Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Densus 88 Geledah Rumah Warga di Garut

Densus 88 Geledah Rumah Warga di Garut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penggeledahan Densus 88 di Garut menegaskan kewaspadaan negara terhadap radikalisme dan dampaknya bagi rasa aman warga.

Penggeledahan Dini Hari dan Dampaknya bagi Rasa Aman Warga

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah rumah warga di kawasan permukiman Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Penggeledahan itu dilakukan pada Selasa malam, 23 Desember 2025, terkait dugaan keterkaitan salah satu penghuni rumah dengan paham radikal.

Peristiwa ini segera menyita perhatian warga sekitar. Kehadiran aparat bersenjata lengkap di lingkungan permukiman padat penduduk memunculkan pertanyaan tentang tingkat ancaman dan kesiapsiagaan negara. Bagi publik, langkah ini penting karena menyentuh langsung isu keamanan, ketertiban sosial, dan pencegahan radikalisme Garut sejak dini.

Operasi tersebut menegaskan bahwa pengawasan terhadap potensi terorisme tidak hanya berlangsung di wilayah konflik terbuka, tetapi juga merambah kawasan hunian warga.


Penjelasan Aparat: Penanganan Penuh di Tangan Densus 88

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Joko Prihatin, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Ia menegaskan bahwa peran Polres Garut dalam operasi itu sebatas pendampingan dan pengamanan wilayah.

“Kami hanya melakukan pendampingan atau backup. Penanganan sepenuhnya oleh Densus 88,” kata Joko, Rabu (24/12/2025).

Menurutnya, jajaran Polres Garut tidak mengetahui secara detail siapa saja yang diamankan atau barang apa yang disita dalam penggeledahan itu. Seluruh proses, termasuk pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan awal, ditangani langsung oleh Densus 88 Antiteror Polri.

Joko juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai substansi kasus. Hal ini, kata dia, menjadi kewenangan penuh Densus 88 sebagai satuan khusus penanggulangan terorisme.


Kesaksian Warga dan Situasi di Lokasi

Warga di sekitar lokasi penggeledahan membenarkan adanya operasi tersebut. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa penggeledahan berlangsung pada malam hari dengan pengamanan ketat.

“Steril malam. Tidak ada warga yang boleh mendekat,” ujarnya singkat.

Menurut warga, sejumlah personel Densus 88 berjaga di sekitar rumah yang digeledah. Mereka mengenakan seragam serba hitam, membawa senjata, dan didukung kendaraan taktis jenis barracuda. Situasi itu membuat suasana lingkungan mendadak sunyi dan tertutup.

Meski demikian, warga menyebut tidak terjadi kericuhan selama operasi berlangsung. Aktivitas penggeledahan berjalan cepat dan terkoordinasi.


Radikalisme Garut dan Pola Pencegahan Dini

Penggeledahan oleh Densus 88 ini kembali menempatkan isu radikalisme Garut dalam sorotan. Garut, seperti wilayah lain di Jawa Barat, kerap disebut dalam peta kewaspadaan karena faktor demografis dan sejarah beberapa kasus radikalisme skala kecil.

Baca juga: Penyerahan Rp6,6 Triliun dan Masa Depan Penindakan Korupsi SDA

Namun aparat menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pencegahan dini, bukan respons terhadap ancaman terbuka. Pengawasan dilakukan untuk memastikan potensi penyebaran paham radikal dapat dihentikan sebelum berkembang menjadi tindakan kekerasan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan penegakan hukum terhadap terorisme tidak hanya berfokus pada penindakan pascakejadian, tetapi juga deteksi awal melalui intelijen dan operasi tertutup.


Dampak Sosial dan Tantangan Transparansi

Bagi masyarakat, operasi seperti ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, ia memberi rasa aman karena negara hadir dan bertindak. Di sisi lain, keterbatasan informasi kerap memunculkan spekulasi di tingkat warga.

Minimnya penjelasan resmi mengenai substansi kasus memang lazim dalam penanganan terorisme. Namun tantangan ke depan adalah menjaga keseimbangan antara kerahasiaan operasi dan kebutuhan publik akan informasi yang proporsional.

