Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kejaksaan Agung Mutasi Puluhan Kajari

Kejaksaan Agung Mutasi Puluhan Kajari

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kejaksaan Agung merotasi 43 kajari akhir 2025 untuk menjaga efektivitas dan integritas penegakan hukum daerah.

albadarpost.com, FOKUS – Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali melakukan rotasi kajari secara besar-besaran menjelang penutupan tahun 2025. Sebanyak 43 kepala kejaksaan negeri resmi diganti dari total 68 pejabat kejaksaan yang dimutasi melalui Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Kebijakan ini berdampak langsung pada pola kepemimpinan penegakan hukum di berbagai daerah strategis.

Rotasi kajari tersebut bukan sekadar pergantian jabatan administratif. Di banyak wilayah, kepala kejaksaan negeri berperan sentral dalam menentukan arah penanganan perkara pidana, tata kelola anggaran negara, hingga pendampingan hukum bagi pemerintah daerah. Karena itu, mutasi ini menjadi sinyal penting bagi publik terkait konsistensi dan keseriusan Kejaksaan Agung dalam menjaga efektivitas penegakan hukum.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa mutasi dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengisian jabatan strategis. Menurutnya, langkah ini dibutuhkan untuk memastikan pelayanan hukum dan penegakan hukum berjalan cepat dan tepat di tengah dinamika perkara yang terus berkembang.

Penyegaran Struktur dan Pemerataan Kepemimpinan

Rotasi kajari kali ini mencakup wilayah yang luas. Mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Papua. Sejumlah daerah dengan beban perkara tinggi seperti Medan, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang, Kota Tasikmalaya, dan Jayapura turut mengalami pergantian pimpinan kejaksaan negeri.

Pola mutasi lintas daerah ini menunjukkan upaya Kejaksaan Agung untuk mencegah stagnasi organisasi sekaligus menghindari konsentrasi kekuasaan yang terlalu lama di satu wilayah. Dalam konteks kelembagaan, rotasi pejabat dianggap penting untuk menjaga independensi jaksa, meminimalkan potensi konflik kepentingan, dan memperkuat integritas institusi.

Surat keputusan mutasi tersebut ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto. Dari sisi struktur, rotasi ini juga mengisi sejumlah kekosongan jabatan yang sebelumnya ditinggalkan pejabat lama karena promosi atau penugasan baru.

Daftar Pejabat dan Dampak ke Daerah

Sebanyak 43 nama kepala kejaksaan negeri ditetapkan dalam rotasi ini, di antaranya Fajar Gurindro sebagai Kajari Kabupaten Tangerang, Ridwan Sujana Angsar sebagai Kajari Medan, Topik Gunawan sebagai Kajari Jakarta Timur, Semeru sebagai Kajari Kabupaten Bekasi, hingga Adam Saimima sebagai Kajari Jayapura. Penempatan pejabat baru ini akan menentukan ritme kerja kejaksaan di daerah, terutama dalam penanganan perkara pidana umum, tindak pidana korupsi, dan pengamanan proyek strategis daerah.

Baca juga: Aturan Foto Paspor Diterapkan

Bagi pemerintah daerah dan masyarakat, rotasi kajari membawa konsekuensi langsung. Kepala kejaksaan negeri memiliki kewenangan strategis dalam pengawasan penggunaan anggaran, pendampingan hukum kebijakan publik, serta penindakan terhadap pelanggaran hukum. Perubahan pimpinan berarti perubahan pendekatan, gaya kepemimpinan, dan prioritas kerja.

Di daerah dengan tingkat kerawanan hukum tinggi, publik menaruh harapan agar pejabat baru mampu bekerja cepat, profesional, dan transparan. Sebaliknya, bagi daerah yang sedang menjalankan proyek pembangunan besar, konsistensi koordinasi antara kejaksaan dan pemerintah daerah menjadi tantangan awal bagi kajari yang baru dilantik.

Menjaga Kepercayaan Publik

Dalam perspektif kelembagaan, rotasi kajari menjadi instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung. Penyegaran kepemimpinan memberi ruang evaluasi kinerja sekaligus memperkuat pesan bahwa institusi hukum tidak boleh berjalan statis.

Di tengah meningkatnya tuntutan akuntabilitas penegakan hukum, mutasi ini diharapkan tidak berhenti pada pergantian nama dan jabatan. Yang lebih penting adalah dampaknya terhadap kualitas layanan hukum, konsistensi penindakan, serta keberpihakan pada kepentingan publik.

Baca juga: Omzet Terompet Tahun Baru Turun

Ke depan, publik akan menilai efektivitas rotasi kajari ini dari kinerja nyata di lapangan—bukan dari jumlah pejabat yang dipindahkan, tetapi dari seberapa jauh kehadiran mereka memperkuat penegakan hukum yang adil dan berintegritas di daerah.


