Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jawa Barat Tanpa Pesta Kembang Api

Jawa Barat Tanpa Pesta Kembang Api

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Arahkan Tahun Baru Tanpa Euforia

albadarpost.com, FOKUS – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melarang masyarakat maupun pihak swasta menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Kebijakan ini akan ditegaskan melalui surat edaran (SE) Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang segera diterbitkan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga ketertiban publik dan mengarahkan perayaan tahun baru ke aktivitas yang dinilai lebih bermanfaat bagi warga.

Larangan pesta kembang api malam tahun baru ini juga sejalan dengan sikap Pemprov Jawa Barat yang tidak menyelenggarakan perayaan resmi pergantian tahun. Pemerintah memilih pendekatan pengendalian dan pengawasan ketimbang perayaan terbuka yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keselamatan.

“Kalau kita kan memang tidak punya perayaan. Di Jawa Barat relatif juga tidak terlalu euforia saat tahun baru,” kata Dedi Mulyadi usai menghadiri groundbreaking Pabrik NPK Nitrat Pupuk Kujang di Kawasan Industri Pupuk Kujang Cikampek, Karawang, Selasa, 23 Desember 2025.

Kebijakan ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat dan pelaku usaha hiburan yang selama ini identik dengan pesta kembang api sebagai penanda pergantian tahun. Pemerintah daerah menilai pembatasan tersebut perlu untuk memastikan malam tahun baru berjalan tertib dan tidak memicu risiko sosial maupun lingkungan.


Surat Edaran Disiapkan

Dedi Mulyadi memastikan larangan pesta kembang api malam tahun baru akan dituangkan secara resmi melalui surat edaran. Aturan tersebut akan berlaku bagi masyarakat umum maupun pihak swasta yang selama ini kerap menggelar perayaan dengan skala besar.

Menurut Dedi, surat edaran diperlukan agar kebijakan memiliki dasar administratif yang jelas dan dapat dijadikan acuan oleh pemerintah daerah kabupaten dan kota dalam melakukan pengawasan. Dengan adanya aturan tertulis, aparat di lapangan memiliki pegangan untuk melakukan pengendalian kegiatan masyarakat saat malam pergantian tahun.

Baca juga: Gubernur Jabar Tetapkan UMP dan UMK 2026

Pemprov Jawa Barat, kata Dedi, tidak akan menggelar acara khusus. Peran pemerintah lebih diarahkan pada monitoring kondisi masyarakat agar pergantian tahun berjalan aman dan efektif. Pengawasan dilakukan untuk mencegah kerumunan berlebihan dan potensi gangguan ketertiban umum.

“Kita hanya memonitor di masyarakat agar tahun barunya berjalan efektif,” ujarnya.


Arahkan Aktivitas Positif Warga

Sebagai pengganti perayaan kembang api, Gubernur Jawa Barat mengimbau masyarakat mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang lebih sederhana dan bernilai sosial. Aktivitas seperti berkumpul bersama keluarga, makan bersama, hingga doa bersama dinilai lebih sesuai dengan kondisi sosial masyarakat Jawa Barat.

Imbauan ini juga ditujukan untuk meredam budaya perayaan berlebihan yang sering kali berdampak pada kebisingan, sampah, dan risiko keselamatan. Pemerintah berharap warga dapat menjadikan pergantian tahun sebagai momen refleksi, bukan sekadar hiburan sesaat.

Untuk lingkungan internal pemerintahan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jawa Barat dijadwalkan melaksanakan doa bersama di Gedung Sate. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pemerintah memilih pendekatan spiritual dan ketenangan dalam menyambut tahun baru.

Baca juga: Amanakan Nataru, Polda Jabar Siagakan 25.000 Personel

“Teman-teman ASN di Gedung Sate nanti berdoa bersama,” kata Dedi.


Konteks dan Dampak Kebijakan

Larangan pesta kembang api malam tahun baru mencerminkan pendekatan kebijakan Pemprov Jawa Barat yang menitikberatkan pada pengendalian sosial dan ketertiban publik. Kebijakan ini juga berpotensi mengurangi risiko kecelakaan, gangguan keamanan, serta dampak lingkungan yang kerap muncul akibat penggunaan kembang api secara masif.

