Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tegang! Musda KNPI Tasikmalaya Jadi Ujian Soliditas Pemuda

Tegang! Musda KNPI Tasikmalaya Jadi Ujian Soliditas Pemuda

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musda KNPI Tasikmalaya mendadak jadi sorotan. Bukan sekadar agenda rutin, forum ini berubah menjadi momen krusial yang menguji soliditas pemuda sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.

Musda KNPI Tasikmalaya, atau musyawarah pemuda daerah, kini berada di titik penting. Di satu sisi, forum ini diharapkan berjalan lebih lancar dibanding daerah lain. Namun di sisi lain, dinamika internal mulai terasa dan menjadi perhatian banyak pihak.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, secara terbuka mengingatkan bahwa keberhasilan forum ini tidak ditentukan panitia atau pemerintah. Semua kembali pada peserta.

“Lancar atau tidaknya Musda KNPI ini, kembali ke peserta. Jangan disamakan dengan daerah lain,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Nada itu terdengar sederhana. Namun jika dicermati, pesan tersebut menegaskan satu hal: pemuda sedang diuji dalam forum mereka sendiri.

Musyawarah atau Konflik, Pemuda Tentukan Arah

Sejak awal, Musda KNPI Tasikmalaya membawa semangat musyawarah. Namun realitas organisasi seringkali tidak sesederhana itu. Perbedaan pandangan hampir pasti muncul, bahkan bisa memicu gesekan.

Meski begitu, Asep menilai perbedaan bukan ancaman. Justru sebaliknya, itu bagian dari dinamika yang sehat—selama tetap berada dalam koridor organisasi.

“Perbedaan itu hal biasa dalam organisasi. Yang penting tetap mengedepankan musyawarah,” katanya.

Karena itu, forum ini menjadi semacam “ruang uji” kedewasaan. Jika komunikasi berjalan terbuka, maka keputusan yang dihasilkan akan lebih kuat. Sebaliknya, jika ego lebih dominan, potensi perpecahan sulit dihindari.

Di titik ini, publik mulai menaruh perhatian: apakah pemuda mampu menjaga marwah forum?

Tak Cukup Seremonial, KNPI Dituntut Berdampak

Di luar dinamika internal, tantangan yang lebih besar justru datang dari publik. Ekspektasi terhadap organisasi pemuda terus meningkat.

Asep menegaskan, setiap periode kepengurusan harus meninggalkan jejak nyata. Bukan hanya rapat dan program di atas kertas, tetapi aktivitas yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Setiap periode harus punya kontribusi. Minimal organisasi tetap berjalan di kecamatan dan OKP, serta bersinergi,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi kritik halus. Sebab dalam banyak kasus, organisasi kepemudaan sering aktif saat momentum tertentu saja, lalu melemah setelahnya.

Karena itu, hasil Musda KNPI Tasikmalaya nanti akan diuji langsung oleh realitas di lapangan.

Perda Kepemudaan Jadi Kunci, Bukan Sekadar Wacana

Salah satu poin strategis yang kembali mengemuka adalah dorongan terhadap Perda Kepemudaan. Selama ini, wacana tersebut kerap muncul, tetapi belum selalu berujung pada implementasi maksimal.

Padahal, menurut Asep, Perda bukan sekadar dokumen formal. Regulasi ini bisa menjadi fondasi kuat bagi pengembangan pemuda.

“Perda kepemudaan harus terus didorong. Ini penting untuk mendukung kreativitas dan fasilitas pemuda,” jelasnya.

Dengan adanya payung hukum, program kepemudaan akan lebih terarah. Selain itu, akses terhadap dukungan pemerintah juga menjadi lebih terbuka.

Jika berhasil didorong, ini bisa menjadi salah satu legacy penting dari kepengurusan baru.

Jangan Bergantung APBD, Pemuda Harus Agresif Cari Peluang

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, pendekatan lama dinilai sudah tidak relevan. Pemuda dituntut lebih adaptif dan agresif dalam mencari peluang.

Asep menegaskan, sumber pendanaan tidak hanya berasal dari APBD. Banyak jalur lain yang bisa diakses, mulai dari provinsi hingga pusat.

“Ada anggaran provinsi, DPR RI, bahkan insentif dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Itu yang harus dikejar,” tegasnya.

Pernyataan ini mengubah perspektif. Artinya, keberhasilan program tidak lagi bergantung pada dana daerah semata, tetapi juga pada kemampuan jejaring dan inisiatif organisasi.

Di sinilah kualitas kepemimpinan akan benar-benar terlihat.

Momentum Penentuan: KNPI Akan Melangkah atau Stagnan?