Kepercayaan publik terhadap aparat keamanan sangat bergantung pada konsistensi penegakan hukum dan komunikasi yang bertanggung jawab.


Kewaspadaan Negara dan Peran Masyarakat

Penggeledahan Densus 88 di Garut menegaskan bahwa pencegahan radikalisme masih menjadi prioritas negara. Langkah ini menunjukkan kewaspadaan aparat dalam menjaga keamanan, sekaligus mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap inklusif dan waspada.

Keamanan bukan hanya urusan aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran sosial dan ketahanan komunitas. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus kendaraan pemudik di jalan tol Indonesia saat perjalanan mudik Lebaran 2026 menuju kampung halaman.

    Mau Mudik Tanpa Drama? Ikuti Panduan 2026 Ini

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Panduan Mudik 2026 menjadi pencarian utama masyarakat menjelang Lebaran. Banyak calon pemudik mulai mencari info mudik 2026, tips mudik aman, hingga strategi perjalanan agar terhindar dari kemacetan panjang. Tahun ini, mobilitas diprediksi meningkat sehingga persiapan perjalanan menjadi faktor paling menentukan kenyamanan. Karena itu, memahami panduan perjalanan mudik sejak awal dapat membantu […]

  • Negara kecil

    Reaksi Singapura: Mandat PBB Terancam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Singapura menilai operasi AS di Venezuela mengancam mandat PBB dan meningkatkan risiko bagi negara kecil. Kebijakan Global Dipertanyakan albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pemerintah Singapura menyampaikan keprihatinan serius atas operasi militer Amerika Serikat di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro. Bagi Singapura, tindakan sepihak tersebut bukan hanya persoalan regional, tetapi sinyal bahaya bagi masa […]

  • gratifikasi hari raya

    Larangan THR untuk ASN: Bupati Tasikmalaya Terbitkan Surat Edaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengeluarkan kebijakan tegas terkait gratifikasi hari raya. Melalui Surat Edaran Bupati Tasikmalaya Nomor 0018 Tahun 2026, seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta tidak meminta maupun menerima hadiah atau tunjangan hari raya dari masyarakat maupun perusahaan. Kebijakan ini merupakan langkah pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi hari raya, yang sering […]

  • hak ahli waris menggugat tanpa surat kuasa

    Ahli Waris Bisa Menggugat Tanpa Surat Kuasa

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Putusan MA menegaskan ahli waris berhak menggugat pihak ketiga tanpa surat kuasa demi melindungi harta warisan. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung Nomor 838 PK/Pdt/2017 menegaskan satu hal penting dalam hukum perdata waris: seorang ahli waris tidak harus membawa surat kuasa dari ahli waris lain untuk menggugat pihak ketiga yang menguasai harta warisan secara melawan […]

  • Ahmad Sahroni anggota DPR RI menyatakan tidak mengambil gaji setelah kembali aktif di parlemen

    Langkah Berani Sahroni: Aktif Lagi di DPR tapi Tolak Gaji

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Keputusan tidak biasa datang dari politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni. Setelah kembali aktif menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI, ia menyatakan sahroni tak ambil gaji hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Pernyataan tersebut segera menarik perhatian publik karena langkah seperti ini jarang dilakukan oleh pejabat negara. Banyak orang bertanya-tanya mengenai alasan […]

  • Ilustrasi pekerja dari Sumedang yang terjebak janji pekerjaan di pedalaman Yahukimo Papua

    Janji Kerja Berujung Petaka: Kisah Warga Sumedang di Papua Jadi Peringatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mereka berangkat dengan harapan besar. Pekerjaan baru dijanjikan menanti di Papua. Namun perjalanan itu justru berubah menjadi kisah yang hampir tidak ingin mereka ingat lagi. Cerita warga Sumedang di Yahukimo kini menjadi perhatian publik setelah kisah mereka tentang tawaran kerja yang berujung masalah mulai tersebar. Banyak orang tidak menyangka bahwa perjalanan […]

expand_less