Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Ambulans Dipakai Tagih Pinjol, DPR RI Minta Debt Collector Ditindak

Ambulans Dipakai Tagih Pinjol, DPR RI Minta Debt Collector Ditindak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Suara sirene ambulans biasanya membuat warga panik. Orang-orang memberi jalan karena mengira ada nyawa yang harus segera diselamatkan. Namun belakangan, fasilitas darurat itu justru diduga dipakai untuk kepentingan penagihan pinjaman online atau pinjol darurat.

Kasus ini memantik kemarahan publik setelah muncul laporan tentang debt collector yang memanfaatkan layanan ambulans dan pemadam kebakaran untuk menekan penunggak utang. Modus tersebut dinilai tidak hanya meresahkan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat.

Sebab ketika petugas sibuk merespons panggilan palsu, ada kemungkinan warga lain yang benar-benar dalam kondisi kritis justru terlambat mendapat pertolongan.

DPR RI Sebut Debt Collector Main-main dengan Nyawa

Sorotan keras datang dari DPR RI. Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menilai tindakan tersebut sudah melewati batas kemanusiaan.

Menurutnya, ambulans dan damkar merupakan fasilitas publik yang berkaitan langsung dengan keselamatan warga. Karena itu, penyalahgunaan layanan darurat demi menagih utang tidak bisa dianggap sekadar pelanggaran biasa.

“Debt collector tersebut telah bermain-main dengan keselamatan dan nyawa masyarakat dengan menipu ambulans dan damkar untuk menagih utang,” ujar Abdullah.

Ia menegaskan aparat penegak hukum harus mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak berkembang menjadi modus baru dalam praktik penagihan pinjaman online.

Selain itu, DPR meminta sanksi tegas diberikan kepada pihak yang terbukti terlibat, baik debt collector maupun perusahaan pinjol yang menggunakan cara-cara intimidatif.

Modus Baru yang Bikin Warga Resah

Kasus ini membuat banyak warga geleng kepala. Pasalnya, layanan yang seharusnya hadir untuk membantu keadaan darurat justru dipakai sebagai alat tekanan psikologis terhadap peminjam.

Bayangkan jika ambulans datang ke sebuah rumah, lalu tetangga mengira ada musibah atau kondisi medis serius. Padahal kedatangan itu berkaitan dengan penagihan utang.

Di sisi lain, penggunaan fasilitas darurat secara sembarangan juga bisa mengganggu kerja petugas lapangan.

Petugas ambulans maupun damkar seharusnya fokus menangani kebakaran, kecelakaan, atau kondisi medis kritis. Ketika layanan tersebut dipakai untuk kepentingan lain, maka risiko keterlambatan penanganan darurat menjadi semakin besar.

Karena itu, kasus pinjol darurat ini langsung memicu perhatian luas di media sosial.

Komisi XI DPR Minta OJK dan Polisi Bergerak

Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino, meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera turun tangan untuk menelusuri pihak-pihak yang terlibat.

Menurut Harris, aparat perlu memastikan apakah debt collector tersebut berasal dari perusahaan pinjol legal atau justru jaringan pinjaman online ilegal.

“Kalau debt collector ini dari pinjol legal, tentu OJK harus bertindak. Kalau pinjol ini ilegal, maka Kepolisian harus turun tangan,” kata Harris.

Pernyataan itu memperlihatkan kekhawatiran DPR terhadap pola penagihan pinjol yang dinilai semakin agresif dan sulit dikendalikan.

Penyalahgunaan Layanan Darurat Bisa Kena Pidana

Praktik memanfaatkan ambulans dan damkar untuk penagihan utang juga dinilai berpotensi melanggar hukum.

Dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, layanan darurat wajib digunakan untuk kepentingan penyelamatan nyawa dan penanganan medis.

Selain itu, UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana menegaskan fasilitas darurat harus dipakai untuk kondisi kebencanaan maupun situasi genting masyarakat.

Jika ditemukan unsur manipulasi atau penipuan, pelaku juga dapat dijerat aturan pidana terkait penyalahgunaan fasilitas publik.

Karena itu, DPR meminta aparat tidak berhenti pada teguran semata. Penegakan hukum dianggap penting agar praktik serupa tidak kembali terulang.

Fenomena Pinjol Kian Mengkhawatirkan

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan dalam industri pinjaman online di Indonesia.

