand_less