Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sindikat Hibah Rp33 Miliar Terbongkar, Pelaku Menyamar Jadi Kiai

Sindikat Hibah Rp33 Miliar Terbongkar, Pelaku Menyamar Jadi Kiai

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana malam di kawasan Alun-alun Banjarsari awalnya terlihat biasa saja. Lampu jalan masih menyala terang. Beberapa warung kopi di pinggir jalan belum tutup sepenuhnya. Namun di tengah suasana itu, seorang pria bernama H. Nanang Kosim Rohmana ternyata sedang masuk ke dalam skenario penipuan yang sudah disusun cukup rapi.

Korban percaya akan menerima hibah palsu senilai Rp33 miliar. Namun yang datang justru jebakan, uang mainan, dan aksi pembegalan rekayasa yang akhirnya membuat korban kehilangan Rp150 juta.

Kasus tersebut kini berhasil dibongkar jajaran Polres Ciamis melalui Polsek Banjarsari. Polisi mengamankan empat pelaku, sementara tiga lainnya masih masuk daftar pencarian orang (DPO).

Modus Hibah Rp33 Miliar Bermula dari Sosok yang Mengaku Kiai

Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, menjelaskan bahwa kasus itu bermula ketika korban bertemu salah satu pelaku yang mengaku sebagai tokoh agama di kawasan Masjid Agung Ciamis.

Pelaku kemudian menjanjikan dana hibah sebesar Rp33 miliar kepada korban.

Agar dana bisa cair, korban diminta menyerahkan uang jaminan awal sebesar Rp150 juta. Para pelaku bahkan meyakinkan korban bahwa ia hanya perlu mengembalikan 50 persen dari dana hibah tersebut setelah pencairan berhasil dilakukan.

“Para pelaku menjanjikan dana hibah sebesar Rp33 miliar kepada korban,” kata Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Ciamis, Selasa (26/5/2026).

Di beberapa kasus penipuan, pelaku memang sering memanfaatkan simbol kepercayaan:

  • tokoh agama,
  • bantuan sosial,
  • hibah,
  • hingga jaringan pejabat.

Karena ketika korban mulai percaya, logika perlahan ikut melemah.

Korban Diajak Naik Mobil Pembawa Uang Hibah

Setelah korban menyerahkan uang tunai Rp150 juta di kawasan Alun-alun Banjarsari sekitar pukul 20.30 WIB, para pelaku melanjutkan skenario berikutnya.

Korban diajak naik ke mobil Toyota Avanza warna silver yang disebut membawa uang hibah miliaran rupiah. Mobil itu disebut akan menuju bank untuk proses penyetoran.

Namun suasana berubah ketika kendaraan memasuki wilayah Sukajadi, Kecamatan Pamarican.

Di tengah perjalanan, mobil Avanza tiba-tiba dipepet Mitsubishi Xpander hitam yang ternyata dikendarai komplotan pelaku lain.

Mereka lalu berpura-pura melakukan aksi pembegalan terhadap kendaraan pembawa uang hibah.

Korban diturunkan di pinggir jalan. Sementara mobil yang diklaim membawa uang miliaran rupiah langsung dibawa kabur.

“Korban ditinggalkan di pinggir jalan setelah para pelaku melakukan skenario seolah-olah terjadi pembegalan,” ungkap Kapolres.

Di malam seperti itu, jalanan Pamarican memang mulai sepi. Lampu kendaraan sesekali melintas cepat di jalur utama. Sementara korban kemungkinan masih mencoba memahami apa yang sebenarnya baru saja terjadi.

Kadang penipuan besar memang tidak selalu dimulai dengan ancaman.

Tetapi dengan harapan.

Polisi Kejar Pelaku hingga KM 75 Cileunyi

Kasus tersebut akhirnya dilaporkan korban ke Polsek Banjarsari pada 17 Mei 2026.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan para pelaku di wilayah Tasikmalaya sebelum bergerak menuju Bandung.

Tim gabungan Polsek Banjarsari bersama Resmob Polres Ciamis dan Resmob Polda Jawa Barat kemudian melakukan pengejaran hingga KM 75 wilayah Cileunyi.

Saat hendak diamankan, para pelaku sempat tidak mengindahkan perintah petugas meski polisi sudah melepaskan tembakan peringatan.

Polisi akhirnya memecahkan kaca kendaraan untuk menghentikan dan menangkap para pelaku.

Di dalam mobil, petugas menemukan ribuan lembar uang mainan pecahan Rp100 ribu yang sebelumnya digunakan untuk meyakinkan korban.

“Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit Toyota Avanza silver dan 3.062 lembar uang mainan pecahan Rp100 ribu,” jelas Kapolres.

Di meja konferensi pers Mapolres Ciamis, tumpukan uang mainan itu terlihat hampir menyerupai uang asli jika dilihat sekilas. Plastik pembungkusnya masih rapi. Warnanya juga cukup meyakinkan.

