Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Suasana Apel Mendadak Tegang, Sukwan Kebersihan Tasik Tuntut Janji Lama

Suasana Apel Mendadak Tegang, Sukwan Kebersihan Tasik Tuntut Janji Lama

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 116 sukwan kebersihan Tasik berkumpul di Bale Wiwitan, Jalan Noenoeng Tisnasaputra, Kota Tasikmalaya, Senin (19/5/2026). Namun apel pagi dan pelepasan kegiatan pungut sampah yang biasanya berlangsung rutin berubah menjadi momen penagihan janji kepada mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hanapi.

Ratusan petugas kebersihan itu datang memakai seragam kerja lengkap. Sebagian membawa sapu dan alat kebersihan seperti biasa. Tetapi pagi itu suasana terasa berbeda. Barisan sukwan berdiri lebih lama. Tatapan mereka tertuju ke satu arah, yakni Plh Sekda Kota Tasikmalaya Hanapi yang hadir mendampingi Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara.

Masalah yang mereka suarakan sebenarnya sederhana, tetapi sudah lama menggantung.

Saat masih menjabat Kepala DLH Kota Tasikmalaya, Hanapi pernah menjanjikan reward atau penghargaan kepada para sukwan kebersihan sebagai bentuk apresiasi atas kerja mereka menjaga kebersihan kota. Namun setelah berpindah jabatan menjadi Plh Sekda, janji tersebut belum juga terealisasi.

Apel Pagi Berubah Jadi Penagihan Janji

Apel pagi itu awalnya berjalan normal. Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara memimpin langsung kegiatan yang juga dihadiri Kasat Pol PP, para camat, dan jajaran pemerintah kota.

Namun situasi mulai berubah ketika sejumlah sukwan mempertanyakan kelanjutan reward yang pernah dijanjikan.

Bagi para petugas kebersihan, reward tersebut bukan sekadar tambahan materi. Mereka menganggap janji itu sebagai bentuk penghargaan atas pekerjaan yang selama ini jarang mendapat sorotan.

Setiap pagi mereka bekerja sejak subuh. Sebagian menyapu jalan protokol ketika warga kota masih tidur. Ada yang mengangkut sampah di tengah hujan. Ada pula yang membersihkan sisa pasar sebelum aktivitas perdagangan dimulai kembali.

Pagi itu beberapa sukwan bahkan terlihat tetap menggenggam sapu lidi sambil mengikuti apel. Sebagian lainnya duduk di pinggir halaman Bale Wiwitan sambil sesekali membicarakan janji reward yang belum jelas nasibnya.

Dan suasana mendadak terasa canggung.

Sukwan Kebersihan Tasik

Ratusan Sukwan berbaris dalam apel pagi dalam pelepasan armada truk di bale wiwitan, Selasa (19/5/2026).

Plh Wali Kota Minta Sukwan Tetap Bekerja

Di depan para sukwan, Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara mencoba menenangkan situasi. Ia meminta seluruh petugas tetap menjalankan tugas kebersihan sambil menunggu penyelesaian administrasi terkait reward tersebut.

“Pemerintah tidak menutup mata. Saya minta bapak ibu tetap semangat bekerja. Soal reward yang dijanjikan, kita akan cek dan carikan jalan keluarnya,” ujar Diky di hadapan peserta apel.

Pernyataan itu sempat membuat suasana sedikit mereda. Meski demikian, para sukwan masih berharap ada kepastian yang lebih jelas.

Sebab bagi mereka, janji pejabat publik memiliki konsekuensi moral.

Terlebih, sebagian sukwan mengaku sudah bertahun-tahun bekerja dalam keterbatasan status kerja dan pendapatan. Karena itu, ucapan reward yang dulu disampaikan pejabat terasa seperti harapan kecil yang layak ditunggu.

Hanapi Tidak Memberi Jawaban Langsung

Di tengah situasi tersebut, Plh Sekda Hanapi terlihat lebih banyak diam. Ia berdiri di samping Plh Wali Kota tanpa memberikan penjelasan langsung kepada para sukwan.

Sikap itu justru membuat sebagian petugas semakin kecewa.

Biasanya mereka hanya datang untuk apel, menerima arahan, lalu kembali menyusuri jalanan kota membersihkan sampah. Namun kali ini mereka memilih bertahan lebih lama demi meminta kepastian.

Tidak ada aksi dorong-dorongan. Tidak ada keributan besar. Tetapi ketegangan terasa jelas di lokasi apel.

