Hari Jadi Ciamis ke-384, 51 Anak Dikhitan Gratis
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya membuka kegiatan Khitanan Massal Ciamis yang diikuti 51 anak dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, Senin (8/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana berbeda terlihat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Selasa (9/6/2026). Sejak pagi, puluhan anak datang bersama orang tua mereka untuk mengikuti Khitanan Massal Ciamis yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.
Kegiatan sosial tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Sebanyak 51 anak dari berbagai kecamatan mengikuti program yang digelar Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Sentra Phalamarta Kementerian Sosial RI.
Di antara keramaian peserta, beberapa anak tampak menggenggam erat tangan ayah atau ibunya. Ada yang terlihat tenang. Ada pula yang sesekali melirik ke arah ruang tindakan dengan wajah tegang. Namun suasana hangat dari keluarga dan petugas kesehatan perlahan membuat kecemasan itu mencair.
Khitanan Massal Ciamis Jadi Wujud Syukur Hari Jadi ke-384
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat pada momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis.
Menurut Herdiat, peringatan hari jadi daerah seharusnya tidak hanya berisi seremoni dan hiburan. Sebaliknya, perayaan harus menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Karena itu, khitanan massal dipilih sebagai salah satu program sosial yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang mendampingi putra-putranya mengikuti kegiatan tersebut.
Selain menjadi bagian dari ajaran agama, khitan juga memiliki manfaat kesehatan yang penting bagi anak-anak.
Doa Bupati untuk Generasi Masa Depan Ciamis
Dalam kesempatan itu, Herdiat turut memanjatkan doa agar seluruh peserta diberikan kesehatan dan kelancaran selama proses khitan berlangsung.
Lebih jauh, ia berharap anak-anak yang mengikuti Khitanan Massal Ciamis dapat tumbuh menjadi generasi yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Harapan tersebut bukan tanpa alasan.
Anak-anak yang hari ini duduk di kursi peserta kelak akan menjadi bagian dari masa depan Kabupaten Ciamis. Karena itu, investasi terbaik tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.
Pendidikan yang baik, kesehatan yang terjaga, dan lingkungan yang mendukung menjadi fondasi penting untuk mewujudkan hal tersebut.

Khitanan Massal dalam rangka Hari Jadi Ciamis ke-384, Senin (8/6/2026).
Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Selain membantu keluarga peserta, kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.
Petugas kesehatan, relawan, perangkat daerah, hingga keluarga peserta terlihat saling membantu agar kegiatan berjalan lancar.
Sesekali terdengar suara anak-anak yang bercanda untuk mengurangi rasa gugup. Di sisi lain, para orang tua tampak berbincang sambil menunggu giliran putra mereka.
Momen-momen sederhana seperti itu justru menghadirkan makna yang lebih dalam dibandingkan seremoni formal.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan, gedung, atau infrastruktur. Pembangunan juga menyentuh kesehatan, kesejahteraan, dan masa depan generasi penerus.
Karena itulah Khitanan Massal Ciamis menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian khusus dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.
Tidak sekadar perayaan.
Tidak hanya simbolis.
Tetapi benar-benar menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketika perayaan hari jadi mampu menghadirkan senyum bagi anak-anak dan meringankan beban keluarga, saat itulah sebuah peringatan daerah memiliki makna yang sesungguhnya. Sebab ukuran keberhasilan bukan hanya usia yang bertambah, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyatnya. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar