Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pick Up KDMP Tiba di Tasikmalaya, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

Pick Up KDMP Tiba di Tasikmalaya, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemandangan yang tidak biasa terlihat di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya. Puluhan kendaraan niaga baru berjejer rapi memenuhi lapangan. Cat bodinya masih mengilap. Plastik pelindung beberapa bagian kendaraan pun masih terlihat menempel.

Sebanyak 50 unit pick up KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih tiba di Kodim 0612 Tasikmalaya sebagai bagian dari program penguatan ekonomi desa yang tengah dijalankan pemerintah.

Bagi sebagian orang, deretan kendaraan itu mungkin hanya terlihat sebagai mobil angkut biasa. Namun bagi koperasi desa, petani, peternak, dan pelaku UMKM, armada tersebut berpotensi menjadi alat yang bisa mengubah cara distribusi hasil usaha di tingkat desa.

Karena itu, kedatangan puluhan kendaraan tersebut menarik perhatian banyak pihak.

Pick Up KDMP, Alat Penggerak Ekonomi

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dirancang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang berbasis di desa.

Dalam praktiknya, salah satu tantangan yang sering dihadapi pelaku usaha desa adalah biaya distribusi.

Hasil panen harus diangkut ke pasar.

Pupuk harus didistribusikan ke anggota.

Produk UMKM harus dikirim ke pembeli.

Namun tidak semua koperasi memiliki armada sendiri.

Akibatnya, biaya sewa kendaraan sering kali mengurangi keuntungan yang diperoleh anggota.

Karena itu, kehadiran armada pick up ini diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut.

Dengan kendaraan operasional sendiri, koperasi dapat bergerak lebih cepat dan lebih mandiri.

Halaman Kodim Mendadak Ramai

Kedatangan puluhan kendaraan baru itu membuat suasana Makodim 0612 Tasikmalaya berbeda dari biasanya.

Deretan mobil tampak tersusun rapi di lapangan upacara. Beberapa orang terlihat memeriksa unit satu per satu. Ada yang mencatat nomor kendaraan. Ada pula yang memeriksa kelengkapan administrasi.

Sesekali terdengar percakapan mengenai lokasi penyaluran dan kesiapan koperasi penerima.

Pemandangan tersebut menarik perhatian sejumlah warga yang melintas di sekitar kawasan Kodim.

Tidak sedikit yang berhenti sejenak untuk melihat puluhan kendaraan baru yang memenuhi area markas.

Kodim Kawal Distribusi Agar Tepat Sasaran

Kasdim 0612/Tasikmalaya, Mayor Czi Wawan M. Nurodin, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, Kodim berperan membantu proses pendataan, koordinasi penyaluran, serta memastikan kendaraan sampai kepada koperasi desa yang telah terverifikasi.

“Kami mendukung penuh program KDMP. Harapannya kendaraan ini langsung dirasakan manfaatnya oleh petani, peternak, dan pelaku usaha desa. Kodim akan mengawal agar pemanfaatannya tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa fokus program bukan hanya penyerahan kendaraan, tetapi juga memastikan aset tersebut benar-benar produktif setelah diterima koperasi.

Sebab kendaraan yang baik bukan yang hanya terparkir rapi.

Kendaraan yang baik adalah yang bergerak dan menghasilkan manfaat ekonomi.

Pick Up KDMP: Harapan Baru bagi Petani dan UMKM

Perwakilan koperasi desa yang hadir menyambut positif kedatangan armada tersebut.

Mereka menilai kendaraan baru akan membantu berbagai aktivitas usaha.

Mulai dari pengangkutan hasil panen, distribusi pupuk, hingga pengiriman produk UMKM ke pasar.

Selama ini, sebagian koperasi masih bergantung pada kendaraan sewaan.

Ketika musim panen tiba, biaya transportasi sering meningkat. Bahkan dalam beberapa kondisi, ketersediaan kendaraan juga menjadi kendala.

Karena itu, armada operasional sendiri dinilai dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menambah pendapatan anggota koperasi.

Di banyak desa, persoalan terbesar bukan selalu produksi.

Kadang masalahnya justru bagaimana hasil produksi bisa sampai ke pasar dengan cepat dan biaya yang terjangkau.

Tantangan Berikutnya: Mengelola, Bukan Sekadar Menerima

Kedatangan 50 unit Pick Up KDMP ini memang menjadi kabar baik.

