Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kobra 3 Meter Masuk Perumahan, Damkar Kota Banjar Turun Tangan

Kobra 3 Meter Masuk Perumahan, Damkar Kota Banjar Turun Tangan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi di Perumahan Balokang Permai biasanya berlangsung tenang. Beberapa warga menyapu halaman. Anak-anak sesekali melintas dengan sepeda kecil di gang perumahan. Dari beberapa rumah, aroma masakan akhir pekan mulai tercium bersamaan dengan suara televisi yang menyala dari ruang keluarga.

Namun suasana itu berubah dalam sekejap pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Seekor Kobra Kota Banjar berukuran besar tiba-tiba muncul di kawasan permukiman warga. Yang membuat peristiwa ini semakin mengejutkan, ular berbisa tersebut terlihat sedang memangsa ular lain di area sekitar perumahan.

Pemandangan yang jarang disaksikan secara langsung itu sontak membuat warga berhamburan menjauh.

Sebagian hanya bisa menatap dari kejauhan.

Sebagian lainnya segera mengingatkan tetangga agar anak-anak tidak bermain di luar rumah untuk sementara waktu.

Detik-Detik Warga Menyadari Ada Predator di Tengah Permukiman

Peristiwa itu terjadi di Perumahan Balokang Permai Blok B, RT 45 RW 14, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar.

Menurut informasi yang dihimpun, ular tersebut pertama kali terlihat saat sedang memangsa ular lain di area sekitar perumahan.

Di sebuah sudut jalan kompleks, beberapa warga tampak berdiri di balik pagar sambil menunjuk ke arah semak-semak tempat ular itu berada. Ada yang merekam menggunakan ponsel. Ada pula yang memilih masuk ke dalam rumah sambil mengunci pagar.

Situasinya cukup menegangkan.

Terlebih karena ukuran ular tersebut tidak kecil.

Panjangnya diperkirakan mencapai sekitar tiga meter.

Di lokasi yang sama, beberapa orang tua terlihat memanggil anak-anak mereka untuk segera masuk rumah. Kekhawatiran itu muncul karena kawasan tersebut merupakan area yang cukup sering digunakan anak-anak bermain pada pagi dan sore hari.

Damkar Bergerak Cepat, Evakuasi Berlangsung Hati-Hati

Menyadari potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan warga, masyarakat segera menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjar.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti.

Tim Rescue Damkar Kota Banjar bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu mengamati posisi ular dan memastikan area sekitar dalam kondisi aman. Setelah itu, proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan khusus yang dirancang untuk menangani satwa liar berbahaya.

Prosesnya tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.

Satu kesalahan kecil saja dapat memicu serangan dari ular berbisa tersebut.

Namun berkat pengalaman dan kehati-hatian petugas, proses evakuasi akhirnya berjalan lancar.

Tidak ada korban.

Tidak ada warga yang terluka.

Dan itu menjadi kabar yang paling melegakan bagi penghuni perumahan.

Mengapa Ular Mulai Masuk ke Permukiman?

Petugas Damkar Kota Banjar, Ivan, menjelaskan bahwa ular yang dievakuasi merupakan jenis kobra dengan ukuran yang cukup besar.

“Ular tersebut ditemukan sedang memangsa ular lain di area perumahan. Panjangnya kurang lebih tiga meter dan berhasil kami amankan dengan aman,” ujarnya.

Menurut Ivan, kemunculan ular di kawasan permukiman bukan sesuatu yang mustahil terjadi, terutama ketika musim kemarau mulai berlangsung.

Pada kondisi tertentu, satwa liar keluar dari habitat aslinya untuk mencari sumber makanan maupun tempat berlindung yang dianggap lebih aman.

Anehnya, manusia sering menganggap satwa liar sedang “masuk” ke wilayah mereka.

Padahal dalam banyak kasus, batas antara habitat manusia dan habitat satwa semakin dekat dari tahun ke tahun.

Karena itu, perjumpaan seperti ini semakin mungkin terjadi.

Waspada, Tetapi Jangan Bertindak Sendiri

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangkap ular secara mandiri.

Risikonya terlalu besar.

Terlebih jika ular yang ditemukan merupakan jenis berbisa seperti kobra.