Di sisi lain, kebijakan ini menuntut koordinasi pemerintah daerah dan aparat keamanan agar pengawasan berjalan proporsional dan tidak menimbulkan gesekan dengan masyarakat. Efektivitas larangan akan sangat bergantung pada komunikasi kebijakan yang jelas dan konsisten hingga tingkat daerah.

Larangan pesta kembang api di Jabar menandai arah kebijakan tahun baru yang lebih tertib, tenang, dan berorientasi pada kepentingan publik. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Tasikmalaya Kemenag

    Wali Kota Datang, Tiga KUA Langsung Ajukan Harapan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wali Kota Tasikmalaya Kemenag menjadi perhatian publik setelah kepala daerah itu menghadiri kegiatan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tasikmalaya, Kamis (25/6/2026). Kehadiran tersebut bertepatan dengan peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah melalui kegiatan Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri, sekaligus memunculkan harapan baru terhadap percepatan layanan keagamaan di Kota […]

  • Galunggung Fest 2026

    Galunggung Fest 2026: Silat Buhun Bangkit, Tasikmalaya Bergema

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Pasanggiri Galunggung Fest 2026 sukses mencuri perhatian publik. Digelar di Cipanas Galunggung, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, festival ini bukan sekadar acara budaya biasa—melainkan momentum kebangkitan silat buhun yang sarat nilai sejarah dan identitas lokal. Selama dua hari, Sabtu–Minggu (11–12 April 2026), kawasan wisata alam tersebut berubah menjadi lautan manusia. Warga dari berbagai […]

  • Ilustrasi seseorang sedang salat dengan suasana hening sebagai simbol rahasia salat dan pembersihan hati menurut Syekh Athoillah.

    Salat Tapi Hati Masih Gelap? Mungkin Ini yang Terjadi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Rahasia salat sering dibicarakan para ulama, tetapi ironisnya justru jarang benar-benar direnungkan. Banyak orang menjalankan salat setiap hari. Lima kali sehari mereka berdiri, rukuk, dan sujud. Namun di saat yang sama, kegelisahan tetap datang, kemarahan mudah meledak, bahkan hati terasa semakin kosong. Di sinilah hikmah salat sebenarnya mulai dipertanyakan. Jika salat adalah […]

  • tanggap darurat Garut.

    Pemkab Garut Perpanjang Tanggap Darurat demi Pulihkan Akses Warga

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Pemkab memperpanjang tanggap darurat Garut 14 hari untuk percepatan penanganan longsor, banjir, dan pergeseran tanah. albadarpost.com, LENSA – Pemkab Garut kembali memperpanjang status tanggap darurat Garut selama 14 hari setelah rangkaian bencana hidrometeorologi masih terjadi dan penanganan infrastruktur rusak belum sepenuhnya selesai. Perpanjangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan akses warga tidak kembali terputus dan […]

  • Twin’s Convention Hall Tasikmalaya

    Cecep Nurul Yakin Hadiri Peresmian Twin’s Convention Hall, Ekonomi Tasikmalaya Dipacu

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 471
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Twin’s Convention Hall Tasikmalaya resmi dibuka dan langsung menarik perhatian masyarakat. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi kabar penting karena dinilai mampu memperkuat ekonomi Tasikmalaya, membuka peluang investasi, serta menghadirkan pusat kegiatan modern di wilayah Priangan Timur. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menghadiri langsung peresmian Twin’s Convention Hall yang berlokasi di Jalan […]

  • Polresta Karawang

    Polresta Karawang Resmi Berdiri, Misi Besar Kawal Investasi

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polresta Karawang resmi berdiri setelah status Polres Karawang ditingkatkan menjadi Polresta Karawang pada 27 Juli 2026. Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama institusi. Di balik peningkatan tipologi tersebut, tersimpan misi yang lebih besar, yakni memperkuat pelayanan kepolisian, menjaga keamanan kawasan industri, serta memberikan kepastian bagi aktivitas investasi dan perekonomian di salah […]

expand_less