Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » KKDT Sukaratu Gelar Pembinaan Guru Madrasah Diniyah

KKDT Sukaratu Gelar Pembinaan Guru Madrasah Diniyah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 217
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA — Pembinaan guru Madrasah Diniyah menjadi perhatian Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDT)  Sukaratu. Sebanyak 100 guru dari 16 Madrasah Diniyah mengikuti pembinaan di Aula GDI Sukaratu, Desa Sinagar, Ahad, 24 Mei 2026, untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam dan koordinasi antar lembaga diniyah.

Sejak pagi, suasana aula sudah terlihat ramai. Beberapa guru datang sambil membawa map plastik bening berisi administrasi pembelajaran. Sebagian lainnya tampak duduk berkelompok sambil membahas kondisi madrasah masing-masing sebelum acara dimulai.

Di bagian belakang aula, suara kursi plastik yang bergeser sesekali terdengar saat peserta berpindah posisi mengikuti sesi diskusi. Beberapa guru juga terlihat menyimpan pulpen di sela map plastik sambil tetap mencatat materi yang dianggap penting.

Dan itu terasa nyata.

KKDT Sukaratu Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah

Ketua KKDT Kecamatan Sukaratu, Cecep Amin, S.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan Madrasah Diniyah di wilayah Sukaratu.

“Guru madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, pembinaan seperti ini harus terus berjalan agar pendidikan diniyah semakin terarah dan berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan administrasi dan organisasi madrasah juga perlu mendapat perhatian serius agar lembaga pendidikan diniyah mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dasar pendidikan Islam.

Selain memperkuat sistem pembelajaran, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antar guru madrasah yang selama ini jarang bertemu dalam forum besar.

Hadirkan Pemateri dari FKDT Kabupaten Tasikmalaya

Untuk memperkuat materi pembinaan, KKDT Sukaratu menghadirkan dua pemateri dari FKDT Kabupaten Tasikmalaya, yakni Rustam Efendi, S.Pd dan Iman Nurzaman, S.Ag., M.Si.

Kedua pemateri menyampaikan materi seputar administrasi pembelajaran, pengarahan persiapan khazanah, hingga penguatan organisasi lembaga madrasah. Para peserta tampak serius mengikuti setiap sesi pembinaan.

Beberapa guru terlihat langsung membuka kembali format administrasi yang mereka simpan di dalam map. Ada pula peserta yang sibuk memotret materi menggunakan telepon genggam agar dapat dipelajari kembali setelah kegiatan selesai.

Suasananya memang sederhana.

Namun antusiasme peserta terlihat kuat sejak awal hingga akhir acara berlangsung.

Peserta Nilai Pembinaan Sangat Dibutuhkan

Salah satu peserta, Siti Aisah, Guru Madrasah Diniyah Al-Muniroh Sukahurip, mengaku kegiatan tersebut memberi manfaat besar bagi para guru madrasah.

“Kegiatan ini sangat membantu kami, terutama dalam memahami administrasi pembelajaran dan pengelolaan lembaga. Selain menambah ilmu, kami juga bisa bertukar pengalaman dengan guru dari madrasah lain,” katanya.

Tidak semua guru datang dengan fasilitas lengkap. Sebagian masih mencatat administrasi secara manual. Bahkan ada yang tetap mengurus kegiatan madrasah sambil membagi waktu dengan pekerjaan lainnya di kampung masing-masing.

Hal kecil seperti itu justru terasa dekat.

Di sela kegiatan, beberapa peserta juga tampak sesekali menerima panggilan telepon dari rumah atau madrasah. Namun mereka tetap fokus menyimak materi sambil menuliskan poin-poin penting di buku catatan kecil yang mulai penuh coretan tinta biru.

Antusiasme Guru Jadi Energi Baru Pendidikan Islam

Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa pembinaan guru madrasah masih menjadi kebutuhan penting di tingkat akar rumput. Kehadiran 100 peserta dari 16 Madrasah Diniyah juga mencerminkan semangat para guru dalam menjaga kualitas pendidikan Islam.

KKDT Sukaratu berharap kegiatan pembinaan ini dapat terus berlanjut agar pendidikan diniyah semakin berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Di tengah derasnya arus dunia digital, para guru madrasah tetap setia mengajar dari ruang-ruang sederhana demi menjaga cahaya pendidikan bagi generasi masa depan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • personel TNI karhutla

    14.167 Personel TNI Bergerak Tangani Karhutla di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Personel TNI karhutla kini ikut memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan keterangan Pusat Penerangan TNI yang disampaikan Jumat, 21 Agustus 2026, sebanyak 14.167 personel TNI tercatat terlibat dalam penanganan karhutla dengan dukungan sarana serta peralatan pemadaman. Jumlah tersebut memperlihatkan skala dukungan TNI dalam menghadapi kebakaran hutan […]

  • miras Garut

    Warga Keluhkan Miras di Kerkof, Polisi Amankan 50 Botol

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Keluhan warga tentang miras Garut di kawasan Kerkof, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditindaklanjuti polisi melalui patroli pada Sabtu dini hari, 22 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam penjualan minuman keras dan menyita 50 botol miras dari berbagai jenis. Kepala Satuan Samapta Polres Garut AKP […]

  • Meja Iftar Timur Tengah paling mewah dengan dekorasi emas, lampu gantung kristal, dan hidangan khas Arab premium.

    Meja Iftar Timur Tengah Paling Mewah dan Menggoda

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Meja Iftar Timur Tengah Paling Mewah selalu menarik perhatian setiap Ramadhan tiba. Tradisi berbuka puasa di kawasan Arab ini tidak hanya menonjolkan cita rasa, tetapi juga menghadirkan kemegahan yang memikat. Bahkan, meja iftar mewah kerap menjadi simbol keramahan, status sosial, dan penghormatan terhadap tamu. Di berbagai negara seperti Uni Emirat Arab, […]

  • pemerintahan digital

    Era Baru Birokrasi Dimulai: Tasikmalaya Dorong Digitalisasi Layanan Publik

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintahan digital mulai dipacu lebih serius di Kabupaten Tasikmalaya. Transformasi digital, sistem layanan berbasis elektronik, serta adaptasi teknologi kini tidak lagi diposisikan sebagai rencana jangka panjang, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera dijalankan. Nada itu terasa jelas dalam sosialisasi pemerintahan digital yang digelar Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) pada Rabu, 22 […]

  • Dinsos Karawang

    Tak Cukup Dirazia, Dinsos Karawang Dorong Rehabilitasi Sosial Gepeng

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dinsos Karawang menilai rehabilitasi sosial merupakan langkah yang lebih efektif dibandingkan sekadar razia dalam menangani gelandangan dan pengemis (gepeng). Pandangan itu mengemuka setelah operasi gabungan yang menjaring 52 orang, dengan 18 di antaranya berasal dari luar Kabupaten Karawang. Menurut Dinas Sosial Kabupaten Karawang, penertiban memang diperlukan untuk menjaga ketertiban umum. Namun, […]

  • Denda Buang Sampah

    Viman Berlakukan Denda Buang Sampah ke Sungai

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Denda buang sampah resmi menjadi langkah tegas Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menekan kebiasaan buang sampah ke sungai, khususnya di kawasan Sungai Ciloseh. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa setiap pelaku akan menerima sanksi buang sampah sesuai jumlah sampah yang dibuang sebagai upaya memberikan efek jera sekaligus mencegah banjir. Pernyataan tersebut […]

expand_less