Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Budidaya Lobster Pangandaran Perkuat Ekonomi Pesisir

Budidaya Lobster Pangandaran Perkuat Ekonomi Pesisir

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Budidaya lobster Pangandaran berkembang, produksi stabil dan membuka peluang ekspor berkelanjutan.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Budidaya lobster di kawasan wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, mulai menunjukkan geliat yang signifikan. Sejumlah kelompok warga mengembangkan usaha ini secara lebih terstruktur dan modern, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat posisi perikanan daerah.

Aktivitas budidaya lobster dinilai penting karena tidak hanya menambah nilai ekonomi hasil laut, tetapi juga memberi kepastian pendapatan bagi nelayan. Di tengah fluktuasi hasil tangkapan laut, sistem budidaya menjadi alternatif yang lebih stabil dan berkelanjutan.


Produksi Meningkat, Pasar Ekspor Terbuka

Salah satu sentra budidaya lobster berkembang di Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Daerah ini dikenal sebagai penghasil lobster dari pesisir selatan Jawa Barat. Seiring pengembangan fasilitas budidaya yang lebih modern, daya saing lobster Pangandaran di pasar nasional dan internasional ikut meningkat.

Kelompok Cahaya Lobster Indonesia menjadi salah satu pegiat yang fokus membudidayakan lobster dari perairan Pangandaran. Kelompok ini dinilai berhasil menjaga kesinambungan produksi dan pasokan lobster, terutama untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri.

Viktorinus, salah satu pegiat budidaya lobster, menyebut sistem budidaya memberi dampak langsung terhadap stabilitas harga di tingkat lokal. “Angka konsumsi dan pemasok juga stabil, tidak fluktuatif,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

Menurut dia, ekspor lobster dari Pangandaran relatif stabil, khususnya ke pasar Asia Timur. Kondisi ini membuka peluang baru bagi nelayan penangkap lobster untuk terlibat dalam rantai pasok yang lebih terjamin.


Tantangan Teknis dan Pengelolaan Lingkungan

Meski menjanjikan, budidaya lobster bukan tanpa tantangan. Viktorinus menjelaskan bahwa pengelolaan kualitas air menjadi faktor kunci keberhasilan. Kadar garam, pH, dan oksigen harus dijaga secara ketat agar lobster dapat tumbuh optimal.

“Lobster hanya berkembang dalam kondisi air tertentu. Jika ada yang sakit, langsung kami karantina,” katanya. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga tingkat kelangsungan hidup dan kualitas hasil panen.

Pengelolaan berbasis standar teknis ini menunjukkan pergeseran praktik perikanan tradisional menuju sistem yang lebih terukur. Model tersebut memungkinkan produksi lobster dilakukan secara konsisten tanpa bergantung sepenuhnya pada hasil tangkapan alam.


Benih Melimpah, Dorong Produksi Nasional

Ketersediaan benih lobster di perairan Pangandaran menjadi faktor pendukung utama. Aep Saefullah, pembudidaya lokal, menilai kondisi ini sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat industri lobster nasional.

“Ketersediaan benih sangat melimpah. Jangan terus mengalir ke Vietnam. Dengan budidaya modern, kita bisa merebut kembali pasar dunia,” ujarnya.

Selama ini, Indonesia dikenal sebagai pemasok benih lobster bagi negara lain. Dengan pengembangan budidaya di dalam negeri, nilai tambah komoditas dapat dinikmati langsung oleh masyarakat lokal dan pelaku usaha nasional.

Baca juga: Business Summit 2025 Jadi Strategi KADIN Perkuat UMKM Tasikmalaya


Dampak Langsung bagi Nelayan

Nelayan lokal mulai merasakan manfaat ekonomi dari hadirnya fasilitas budidaya. Dayat, nelayan lobster di Pangandaran, menyebut unit budidaya sebagai titik balik bagi penghidupan warga pesisir.

“Unit budidaya seperti ini sangat membantu ekonomi kami. Semoga bertambah banyak,” katanya.

Kepastian pasar dan harga yang lebih stabil membuat nelayan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada hasil tangkapan harian. Skema ini dinilai mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir dalam jangka panjang.