Di sejumlah grup WhatsApp warga Balokang, informasi mengenai kemunculan ular tersebut menyebar dengan cepat sepanjang hari. Sebagian warga membagikan foto lokasi kejadian. Sebagian lainnya saling mengingatkan agar lebih berhati-hati saat membersihkan halaman atau area belakang rumah.

Sementara itu, petugas berhasil mengamankan ular tersebut untuk kemudian dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman.

Langkah itu dilakukan agar keselamatan warga tetap terjaga tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem satwa liar.

Hari itu, warga Balokang kembali diingatkan bahwa alam tidak pernah benar-benar jauh dari kehidupan manusia. Kadang ia hadir dalam bentuk yang indah. Kadang pula datang dalam wujud yang membuat orang menahan napas. Dan ketika seekor kobra muncul di tengah perumahan, satu pelajaran menjadi jelas: kewaspadaan sering kali menjadi jarak tipis antara kepanikan dan keselamatan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi meal prep mingguan dengan sayuran, daging, dan buah tersimpan rapi dalam wadah kedap udara di kulkas.

    Cara Food Prep Agar Tahan Seminggu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang bersemangat saat belanja mingguan. Keranjang penuh sayuran segar, daging pilihan, dan buah berwarna cerah terasa seperti investasi untuk tujuh hari ke depan. Namun ironisnya, sebelum pekan berakhir, sebagian bahan justru berakhir di tempat sampah. Sayuran menguning, daun layu, bahkan daging mulai berbau. Padahal, dengan teknik food prep yang benar, bahan […]

  • Sukwan Kebersihan Tasik

    Suasana Apel Mendadak Tegang, Sukwan Kebersihan Tasik Tuntut Janji Lama

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 116 sukwan kebersihan Tasik berkumpul di Bale Wiwitan, Jalan Noenoeng Tisnasaputra, Kota Tasikmalaya, Senin (19/5/2026). Namun apel pagi dan pelepasan kegiatan pungut sampah yang biasanya berlangsung rutin berubah menjadi momen penagihan janji kepada mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hanapi. Ratusan petugas kebersihan itu datang memakai seragam kerja lengkap. Sebagian […]

  • angka stunting

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Tata Kelola untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya perkuat tata kelola untuk menekan angka stunting dibanding daerah lain di Jawa Barat. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan komitmen percepatan penurunan angka stunting melalui penguatan sinergi lintas sektor. Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Tasikmalaya dalam Advokasi Program Bangga Kencana, Senin, 15 Desember 2025. Langkah ini menjadi krusial karena posisi […]

  • Pemantauan hilal Zulhijah 1447 Hijriah di Gunung Putri Lapas Banjar menggunakan teropong saat cuaca mendung tebal.

    Mendung Tebal Tutupi Hilal Banjar, Awal Zulhijah Resmi Ditetapkan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemantauan hilal Zulhijah untuk menentukan awal Zulhijah 1447 Hijriah di kawasan Gunung Putri Lapas Banjar, Kota Banjar, berlangsung tertib pada Minggu (17/5/2026). Meski hilal tidak terlihat akibat cuaca mendung dan awan tebal, hasil rukyat nasional memastikan awal bulan Zulhijah tetap dimulai besok. Kegiatan rukyatul hilal tersebut menarik perhatian masyarakat yang datang […]

  • 7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi unik di pondok pesantren sering membuat banyak orang penasaran. Kehidupan santri ternyata tidak hanya diisi dengan belajar agama, tetapi juga dipenuhi kebiasaan khas pesantren yang memiliki makna mendalam. Selain membentuk kedisiplinan, tradisi pesantren juga melatih kebersamaan, kesederhanaan, serta rasa hormat kepada guru. Karena itu, banyak kebiasaan santri tetap bertahan meskipun zaman […]

  • Umat Islam minoritas berbuka puasa bersama di masjid luar negeri dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan saat Ramadhan.

    Ramadhan di Negara Minoritas Muslim, Kisah yang Menggetarkan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ramadhan minoritas Muslim menghadirkan pengalaman yang jauh berbeda dibanding negara mayoritas Islam. Ramadhan di negara minoritas Muslim, puasa di negeri asing, dan perjuangan umat Islam minoritas menjadi kisah penuh keteguhan dan harapan. Ketika azan tidak terdengar dari setiap sudut kota, dan ketika lingkungan sekitar tetap menjalani aktivitas seperti biasa, umat Islam […]

expand_less