Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kaget! Begini Hasil Cek Kesehatan Pegawai BPBD Tasikmalaya

Kaget! Begini Hasil Cek Kesehatan Pegawai BPBD Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya di lingkungan BPBD memunculkan temuan yang mengejutkan. Mayoritas peserta screening diketahui mengalami kolesterol tinggi dan kadar asam urat di atas batas normal.

Temuan tersebut muncul setelah tim kesehatan melakukan pemeriksaan langsung ke kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (18/5/2026).

Ironisnya, kondisi itu justru ditemukan pada petugas yang sehari-hari dituntut selalu siap menghadapi situasi darurat dan bencana.

Kepala Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Dede Subekti, menyebut hasil screening menjadi sinyal serius yang tidak bisa dianggap sepele.

“Banyak yang hasil ceknya kolesterol dan asam urat tinggi. Kalau dibiarkan, ini bom waktu. Apalagi tugas mereka di lapangan berat dan butuh kondisi fisik prima,” ujar Dede.

Kalimat itu langsung membuat suasana pemeriksaan berubah lebih sunyi. Sebagian pegawai tampak kembali melihat hasil pemeriksaan mereka. Ada yang mengernyit pelan. Ada juga yang hanya tertawa kecil sambil bercanda soal kebiasaan makan malam terlalu larut.

Namun dari raut wajah beberapa peserta, kekhawatiran tetap terlihat.

Pola Makan dan Kurang Istirahat Jadi Pemicu Utama

Menurut Dede, pola hidup menjadi faktor terbesar penyebab tingginya kasus kolesterol dan asam urat di lingkungan kerja BPBD.

Aktivitas lapangan yang padat membuat sebagian pegawai sulit menjaga pola makan dan waktu istirahat. Jadwal tugas yang tidak menentu juga sering membuat mereka mengonsumsi makanan cepat saji atau kopi berlebihan demi menjaga stamina saat bertugas.

Selain itu, kurang olahraga dan kebiasaan makan malam setelah tugas lapangan ikut memperburuk kondisi kesehatan.

“Pola makan dan minim istirahat sangat berpengaruh. Kalau terus dibiarkan, risiko penyakit serius bisa meningkat,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas kesehatan melakukan pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat kepada para pegawai dan staf BPBD.

Hasil screening kemudian langsung diberikan kepada peserta agar mereka mengetahui kondisi tubuh masing-masing sejak dini.

Beberapa pegawai tampak cukup terkejut ketika angka kolesterol mereka melewati batas normal. Ada yang langsung bertanya soal makanan pantangan. Ada pula yang mulai membahas kebiasaan makan gorengan saat lembur malam.

Suasana seperti itu terasa sederhana. Tetapi cukup menggambarkan bagaimana penyakit gaya hidup sering datang tanpa disadari.

Dinkes Minta BPBD Lebih Serius Jaga Pola Hidup

Melihat hasil pemeriksaan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mendorong BPBD agar lebih rutin mengadakan screening kesehatan bagi pegawai.

Selain itu, lingkungan kerja juga diminta mulai memperhatikan pola konsumsi dan kebiasaan hidup sehat.

Peserta yang terindikasi memiliki gangguan kesehatan langsung diarahkan untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan lanjutan di puskesmas.

Langkah tersebut penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat sebelum kondisi berkembang menjadi penyakit kronis.

Dede mengingatkan bahwa pekerjaan di bidang kebencanaan membutuhkan fisik yang kuat dan stamina stabil. Karena itu, kesehatan petugas menjadi bagian penting dalam kesiapsiagaan bencana.

“Jangan sampai yang seharusnya jadi penolong saat darurat justru tumbang karena penyakit gaya hidup,” katanya.

Pernyataan itu terasa cukup menohok.

Sebab selama ini masyarakat sering melihat petugas BPBD sebagai sosok yang selalu sigap turun ke lapangan saat banjir, longsor, atau bencana terjadi. Namun di balik kesiapan itu, banyak dari mereka ternyata menyimpan risiko kesehatan yang perlahan menumpuk.

Penyakit Gaya Hidup Kini Mulai Mengintai Pekerja Lapangan

Kasus kolesterol tinggi dan asam urat kini tidak hanya menyerang pekerja kantoran dengan aktivitas minim gerak. Pekerja lapangan pun mulai menghadapi risiko serupa akibat pola hidup yang tidak teratur.

