Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Temuan Berulang, Ada Apa dengan RSUD dr Soekardjo?

Temuan Berulang, Ada Apa dengan RSUD dr Soekardjo?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Audit RSUD dr. Soekardjo tidak banyak warga yang membacanya dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Sebagian besar masyarakat mungkin tidak pernah melihat dokumen pemeriksaan sama sekali.

Namun publik biasanya memahami satu hal sederhana.

Jika sebuah masalah sudah ditemukan, sudah dicatat, bahkan sudah diberi rekomendasi perbaikan, maka masalah yang sama semestinya tidak kembali muncul pada tahun berikutnya.

Karena itulah temuan terkait persediaan obat rusak dan kedaluwarsa di RSUD dr. Soekardjo layak mendapat perhatian.

Bukan semata karena angkanya.

Bukan pula karena nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Melainkan karena persoalan tersebut kembali muncul setelah sebelumnya pernah menjadi perhatian auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Berdasarkan dokumen yang menjadi dasar permintaan klarifikasi AlbadarPost, auditor mencatat nilai obat rusak dan/atau kedaluwarsa sekitar Rp398,58 juta pada Tahun Anggaran 2023. Setahun kemudian, temuan serupa kembali muncul dengan nilai sekitar Rp168,89 juta pada Tahun Anggaran 2024. Angkanya memang menurun. Namun pertanyaannya belum ikut menurun. Justru sebaliknya.

Ketika Temuan Tidak Lagi Berdiri Sendiri

Dalam praktik pemerintahan daerah, temuan audit RSUD dr. Soekardjo bukan sesuatu yang langka. Hampir setiap tahun auditor menemukan berbagai catatan pada banyak instansi.

Karena itu, satu temuan belum tentu menunjukkan adanya persoalan besar.

Namun ada perbedaan antara sebuah temuan dan sebuah pola.

Temuan bisa terjadi sekali.

Pola muncul ketika persoalan yang serupa kembali ditemukan setelah sebelumnya mendapat perhatian.

Di titik inilah publik mulai bertanya.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Apa yang belum berjalan?

Dan mengapa persoalan yang pernah ditemukan auditor masih kembali muncul pada tahun berikutnya?

Pertanyaan tersebut tidak lahir dari prasangka. Pertanyaan itu lahir dari rasa ingin tahu yang wajar terhadap pengelolaan layanan publik.

Apalagi yang dibahas bukan proyek fisik atau kegiatan seremonial.

Yang dibahas adalah sistem pelayanan kesehatan.

Audit Seharusnya Menjadi Titik Belajar

Tujuan audit bukan mempermalukan institusi.

Audit juga bukan sekadar daftar kesalahan yang disimpan di lemari arsip.

Audit pada dasarnya adalah alarm.

Ia berbunyi ketika ada sesuatu yang perlu diperbaiki.

Karena itu, ukuran keberhasilan sebuah audit bukan hanya banyaknya temuan yang dicatat. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa jauh organisasi belajar dari temuan tersebut.

Publik tentu tidak berharap rumah sakit bekerja tanpa cela.

Tidak ada organisasi yang seperti itu.

Namun masyarakat berhak berharap bahwa setiap catatan auditor menghasilkan perubahan yang nyata.

Jika perencanaan kebutuhan obat perlu diperbaiki, maka perbaikannya harus terlihat.

Jika pengawasan stok perlu diperkuat, maka hasilnya harus terasa.

Dan jika evaluasi internal dilakukan, maka publik berhak mengetahui dampaknya.

Sebab pada akhirnya, kepercayaan tidak dibangun oleh laporan semata. Kepercayaan dibangun oleh hasil.

Publik Menunggu Penjelasan yang Dijanjikan

Ada satu hal lain yang juga patut dicatat.

Sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi yang lengkap dan berimbang, AlbadarPost telah mengirimkan Surat Permohonan Wawancara Tertulis (SPWT) kepada pihak RSUD pada 2 Juni 2026. Melalui surat tersebut, redaksi mengajukan sejumlah pertanyaan terkait perencanaan kebutuhan obat, pengadaan, pengawasan persediaan, hingga tindak lanjut atas temuan audit RSUD dr. Soekardjo.

Dalam komunikasi sebelumnya, pihak RSUD menyampaikan bahwa mereka akan memberikan tanggapan kepada redaksi.

Namun hingga artikel editorial ini ditulis, jawaban tersebut belum diterima.

Tentu setiap institusi memiliki mekanisme internal yang harus dilalui. Tidak semua persoalan dapat dijawab dalam hitungan jam.

Namun publik juga memiliki hak untuk memperoleh penjelasan.

Semakin lama ruang informasi dibiarkan kosong, semakin banyak ruang yang terbuka bagi spekulasi.

Padahal sering kali yang dibutuhkan masyarakat sebenarnya sederhana.

Penjelasan.

Bukan perdebatan.

Bukan polemik.

