Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tegang! Musda KNPI Tasikmalaya Jadi Ujian Soliditas Pemuda

Tegang! Musda KNPI Tasikmalaya Jadi Ujian Soliditas Pemuda

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musda KNPI Tasikmalaya mendadak jadi sorotan. Bukan sekadar agenda rutin, forum ini berubah menjadi momen krusial yang menguji soliditas pemuda sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.

Musda KNPI Tasikmalaya, atau musyawarah pemuda daerah, kini berada di titik penting. Di satu sisi, forum ini diharapkan berjalan lebih lancar dibanding daerah lain. Namun di sisi lain, dinamika internal mulai terasa dan menjadi perhatian banyak pihak.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, secara terbuka mengingatkan bahwa keberhasilan forum ini tidak ditentukan panitia atau pemerintah. Semua kembali pada peserta.

“Lancar atau tidaknya Musda KNPI ini, kembali ke peserta. Jangan disamakan dengan daerah lain,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Nada itu terdengar sederhana. Namun jika dicermati, pesan tersebut menegaskan satu hal: pemuda sedang diuji dalam forum mereka sendiri.

Musyawarah atau Konflik, Pemuda Tentukan Arah

Sejak awal, Musda KNPI Tasikmalaya membawa semangat musyawarah. Namun realitas organisasi seringkali tidak sesederhana itu. Perbedaan pandangan hampir pasti muncul, bahkan bisa memicu gesekan.

Meski begitu, Asep menilai perbedaan bukan ancaman. Justru sebaliknya, itu bagian dari dinamika yang sehat—selama tetap berada dalam koridor organisasi.

“Perbedaan itu hal biasa dalam organisasi. Yang penting tetap mengedepankan musyawarah,” katanya.

Karena itu, forum ini menjadi semacam “ruang uji” kedewasaan. Jika komunikasi berjalan terbuka, maka keputusan yang dihasilkan akan lebih kuat. Sebaliknya, jika ego lebih dominan, potensi perpecahan sulit dihindari.

Di titik ini, publik mulai menaruh perhatian: apakah pemuda mampu menjaga marwah forum?

Tak Cukup Seremonial, KNPI Dituntut Berdampak

Di luar dinamika internal, tantangan yang lebih besar justru datang dari publik. Ekspektasi terhadap organisasi pemuda terus meningkat.

Asep menegaskan, setiap periode kepengurusan harus meninggalkan jejak nyata. Bukan hanya rapat dan program di atas kertas, tetapi aktivitas yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Setiap periode harus punya kontribusi. Minimal organisasi tetap berjalan di kecamatan dan OKP, serta bersinergi,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi kritik halus. Sebab dalam banyak kasus, organisasi kepemudaan sering aktif saat momentum tertentu saja, lalu melemah setelahnya.

Karena itu, hasil Musda KNPI Tasikmalaya nanti akan diuji langsung oleh realitas di lapangan.

Perda Kepemudaan Jadi Kunci, Bukan Sekadar Wacana

Salah satu poin strategis yang kembali mengemuka adalah dorongan terhadap Perda Kepemudaan. Selama ini, wacana tersebut kerap muncul, tetapi belum selalu berujung pada implementasi maksimal.

Padahal, menurut Asep, Perda bukan sekadar dokumen formal. Regulasi ini bisa menjadi fondasi kuat bagi pengembangan pemuda.

“Perda kepemudaan harus terus didorong. Ini penting untuk mendukung kreativitas dan fasilitas pemuda,” jelasnya.

Dengan adanya payung hukum, program kepemudaan akan lebih terarah. Selain itu, akses terhadap dukungan pemerintah juga menjadi lebih terbuka.

Jika berhasil didorong, ini bisa menjadi salah satu legacy penting dari kepengurusan baru.

Jangan Bergantung APBD, Pemuda Harus Agresif Cari Peluang

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, pendekatan lama dinilai sudah tidak relevan. Pemuda dituntut lebih adaptif dan agresif dalam mencari peluang.

Asep menegaskan, sumber pendanaan tidak hanya berasal dari APBD. Banyak jalur lain yang bisa diakses, mulai dari provinsi hingga pusat.

