Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Batal Wudhu Tapi Masih Pegang Al-Qur’an? Ini Penjelasan Safinah

Batal Wudhu Tapi Masih Pegang Al-Qur’an? Ini Penjelasan Safinah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Safinatun Najah menjelaskan bahwa hadas kecil atau batal wudhu tidak hanya berkaitan dengan salat. Dalam fikih mazhab Syafi’i, ada beberapa aktivitas yang langsung menjadi terlarang ketika seseorang kehilangan wudhunya.

Sebagian masyarakat memang hanya memahami bahwa batal wudhu membuat salat tidak sah. Padahal, kitab-kitab fikih klasik juga membahas hukum menyentuh mushaf, membawa Al-Qur’an, bahkan detail cover dan tas mushaf.

Dan ternyata pembahasannya tidak sesederhana yang dibayangkan.

Di beberapa musala kampung, suara sandal yang tergesa menuju tempat wudhu kadang terdengar sesaat setelah iqamah mulai dikumandangkan. Ada juga santri yang spontan berhenti membuka mushaf kecil di pangkuannya karena tiba-tiba merasa ragu apakah wudhunya masih ada atau sudah batal.

Kebiasaan kecil seperti itu mungkin terlihat sederhana. Namun justru di situlah adab terhadap ibadah mulai terlihat.

Allah SWT berfirman:

“Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.”

(QS. Al-Waqi’ah: 79)

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Allah tidak menerima salat tanpa bersuci.”

(HR. Muslim)

Lalu, apa saja yang diharamkan ketika seseorang mengalami hadas kecil menurut Safinatun Najah?

1. Salat Tidak Sah Tanpa Wudhu

Hal pertama yang diharamkan ialah melaksanakan salat, baik salat wajib, sunnah, maupun salat jenazah.

Dalam matan Safinah disebutkan:

“Dan haram karena hadas empat perkara.”

Kemudian salat disebut pada urutan pertama.

Karena itu, seseorang wajib memastikan dirinya benar-benar suci sebelum takbiratul ihram. Selain menjaga syarat sah ibadah, wudhu juga menjadi bentuk kesiapan seorang hamba saat berdiri di hadapan Allah SWT.

Kadang yang kecil justru paling sering terlupa.

Tidak sedikit orang baru sadar wudhunya batal saat sudah berdiri di saf paling depan. Bahkan ada yang buru-buru keluar barisan sambil menunduk pelan agar tidak mengganggu jamaah lain. Situasi seperti ini sering terjadi, terutama ketika masjid mulai penuh menjelang iqamah.

2. Tawaf di Ka’bah Juga Harus dalam Keadaan Suci

Selain salat, tawaf di Ka’bah juga tidak boleh dilakukan dalam keadaan hadas kecil.

Para ulama menjelaskan bahwa tawaf memiliki kedudukan mirip seperti salat. Karena itu, kesucian menjadi syarat penting sebelum seseorang mengelilingi Ka’bah.

Baik tawaf wajib maupun tawaf sunnah seperti tawaf qudum tetap memerlukan wudhu.

Di Masjidil Haram, sebagian jamaah bahkan terlihat berkali-kali mengecek tempat wudhu sebelum masuk area thawaf. Ada yang membawa sandal di tangan sambil terus membaca doa pelan karena takut wudhunya batal di tengah keramaian.

Suasana seperti itu membuat fikih terasa hidup, bukan sekadar tulisan di kitab.

3. Menyentuh Mushaf Saat Batal Wudhu Tidak Diperbolehkan

Pembahasan ini termasuk yang paling sering memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Menurut mayoritas ulama mazhab Syafi’i, orang yang batal wudhu tidak boleh menyentuh mushaf Al-Qur’an secara langsung.

Yang dimaksud mushaf bukan hanya Al-Qur’an lengkap berjilid tebal. Potongan ayat yang ditulis pada kertas, kayu, kulit, atau media lain untuk tujuan belajar juga termasuk mushaf.

Karena itu, meski hanya satu ayat, hukumnya tetap berlaku.

Termasuk bagian mushaf:

  • tulisan ayat,
  • lembar mushaf,
  • jilid,
  • cover,
  • hingga tas mushaf yang menyatu dengannya.

Sebagian santri bahkan refleks meniup tangan lebih dulu sebelum menyentuh mushaf setelah merasa ragu apakah wudhunya masih ada atau sudah batal. Kebiasaan kecil itu mungkin tidak tertulis di kitab, tetapi lahir dari rasa hormat terhadap Al-Qur’an.

Namun ulama juga memberi penjelasan tambahan. Jika tulisan ayat digunakan bukan untuk belajar, melainkan untuk tabarruk atau mengambil keberkahan, hukumnya berbeda.

Contohnya seperti tamimah atau kalung berisi ayat Al-Qur’an yang dulu sering dipakaikan kepada bayi.

Hari ini, potongan ayat Al-Qur’an bahkan muncul di casing ponsel, wallpaper digital, sampai stiker motor. Namun tidak semua orang memahami bagaimana fikih memandangnya.

Dan pembahasan itu ternyata sudah dibicarakan ulama sejak ratusan tahun lalu.

