Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » NasDem Geruduk Tempo: Batas Kebebasan Pers Dipertanyakan

NasDem Geruduk Tempo: Batas Kebebasan Pers Dipertanyakan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aksi NasDem demo Tempo ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ada emosi, ada kekecewaan—dan mungkin juga ada luka yang belum reda.

Di di depan Kantor Redaksi Tempo, di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/4/2026) ini, sebagian kader menyampaikan bahwa pemberitaan terbaru Tempo sudah melewati batas.

Awalnya dari Sampul, Berujung Gelombang Protes

Semua bermula dari satu hal: sampul Majalah Tempo.

Edisi bertajuk “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” menampilkan ilustrasi Ketua Umum NasDem, Surya Paloh. Bagi redaksi, itu bagian dari kritik visual. Tapi bagi kader, itu terasa seperti sindiran yang terlalu jauh.

Beberapa pihak mempersoalkan sejumlah poin::

  • Ilustrasi dinilai tidak pantas dan merendahkan
  • Isi laporan dianggap tidak berimbang
  • Narasi dinilai menggiring opini publik

Dari situ, isu kontroversi Tempo cepat menyebar. Media sosial ikut memanas. Komentar bermunculan, pro dan kontra.

Tempo Angkat Bicara: “Kami Bekerja Sesuai Kode Etik”

Di tengah tekanan, Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, tetap tenang.

Ia menegaskan:

  • Produk jurnalistik Tempo dibuat lewat proses verifikasi
  • Mengacu pada Kode Etik Jurnalistik
  • Tidak ada niat menyerang secara personal

Tempo juga membuka ruang:

  • hak jawab
  • klarifikasi
  • bahkan dialog

Namun, Tempo menegaskan satu hal: independensi redaksi tidak bisa ditawar.

Minta Maaf, Tapi Tidak Mundur

Menariknya, Tempo mengambil posisi yang cukup “abu-abu tapi tegas”.

Di satu sisi:

  • Mereka meminta maaf jika sampul menyinggung

Di sisi lain:

  • Tetap berdiri pada prinsip bahwa ilustrasi adalah bagian dari kebebasan editorial

Pada titik ini, perdebatan semakin menarik. Bukan lagi soal siapa benar siapa salah—tapi soal batas.

Ini Bukan Sekadar Demo Biasa

Kalau dilihat lebih dalam, demo kader NasDem ini membuka isu yang lebih besar:

  • Seberapa jauh media boleh mengkritik?
  • Di mana batas antara kritik dan penghinaan?
  • Dan… apakah tekanan massa bisa memengaruhi ruang redaksi?

Publik mulai ramai membahas pertanyaan-pertanyaan ini, bukan hanya di Jakarta tetapi juga di berbagai daerah. Banyak pembaca ikut bersuara—sebagian membela media, sementara yang lain menilai etika harus diutamakan.

Di Balik Semua Ini…

Pada akhirnya, polemik ini seperti cermin.

Bukan cuma tentang Partai NasDem atau Tempo, tapi tentang hubungan yang selalu rumit antara kekuasaan dan media.

Dan jujur saja—situasi seperti ini mungkin akan terus terulang.

Karena selama media masih kritis, dan politik tetap sensitif, gesekan hampir pasti terjadi.

Mungkin pertanyaan paling penting bukan lagi “siapa yang salah”.

Tapi:
apakah kita masih memberi ruang bagi kritik, meski terasa tidak nyaman?

Atau justru… batas itu mulai menyempit?

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung kantor KPU Kota Tasikmalaya yang masa kontraknya habis dan menjadi perhatian pemerintah daerah

    KPU Kota Tasikmalaya Terancam Kehilangan Kantor, Ini Respons Pemkot

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya belakangan mulai terasa berbeda. Di beberapa sudut ruangan, tumpukan map dan dokumen kepemiluan masih tersusun rapi di atas meja kerja. Namun di balik aktivitas rutin itu, muncul persoalan yang cukup serius: masa kontrak gedung kantor KPU resmi berakhir. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota […]

  • korban TPPO

    WNI Korban TPPO di Kamboja Jadi Alarm Negara

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kasus 9 WNI korban TPPO di Kamboja menyoroti lemahnya perlindungan migran dan bahaya jalur kerja ilegal. albadarpost.com, HUMANIORA – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Paspor mereka disita. Target kerja yang tak tercapai dibalas kekerasan. Kasus ini bukan sekadar tragedi individual, melainkan peringatan keras tentang lemahnya sistem […]

  • Rupiah Inklusif

    BI Tasikmalaya Buktikan Rupiah Milik Semua Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Program Rupiah Inklusif kembali mendapat makna baru di Kota Tasikmalaya. Melalui edukasi literasi keuangan yang ramah disabilitas, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tasikmalaya membuktikan bahwa memahami rupiah bukan hanya hak sebagian orang, melainkan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali. Melalui kegiatan di GCC Dadaha, Minggu (14/6/2026), puluhan penyandang disabilitas mendapat edukasi Program […]

  • Persib vs Bhayangkara

    Bhayangkara vs Persib: Saat Tekanan Juara Bertemu Tim Penuh Kejutan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada pertandingan yang sekadar soal tiga poin. Namun ada juga pertandingan yang perlahan berubah menjadi ujian mental satu musim penuh. Laga antara FC Bhayangkara melawan Persib Bandung terasa seperti itu. Di atas kertas, Persib memang lebih unggul. Klasemen memihak mereka. Statistik juga berbicara jelas. Maung Bandung duduk di papan atas dengan […]

  • Ilustrasi bumbu dasar putih, merah, dan kuning dalam wadah kaca untuk stok 10 masakan di kulkas.

    Satu Bumbu Dasar untuk 10 Masakan, Wajib Stok!

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bumbu dasar menjadi kunci rahasia banyak masakan rumahan. Dengan satu bumbu dasar yang tepat, Anda bisa mengolah aneka menu tanpa harus mengulek ulang setiap hari. Bahkan, racikan bumbu inti ini dapat diolah menjadi bumbu putih, merah, dan kuning yang tahan simpan di kulkas. Karena itu, banyak orang kini memilih menyiapkan stok bumbu […]

  • Ilustrasi ilmuwan Muslim klasik sedang meneliti dengan buku dan alat sains di ruang perpustakaan kuno

    Jarang Diketahui! Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Mengapa Ilmuwan Muslim Jarang Dibahas? albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertama, banyak literatur modern lebih fokus pada ilmuwan Barat. Akibatnya, kontribusi ilmuwan Muslim kurang mendapat sorotan. Selain itu, sebagian karya mereka ditulis dalam bahasa Arab klasik. Hal ini membuat akses menjadi lebih terbatas bagi masyarakat luas. Namun demikian, pengaruh mereka tetap terasa hingga sekarang. Bahkan, banyak konsep […]

expand_less