Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Puasa Asyura, Satu Hari Pahala Setahun

Puasa Asyura, Satu Hari Pahala Setahun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang tanggal 10 Muharram, banyak Muslim mulai mencari informasi tentang Puasa Asyura, keutamaan puasa Asyura, dan amalan Muharram yang paling dianjurkan. Menariknya, di tengah berbagai ibadah sunnah yang ada, Puasa Asyura justru memiliki keutamaan yang sangat besar. Hanya satu hari berpuasa, tetapi Rasulullah SAW menyebutnya sebagai amalan yang dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.

Karena itu, Puasa Asyura bukan sekadar tradisi tahunan. Lebih dari itu, puasa ini mengandung sejarah, pelajaran hidup, dan pesan spiritual yang masih relevan hingga hari ini.

Mengapa Puasa Asyura Begitu Istimewa?

Di berbagai kampung, suasana Muharram sering diwarnai pengajian, santunan yatim, dan pawai obor. Namun di balik semua kegiatan tersebut, ada satu amalan yang sering luput dari perhatian: Puasa Asyura.

Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau melihat kaum Yahudi berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Mereka melakukannya sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir’aun.

Mendengar hal itu, Rasulullah SAW bersabda:

“Kami lebih berhak terhadap Musa daripada mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kemudian beliau berpuasa pada hari tersebut dan menganjurkan umat Islam untuk melaksanakannya.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa Puasa Asyura bukan sekadar ibadah sunnah. Puasa ini juga menjadi pengingat bahwa pertolongan Allah selalu hadir bagi orang-orang yang beriman dan bersabar.

Keutamaan Puasa Asyura yang Jarang Disadari

Banyak orang mengetahui bahwa Puasa Asyura memiliki pahala besar. Namun tidak semua memahami betapa istimewanya amalan ini.

Rasulullah SAW bersabda:

“Aku berharap kepada Allah agar puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi salah satu dalil paling terkenal tentang keutamaan Puasa Asyura.

Bayangkan.

Satu hari puasa sunnah.

Namun Allah SWT membuka kesempatan penghapusan dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Tentu saja, para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil. Sementara dosa besar tetap memerlukan taubat yang sungguh-sungguh.

Meski demikian, kesempatan seperti ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Di era ketika manusia begitu mudah melakukan kesalahan, Puasa Asyura hadir sebagai salah satu pintu rahmat yang Allah bukakan bagi hamba-Nya.

Mengapa Rasulullah Menganjurkan Puasa Tasu’a?

Selain Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram, Rasulullah SAW juga menganjurkan Puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharram.

Beliau bersabda:

“Jika aku masih hidup hingga tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan.” (HR. Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa anjuran tersebut bertujuan untuk membedakan ibadah umat Islam dari kebiasaan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

Karena itu, banyak ulama menganjurkan tiga pilihan:

  • Puasa tanggal 9 dan 10 Muharram.
  • Puasa tanggal 10 dan 11 Muharram.
  • Puasa tanggal 9, 10, dan 11 Muharram.

Di antara ketiganya, puasa tanggal 9 dan 10 Muharram menjadi pilihan yang paling populer.

Pelajaran Besar di Balik Puasa Asyura

Banyak orang memandang Puasa Asyura hanya dari sisi pahala. Padahal di balik ibadah ini terdapat pelajaran hidup yang sangat dalam.

Kisah Nabi Musa AS mengajarkan bahwa jalan menuju pertolongan Allah sering kali melewati ujian yang berat.

Ketika berada di tepi laut dan dikejar Fir’aun, keadaan tampak mustahil. Namun Allah SWT berfirman:

“Jangan takut. Sesungguhnya Aku bersama kamu berdua, Aku mendengar dan melihat.” (QS. Thaha: 46)

Ayat ini tidak hanya berlaku untuk Nabi Musa AS.

Pesannya juga relevan bagi manusia modern yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi, masalah keluarga, atau tekanan hidup lainnya.

Karena itu, Puasa Asyura bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Puasa ini juga mengajarkan keyakinan bahwa pertolongan Allah bisa datang pada saat yang tidak disangka-sangka.

Jangan Sampai Asyura Berlalu Begitu Saja

Di sebuah kampung, seusai pengajian Muharram, seorang jamaah lanjut usia pernah berkata kepada anak-anak muda yang berkumpul di serambi masjid.

“Kalau Ramadan mengajarkan kita kembali kepada Allah, maka Muharram mengajarkan cara menjaga langkah setelah Ramadan pergi.”