Posisi Pangandaran di Industri Lobster Nasional

Secara komoditas, Pangandaran mulai memposisikan diri sebagai salah satu pusat suplai lobster baru di Jawa Barat. Produksi yang meningkat, pasokan yang stabil, serta peluang ekspor yang terbuka membuat daerah ini berpotensi berperan dalam pembentukan harga dan suplai lobster nasional.

Jika tren ini berlanjut, Pangandaran dinilai mampu berkontribusi dalam memperkuat daya saing Indonesia di pasar lobster global sekaligus menekan dominasi negara pesaing di kawasan Asia.

Pengembangan budidaya lobster di Pangandaran menunjukkan bahwa pengelolaan perikanan berbasis teknologi dapat menjadi penopang ekonomi pesisir yang berkelanjutan.

Budidaya lobster Pangandaran tumbuh pesat, memperkuat ekonomi nelayan dan membuka peluang ekspor berkelanjutan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kuota haji Cianjur

    Aturan Baru Kurangi Kuota Haji Cianjur 2026, Antrean Melonjak 26 Tahun

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kuota haji Cianjur 2026 turun drastis jadi 59 orang setelah aturan baru distribusi kuota diberlakukan. albadarpost.com, HIKMAH – Penurunan kuota haji Cianjur untuk keberangkatan 2026 memicu kegelisahan besar di tingkat calon jemaah. Dari kuota sekitar 1.300 orang pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah itu kini menyusut tajam menjadi hanya 59 jemaah. Kebijakan baru pemerintah pusat mengenai distribusi […]

  • SATAS EXPO 2025

    SATAS EXPO 2025: Ruang Belajar Sosial bagi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, WARTA MITRA. SATAS EXPO 2025 yang digelar oleh SMAN 1 Tasikmalaya menghadirkan lebih dari sekadar pameran kreativitas siswa. Ajang ini menjadi ruang belajar sosial, budaya, dan kemanusiaan yang mempertemukan gagasan generasi muda dengan realitas kehidupan masyarakat. Ajang Kreativitas yang Membumi Di tengah gegap gempita penampilan seni, stand kewirausahaan, hingga pameran karya akademik, SATAS EXPO […]

  • kompensasi pekerja tambang

    Dedi Mulyadi Pastikan Pekerja Tambang Bogor Terima Kompensasi Rp9 Juta dari Pemprov Jabar

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar beri kompensasi Rp9 juta bagi pekerja tambang Bogor terdampak penutupan tambang. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan seluruh pekerja tambang di Kabupaten Bogor yang terdampak kebijakan penutupan tambang akan menerima kompensasi sebesar Rp9 juta per orang. Bantuan ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam menata kembali sektor pertambangan agar lebih adil […]

  • Bobotoh Sunda

    Bukan Sekadar Bola, Persib Sudah Menjadi Identitas Urang Sunda

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bagi banyak Bobotoh Sunda, Persib Bandung hari ini terasa bukan lagi sekadar klub sepak bola. Di Jawa Barat, Persib perlahan berubah menjadi identitas sosial, ruang emosi, bahkan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda modern. Karena itu, ketika Persib bermain, suasananya sering terasa berbeda. Warung kopi mendadak penuh. Status WhatsApp berubah biru. Anak-anak […]

  • Mengantar Anak Sekolah

    Mengantar Anak Sekolah Ternyata Bernilai Ibadah

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Mengantar anak sekolah pada hari pertama masuk sekolah kembali menjadi perhatian setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, mengimbau instansi pemerintah memberikan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mendampingi putra-putrinya. Imbauan itu bertujuan mendukung penguatan ketahanan keluarga sekaligus sejalan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di […]

  • tabrakan kereta Bekasi Timur 2026

    Jalur KA Lumpuh Usai Tabrakan Maut di Bekasi Timur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Malam di jalur padat Jabodetabek berubah menjadi kepanikan setelah tabrakan kereta Bekasi Timur 2026 terjadi pada Sabtu malam, 27 April 2026 pukul 20.52 WIB. Insiden serudukan antar rangkaian di km 28+920 lintas Jakarta Kota–Manggarai–Jatinegara–Cikampek ini menewaskan sedikitnya 7 orang dan melukai 81 penumpang lainnya. Kejadian berlangsung di area Stasiun Bekasi Timur, […]

expand_less