Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Harga Minyak dan Beras Murah, Warga Banjar Antre Panjang

Harga Minyak dan Beras Murah, Warga Banjar Antre Panjang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Antusiasme warga terhadap Pasar Murah Banjar terlihat sejak pagi hari, Kamis (21/05/2026). Puluhan masyarakat memadati kawasan Alun-alun Kota Banjar untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Program pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUKMP) itu langsung dipenuhi warga dari berbagai wilayah. Mereka rela mengantre demi mendapatkan beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, hingga daging dengan harga yang lebih terjangkau.

Tidak sedikit warga datang sambil membawa tas belanja besar sejak pagi karena khawatir stok kebutuhan pokok cepat habis.

Dan suasananya langsung ramai.

Warga Rela Mengantre Demi Harga Lebih Murah

Di sejumlah titik stan penjualan, antrean warga terlihat cukup panjang. Sebagian masyarakat bahkan sudah datang sebelum kegiatan dimulai.

Harga kebutuhan pokok yang berada di bawah harga pasar menjadi alasan utama masyarakat berbondong-bondong datang ke lokasi pasar murah.

Salah seorang warga, Ayuni, mengaku sengaja datang lebih pagi agar bisa mendapatkan sembako dengan harga yang lebih hemat.

“Lebih murah di sini. Saya beli minyak tadi Rp45 ribu, lebih murah dibanding di pasar. Ada juga beras, telur, ayam, cabai, semuanya lebih murah,” ujarnya.

Tidak sedikit ibu rumah tangga terlihat sibuk menghitung ulang uang belanja sambil membandingkan harga sembako dengan harga di pasar harian.

Kadang selisihnya memang tidak terlalu besar.

Tetapi bagi sebagian warga, itu sangat membantu.

Pemkot Banjar Sebut Pasar Murah Bantu Tekan Beban Masyarakat

Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, mengatakan kegiatan pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, program tersebut bukan hanya soal jual beli sembako murah, tetapi juga bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.

“Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas KUKMP mengadakan gelar pasar murah untuk membantu meminimalisir beban masyarakat, terutama kebutuhan sembako,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga ingin memastikan aktivitas ekonomi lokal tetap bergerak, khususnya bagi pelaku UMKM yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Supriana menjelaskan bahwa pasar murah rutin dilaksanakan di berbagai lokasi, termasuk kawasan kecamatan dan perkantoran.

Karena kebutuhan masyarakat terus bergerak.

Dan harga bahan pokok juga sering berubah cepat.

Pasar Murah Jadi Strategi Menahan Inflasi Daerah

Pemerintah Kota Banjar menilai pasar murah menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Apalagi menjelang hari besar keagamaan, harga sejumlah komoditas biasanya mulai mengalami kenaikan.

Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan akses sembako murah agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa tekanan berlebihan.

“Ini juga dalam rangka menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga di Kota Banjar,” tambah Supriana.

Belakangan, masyarakat memang semakin sensitif terhadap harga kebutuhan pokok. Banyak warga mulai membandingkan harga cabai, minyak, dan beras dari satu toko ke toko lain hanya lewat unggahan media sosial atau grup WhatsApp keluarga.

Ada juga yang langsung mengabarkan lokasi sembako murah ke tetangga setelah selesai berbelanja.

Dan itu terjadi hampir setiap kali pasar murah digelar.

UMKM Lokal Ikut Merasakan Dampaknya

Selain membantu masyarakat, kegiatan pasar murah juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil dan UMKM lokal.

Produk-produk kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut berasal dari berbagai distributor dan pelaku usaha lokal yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Kondisi itu membuat perputaran ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Tidak hanya warga yang terbantu.

Pedagang kecil juga ikut bergerak.

Di sekitar lokasi kegiatan, suasana Alun-alun Kota Banjar terlihat lebih hidup dibanding hari biasa. Warga datang silih berganti sambil membawa kantong belanja berisi minyak goreng, telur, dan beras.

Ada yang datang bersama keluarga.

Ada pula yang langsung menghubungi kerabat lain setelah mengetahui harga sembako di lokasi lebih murah.

Lucunya, sebagian warga hari ini justru lebih sibuk membicarakan harga cabai dibanding isu politik yang ramai di media sosial.