Sebelumnya, publik sudah dihadapkan pada berbagai kasus teror penagihan, penyebaran data pribadi, intimidasi digital, hingga ancaman terhadap keluarga peminjam.

Kini, modusnya berkembang lebih jauh dengan menyeret fasilitas layanan darurat.

Banyak pihak menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap praktik penagihan pinjaman online, terutama yang melibatkan debt collector.

Selain itu, masyarakat juga diimbau lebih berhati-hati sebelum menggunakan layanan pinjol, khususnya platform yang tidak memiliki izin resmi.

Ketika ambulans dan damkar mulai dipakai untuk meneror utang, yang rusak bukan cuma aturan hukum—tetapi juga rasa aman masyarakat terhadap layanan penyelamat nyawa. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bupati Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Bupati Tasikmalaya menuntut percepatan program daerah agar manfaat APBD segera dirasakan warga. Percepatan Program Menjadi Prioritas: Waktu Menuju Akhir Tahun Menyempit albadarpost.com, EDITORIAL – Menjelang tutup tahun anggaran, Bupati Tasikmalaya menginstruksikan percepatan program OPD. Teguran disampaikan saat Apel Senin Pagi di Sekretariat Daerah, Singaparna, 24 November 2025. Di hadapan jajaran perangkat daerah, ia […]

  • Warga Indonesia membuat pengaduan pelayanan publik melalui platform LAPOR.go.id untuk melaporkan masalah kepada pemerintah.

    Rahasia Laporan di LAPOR.go.id Cepat Diproses, Warga Wajib Tahu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak masyarakat sebenarnya sudah mengenal LAPOR.go.id, namun tidak sedikit yang masih bertanya mengapa laporan mereka lambat mendapat respons. Platform LAPOR.go.id, yang juga dikenal sebagai SP4N-LAPOR, memang menjadi jalur resmi pengaduan masyarakat kepada pemerintah. Melalui LAPOR.go.id, warga dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, hingga kritik terkait pelayanan publik. Namun, laporan hanya akan efektif jika […]

  • Hidup Hemat

    Anak 90-an Baru Sadar, Ternyata Orang Tua Dulu Sangat Hebat Mengatur Uang

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Generasi 90-an mungkin masih ingat suara tutup kaleng biskuit yang dibuka perlahan, lalu ternyata isinya bukan kue — melainkan uang receh, benang jahit, atau nota belanja lama. Hal-hal kecil seperti itu dulu terasa biasa saja. Namun sekarang, banyak orang justru mulai merindukan cara hidup sederhana orang tua zaman dulu. Di tengah biaya […]

  • Ilustrasi konflik Timur Tengah dengan latar kilang minyak dan peta kawasan sebagai simbol dampak perang AS Israel Iran terhadap harga minyak global.

    Perang AS–Israel vs Iran: Dunia Terancam Krisis Energi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ketegangan Perang AS Israel Iran kembali meningkat dan memicu kekhawatiran global. Konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran ini bukan hanya persoalan militer, tetapi juga menyentuh stabilitas geopolitik serta harga minyak dunia. Seiring eskalasi konflik Timur Tengah tersebut, pasar energi dan hubungan internasional ikut bergejolak. Situasi memanas setelah serangkaian serangan dan respons balasan […]

  • pengadaan lahan Whoosh

    KPK Telusuri Modus Pengadaan Lahan Whoosh yang Rugikan Negara

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KPK menyelidiki dugaan penjualan ulang aset negara dalam pengadaan lahan Whoosh dan potensi kerugian negara. albadarpost.com, HUMANIORA – Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan Whoosh, proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung yang dikerjakan pemerintah bersama konsorsium BUMN. Lembaga antirasuah menemukan indikasi bahwa negara membeli kembali tanah yang seharusnya masih berstatus milik negara. Jika […]

  • Pengaduan Publik

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Sosialisasi Pengaduan Publik

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya memperkuat sosialisasi pengaduan publik sebagai dasar peningkatan layanan dan transparansi. albadarpost.com – LENSA – Kebijakan penguatan sosialisasi pengaduan publik kembali menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Agenda ini ditegaskan saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tasikmalaya, Nana Heryana, membuka kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik dan pengelolaan pengaduan di ruang operasi Setda, Selasa, 9 […]

expand_less