“Ada anggaran provinsi, DPR RI, bahkan insentif dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Itu yang harus dikejar,” tegasnya.

Pernyataan ini mengubah perspektif. Artinya, keberhasilan program tidak lagi bergantung pada dana daerah semata, tetapi juga pada kemampuan jejaring dan inisiatif organisasi.

Di sinilah kualitas kepemimpinan akan benar-benar terlihat.

Momentum Penentuan: KNPI Akan Melangkah atau Stagnan?

Musda KNPI Tasikmalaya kini berada di persimpangan. Forum ini bisa menjadi titik balik kebangkitan organisasi pemuda, atau justru berakhir sebagai rutinitas tanpa dampak.

Semua bergantung pada hasil akhir: siapa yang terpilih, bagaimana keputusan diambil, dan sejauh mana komitmen dijalankan.

Jika soliditas terjaga, peluang untuk melahirkan program progresif terbuka lebar. Namun jika terjebak konflik, energi organisasi justru akan terkuras sejak awal.

Satu hal yang pasti, publik sedang melihat.

Musda KNPI Tasikmalaya bukan sekadar forum internal. Ini adalah panggung pembuktian—apakah pemuda mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin masyarakat.

Hasilnya tidak hanya menentukan struktur organisasi, tetapi juga masa depan gerakan kepemudaan di daerah. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Rakyat Cirebon

    Sekolah Rakyat Cirebon Resmi Dibuka, 540 Anak Masuk Asrama

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tangis haru, pelukan, dan doa dari para orang tua mengiringi langkah 540 anak yang mulai memasuki Sekolah Rakyat Cirebon, Kamis (30/7/2026). Bagi ratusan siswa itu, hari pertama bukan sekadar registrasi atau perpindahan ke asrama. Mereka memulai perjalanan baru melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi, sebuah program pendidikan berasrama yang diharapkan mampu memutus rantai […]

  • Pengeroyokan Dobo

    Pengeroyokan Dobo Banjar Picu Reaksi Warga, Polisi Redam Situasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pengeroyokan Dobo yang terjadi di DRT Karaoke, Jalan Pengairan Dobo, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, tidak hanya berujung pada proses hukum. Insiden yang berlangsung pada Jumat malam (17/7/2026) itu juga sempat memicu reaksi sebagian warga yang mendatangi Mapolres Banjar. Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah kepolisian memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara. […]

  • Putusan Mahkamah Agung sengketa tindakan pemerintah

    Ketika Gugatan Warga Berhenti di Meja yang Salah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh pejabat pemerintah. Apa dampaknya bagi warga dan pelayanan publik? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menegaskan bahwa Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh badan atau pejabat pemerintah bukan sekadar perkara teknis hukum. Ia menyentuh satu soal mendasar: ke […]

  • Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

    230 Penumpang Selamat dari Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Berdasarkan keterangan resmi Puspen TNI, kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, memicu operasi penyelamatan besar-besaran pada Minggu (2/8/2026). Dalam insiden kapal terbakar tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, dan Pesawat Udara Casa U-6206 untuk mempercepat evakuasi penumpang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 230 orang berhasil […]

  • Desa Wisata Jawa Barat

    2 Desa Wisata Jawa Barat Masuk 30 Besar, Ini Daftarnya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Desa Wisata Jawa Barat kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional. Dua desa, yakni Desa Wisata Bantaragung di Kabupaten Majalengka dan Desa Wisata Gunung Malang di Kabupaten Bogor, masuk dalam 30 besar Wonderful Indonesia Awards 2026 kategori Desa dan Kampung Wisata. Informasi tersebut dirilis melalui akun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa […]

  • Hari Bhayangkara 2026

    Di Antara Nisan Pahlawan, Ada Pesan Penting untuk Polri

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deretan batu nisan berdiri tenang di bawah langit pagi Kota Tasikmalaya. Angin bergerak perlahan di antara pepohonan yang menaungi Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa. Namun suasana yang tampak hening itu menyimpan makna yang jauh lebih besar. Menjelang Hari Bhayangkara 2026, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 dan momentum refleksi pengabdian Polri, jajaran Polresta […]

expand_less