Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » OJK Bertindak Tegas Blokir Ribuan Keuangan Ilegal Sepanjang 2025

OJK Bertindak Tegas Blokir Ribuan Keuangan Ilegal Sepanjang 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OJK memblokir ribuan Keuangan Ilegal untuk memperkuat perlindungan konsumen sepanjang 2025.

albadarpost.com, BERITA NASIONALOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memblokir 2.617 entitas Keuangan Ilegal sepanjang Januari–November 2025. Kebijakan ini menandai eskalasi penindakan terhadap praktik penipuan digital yang semakin mempengaruhi keamanan finansial masyarakat. Langkah tersebut penting karena jumlah korban dan nilai kerugian terus meningkat dalam dua tahun terakhir, mendorong perlunya pengawasan yang lebih ketat.

Pemblokiran dilakukan melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI). Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa mayoritas entitas ilegal yang diblokir berasal dari pinjaman daring (pindar) ilegal sebanyak 2.263 kasus. Sisanya, 354 entitas merupakan penawaran investasi tidak berizin.

OJK tidak hanya menutup platform ilegal, tetapi juga menekan agresivitas penagih pinjaman. Satgas PASTI mengajukan pemblokiran 2.422 nomor kontak debt collector ilegal kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Penindakan tersebut diperlukan karena laporan intimidasi dan penyalahgunaan data pribadi meningkat seiring maraknya layanan pendanaan digital ilegal.


Pemantauan Keuangan Ilegal Melalui IASC

Upaya pemberantasan Keuangan Ilegal turut diperkuat melalui sistem Indonesia Anti-Scam Center (IASC). Satgas mendapati 61.341 nomor telepon yang dilaporkan korban dari November 2024 hingga November 2025. Data ini kemudian dikoordinasikan dengan Komdigi guna proses pemblokiran bertahap. “Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas PASTI melakukan koordinasi untuk memblokir nomor dimaksud,” kata Friderica.

Sejak diluncurkan pada November 2024, IASC telah menerima 373.129 laporan penipuan hingga 30 November 2025. Dari jumlah itu, 202.426 laporan berasal dari korban yang berhubungan langsung dengan pelaku usaha sektor keuangan, sedangkan 170.703 laporan masuk secara mandiri ke sistem. Total rekening yang dilaporkan mencapai 619.394, dan 117.301 rekening telah diblokir.

Besaran kerugian publik mencerminkan skala persoalan. Kerugian yang tercatat mencapai Rp8,2 triliun, sementara dana yang berhasil dibekukan sebesar Rp389,3 miliar. Data ini menunjukkan bahwa kerugian jauh lebih besar daripada dana yang sempat diselamatkan. Menurut OJK, hal ini menjadi dasar penguatan sistem IASC agar mampu mempercepat identifikasi dan penindakan.


Peningkatan Pengaduan Publik dan Penanganan Kerugian Konsumen

Selain data operasional Satgas, OJK melaporkan meningkatnya pengaduan masyarakat terkait aktivitas Keuangan Ilegal. Sepanjang Januari–November 2025, terdapat 23.147 pengaduan, dengan 18.633 kasus berkaitan dengan pindar ilegal. Sebanyak 4.514 pengaduan lainnya berkaitan dengan investasi ilegal yang kerap menggunakan skema imbal hasil tinggi.

Pada periode yang sama, OJK mencatat 165 Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) melakukan penggantian kerugian konsumen. Total penggantian mencapai Rp79,6 miliar dan 3.281 dolar AS. Kebijakan penggantian dilakukan untuk memastikan tanggung jawab pelaku usaha serta mendorong akuntabilitas sektor keuangan.

Baca juga: Bupati Ciamis Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Desa

Transisi dari penindakan ke pencegahan menjadi sorotan penting dalam strategi OJK. Penguatan literasi keuangan digital, pengawasan platform berbasis aplikasi, dan pembenahan mekanisme pelaporan menjadi prioritas. OJK menegaskan bahwa sinergi lintas kementerian diperlukan agar proses pemblokiran lebih cepat, terutama dalam kasus-kasus lintas platform yang menyangkut penggunaan nomor telekomunikasi, rekening bank, dan aplikasi dompet digital.