Hanya penjelasan yang jelas, dapat diverifikasi, dan disampaikan secara terbuka.

Yang Dipertaruhkan Lebih Besar dari Nilai Temuan

Pada akhirnya, persoalan ini tidak semata-mata berbicara tentang Rp398,58 juta pada tahun 2023 atau Rp168,89 juta pada tahun 2024.

Angka itu penting.

Tetapi ada sesuatu yang lebih penting.

Yaitu kepercayaan publik terhadap kemampuan sebuah institusi untuk memperbaiki diri ketika menemukan kelemahan.

Setiap organisasi pasti pernah menghadapi masalah.

Yang membedakan satu institusi dengan institusi lainnya adalah cara mereka merespons masalah tersebut.

Apakah menjadikannya pelajaran.

Ataukah membiarkannya kembali muncul dalam bentuk yang hampir sama.

Editorial ini tidak dimaksudkan untuk menghakimi siapa pun. Editorial ini juga tidak bertujuan menyimpulkan adanya pelanggaran hukum tertentu. Namun masyarakat memiliki hak yang sah untuk mengetahui apa yang telah diperbaiki, apa yang sedang dibenahi, dan mengapa persoalan yang pernah ditemukan auditor masih kembali menjadi perhatian pada tahun berikutnya.

Publik tidak menuntut rumah sakit menjadi sempurna. Publik hanya ingin melihat bahwa setiap peringatan benar-benar didengar. Sebab ketika auditor sudah mengingatkan, temuan masih kembali muncul, dan jawaban yang dijanjikan belum juga datang, pertanyaan yang tersisa menjadi semakin sederhana: apakah pelajaran dari tahun lalu benar-benar sudah dipelajari?

AlbadarPost tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk dimuat secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Pers. (Redaksi)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vaksin TB Indonesia

    Vaksin TB Indonesia Masuki Tahap Penting Pengembangan

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Vaksin TB Indonesia kembali menjadi perhatian setelah pemerintah memperkuat riset dan pengembangan vaksin tuberkulosis generasi baru sebagai bagian dari strategi nasional menekan penyebaran TBC. Di tengah tantangan tingginya angka kasus, inovasi ini diharapkan melengkapi perlindungan yang selama ini diberikan vaksin BCG, khususnya bagi remaja dan orang dewasa yang menjadi kelompok dengan kontribusi […]

  • Khutbah Arafah

    Arab Saudi Siarkan Khutbah Arafah ke 35 Bahasa Dunia

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pelaksanaan Khutbah Arafah pada musim haji 2026 dipastikan akan terasa lebih dekat bagi umat Islam dunia, termasuk jamaah asal Indonesia. Pemerintah Arab Saudi resmi menghadirkan layanan penerjemahan khutbah Hari Arafah ke dalam 35 bahasa internasional dan menyiarkannya secara global melalui platform digital resmi. Langkah ini langsung mendapat perhatian luas karena khutbah […]

  • polisi gadungan

    Polisi Gadungan Menyekap Warga di Bekasi, Motor dan Uang Raib

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Polisi selidiki penyekapan modus polisi gadungan di Bekasi, korban kehilangan motor dan uang jutaan rupiah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi kejahatan dengan modus polisi gadungan kembali terjadi di ruang publik. Sepasang kekasih di Kota Bekasi disekap dan dirampas hartanya oleh tiga pria yang mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Kasus ini menyoroti celah keamanan warga […]

  • prediksi hujan lebat

    BMKG Prediksi Hujan Lebat Melanda 15 Wilayah pada Pertengahan November 2025

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BMKG merilis prediksi hujan lebat pertengahan November yang berpotensi melanda 15 wilayah di Indonesia. albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memaparkan prediksi hujan lebat di 15 wilayah Indonesia pada dasarian II November 2025 atau periode 11–20 November. Peringatan dini ini disampaikan melalui ikhtisar cuaca harian BMKG pada Sabtu, 8 November 2025, setelah sejumlah […]

  • Layanan 110

    Layanan 110 Polri, Cepat Respons Aduan Warga

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Polri memperkuat layanan 110 untuk mempercepat respons kepolisian dan meningkatkan keamanan publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pengembangan Contact Center 110. Layanan ini dirancang untuk mempercepat respons kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang menuntut penanganan cepat dan tepat. Penguatan layanan 110 menjadi penting […]

  • resep nasi tutug oncom

    Menu Kampung Rasa Sultan: Nasi Tutug Oncom Tasik Viral Lagi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 226
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep nasi tutug oncom khas Tasikmalaya semakin populer karena rasanya yang gurih dan autentik. Menu tradisional Sunda ini dikenal sebagai olahan nasi campur oncom, yang sederhana namun kaya cita rasa. Selain itu, banyak orang menyebutnya sebagai hidangan rumahan yang justru membuat ketagihan sejak suapan pertama. Kenapa Nasi Tutug Oncom Selalu Bikin Rindu? […]

expand_less