Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » TNI Panjat Kubah Masjid, Santri Terharu

TNI Panjat Kubah Masjid, Santri Terharu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 32 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – TNI di pesantren menjadi pemandangan yang menarik perhatian warga Kota Tasikmalaya menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Namun kali ini, prajurit Yonif TP 939 Macan Putih tidak datang membawa perlengkapan tempur. Sebaliknya, mereka hadir dengan kuas, cat, sapu, dan semangat gotong royong untuk mempercantik lingkungan Pondok Pesantren Sulalatul Huda di Kecamatan Cihideung.

Aksi pada Rabu (24/6/2026) tersebut, segera menarik perhatian masyarakat. Di tengah suasana pergantian tahun Hijriah yang identik dengan refleksi dan pembaruan diri, para prajurit memilih menghadirkan makna hijrah melalui tindakan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh para santri dan warga sekitar.

Saat Prajurit Menantang Ketinggian Demi Rumah Ibadah

Suasana haru sekaligus menegangkan terlihat ketika sejumlah anggota Yonif TP 939 Macan Putih memanjat bagian atas masjid menuju area kubah.

Dari bawah, santri dan warga menyaksikan para prajurit bekerja dengan penuh kehati-hatian. Mereka membersihkan lapisan cat lama yang mulai kusam, lalu menyiapkan permukaan bangunan agar kembali terlihat bersih dan indah.

Selain itu, tim lain bergerak memperbaiki sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan ringan. Mereka menyisir area pesantren, memperhatikan setiap sudut bangunan, serta memastikan lingkungan belajar para santri menjadi lebih nyaman.

Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan perubahan visual. Lebih jauh, aksi tersebut menunjukkan kepedulian terhadap tempat yang setiap hari digunakan untuk menuntut ilmu dan beribadah.

Pesantren Bersejarah yang Menjadi Pilihan

Pemilihan Pondok Pesantren Sulalatul Huda bukan tanpa alasan. Pesantren yang berdiri di jantung Kota Tasikmalaya ini memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan Islam.

Selama bertahun-tahun, lembaga tersebut dikenal sebagai salah satu pesantren yang mampu menjaga tradisi keilmuan klasik sekaligus membuka ruang bagi perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Di lingkungan pesantren ini, para santri mempelajari kitab-kitab salaf, memperdalam ilmu agama, sekaligus mengembangkan kemampuan bahasa dan wawasan umum. Karena itu, keberadaan pesantren tidak hanya penting bagi pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri.

Melihat peran besar tersebut, Yonif TP 939 Macan Putih menilai bahwa kenyamanan lingkungan pesantren perlu terus dijaga agar proses pendidikan berlangsung lebih baik.

Tahun Baru Islam yang Diisi Aksi Nyata

Komandan Yonif TP 939 Macan Putih, Letkol Infanteri Deddy Setya Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Menurutnya, pergantian tahun Hijriah seharusnya tidak hanya menjadi momen seremonial. Sebaliknya, masyarakat dapat memaknainya melalui kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

Karena itulah para prajurit turun langsung ke lapangan. Mereka bekerja bersama warga dan santri, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat tanpa sekat.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa tugas TNI tidak terbatas pada aspek pertahanan negara. Prajurit juga hadir untuk membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memperkuat hubungan antara aparat dan rakyat.

Ketika Goresan Kuas Menjadi Simbol Kemanunggalan

Bagi sebagian orang, mengecat dinding mungkin terlihat sederhana. Namun di Pesantren Sulalatul Huda, setiap goresan kuas membawa makna yang lebih dalam.

Ada semangat gotong royong yang tumbuh. Ada kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan. Selain itu, ada pesan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

Karena itu, kegiatan bakti sosial ini menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Prajurit, santri, serta masyarakat bekerja dalam satu barisan untuk tujuan yang sama.

