Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Belum Genap Sehari Menjabat, Diky Candranegara Sudah Dikejar Jadwal Padat

Belum Genap Sehari Menjabat, Diky Candranegara Sudah Dikejar Jadwal Padat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hari pertama menjabat sebagai Pelaksana Harian atau Plh Wali Kota Tasikmalaya langsung menjadi ujian bagi Rd Diky Candranegara. Belum genap sehari menjalankan tugas, Diky sudah dihadapkan pada tumpukan agenda yang berlangsung bersamaan di Tasikmalaya dan Bandung.

Situasi Diky Candranegara ini langsung menarik perhatian karena menggambarkan padatnya ritme birokrasi dan tekanan jadwal yang harus dihadapi pejabat daerah sejak hari pertama bertugas.

Saat ditemui di sela kegiatan, Sabtu (16/5/2026), Diky mengaku sempat merasa bingung menentukan prioritas karena hampir seluruh agenda dianggap penting.

“Bingung dan serba salah. Hari ini kalau tidak dihadiri, orangnya sudah datang. Tapi nanti juga akan dihadiri Pak Gubernur,” ujar Diky.

Di tengah suasana kegiatan yang ramai, ia tampak terus menerima informasi jadwal sambil sesekali berdiskusi singkat dengan staf pendampingnya. Ponselnya juga terlihat beberapa kali berdering ketika agenda lain mulai berjalan di lokasi berbeda.

Dan memang ada tekanan yang terasa unik di hari pertama jabatan seperti itu:
semua orang berharap didatangi, sementara waktu berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan.

Lima Agenda Sekaligus di Tasikmalaya dan Bandung

Diky menjelaskan, total ada lima agenda yang harus dihadiri dalam satu hari. Tiga kegiatan berlangsung di Tasikmalaya, sedangkan dua agenda lain berada di Bandung.

Namun ia mengakui tidak mungkin menghadiri seluruh kegiatan secara penuh karena waktu dan jarak yang terbatas.

“Sebetulnya saya tidak yakin bisa hadir semua. Ada lima kegiatan, tiga di Tasik dan dua di Bandung,” katanya.

Menurut Diky, kemungkinan besar ia hanya bisa menghadiri dua agenda di Tasikmalaya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandung untuk menghadiri kegiatan lain, termasuk reading dan kirab.

Kondisi ini membuat pengaturan waktu menjadi tantangan utama sejak awal masa tugasnya sebagai Plh Wali Kota.

Beberapa pihak bahkan disebut sudah datang langsung ke rumah dinas untuk memastikan kehadiran Diky di acara mereka.

Ada satu pemandangan kecil yang cukup menarik:
di sela perpindahan agenda, staf terlihat beberapa kali membuka ulang susunan jadwal sambil mencocokkan waktu tempuh antar lokasi karena perubahan agenda terus terjadi hampir setiap jam.

Diky Pilih Prioritaskan Kegiatan Masyarakat dan Anak Muda

Meski menghadapi jadwal padat, Diky menegaskan dirinya akan lebih memprioritaskan kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, terutama pembinaan generasi muda.

Menurutnya, kehadiran pemimpin di lapangan jauh lebih penting dibanding sekadar hadir dalam acara formalitas tanpa interaksi nyata dengan warga.

Karena itu, ia mencoba memilih agenda yang benar-benar bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Besok juga sama, katanya sudah dibisikkan. Jadi kita atur saja mana yang paling mendesak,” ujarnya sambil tersenyum.

Pernyataan tersebut langsung mendapat perhatian karena memperlihatkan bagaimana seorang pejabat daerah harus cepat beradaptasi dengan ritme kerja yang sangat dinamis.

Dan ironisnya, di era semua jadwal sudah tersusun digital, keputusan paling sulit justru tetap soal memilih hadir di mana lebih dulu.

Hari Pertama Jabatan Langsung Jadi Sorotan

Momen hari pertama Diky Candranegara sebagai Plh Wali Kota Tasikmalaya memang langsung menjadi perhatian publik lokal.

Selain karena padatnya agenda, masyarakat juga mulai menyoroti gaya kerja dan cara Diky menentukan prioritas kegiatan.

Beberapa warga yang hadir di lokasi kegiatan mengaku cukup terkejut melihat jadwal Plh Wali Kota yang begitu rapat sejak pagi.

Apalagi sebagian agenda berlangsung hampir bersamaan dan berada di kota berbeda.

Ada detail visual yang cukup terasa sepanjang kegiatan:
setiap kali baru turun dari kendaraan, Diky langsung disambut panitia atau warga yang mengajak berdiskusi singkat bahkan sebelum ia benar-benar masuk ke area acara.

Situasi itu membuat perpindahan agenda terasa nyaris tanpa jeda.

Namun di tengah tekanan jadwal tersebut, Diky tetap berusaha menjaga komunikasi santai dengan masyarakat dan peserta kegiatan yang ditemuinya.

Tantangan Awal untuk Menjaga Ritme Kepemimpinan

Pengamat lokal menilai hari pertama seperti ini bisa menjadi gambaran awal tentang tantangan kepemimpinan daerah ke depan.

Bukan hanya soal menghadiri acara, tetapi juga soal kemampuan membaca prioritas, menjaga stamina, dan membangun kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Di sisi lain, publik kini semakin cepat memperhatikan setiap langkah pejabat daerah, terutama melalui media sosial dan dokumentasi kegiatan yang terus beredar sepanjang hari.

Karena itu, setiap keputusan soal agenda kini bukan sekadar urusan protokoler. Tetapi juga menyangkut ekspektasi masyarakat terhadap pemimpinnya.

Dan mungkin, di situlah letak tantangan sebenarnya:
bukan hanya datang ke banyak acara… tetapi memastikan kehadiran itu benar-benar terasa.

Hari pertama jabatan belum selesai, jadwal sudah menumpuk dari Tasik sampai Bandung. Dan di tengah semua agenda itu, satu hal mulai terlihat jelas: kursi pemimpin ternyata tidak pernah benar-benar memberi waktu untuk bernapas panjang. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • sampah Tahun Baru Bandung

    DLH Kota Bandung Laporkan Sampah Tahun Baru

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DLH Bandung mencatat 63 ton sampah malam Tahun Baru 2026, didominasi plastik, dengan kesadaran warga mulai meningkat. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kota Bandung kembali menyisakan persoalan klasik perkotaan: sampah. Namun, di tengah lonjakan aktivitas warga dan wisatawan di sejumlah titik favorit kota, volume sampah yang dihasilkan tercatat relatif stabil, […]

  • Sahabat Zaid bin Tsabit

    Zaid bin Tsabit: Sosok Kunci Penjaga Keaslian Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Siapakah Sahabat Zaid bin Tsabit? Pertanyaan ini sering muncul ketika membahas sejarah penulisan Al-Qur’an. Sahabat Zaid bin Tsabit, atau dikenal juga sebagai penulis wahyu Nabi, memiliki peran krusial dalam menjaga kemurnian Al-Qur’an. Bahkan, kisah hidupnya sering dikaitkan dengan keilmuan, kecerdasan, dan amanah yang luar biasa. Tokoh ini bukan sekadar sahabat biasa. Ia […]

  • Upacara mutasi Polres Tasikmalaya 2026 dengan pergantian 12 jabatan di Lapangan Hitam Mapolres

    Mutasi Polres Tasikmalaya 2026: 12 Jabatan Berganti, Biasa atau Ada Sesuatu?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mutasi Polres Tasikmalaya 2026 langsung menyedot perhatian. Sebanyak 12 jabatan strategis diganti dalam satu momentum. Rotasi polisi, sertijab, dan pergeseran posisi kunci terjadi bersamaan—dan itu jarang dianggap sekadar rutinitas. Publik mulai membaca lebih dalam. Apakah ini hanya penyegaran? Atau sinyal bahwa ada sesuatu yang sedang dibenahi? “Penyegaran Organisasi”, Kata Kapolres Upacara […]

  • Medali Wushu Kris Dayanti

    Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Medali Wushu Kris Dayanti di kejuaraan dunia menegaskan konsistensi latihan, disiplin, dan semangat tanpa batas usia. albadarpost.com, PELITA – Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Kris Dayanti kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya musik atau kiprahnya di parlemen, melainkan karena keberhasilannya meraih medali wushu Kris Dayanti berupa medali perak pada ajang World Wushu […]

  • kosmetik berbahaya

    BPOM Ungkap 23 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri dan Zat Terlarang

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BPOM temukan 23 kosmetik berbahaya mengandung merkuri dan zat terlarang yang ancam kesehatan konsumen. albadarpost.com, PELITA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan puluhan kosmetik berbahaya yang beredar di pasaran. Dari hasil pengawasan intensif selama Juli hingga September 2025, sebanyak 23 produk kosmetik dinyatakan positif mengandung bahan kimia berbahaya dan dilarang, termasuk merkuri […]

  • Arti simbol NU memuat nilai sejarah, spiritual, dan budaya yang membentuk identitas umat Islam Indonesia hingga kini.

    Membaca Arti Simbol NU dalam Sejarah Umat Islam Indonesia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Lambang Nahdlatul Ulama bukan sekadar gambar organisasi. Di balik bintang sembilan, tali melingkar, dan bola dunia, tersimpan arti simbol NU yang merekam sejarah panjang, nilai spiritual, serta identitas sosial umat Islam Indonesia. Simbol ini lahir bukan dari ruang kosong, melainkan dari pergulatan pemikiran ulama yang ingin menjaga tradisi, iman, dan kebangsaan dalam […]

expand_less