Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 223
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medali Wushu Kris Dayanti di kejuaraan dunia menegaskan konsistensi latihan, disiplin, dan semangat tanpa batas usia.

albadarpost.com, PELITA – Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Kris Dayanti kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya musik atau kiprahnya di parlemen, melainkan karena keberhasilannya meraih medali wushu Kris Dayanti berupa medali perak pada ajang World Wushu Open Championship 2025. Capaian tersebut menarik perhatian karena dicapai di tengah kesibukannya sebagai figur publik dan di usia yang tidak lagi muda.

Kejuaraan yang berlangsung dengan melibatkan 59 delegasi dari berbagai negara itu menjadi ruang pembuktian. Kris Dayanti, yang akrab disapa KD, turun pada kategori Women Single Weapon Grup A untuk rentang usia 40-59 tahun. Meski bersaing dengan peserta yang sebagian besar lebih muda, ia tampil tenang, fokus, dan konsisten hingga berhak berdiri di podium.

KD menyebut pencapaian medali wushu Kris Dayanti bukan semata-mata soal kompetisi. “Ini kemenangan baru. Di usia saya, bukan untuk validasi atau uang. Saya hanya ingin konsisten menjadikan olahraga gaya hidup,” ujar KD dalam wawancara, Kamis (23/10). Ia menambahkan, perjalanan menuju podium itu tidak direncanakan sejak awal. “Awalnya hanya latihan buat sehat, ternyata bisa bawa pulang medali,” katanya.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi penanda bahwa semangat berlatih, dedikasi, dan ketekunan tidak mengenal usia maupun profesi.


Perjalanan Latihan Menuju Medali Wushu Kris Dayanti

Minat KD terhadap wushu bermula di masa pandemi COVID-19. Saat kegiatan publik dibatasi, ia mengubah sebagian taman rumahnya di Jakarta menjadi ruang latihan pribadi. Ia kemudian mencari pelatih wushu perempuan yang mampu membimbingnya secara privat.

“Aku pilih wushu karena tahu ini seni bela diri tapi cantik gerakannya. Meski pakai pedang atau golok, tetap elegan,” ujarnya mengenang awal mula ketertarikannya.

Empat tahun latihan privat berjalan secara konsisten. Ia selalu menyempatkan waktu di sela jadwal kedinasan dan pekerjaan menyanyi. Ketekunan itu kemudian membuka jalan ketika salah satu atlet utama dari sasananya berhalangan berangkat ke kompetisi internasional. KD diminta menjadi pengganti.

Keputusan untuk ikut kejuaraan tidak diambil tergesa-gesa. Ia berkonsultasi dengan suaminya, Raul Lemos, dan pelatih. Setelah mendapatkan dukungan penuh, KD menjalani persiapan intensif yang berlangsung sekitar satu bulan.

Latihan tidak hanya dilakukan di sasana. Saat bepergian atau berada di luar kota, ia melakukan visualisasi gerakan. “Enggak perlu tempat besar. Cukup di kepala dulu, besoknya tinggal dimaksimalkan di sasana,” ucapnya.

Raul disebut selalu memberi dorongan moral agar KD tetap fokus pada proses. “Kalau di nyanyi kan sudah hafal ritmenya, tapi di wushu atlet dikenal karena prestasi. Latihan dan bertanding harus seimbang,” tuturnya.


Tekanan Kompetisi dan Makna Kemenangan

Meski telah berpuluh tahun tampil di panggung besar sebagai penyanyi, KD mengakui suasana kompetisi wushu memberikan rasa tegang yang berbeda.

“Kalau konser bisa improvisasi, tapi di wushu semua gerakan ada pakemnya. Kalau salah, enggak boleh diperbaiki,” jelas KD.

Ia hanya terpaut tiga poin dari atlet asal Brasil yang meraih juara pertama. KD menyebut jarak angka tersebut sebagai pengingat bahwa ketekunan adalah proses yang berkelanjutan. Ia ingin terus memperbaiki teknik dan memperdalam pemahaman gerakan.