Warga Berharap Pasar Murah Digelar Lebih Sering

Masyarakat berharap kegiatan pasar murah bisa terus dilaksanakan secara rutin, terutama saat harga kebutuhan pokok mulai naik.

Sebab bagi sebagian keluarga, program seperti ini cukup membantu mengurangi pengeluaran harian.

Apalagi kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil.

Dan harga kebutuhan rumah tangga terus bergerak.

Karena itu, kehadiran pasar murah tidak hanya soal sembako murah.

Tetapi juga tentang rasa tenang bahwa pemerintah masih hadir di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Kadang bantuan paling terasa bukan datang dalam bentuk besar.

Tetapi dari harga minyak goreng yang sedikit lebih murah saat dapur rumah sedang benar-benar membutuhkan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi suasana Idul Fitri dengan makna spiritual mendalam setelah menjalani puasa Ramadan

    Makna Idul Fitri yang Sering Terlewat, Padahal Paling Penting

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Makna Idul Fitri sering dipahami sebagai hari kemenangan setelah menjalani puasa Ramadan. Namun, arti lebaran, filosofi Idul Fitri, dan hikmah puasa Ramadan sesungguhnya jauh lebih dalam. Banyak orang merayakan, tetapi tidak semua memahami pesan spiritual yang tersembunyi di balik momen sakral ini. Oleh karena itu, penting untuk menggali makna Idul Fitri dari […]

  • Ilustrasi keteguhan Sumayyah binti Khayyat sebagai syahidah pertama dalam Islam yang mempertahankan iman di tengah siksaan

    Keteguhan Sumayyah, Syahidah Pertama dalam Islam

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Sumayyah syahidah pertama dalam sejarah Islam bukan sekadar cerita masa lalu. Keteguhan Sumayyah binti Khayyat sebagai syahidah pertama menghadirkan teladan keberanian iman yang tetap relevan hingga kini. Sosok ini dikenal sebagai perempuan yang memilih mempertahankan keyakinan, meski harus menghadapi siksaan berat. Di tengah tekanan kaum Quraisy pada masa awal dakwah Nabi […]

  • Ramp Check Tasikmalaya

    Belajar dari Pantura, Bus di Tasikmalaya Diperiksa Ketat

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ramp Check Tasikmalaya menjadi langkah cepat yang dilakukan Satlantas Polres Tasikmalaya setelah serangkaian kecelakaan Pantura dalam beberapa hari terakhir menelan banyak korban jiwa. Pemeriksaan kendaraan angkutan umum itu dilakukan sebagai upaya mencegah kecelakaan serupa terjadi di wilayah Tasikmalaya sekaligus memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Langkah tersebut muncul setelah dua kecelakaan […]

  • ketentuan allah

    Khutbah Jumat: Ketentuan Allah

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لِلَّهِ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِلْإِيمَانِ وَالْإِسْلَامِ، وَجَعَلَنَا مِنْ أُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ أَفْضَلُ الصَّلَاةِ وَأَتَمُّ السَّلَامِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا […]

  • Grafik Indeks Daya Saing Daerah 2025 yang dirilis BRIN untuk mengukur produktivitas dan inovasi 38 provinsi serta 508 kabupaten/kota.

    BRIN Ukur Daya Saing 508 Daerah, Siapa Terdepan?

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) kembali menjadi sorotan setelah BRIN merilis edisi 2025. IDSD atau indeks daya saing wilayah itu berfungsi mengukur produktivitas, kemandirian, serta kemajuan daerah secara komprehensif. Melalui instrumen tersebut, pemerintah dapat menilai performa pembangunan sekaligus merumuskan kebijakan berbasis data. BRIN menyusun IDSD dengan mengacu pada empat aspek utama […]

  • KUHP baru nikah siri

    KUHP Baru: Batas Negara Mengatur Perkawinan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sorotan MUI atas KUHP baru membuka debat batas negara mengatur nikah siri dan poligami serta dampaknya bagi warga. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru kembali membuka ruang perdebatan lama: sejauh mana negara berwenang masuk ke wilayah privat warga yang bersinggungan dengan keyakinan agama. Sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap pasal-pasal yang […]

expand_less