Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » SADESA Dibuka! Anak Desa Tasikmalaya Bisa Kuliah Gratis

SADESA Dibuka! Anak Desa Tasikmalaya Bisa Kuliah Gratis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabar ini langsung mengubah mimpi ribuan anak desa. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi meluncurkan Program SADESA (Satu Desa Satu Sarjana) pada Selasa (03/02/2026). Lewat program ini, pemuda desa berprestasi mendapatkan beasiswa penuh dari semester pertama hingga lulus kuliah.

Bagi banyak keluarga desa, kuliah sering terasa seperti impian mahal. Namun kini, pintu itu terbuka lebar. SADESA hadir sebagai jalan baru agar anak desa tidak lagi berhenti di bangku SMA.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yaqin menyebut program ini sebagai pemantik perubahan dari akar rumput.

“Tidak mungkin kita bisa menjadi juara kalau kita tidak unggul. Karena itu, trigger-nya harus dimulai dari desa,” tegas Cecep.

Gandeng Kampus Top Jawa Barat, Bukan Janji Kosong

SADESA tidak berjalan sendiri. Untuk menjamin kualitas, Pemkab Tasikmalaya menggandeng perguruan tinggi negeri unggulan di Jawa Barat. Kerja sama resmi dilakukan dengan Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), serta Poltekkes Tasikamalaya.

Baca juga: Prestasi Nasional Kini Terhubung ke Beasiswa Kuliah Unggul

Kolaborasi ini membuka kesempatan nyata bagi anak desa Tasikmalaya untuk duduk di bangku kampus elite. Selain itu, langkah ini memperkuat kesiapan mereka bersaing secara nasional maupun global.

Dengan dukungan kampus ternama, SADESA bukan sekadar beasiswa. Program ini menjadi investasi jangka panjang SDM desa.

Beasiswa Penuh 8 Semester, Tanpa Setengah Jalan

Berbeda dari banyak program bantuan pendidikan, SADESA berjalan dengan komitmen penuh. Pemerintah daerah menanggung biaya kuliah sejak semester 1 hingga semester 8.

“Beasiswa ini bukan hadiah. Ini amanah,” kata Cecep.

Setiap desa hanya mengirim satu wakil per tahun. Skema ini menjaga keadilan sekaligus mendorong kompetisi sehat di tingkat desa. Meski begitu, Pemkab Tasikmalaya membuka peluang perluasan kuota.

“Tahun ini target 300 peserta. Jika APBD lebih baik, kita tambah. Bisa 350, bahkan lebih,” jelas Cecep.

Dengan pendekatan ini, satu sarjana diharapkan menjadi pemantik perubahan bagi ribuan warga desa lainnya.

Ada Syarat Penting: Lulus Harus Kembali ke Desa

SADESA tidak hanya membiayai kuliah, tetapi juga mengikat komitmen sosial. Setiap penerima beasiswa wajib kembali dan membangun desa kelahirannya.

Baca juga: Strategi Besar Ajax di Balik Transfer Maarten Paes

Cecep menegaskan bahwa ilmu tidak boleh berhenti di kota.

“Jangan sudah jadi dokter, insinyur, atau sarjana teknologi, lalu lupa desa asalnya.”

Lulusan SADESA diharapkan terlibat langsung dalam pembangunan desa, mulai dari pendidikan, ekonomi, layanan publik, hingga pengembangan potensi lokal.

Pendaftaran Dimulai dari Desa, Bukan Langsung ke Kabupaten

Berbeda dari program beasiswa lain, alur SADESA dimulai dari bawah. Calon peserta harus mendaftar melalui pemerintah desa. Mereka wajib melampirkan:

  • Surat dukungan orang tua
  • Pernyataan komitmen pribadi
  • Rekam prestasi akademik

Berkas kemudian diteruskan ke kecamatan sebelum diverifikasi di tingkat kabupaten. Dengan cara ini, desa ikut bertanggung jawab menyeleksi calon terbaiknya.