Berikut Daftar Kepala Kejaksaan Negeri Hasil Rotasi Kejaksaan Agung 2025

Wilayah Jawa & Bali

  • Kabupaten Tangerang – Fajar Gurindro
  • Jakarta Timur – Topik Gunawan
  • Kabupaten Bekasi – Semeru
  • Cimahi – Banu Laksamana
  • Blora – Khristiya Luthfiasandi
  • Lamongan – Hendro Wasisto
  • Blitar – Romulus Haholongan
  • Ngawi – B. Hermanto
  • Nganjuk – Dino Kriesmiardi
  • Kota Kediri – Rivo Chandra M. Medellu
  • Pacitan – Farriman Isandi Siregar
  • Lombok Timur – I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati
  • Klungkung – R. Indra Senjaya
  • Kota Tasikmalaya – Erny Veronica Maramba

Wilayah Sumatera

  • Medan – Ridwan Sujana Angsar
  • Pringsewu – Anggiat AP Pardede
  • Tanah Datar – Ryan Palasi
  • Ogan Komering Ilir – I Gede Widhartama
  • Prabumulih – Asvera Primadona
  • Kepahiang – Bagus Nur Jakfar Adi Saputro
  • Belitung – Teuku Panca Adhyaputra
  • Pelalawan – Eka Nugraha
  • Muara Enim – Gunawan Wisnu Murdiyanto
  • Bungo – Fik Fik Zulrofik
  • Seluma – Janu Arsianto
  • Kabupaten Pekalongan – Conny Novita Sahatapy
  • Musi Rawas – Ema Siti Huzaemah Ahmad
  • Penukal Abab Lematang Ilir – Hamidi

Wilayah Kalimantan

  • Barito Selatan – Zulham Pardamean
  • Kabupaten Banjar – Krisdianto
  • Sanggau – Eben Ezer Mangunsong
  • Hulu Sungai Utara – Budi Triono

Wilayah Sulawesi & Maluku

  • Minahasa Utara – Lingga Nuarie
  • Minahasa – Rama Eka Darma
  • Bulukumba – Erwin J
  • Buton – Sterry Fendy Andy
  • Maluku Tenggara – Fadjar

Wilayah Papua & Indonesia Timur

  • Jayapura – Adam Saimima
  • Mimika – I Putu Eka Suyantha
  • Kabupaten Gorontalo – Olan Laurance H. Pasaribu
  • Bangka Tengah – Abvianto Syaifulloh

Rotasi kajari menjadi ujian komitmen Kejaksaan Agung menjaga integritas, efektivitas, dan kepercayaan publik di daerah. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ojol UMKM

    Resmi! Ojol Kini Berstatus UMKM Mulai 1 Juli

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Ojol UMKM resmi menjadi kebijakan baru pemerintah mulai 1 Juli 2026. Dengan status sebagai pengusaha mikro transportasi online, pengemudi ojek online roda dua kini tidak hanya memperoleh porsi pendapatan yang lebih besar, tetapi juga berhak mengakses berbagai program pemberdayaan yang selama ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Usaha […]

  • pelajar Pangandaran

    Pelajar Pangandaran Keluar Malam, Polisi Temukan Kondisi Tak Terduga

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Aktivitas seorang pelajar Pangandaran pada malam hari menjadi perhatian petugas Satlantas Polres Pangandaran saat melakukan penertiban kendaraan dan pemantauan aktivitas masyarakat, Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Dalam kegiatan yang berlangsung hingga Minggu dini hari, 23 Agustus 2026, petugas mendapati seorang siswi masih berada di luar rumah. Saat hendak diberikan imbauan, siswi […]

  • Tunjangan Pensiun DPR Diuji ke MK, Akademisi UII Pertanyakan Keadilan

    Tunjangan Pensiun DPR Diuji ke MK, Akademisi UII Pertanyakan Keadilan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Uji konstitusionalitas tunjangan pensiun DPR digugat akademisi UII ke MK karena dinilai tidak proporsional. albadarpost.com, CENDIKIA – Pengaturan tunjangan pensiun DPR kembali menjadi sorotan publik setelah sekelompok dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) resmi mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menilai skema pensiun seumur hidup bagi anggota legislatif tidak sejalan […]

  • Kepala Ikan Mangmung

    Kepala Ikan Mangmung Sebagai Alternatif Protein Keluarga

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Olahan kepala ikan mangmung menjadi menu rumah tangga bernilai gizi, hemat biaya, dan mudah dibuat. albadarpost.com, LIFESYLE – Kepala ikan mangmung yang selama ini kerap dipandang sebagai limbah dapur, kini kembali dilirik sebagai bahan pangan rumah tangga bernilai gizi dan ekonomis. Dengan teknik pengolahan sederhana, bagian ikan ini dapat diolah menjadi menu utama yang layak […]

  • Pengrusakan Rumah

    Datang untuk Klarifikasi, Pria di Taraju Dobrak Rumah Advokat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Niat awalnya ingin melakukan klarifikasi terkait sebuah persoalan hukum. Namun emosi yang tidak terkendali justru membawa seorang pria di Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, ke ranah pidana. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya mengungkap kasus dugaan pengrusakan rumah milik seorang advokat berinisial A.S di Kampung Semah Madu, Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju. Tersangka […]

  • Inflasi Tasikmalaya

    Inflasi Tasikmalaya Tetap Rendah di Tengah Tekanan Harga

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Inflasi Tasikmalaya pada Juni 2026 tetap terkendali di tengah dinamika harga sejumlah komoditas. Berdasarkan data terbaru Inflasi Kota Tasikmalaya, angka inflasi bulanan tercatat 0,03 persen (month to month/mtm). Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Provinsi Jawa Barat yang mencapai 0,28 persen maupun inflasi nasional sebesar 0,44 persen. Keberhasilan menjaga stabilitas harga itu […]

expand_less