4. Membawa Mushaf Juga Tidak Diperbolehkan

Selain menyentuh, membawa mushaf ketika batal wudhu juga tidak diperbolehkan.

Meski begitu, ulama menjelaskan beberapa pengecualian. Misalnya ketika mushaf terbawa bersama barang lain dalam satu bawaan besar atau ada kebutuhan tertentu yang sulit dihindari.

Karena itu, para ulama selalu mengingatkan agar umat Islam memahami fikih secara utuh, bukan hanya potongan kesimpulan singkat dari media sosial.

Di banyak pesantren, pembahasan seperti ini biasanya berlangsung pelan tetapi detail. Suara lembar kitab yang dibalik, coretan pensil kecil di pinggir halaman, sampai santri yang sibuk memberi makna gandul sering menjadi pemandangan biasa saat bab thaharah dibahas.

Dan justru di situ letak indahnya tradisi ilmu Islam.

Safinatun Najah dan Pentingnya Menjaga Adab

Safinatun Najah menjadi salah satu kitab paling populer di pesantren karena bahasanya ringkas tetapi sangat padat hukum.

Kitab ini bukan hanya mengajarkan halal dan haram. Safinah juga membentuk adab seorang Muslim terhadap ibadah dan Al-Qur’an.

Sebab terkadang, menjaga wudhu bukan sekadar soal air yang membasahi tangan dan wajah. Ada penghormatan di dalamnya. Ada kesiapan hati. Dan ada rasa memuliakan kalam Allah SWT.

Di zaman ketika ayat Al-Qur’an muncul di layar ponsel, status media sosial, sampai stiker kendaraan, fikih datang untuk mengingatkan satu hal sederhana:

Jangan sampai tangan terlalu mudah menyentuh ayat suci, tetapi hati justru semakin jauh dari adab kepada Ilahi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • maklumat NU

    Cipasung Keluarkan Maklumat NU untuk Kendalikan Dinamika Organisasi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pesantren Cipasung mengeluarkan maklumat NU untuk menjaga ketertiban organisasi dan meredakan ketegangan internal. albadarpost.com, HIKMAH – Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, mengeluarkan maklumat NU yang menekankan pentingnya ketertiban organisasi dan penyelesaian persoalan melalui mekanisme musyawarah. Dokumen bernomor 239.MLK/SEKRE/PPC/XII/2025 itu rilis pada Senin dan menjadi penanda bahwa dinamika internal Nahdlatul Ulama perlu ditangani secara hati-hati agar […]

  • Greenland

    Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Greenland kini jadi sorotan dunia. Letak strategis dan sumber daya membuat AS, China, dan Rusia berebut pengaruh. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Greenland selama ini dikenal sebagai bentang alam es yang ekstrem dan jarang tersentuh. Bagi banyak orang, wilayah ini identik dengan destinasi wisata petualangan dan panorama Arktik yang eksotis. Namun dalam perkembangan mutakhir, citra tersebut […]

  • F-15 vs Iran

    Terungkap! Ini Kelemahan F-15 Saat Hadapi Pertahanan Iran

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Isu F-15 vs Iran langsung menyita perhatian dunia. Banyak orang menyebutnya sebagai duel antara jet tempur AS vs pertahanan udara Iran, bahkan sebagian menyebutnya sebagai bukti bahwa jet canggih tidak selalu unggul di medan perang modern. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan besar: seberapa kuat sebenarnya F-15 saat menghadapi sistem Iran? Di atas […]

  • Ribuan warga menyambut pelari QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026 di Jalan Mashudi Tasikmalaya.

    QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026: Pelari Berdasi Bikin Warga Pecah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi di Kota Tasikmalaya biasanya dimulai dengan suara kendaraan dan aktivitas pasar. Namun Minggu, 10 Mei 2026, suasananya berubah total. Sejak pukul 05.30 WIB, ribuan warga sudah berdiri di sepanjang jalur QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026. Jalanan dipenuhi lautan manusia. Anak-anak duduk di pinggir trotoar. Ibu-ibu membawa botol air mineral. […]

  • Pengamanan Nataru Jawa Barat

    Amanakan Nataru, Polda Jabar Siagakan 25.000 Personel

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Polda Jabar kerahkan 25.000 personel untuk pengamanan Nataru Jawa Barat demi kelancaran arus mudik dan wisata. albadarpost.com, FOKUS – Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiagakan sedikitnya 25.000 personel gabungan untuk mengawal pergerakan warga selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas proyeksi lonjakan mobilitas masyarakat yang diperkirakan mencapai titik tertinggi […]

  • Ilustrasi refleksi batin tentang syukur sebagai jalan ruhani dalam Islam berdasarkan Surat Ibrahim ayat 7

    Janji Allah di Jalan Syukur

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat yang tidak turun untuk diperdebatkan, melainkan untuk direnungkan. Ia tidak menggedor telinga, tetapi mengetuk hati. Surat Ibrahim ayat 7 adalah salah satunya. Sebuah pengumuman dari langit yang tidak memaksa, tetapi mengundang kesadaran terdalam manusia. “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu. Namun jika kamu mengingkari, sungguh azab-Ku sangat […]

expand_less