Jadwal Seleksi dan Jalur Masuk Kuliah

Pemkab Tasikmalaya menargetkan pengumuman penerima SADESA pada Maret 2026, beriringan dengan seleksi masuk perguruan tinggi.

Peserta yang lolos SNBP langsung menerima pembiayaan sejak awal kuliah. Sementara itu, siswa yang belum berhasil masih memiliki peluang melalui SNBT. Selama ada bukti kelulusan di kampus mitra, beasiswa tetap diberikan penuh hingga lulus.

“Pemerintah hadir untuk membiayai. Namun, anak-anak desa harus siap berjuang dan belajar sungguh-sungguh,” tutup Cecep. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KA Parahyangan gratis

    KAI Gratiskan KA Parahyangan, Perjalanan Bandung–Gambir Ditanggung Penuh

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KAI membuka program KA Parahyangan gratis Bandung–Gambir pp selama 18–20 November 2025 melalui seleksi peserta. albadarpost.com, HUMANIORA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan akses KA Parahyangan gratis untuk rute Bandung–Gambir pulang pergi selama tiga hari pada 18–20 November 2025. Program ini dibuka untuk masyarakat umum dan seluruh biaya perjalanan akan ditanggung oleh KAI. Kebijakan […]

  • Ilustrasi pekerja dari Sumedang yang terjebak janji pekerjaan di pedalaman Yahukimo Papua

    Janji Kerja Berujung Petaka: Kisah Warga Sumedang di Papua Jadi Peringatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mereka berangkat dengan harapan besar. Pekerjaan baru dijanjikan menanti di Papua. Namun perjalanan itu justru berubah menjadi kisah yang hampir tidak ingin mereka ingat lagi. Cerita warga Sumedang di Yahukimo kini menjadi perhatian publik setelah kisah mereka tentang tawaran kerja yang berujung masalah mulai tersebar. Banyak orang tidak menyangka bahwa perjalanan […]

  • Kesaktian Pancasila

    Kesaktian Pancasila: Refleksi dan Tantangan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF. Pagi ini, bangsa Indonesia kembali mengenang Kesaktian Pancasila lewat upacara kenegaraan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya. Di tengah keragaman tantangan zaman, momentum 1 Oktober 2025 menjadi cermin agar nilai-nilai dasar bangsa tak luntur, tapi kokoh sebagai fondasi persatuan. Sejarah dan Latar Peringatan Peringatan Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober lahir dari kisah […]

  • Ilustrasi refleksi batin tentang syukur sebagai jalan ruhani dalam Islam berdasarkan Surat Ibrahim ayat 7

    Janji Allah di Jalan Syukur

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat yang tidak turun untuk diperdebatkan, melainkan untuk direnungkan. Ia tidak menggedor telinga, tetapi mengetuk hati. Surat Ibrahim ayat 7 adalah salah satunya. Sebuah pengumuman dari langit yang tidak memaksa, tetapi mengundang kesadaran terdalam manusia. “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu. Namun jika kamu mengingkari, sungguh azab-Ku sangat […]

  • MyASN BKN

    Literasi Digital ASN, Masalah Lama dalam Sistem Baru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MyASN BKN mempermudah pengelolaan data ASN sekaligus menguji kesiapan disiplin administrasi digital. albadarpost.com, FOKUS – Digitalisasi birokrasi terus didorong negara. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadirkan MyASN sebagai platform tunggal pengelolaan data aparatur sipil negara. Sistem ini menjanjikan transparansi, efisiensi, dan integrasi nasional. Namun di balik kemajuan teknologi itu, muncul persoalan klasik yang belum tuntas: literasi […]

  • radikalisme digital

    Kesbangpol Jabar Perketat Pencegahan Radikalisme Digital di Lingkungan Remaja

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kesbangpol Jabar memperketat pencegahan radikalisme digital yang menyasar anak muda melalui game dan algoritma media sosial. albadarpost.com, PELITA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat memperketat langkah pencegahan radikalisme digital yang kini menyasar anak muda melalui pola penyusupan baru, termasuk konten video gim dan algoritma media sosial. Perubahan strategi ini penting karena kanal […]

expand_less