Musda KNPI Tasikmalaya kini berada di persimpangan. Forum ini bisa menjadi titik balik kebangkitan organisasi pemuda, atau justru berakhir sebagai rutinitas tanpa dampak.

Semua bergantung pada hasil akhir: siapa yang terpilih, bagaimana keputusan diambil, dan sejauh mana komitmen dijalankan.

Jika soliditas terjaga, peluang untuk melahirkan program progresif terbuka lebar. Namun jika terjebak konflik, energi organisasi justru akan terkuras sejak awal.

Satu hal yang pasti, publik sedang melihat.

Musda KNPI Tasikmalaya bukan sekadar forum internal. Ini adalah panggung pembuktian—apakah pemuda mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin masyarakat.

Hasilnya tidak hanya menentukan struktur organisasi, tetapi juga masa depan gerakan kepemudaan di daerah. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan ekonomi Tasikmalaya 2025 meningkat dengan grafik naik, ilustrasi pembangunan daerah dan aktivitas masyarakat

    Ekonomi Tasikmalaya Tumbuh, Bupati Cecep Fokus Entaskan Kemiskinan dari Pinggiran

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, memaparkan capaian pembangunan daerah tahun 2025 dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal SDM Program Keluarga Harapan (PKH) di Pendopo Baru, Selasa (07/04/2026). Dalam pemaparannya, ekonomi Tasikmalaya 2025 menunjukkan tren menggembirakan. Laju pertumbuhan ekonomi mencapai 5,31%, hanya terpaut tipis sekitar 0,1 persen dari rata-rata Provinsi […]

  • Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025

    Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025, Momentum Santri untuk Negeri

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025: dari Ithlaq Tebuireng hingga Expo dan Award, bukti nyata pesantren berkontribusi pada bangsa dan lingkungan. albadarpost.com, LENSA. Kementerian Agama mengumumkan Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 sebagai rangkaian kegiatan nasional yang berlangsung mulai 22 September hingga puncaknya pada 25 Oktober. Agenda ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata kontribusi […]

  • spoofing pemerintah

    Apple–Google Diperintah Singapura Hentikan Spoofing gov.sg pada Pesan Instan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Singapura memerintahkan Apple dan Google membatasi spoofing pemerintah demi menekan lonjakan kasus penipuan digital. albadarpost.com, LENSA – Polisi Singapura memerintahkan Apple dan Google membatasi spoofing pemerintah pada layanan pesan instan iMessage dan Google Messages. Instruksi ini diterbitkan untuk mencegah pelaku penipuan memakai nama akun “gov.sg” atau lembaga negara guna menipu warga. Kebijakan tersebut diterbitkan kepolisian […]

  • Juwono Sudarsono

    Sosok Juwono Sudarsono: Menteri 4 Presiden yang Ubah Wajah Pertahanan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Juwono Sudarsono menjadi sorotan publik setelah kabar wafatnya menyebar luas. Sosok Menhan sipil pertama Indonesia ini dikenal sebagai tokoh reformasi pertahanan yang membawa perubahan besar dalam sistem militer nasional. Selain itu, kiprah panjangnya sebagai menteri lintas era menjadikan namanya lekat dalam sejarah politik Indonesia. Jejak Awal dan Latar Belakang Akademisi Sejak […]

  • Hukum Parkir

    Hukum Parkir di Indonesia: Jasa, Sewa Tempat, atau Titipan Kendaraan?

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Hukum parkir di Indonesia sampai hari ini masih sering memunculkan perdebatan. Sebagian orang menganggap parkir hanya sekadar sewa tempat kendaraan. Namun sebagian lain menilai parkir lebih dekat ke jasa penitipan karena ada tiket, petugas, portal, bahkan sistem pengawasan. Perdebatan itu sebenarnya bukan hal kecil. Sebab ketika kendaraan hilang di area parkir, pertanyaan […]

  • Ilustrasi seseorang termenung memandangi senja dan jam dinding sebagai simbol makna waktu dalam Surat Al-Ashr

    Makna Surat Al-‘Ashr: Kita Sibuk, Tapi Kenapa Hidup Terasa Hilang?

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Makna Surat Al-Ashr terasa semakin tajam di zaman modern. Tafsir Surat Al-‘Ashr, makna waktu dalam Islam, dan pesan tentang kerugian manusia kini seperti berbicara langsung kepada kehidupan hari ini. Banyak orang bangun pagi dengan kesibukan penuh, pulang malam dengan tubuh lelah, tetapi tetap merasa ada sesuatu yang hilang dari hidupnya. Hari berjalan […]

expand_less