Jadwal kerja panjang, tekanan pekerjaan, hingga kurang tidur menjadi kombinasi yang memicu gangguan kesehatan tanpa disadari.

Kondisi itu mulai banyak ditemukan di lingkungan kerja yang memiliki mobilitas tinggi, termasuk instansi penanganan bencana.

Di sisi lain, pemeriksaan kesehatan rutin masih sering dianggap sepele oleh sebagian pekerja. Banyak orang baru memeriksakan diri ketika tubuh mulai memberikan keluhan serius.

Padahal dalam banyak kasus, penyakit seperti kolesterol tinggi berkembang perlahan dan tidak selalu memunculkan gejala sejak awal.

Karena itu, langkah jemput bola yang dilakukan Dinkes Tasikmalaya dinilai menjadi bentuk pencegahan penting sebelum kondisi kesehatan pegawai semakin memburuk.

Dan pagi itu di aula BPBD Tasikmalaya, angka-angka kecil di hasil pemeriksaan ternyata membawa pesan besar: tubuh yang terlihat kuat belum tentu benar-benar aman dari ancaman penyakit.

Kadang ancaman terbesar bagi petugas bencana bukan selalu banjir atau longsor di luar sana. Tetapi pola hidup yang diam-diam menggerogoti tubuh mereka sendiri setiap hari. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perlindungan anak

    DPR Desak Negara Perkuat Perlindungan Anak demi Tekan Risiko Penculikan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kasus penculikan Bilqis dan Alvaro memicu desakan DPR agar negara memperkuat perlindungan anak secara menyeluruh. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak di beberapa daerah kembali menempatkan perlindungan anak sebagai isu mendesak dalam kebijakan publik. Dua peristiwa yang menyita perhatian, yakni hilangnya Bilqis di Makassar dan Alvaro di Jakarta Selatan, menunjukkan bahwa sistem keselamatan anak di […]

  • Ilustrasi pemimpin Iran dan elite politik yang menjadi kandidat pengganti Khamenei dalam proses suksesi kepemimpinan nasional.

    Perebutan Kursi Tertinggi Iran Dimulai, Siapa Pengganti Khamenei?

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Proses penentuan pengganti Khamenei mulai menjadi fokus utama elite Iran setelah kematian pemimpin tertinggi negara tersebut. Sejumlah nama kuat muncul sebagai kandidat pemimpin tertinggi Iran baru, termasuk tokoh dari keluarga Khamenei, keturunan pendiri revolusi, dan figur politik berpengaruh. Selain itu, kalangan militer dan ulama konservatif disebut memainkan peran penting dalam menentukan […]

  • Disdukcapil Garut

    Disdukcapil Garut Jemput Bola, Warga Mekarmulya Antusias Urus KTP

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Garut membuka layanan administrasi kependudukan langsung di Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026). Kehadiran layanan jemput bola tersebut menjadi bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2026 yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik ke wilayah pedesaan. Melalui layanan ini, warga tidak […]

  • Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat

    Mengapa Manusia Sulit Lepas dari Dunia? Jawabannya Ada di Ali Imran 14

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari arti Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat setelah potongan ayat ini viral di media sosial. Frasa Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat atau “dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan terhadap hal-hal yang diinginkan” berasal dari Surah Ali Imran ayat 14. Ayat ini menjelaskan mengapa manusia sangat mencintai dunia, mulai dari wanita, anak, harta, kendaraan, hingga […]

  • gorengan renyah berwarna keemasan yang baru diangkat dari minyak panas di wajan besar

    7 Rahasia Gorengan Renyah Tahan Lama, Nomor 3 Jarang Diketahui

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang heran mengapa gorengan yang dibuat di rumah sering cepat lembek. Padahal, gorengan yang dijual pedagang di pinggir jalan justru bisa tetap renyah berjam-jam. Rahasia gorengan renyah tahan lama ternyata bukan sekadar resep. Pedagang biasanya memakai beberapa trik sederhana yang jarang diketahui banyak orang. Jika Anda mengetahui cara ini, gorengan buatan […]

  • Kereta Api Nataru

    KAI Perluas Layanan Kereta Api Nataru Demi Antisipasi Lonjakan Penumpang

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KAI menambah Kereta Api Nataru untuk antisipasi lonjakan penumpang dan menjaga kelancaran libur akhir tahun. albadarpost.com, LENSA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah puluhan perjalanan Kereta Api Nataru untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini penting karena kebutuhan mobilitas masyarakat pada akhir tahun terus meningkat dan […]

expand_less