Kini wajah pesantren tampak lebih bersih dan segar. Kubah masjid kembali memancarkan warna baru. Lingkungan belajar pun terasa lebih nyaman bagi para santri yang menjalani aktivitas sehari-hari.

Di tengah berbagai tantangan zaman, aksi sederhana seperti ini justru menghadirkan pesan yang kuat. Bahwa kepedulian tidak selalu hadir dalam bentuk besar. Terkadang, perubahan dimulai dari kuas, cat, dan tangan-tangan yang bekerja dengan tulus.

Saat sebagian orang merayakan Tahun Baru Islam dengan kata-kata, para prajurit Macan Putih memilih menuliskannya dengan tindakan. Di atas kubah masjid dan di sudut-sudut pesantren, mereka membuktikan bahwa pengabdian terbaik adalah manfaat yang benar-benar dirasakan rakyat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Basket SMP Banjarsari

    SMPN 1 Banjarsari Bangkit! Tim Basket NBR Borong 3 Gelar di IPBC Cup

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebangkitan tim basket SMP Banjarsari mulai terlihat nyata. Program Nesabanri Basketball Reborn (NBR) milik SMPN 1 Banjarsari sukses mencuri perhatian dalam ajang IPBC Cup Season 2 setelah membawa pulang tiga gelar juara sekaligus pada kategori tingkat SMP. Turnamen yang digelar Ikatan Pelatih Basket Ciamis di Galuh Basketball Centre itu menjadi panggung […]

  • ayam masak kecap

    Ayam Masak Kecap, Menu Hemat Bunda

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah tekanan harga bahan pangan yang fluktuatif, warga memilih strategi sederhana untuk menjaga dapur tetap mengepul. Salah satunya dengan mengandalkan ayam masak kecap sebagai menu harian keluarga. Olahan ini dinilai efisien, mudah dibuat, dan mampu memenuhi kebutuhan gizi empat porsi dalam satu kali masak. Data resep menunjukkan, dengan 300 gram ayam […]

  • Gedung Bank Syariah Indonesia Tasikmalaya sebagai simbol layanan publik perbankan yang dituntut transparansi informasi.

    Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Dalam Islam, amanah bukan sekadar istilah etis. Ia adalah perjanjian antara manusia dan Allah. Setiap harta yang dikelola, terlebih yang bersumber dari dana publik, kelak akan dimintai hisab. Karena itu, lembaga keuangan syariah tidak cukup hanya berlabel “Islam”, tetapi wajib menjelmakan nilai-nilai Islam dalam praktik nyata. Peresmian gedung megah Bank Syariah Indonesia […]

  • UMKM modal kecil

    7 Ide UMKM Modal Kecil 2026, Cocok Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – UMKM modal kecil kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus menyewa tempat usaha. Bahkan, usaha rumahan modal kecil semakin diminati karena fleksibel, mudah dijalankan, dan memiliki peluang keuntungan yang menjanjikan. Di tengah perkembangan ekonomi digital, ide UMKM modal kecil dari rumah bisa berkembang cepat jika dikelola […]

  • keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan

    Banyak Orang Menyesal, Inilah Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua orang menyadari keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan. Padahal, fase terakhir bulan suci ini menyimpan kesempatan besar yang bisa mengubah kehidupan seorang muslim. Pada malam-malam inilah terdapat Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Karena itu, banyak ulama menekankan pentingnya memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadhan dengan […]

  • Penipuan pinjaman

    Putusan MA Menegaskan Penipuan Berkedok Pinjaman

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung Nomor 736 K/Pid/2025 menegaskan satu hal penting: kebohongan yang digunakan untuk meyakinkan orang agar memberikan pinjaman uang bukan sekadar wanprestasi, melainkan tindak pidana penipuan. Di tengah praktik pinjam-meminjam yang kerap berbasis relasi personal dan rasa saling percaya, putusan ini relevan karena menyentuh ruang paling rentan dalam kehidupan warga—kepercayaan yang […]

expand_less