Beberapa petugas terlihat saling berbisik ketika nama Hanapi disebut. Ada juga yang hanya memandang lurus ke depan tanpa banyak bicara.

Mungkin karena mereka sudah terlalu sering mendengar janji serupa.

Di sisi lain, kegiatan pelepasan petugas pungut sampah tetap berjalan sesuai agenda. Mobil operasional tetap bergerak keluar area Bale Wiwitan. Para petugas pun akhirnya kembali menjalankan tugas membersihkan Kota Tasikmalaya.

Namun yang tertinggal pagi itu bukan hanya soal sampah jalanan.

Ada rasa kecewa yang belum selesai.

Sukwan Jadi Garda Terdepan Kebersihan Kota

Peran sukwan kebersihan selama ini memang cukup penting dalam menjaga wajah Kota Tasikmalaya tetap bersih. Mereka bekerja di jalan protokol, kawasan pasar, hingga lingkungan permukiman padat penduduk.

Sayangnya, perhatian terhadap kesejahteraan mereka kerap menjadi sorotan.

Padahal di tengah meningkatnya volume sampah perkotaan, keberadaan petugas kebersihan justru menjadi salah satu garda terdepan pelayanan publik.

Ironisnya, pekerjaan mereka sering terlihat hanya ketika kota mulai kotor.

Sementara ketika jalan bersih setiap pagi, banyak orang menganggap semuanya berjalan biasa saja.

Apel pagi itu akhirnya selesai. Sapu kembali diangkat. Truk sampah kembali berjalan. Kota tetap harus dibersihkan.

Tetapi satu hal masih menggantung di kepala ratusan sukwan: janji pejabat sebenarnya untuk ditepati… atau hanya ikut berpindah saat kursi jabatan berganti. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penyalahgunaan gas subsidi

    Polres Tasikmalaya Bongkar Penyalahgunaan Gas Subsidi

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya bongkar penyalahgunaan gas subsidi 3 kg ke 12 kg yang merugikan negara dan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Praktik penyalahgunaan gas subsidi kembali terungkap di Kabupaten Tasikmalaya. Kepolisian Resor Tasikmalaya membongkar aktivitas ilegal pemindahan gas LPG 3 kilogram bersubsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi di Kecamatan Cigalontang. Kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum, […]

  • kebakaran Garut 2026

    Kebakaran Lahan Garut Melonjak 676 Persen

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran Garut 2026 menunjukkan tren yang patut menjadi perhatian. Data kebakaran yang dirilis dari Pemerintah Kabupaten Garut (Pemkab Garut) melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mencatat 338 kejadian hingga 16 Agustus 2026 pukul 24.00 WIB. Dari jumlah tersebut, kebakaran lahan Garut menjadi sorotan utama. Sebab, berdasarkan data perbandingan yang dirilis Pemkab […]

  • Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

    230 Penumpang Selamat dari Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Berdasarkan keterangan resmi Puspen TNI, kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, memicu operasi penyelamatan besar-besaran pada Minggu (2/8/2026). Dalam insiden kapal terbakar tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, dan Pesawat Udara Casa U-6206 untuk mempercepat evakuasi penumpang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 230 orang berhasil […]

  • budidaya lobster

    Budidaya Lobster Pangandaran Perkuat Ekonomi Pesisir

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Budidaya lobster Pangandaran berkembang, produksi stabil dan membuka peluang ekspor berkelanjutan. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Budidaya lobster di kawasan wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, mulai menunjukkan geliat yang signifikan. Sejumlah kelompok warga mengembangkan usaha ini secara lebih terstruktur dan modern, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat posisi perikanan daerah. Aktivitas budidaya lobster […]

  • Pendidikan Era Digital

    Kemendikdasmen Ungkap Tantangan Pendidikan Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kemajuan teknologi telah mengubah wajah pendidikan era digital di Indonesia. Digitalisasi pendidikan menghadirkan berbagai kemudahan, mulai dari akses informasi tanpa batas hingga pembelajaran yang lebih fleksibel melalui perangkat digital. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, muncul pula sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi bersama. Melalui materi edukasi dalam program Selasar (Selasa Belajar) yang dipublikasikan […]

  • Ucapan Tahun Baru Islam

    Ucapan Tahun Baru Islam, Adakah Pahalanya?

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ucapan Tahun Baru Islam hampir selalu memenuhi WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, hingga berbagai grup media sosial setiap memasuki bulan Muharram. Fenomena Muharram di media sosial, dakwah digital, dan syiar Islam online itu telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat muslim saat ini. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering disampaikan, apakah membagikan ucapan Tahun […]

expand_less