Namun pekerjaan sesungguhnya justru dimulai setelah kendaraan diterima.

Koperasi harus mampu mengelola armada secara profesional.

Perawatan kendaraan harus berjalan rutin.

Administrasi harus tertib.

Penggunaan kendaraan juga perlu benar-benar difokuskan untuk kepentingan ekonomi anggota.

Karena itu, keberhasilan program ini nantinya tidak hanya diukur dari jumlah kendaraan yang dibagikan.

Tetapi dari seberapa besar dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Puluhan mobil baru memang menarik perhatian.

Namun ukuran keberhasilan sesungguhnya bukan saat kendaraan itu berjejer rapi di lapangan Kodim.

Melainkan ketika suatu hari hasil panen petani lebih cepat sampai ke pasar, biaya distribusi turun, UMKM berkembang, dan roda ekonomi desa benar-benar bergerak lebih kencang dari sebelumnya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • beban manusia

    Al-Baqarah 286 Menjadi Rujukan Batas Beban Kerja dan Mental

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tekanan kerja dan persoalan kesehatan mental semakin sering muncul dalam kehidupan masyarakat modern. Jam kerja panjang, target berlapis, dan tuntutan produktivitas tinggi menjadi realitas harian. Dalam konteks ini, Al-Qur’an telah lebih dulu menetapkan prinsip dasar: manusia tidak dibebani di luar kemampuannya. Prinsip itu termaktub jelas dalam QS Al-Baqarah ayat 286. Ayat tersebut […]

  • Penembakan London

    London Mencekam, Empat Orang Jadi Korban Penembakan Jalanan

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Suasana jalanan London yang biasanya ramai mendadak berubah kacau setelah rentetan tembakan terdengar dari sebuah mobil yang melintas. Warga panik, sebagian berlari mencari perlindungan, sementara yang lain hanya bisa terpaku ketika suara sirene mulai memenuhi udara malam. Aksi penembakan London itu dilaporkan melukai empat orang dan langsung memicu respons besar aparat […]

  • Santriwati Hilang Garut

    Berangkat ke Pesantren, Dua Santriwati asal Garut Tak Kunjung Tiba

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabar mengenai dua santriwati hilang asal Garut menjadi perhatian warga media sosial sejak Sabtu (23/5/2026). Informasi tentang santriwati hilang Garut tersebut menyebar luas melalui Facebook dan grup percakapan warga setelah keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Bayongbong. Redaksi albadarpost.com telah melakukan klarifikasi langsung kepada pihak keluarga terkait kebenaran informasi tersebut. Selain […]

  • Lebaran tanpa pulang

    Di Negeri Orang, Mereka Menangis Diam-Diam Saat Lebaran

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran tanpa pulang bukan sekadar cerita, tetapi luka yang terus dipeluk diam-diam oleh para pekerja migran. Saat gema takbir menggema di kampung halaman, mereka justru terdiam di kamar sempit di negeri orang. Lebaran tanpa pulang, atau tidak mudik saat Lebaran, bukan pilihan ringan—ini adalah harga yang harus dibayar demi keluarga yang mereka […]

  • Botol Miras di Sawah Tasikmalaya

    Sawah Tasikmalaya Dipenuhi Botol Miras, Petani Resah

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Botol miras di sawah Tasikmalaya menjadi keluhan serius para petani di Kecamatan Tawang dan Kecamatan Purbaratu. Setiap pagi, mereka tidak hanya memeriksa pertumbuhan padi, tetapi juga harus membersihkan ratusan botol minuman beralkohol yang berserakan di pematang, saluran irigasi, dan lahan pertanian. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena sampah kaca tidak hanya mengganggu […]

  • ornamen kujang

    Revitalisasi Tugu Pancakarsa Berubah, Ornamen Kujang Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Revitalisasi Tugu Pancakarsa memicu polemik setelah perubahan ornamen kujang dianggap menggeser identitas visual Kabupaten Bogor. albadarpost.com, LENSA – Perubahan bentuk dan tampilan ornamen kujang pada Tugu Pancakarsa memantik sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Tugu yang berada di kawasan Sentul itu sebelumnya dikenal sebagai simbol yang merepresentasikan identitas Kabupaten Bogor. Setelah dilakukan revitalisasi oleh Pemerintah […]

expand_less