“Proses enggak pernah bohong. Aku senang bisa berlatih dan bertanding bareng banyak atlet muda dari seluruh dunia,” katanya.

KD juga membuka kemungkinan mengikuti kejuaraan berikutnya yang akan diadakan di Jakarta pada Desember mendatang. “Selagi badan sehat, why not?” ujarnya sambil tersenyum.

Pencapaian ini menjadikan medali wushu Kris Dayanti sebagai bukti penting dari komitmennya menjaga kesehatan, ketahanan mental, dan semangat kompetitif yang terukur.

Medali wushu Kris Dayanti menegaskan disiplin dan konsistensi, menunjukkan bahwa semangat juang tidak dibatasi usia maupun profesi. (Adiksa)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • anggaran gapura

    DPRD Jabar Kritik Anggaran Gapura Gedung Sate Rp3,9 Miliar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DPRD Jabar kritik anggaran gapura Gedung Sate Rp3,9 miliar karena dianggap tidak sesuai prioritas publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun gapura di kawasan Gedung Sate dengan biaya Rp3,9 miliar kembali menuai kritik. DPRD Jabar menilai alokasi tersebut tidak selaras dengan kondisi fiskal daerah dan kebutuhan publik yang lebih mendesak, terutama pemeliharaan […]

  • Pelepasan MTs Al-Muniroh

    Haru, Pelepasan Siswa MTs Al-Muniroh Usung Filosofi Ngalanglang, Ngahudang, Dangiang

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tema Sunda yang sarat filosofi mewarnai pelepasan siswa MTs Al-Muniroh Sukahurip Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di halaman Komplek Pesantren Al-Muniroh, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/6/2026). Mengusung tema “Ngalanglang, Ngahudang, Dangiang; Diasuh ku Pangaweruh, Diasah ku Kanyaah, Diasih ku Pangarti”, kegiatan tersebut menjadi lebih dari sekadar acara pelepasan siswa. Tema itu […]

  • penipuan WhatsApp

    Waspadalah! Modus Baru Penipuan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Penipuan WhatsApp bermodus paket tertukar menyasar warga Pangandaran. Modus barcode ancam saldo korban. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Modus penipuan WhatsApp kembali menyasar warga. Kali ini, pelaku menggunakan dalih paket tertukar dan mengaku sebagai pihak ekspedisi. Seorang warga Pangandaran nyaris menjadi korban setelah menerima pesan berisi tautan barcode yang diklaim sebagai proses pengembalian dana. Kasus ini […]

  • jam malam pelajar Pangandaran

    Siswi Pangandaran Diduga Kesurupan Saat Ditertibkan Polisi

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jam malam pelajar Pangandaran menjadi perhatian Satlantas Polres Pangandaran saat petugas melakukan penertiban kendaraan dan pemantauan aktivitas pelajar pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, seorang siswi yang masih berada di luar rumah tiba-tiba menunjukkan kondisi yang diduga seperti kesurupan ketika petugas hendak memberikan imbauan. Kegiatan berlangsung di depan […]

  • Peran NU dalam nasionalisme

    Peran NU, Sejak Awal Berdiri hingga Kini

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama (NU) sejak awal berdiri tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan. NU juga mengambil posisi strategis dalam membangun nasionalisme Indonesia melalui jalur pendidikan keagamaan dan pesantren. Peran NU dalam nasionalisme tumbuh seiring kesadaran para ulama bahwa agama dan cinta tanah air tidak bisa dipisahkan. Sejarah mencatat NU berdiri pada 31 Januari […]

  • pepes ikan duri lunak dibungkus daun pisang dengan bumbu rempah tradisional

    Pepes Ikan Duri Lunak: Ini Rahasia Bumbunya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pepes ikan duri lunak sering menjadi incaran pecinta kuliner tradisional karena rasanya gurih sekaligus aman dimakan tanpa takut duri keras. Banyak orang penasaran dengan rahasia pepes ikan duri lunak, sebab pada hidangan ini duri ikan terasa jauh lebih empuk dibandingkan olahan ikan biasa. Teknik memasak yang tepat ternyata membuat pepes ikan duri […]

expand_less