KKDT Sukaratu Gelar Pembinaan Guru Madrasah Diniyah
- account_circle redaktur
- calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
- visibility 68
- comment 0 komentar
- print Cetak

Para guru Madrasah Diniyah di Sukaratu mengikuti pembinaan KKDT untuk memperkuat administrasi dan pendidikan Islam di GDI, Minggu (24/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, HUMANIORA — Pembinaan guru Madrasah Diniyah menjadi perhatian Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDT) Sukaratu. Sebanyak 100 guru dari 16 Madrasah Diniyah mengikuti pembinaan di Aula GDI Sukaratu, Desa Sinagar, Ahad, 24 Mei 2026, untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam dan koordinasi antar lembaga diniyah.
Sejak pagi, suasana aula sudah terlihat ramai. Beberapa guru datang sambil membawa map plastik bening berisi administrasi pembelajaran. Sebagian lainnya tampak duduk berkelompok sambil membahas kondisi madrasah masing-masing sebelum acara dimulai.
Di bagian belakang aula, suara kursi plastik yang bergeser sesekali terdengar saat peserta berpindah posisi mengikuti sesi diskusi. Beberapa guru juga terlihat menyimpan pulpen di sela map plastik sambil tetap mencatat materi yang dianggap penting.
Dan itu terasa nyata.
KKDT Sukaratu Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah
Ketua KKDT Kecamatan Sukaratu, Cecep Amin, S.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan Madrasah Diniyah di wilayah Sukaratu.
“Guru madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, pembinaan seperti ini harus terus berjalan agar pendidikan diniyah semakin terarah dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan administrasi dan organisasi madrasah juga perlu mendapat perhatian serius agar lembaga pendidikan diniyah mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dasar pendidikan Islam.
Selain memperkuat sistem pembelajaran, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antar guru madrasah yang selama ini jarang bertemu dalam forum besar.
Hadirkan Pemateri dari FKDT Kabupaten Tasikmalaya
Untuk memperkuat materi pembinaan, KKDT Sukaratu menghadirkan dua pemateri dari FKDT Kabupaten Tasikmalaya, yakni Rustam Efendi, S.Pd dan Iman Nurzaman, S.Ag., M.Si.
Kedua pemateri menyampaikan materi seputar administrasi pembelajaran, pengarahan persiapan khazanah, hingga penguatan organisasi lembaga madrasah. Para peserta tampak serius mengikuti setiap sesi pembinaan.
Beberapa guru terlihat langsung membuka kembali format administrasi yang mereka simpan di dalam map. Ada pula peserta yang sibuk memotret materi menggunakan telepon genggam agar dapat dipelajari kembali setelah kegiatan selesai.
Suasananya memang sederhana.
Namun antusiasme peserta terlihat kuat sejak awal hingga akhir acara berlangsung.
Peserta Nilai Pembinaan Sangat Dibutuhkan
Salah satu peserta, Siti Aisah, Guru Madrasah Diniyah Al-Muniroh Sukahurip, mengaku kegiatan tersebut memberi manfaat besar bagi para guru madrasah.
“Kegiatan ini sangat membantu kami, terutama dalam memahami administrasi pembelajaran dan pengelolaan lembaga. Selain menambah ilmu, kami juga bisa bertukar pengalaman dengan guru dari madrasah lain,” katanya.
Tidak semua guru datang dengan fasilitas lengkap. Sebagian masih mencatat administrasi secara manual. Bahkan ada yang tetap mengurus kegiatan madrasah sambil membagi waktu dengan pekerjaan lainnya di kampung masing-masing.
Hal kecil seperti itu justru terasa dekat.
Di sela kegiatan, beberapa peserta juga tampak sesekali menerima panggilan telepon dari rumah atau madrasah. Namun mereka tetap fokus menyimak materi sambil menuliskan poin-poin penting di buku catatan kecil yang mulai penuh coretan tinta biru.
Antusiasme Guru Jadi Energi Baru Pendidikan Islam
Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa pembinaan guru madrasah masih menjadi kebutuhan penting di tingkat akar rumput. Kehadiran 100 peserta dari 16 Madrasah Diniyah juga mencerminkan semangat para guru dalam menjaga kualitas pendidikan Islam.
KKDT Sukaratu berharap kegiatan pembinaan ini dapat terus berlanjut agar pendidikan diniyah semakin berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Di tengah derasnya arus dunia digital, para guru madrasah tetap setia mengajar dari ruang-ruang sederhana demi menjaga cahaya pendidikan bagi generasi masa depan. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar