Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » AS vs Iran: Siapa Lebih Kuat? Ini Data Global Firepower

AS vs Iran: Siapa Lebih Kuat? Ini Data Global Firepower

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 348
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIAPerbandingan Militer AS vs Iran kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru dari Global Firepower merilis indeks kekuatan militer 2026. Data tersebut menunjukkan perbedaan signifikan antara kekuatan militer Amerika Serikat dan Iran, baik dari sisi anggaran, personel, maupun alutsista strategis.

Dalam laporan itu, Amerika Serikat menempati peringkat pertama dunia dengan PowerIndex sekitar 0,07. Sebaliknya, Iran berada di posisi ke-16 dengan indeks sekitar 0,30. Semakin kecil skor, semakin kuat posisi militer suatu negara.

Anggaran dan Personel: Selisih Mencolok

Amerika Serikat mengalokasikan anggaran pertahanan sekitar 895 miliar dolar AS per tahun. Sementara itu, Iran menganggarkan sekitar 15,45 miliar dolar AS. Selisih ini sangat lebar, bahkan mencapai puluhan kali lipat.

Selain anggaran, jumlah personel aktif juga menunjukkan perbedaan besar. Amerika Serikat memiliki sekitar 1.328.000 personel aktif. Di sisi lain, Iran mencatat sekitar 610.000 personel aktif. Namun demikian, Iran memiliki sekitar 220.000 pasukan paramiliter yang berperan penting dalam strategi pertahanan domestik.

Karena itu, secara kuantitatif, keunggulan personel dan pendanaan berada di pihak Amerika Serikat. Namun, kapasitas militer tidak hanya ditentukan oleh angka absolut, melainkan juga oleh strategi dan doktrin operasional.

Kekuatan Udara dan Darat

Dalam sektor udara, Amerika Serikat mencatat sekitar 1.790 pesawat tempur. Sebaliknya, Iran memiliki sekitar 188 unit. Selain itu, Amerika Serikat juga unggul dalam helikopter serang dengan lebih dari 1.000 unit, sementara Iran memiliki sekitar belasan unit.

Di darat, Amerika Serikat memiliki sekitar 4.640 tank tempur utama. Iran mencatat sekitar 1.713 tank. Untuk kendaraan lapis baja, Amerika Serikat mengoperasikan hampir 392 ribu unit, sedangkan Iran memiliki sekitar 65 ribu unit.

Meski demikian, Iran memiliki keunggulan relatif dalam jumlah peluncur roket bergerak, yakni sekitar 1.517 unit. Amerika Serikat mencatat sekitar 641 unit dalam kategori yang sama. Data ini menunjukkan fokus Iran pada kekuatan artileri regional dan pertahanan asimetris.

Dominasi Laut dan Proyeksi Global

Pada sektor maritim, perbedaan semakin terlihat. Amerika Serikat mengoperasikan sekitar 11 kapal induk. Iran tidak memiliki kapal induk. Selain itu, Amerika Serikat memiliki sekitar 70 kapal selam dan lebih dari 80 destroyer.

Sebaliknya, Iran memiliki sekitar 25 kapal selam dan tidak memiliki destroyer. Armada Iran lebih berfokus pada kapal patroli cepat dan kemampuan pertahanan kawasan Teluk.

Karena itu, dalam konteks proyeksi kekuatan global, Amerika Serikat memegang keunggulan signifikan. Armada lautnya memungkinkan operasi lintas samudra dengan dukungan logistik besar.

Indeks Kekuatan dan Faktor Penentu

Menurut metodologi Global Firepower, peringkat tidak hanya ditentukan oleh jumlah alutsista. Indeks juga mempertimbangkan logistik, sumber daya alam, industri pertahanan, hingga stabilitas keuangan.

Selain itu, faktor geografis dan doktrin militer turut memengaruhi efektivitas tempur. Amerika Serikat mengembangkan strategi proyeksi global. Sementara itu, Iran menekankan pertahanan regional dan perang asimetris.

Baca juga: Serangan AS–Israel Tewaskan Khomeini, Krisis Baru Dimulai

Oleh sebab itu, meskipun Perbandingan Militer AS vs Iran menunjukkan selisih besar secara kuantitatif, efektivitas di medan konflik tetap bergantung pada konteks operasional.