Kalimat sederhana itu membuat suasana sejenak hening.

Sebab banyak orang bersemangat saat Ramadan, tetapi perlahan kembali pada kebiasaan lama setelah bulan suci berlalu.

Di sinilah Puasa Asyura memiliki makna yang lebih luas.

Ia menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Allah tidak berhenti setelah Ramadan berakhir.

Puasa Asyura Adalah Kesempatan yang Datang Setahun Sekali

Muharram datang setiap tahun.

Namun kesempatan memperoleh keutamaan Puasa Asyura hanya hadir sekali dalam setahun.

Karena itu, jangan biarkan hari istimewa tersebut berlalu tanpa makna.

Persiapkan diri sejak sekarang. Niatkan puasa karena Allah. Perbanyak doa, dzikir, dan amal saleh lainnya.

Sebab bisa jadi satu hari yang kita anggap biasa justru menjadi sebab Allah mengampuni kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan.

Puasa Asyura bukan sekadar menahan lapar dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa Asyura adalah pengingat bahwa rahmat Allah selalu lebih besar daripada dosa-dosa kita, selama kita masih mau kembali mengetuk pintu-Nya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kartini Islam

    Kita Rayakan Kartini, Tapi Lupa Ajaran Islamnya

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Setiap tahun, publik merayakan Hari Kartini dengan lomba kebaya dan seremoni. Tapi jujur saja—kita lebih sibuk merayakan simbol daripada memahami gagasan Raden Ajeng Kartini. Padahal, Kartini Islam, pemikiran Kartini dalam Islam, dan emansipasi perempuan menurut Islam menyimpan satu pertanyaan yang belum terjawab sampai hari ini: kenapa ajaran yang memuliakan perempuan justru terasa hilang dalam praktik? Ini bukan sekadar sejarah. […]

  • Kerukunana umat beragama

    Indeks Kerukunan Umat Beragama Naik

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Indeks kerukunan umat beragama 2025 tertinggi dalam 11 tahun, didukung kebijakan dan mitigasi konflik nasional. albadarpost.com, HUMANIORA – Kerukunan umat beragama sepanjang 2025 menunjukkan tren positif dan stabil. Dua survei nasional mencatat capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir. Kondisi ini menjadi indikator penting bagi ketahanan sosial, sekaligus fondasi pembangunan yang berdampak langsung pada rasa aman […]

  • Admin OPD

    Anggaran Komunikasi Publik Disorot, Admin OPD Tasikmalaya Dilatih

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya melatih admin OPD untuk mengefektifkan anggaran komunikasi publik dan memperbaiki kinerja informasi daerah. Pelatihan Admin OPD Jadi Titik Masuk Evaluasi Anggaran Komunikasi albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menata ulang strategi komunikasi publik dengan menempatkan efektivitas anggaran sebagai perhatian utama. Melalui pelatihan pengelolaan informasi bagi admin organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah […]

  • Wisatawan Malaysia Terbanyak

    Kebijakan Baru Rotasi Kepala Sekolah di Jawa Barat: 641 Pendidik Kembali ke Daerah Asal

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar rotasi 641 kepala sekolah agar lebih dekat ke domisili, dorong efisiensi dan mutu pendidikan. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menerapkan kebijakan baru dalam sistem rotasi kepala sekolah dengan melantik 641 pejabat pendidikan, sebagian besar kini ditempatkan kembali di wilayah asal mereka. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan berbasis […]

  • cara lapor gratifikasi terbaru

    Batas Nilai Lapor Gratifikasi 2026: Antara Pencegahan dan Adaptasi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengubah peta aturan gratifikasi. Melalui regulasi terbaru tahun 2026, KPK menaikkan batas nilai gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan. Keputusan ini langsung menyedot perhatian publik, terutama aparatur sipil negara (ASN) dan penyelenggara negara. Di balik penyesuaian tersebut, muncul satu pertanyaan krusial: apakah kenaikan batas ini murni adaptasi […]

  • Smelter Freeport Gresik

    Pasokan Tembaga Tersendat, Operasional Smelter Freeport Gresik Terancam Berhenti Akhir Oktober 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Operasional Smelter Freeport Gresik terancam berhenti akhir Oktober 2025 akibat pasokan tembaga tersendat. albadarpost.com, LENSA – Kegiatan operasional Smelter Freeport Gresik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Jawa Timur, terancam berhenti total pada akhir Oktober 2025. Penghentian ini terjadi karena pasokan konsentrat tembaga dari tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tembagapura, Papua Tengah, […]

expand_less