Mungkin itu sebabnya korban sempat percaya.

Empat Pelaku Ditangkap, Tiga Lainnya Masih Diburu

Empat tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial:

  • TY alias Y warga Garut yang berperan sebagai kiai pemberi dana hibah,
  • KF warga Kota Tasikmalaya yang bertugas meyakinkan korban,
  • ADS warga Kabupaten Ciamis sebagai sopir pengantar korban,
  • serta satu pelaku lain yang menjadi sopir penjemput saat aksi berlangsung.

Sementara pelaku utama berinisial PH alias Abah Novan bersama dua orang lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Pasal yang Dilanggar Para Pelaku

Polisi menjerat para tersangka dengan:

  • Pasal 378 KUHP tentang Penipuan,
  • Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan,
  • serta ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru yang mengatur tindak penipuan dan kekerasan terencana.

Ancaman hukuman maksimal dalam kasus tersebut mencapai 12 tahun penjara.

Modus Hibah Palsu Masih Jadi Ancaman

Kasus ini menjadi pengingat bahwa modus hibah palsu masih sering memakan korban karena memanfaatkan:

  • rasa percaya,
  • kebutuhan ekonomi,
  • dan harapan mendapatkan bantuan besar secara cepat.

Padahal di balik janji uang miliaran rupiah, pelaku sudah menyiapkan skenario yang cukup matang sejak awal.

Dan mungkin benar, penipuan paling berbahaya bukan selalu yang memakai kekerasan di awal.

Tetapi yang terlebih dahulu membuat korbannya merasa sedang ditolong.

Karena ketika harapan besar bertemu janji yang terlalu mudah dipercaya, seseorang kadang tidak sadar bahwa dirinya sebenarnya sedang berjalan pelan masuk ke dalam jebakan yang sudah disiapkan sejak awal. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

    Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Gempa Sumedang akhir 2023 mengguncang tiga kali, merusak ratusan rumah dan memicu evakuasi pasien RSUD Sumedang. albadarpost.com, LENSA – Gempa Sumedang yang terjadi pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2023, meninggalkan dampak signifikan bagi warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Guncangan yang tercatat hingga tiga kali dalam sehari tersebut tidak hanya terasa di wilayah inti, […]

  • Pengamanan Wisata Pamijahan

    Pamijahan Tasikmalaya Dipadati Peziarah, Polisi Cepat Amankan Lokasi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengamanan Wisata Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya diperketat sejak pagi menjelang lonjakan peziarah libur panjang. Pengamanan Wisata Pamijahan atau patroli intensif di kawasan ziarah tersebut dilakukan Polsek Bantarkalong untuk memastikan situasi tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat. Di lapangan, suasana Pamijahan mulai berubah sejak Jumat (24/4/2026) siang. Arus kendaraan meningkat, pedagang musiman […]

  • Mustika Darling

    Mustika Darling, Gerakan Ibu-Ibu yang Tak Sekadar Bersih

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Mustika Darling dan gerakan lingkungan bersih kini tidak lagi dipandang sekadar urusan menyapu halaman atau merapikan rumah. Bagi Muslimat NU Jawa Barat, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga sehat, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mengubah pola pikir masyarakat dari tingkat rumah tangga. Di tengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok dan […]

  • Kecelakaan Anggota Polres Ciamis

    Kecelakaan Tragis, Dua Polisi Ciamis Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan anggota Polres Ciamis kembali menjadi sorotan setelah dua personel Polri meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Insiden kecelakaan polisi yang melibatkan motor dinas dan sebuah bus pariwisata itu kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pastinya. Peristiwa […]

  • Hadis Menjaga Lisan

    Hadis Menjaga Lisan: Diam Bisa Jadi Ibadah Terbaik

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Hadis menjaga lisan kembali menjadi pengingat penting di tengah derasnya arus informasi digital. Ketika komentar, unggahan, dan opini mengalir tanpa jeda di media sosial, hadis tentang berkata baik atau diam justru terasa semakin relevan. Di era ketika satu kalimat mampu mengangkat martabat seseorang sekaligus menghancurkannya dalam hitungan detik, Rasulullah SAW telah memberikan […]

  • Kartu Kredit Indonesia

    Kartu Kredit Indonesia Resmi Meluncur, Apa Bedanya dengan Visa?

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA NASIONAL — Kartu Kredit Indonesia (KKI) resmi diluncurkan Bank Indonesia (BI) pada 17 Agustus 2026. Instrumen pembayaran ini membawa konsep berbeda karena transaksi KKI menggunakan infrastruktur pembayaran nasional, sementara kartu berprinsipal internasional seperti Visa dan Mastercard memanfaatkan jaringan pembayaran global. Namun, kehadiran KKI bukan berarti Visa dan Mastercard akan ditinggalkan. BI menempatkan KKI […]

expand_less