Selain itu, dinamika penipuan keuangan semakin kompleks karena pelaku mengadopsi pola komunikasi baru, termasuk menggunakan nomor luar negeri dan aplikasi pesan instan yang sulit terlacak. OJK menilai penguatan IASC dan integrasi data dengan lembaga telekomunikasi menjadi kunci dalam memutus rantai penipuan.

OJK memperkuat perlindungan konsumen dengan memblokir ribuan Keuangan Ilegal dan meningkatkan pemantauan melalui IASC sepanjang 2025. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bakti Kesehatan Polres Garut

    Polres Garut Datangi Kampung, Warga Terbantu

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi masih terasa sejuk ketika satu per satu warga Kampung Mularajeun, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut mulai berdatangan. Sebagian membawa anak, sebagian lainnya datang bersama pasangan atau orang tua mereka. Tidak sedikit warga lanjut usia yang berjalan perlahan menuju lokasi pemeriksaan. Di tengah suasana pedesaan yang tenang, Bakti Kesehatan Polres […]

  • Kasus Yurizal

    Nakes Tasikmalaya Minta Maaf, Doxxing Ramai Setelah Kasus Yurizal

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus Yurizal kembali menjadi perhatian publik setelah beberapa tenaga kesehatan yang sebelumnya menjadi sorotan di media sosial menyampaikan permintaan maaf. Perkembangan terbaru itu juga memunculkan isu lain yang tidak kalah penting, yakni doxxing, atau penyebaran data pribadi tanpa persetujuan. Bersamaan dengan itu, pembahasan mengenai Yurizal Threads, permintaan maaf nakes, dan etika media […]

  • Deklarasi SWAKKA di Tasikmalaya memperkuat kolaborasi media lokal Priangan Timur bersama stakeholder daerah

    Kolaborasi Media Online Lokal, Kunci Dampak Sosial yang Lebih Nyata

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan lanskap digital mendorong media untuk beradaptasi dengan cepat. Namun, di tengah derasnya arus informasi, media lokal justru menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Persaingan ketat, distribusi konten yang timpang, serta dominasi platform besar membuat ruang gerak media daerah semakin sempit. Karena itu, kolaborasi media online lokal menjadi strategi yang relevan sekaligus […]

  • kasus ayah gadaikan anak

    Bocah Hilang Tasikmalaya Terungkap, Ayah Kandung Diduga Gadaikan Anak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kasus ayah gadaikan anak di Tasikmalaya terungkap setelah bocah ditemukan di Gresik dan kini dalam pendampingan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus ayah gadaikan anak kembali memunculkan keprihatinan publik. Dinas Sosial Gresik menemukan bocah laki-laki berusia sekitar tujuh tahun yang dilaporkan hilang oleh ibunya di Tasikmalaya. Bocah itu ternyata dijadikan jaminan pinjaman Rp25 juta oleh ayah […]

  • BLT Kesra 2025

    BLT Kesra 2025: Pemerintah Kucurkan Bantuan Rp900 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Pemerintah salurkan BLT Kesra 2025 senilai Rp900 ribu per keluarga. Cek penerima online dan waspadai modus penipuan. BLT Kesra 2025: Pemerintah Kembali Kucurkan Bantuan untuk Perkuat Daya Beli Rakyat albadarpost.com, LENSA – Pemerintah kembali menggulirkan BLT Kesra 2025 sebagai langkah konkret memperkuat daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global. Program ini menjadi penopang tambahan […]

  • Pengakuan caregiver

    Regulasi Caregiver, Kunci Perlindungan Pekerja Perawatan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Pengakuan caregiver dinilai penting untuk memperkuat layanan sosial dan perlindungan pekerja perawatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Pekerja perawatan atau caregiver di Indonesia masih berada di ruang abu-abu kebijakan. Perannya krusial, tetapi pengakuan negara belum sebanding dengan beban kerja yang ditanggung. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada kualitas layanan sosial dan kesehatan, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, […]

expand_less