Gambaran Umum Kekuatan

Secara keseluruhan, data Global Firepower 2026 memperlihatkan dominasi Amerika Serikat dalam hampir seluruh kategori utama. Namun, Iran tetap menjadi kekuatan regional yang signifikan di Timur Tengah.

Perbandingan Militer AS vs Iran tidak hanya menggambarkan angka, melainkan juga arah strategi masing-masing negara. Amerika Serikat berorientasi global. Iran memperkuat pertahanan kawasan.

Dengan demikian, laporan ini memberi gambaran objektif tentang posisi kedua negara dalam lanskap militer dunia saat ini. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor Unigal

    Rektor Baru Unigal Temui Bupati Herdiat, Sinergi Ciamis Menguat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rektor Unigal periode 2026–2030, Prof. Dr. Tita Rohita, S.Kep., Ners, M.M., M.Kep., langsung memulai langkah awal kepemimpinannya dengan menemui Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (23/7/2026), bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi sinyal kuat bahwa dunia akademik dan pemerintah daerah ingin berjalan lebih seirama dalam […]

  • moratorium hutan

    Moratorium Penebangan Hutan: Strategi Jawa Barat Jaga Penyangga Ekologi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jawa Barat akan menerapkan moratorium penebangan hutan untuk menekan risiko bencana dan kerusakan ekologis. albadarpost.com, HUMANIORA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan moratorium penebangan hutan di kawasan rawan bencana. Kebijakan ini disiapkan untuk menahan laju kerusakan lingkungan dan meminimalkan potensi banjir, longsor, serta krisis ekologis. Moratorium hutan disebut […]

  • Sunan Giri dan Peran Sentralnya dalam Penyebaran Islam di Jawa

    Sunan Giri dan Peran Sentralnya dalam Penyebaran Islam di Jawa

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Pengaruh Sunan Giri membentuk jaringan dakwah dan legitimasi kekuasaan Islam di Nusantara. albadarpost.com, PELITA – Peran Sunan Giri dalam sejarah Islam di Jawa bukan hanya tercatat dalam catatan keagamaan, tetapi juga dalam narasi politik dan budaya masyarakat Nusantara. Figur yang bernama asli Raden Paku atau Raden Ainul Yaqin ini menjadi salah satu tokoh kunci Wali […]

  • Perpres Nomor 115 Tahun 2025

    Suara dari Ruang Kelas: Guru Honorer Protes Perpres 115/2025

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sudah lebih dari satu dekade Siti Rahmawati mengajar di sebuah sekolah negeri di Jawa Tengah. Setiap pagi ia masuk kelas, menyiapkan materi, dan mendampingi murid-muridnya seperti guru lain. Namun hingga kini, statusnya tetap guru honorer. Ketika pemerintah menerbitkan Perpres Nomor 115 Tahun 2025, harapan yang sempat tumbuh justru berubah menjadi kekecewaan. Siti […]

  • Padakembang Maju

    Padakembang Bersatu di 1 Muharram 1448 H, Satu Keinginan Menuju Kemajuan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Menjelang datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, suasana berbeda mulai terasa di berbagai pelosok Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Dari jalan lingkungan hingga halaman masjid, perbincangan warga mengarah pada satu agenda yang sama: peringatan 1 Muharram yang tahun ini mengusung semangat “Satu Keinginan Padakembang Maju.” Tema tersebut bukan sekadar slogan kegiatan, melainkan ajakan […]

  • Registrasi SIM Biometrik

    Registrasi SIM Biometrik Tembus 10 Juta, Penipu Makin Sulit

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ponsel tiba-tiba berdering dari nomor yang tidak dikenal. Beberapa saat kemudian, muncul SMS berisi hadiah palsu, tautan mencurigakan, atau ajakan investasi yang ternyata penipuan. Pengalaman seperti ini masih sering dialami masyarakat. Salah satu penyebabnya ialah mudahnya registrasi SIM biometrik belum diterapkan secara menyeluruh pada masa lalu sehingga banyak nomor seluler dapat […]

expand_less