Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Greenland kini jadi sorotan dunia. Letak strategis dan sumber daya membuat AS, China, dan Rusia berebut pengaruh.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Greenland selama ini dikenal sebagai bentang alam es yang ekstrem dan jarang tersentuh. Bagi banyak orang, wilayah ini identik dengan destinasi wisata petualangan dan panorama Arktik yang eksotis. Namun dalam perkembangan mutakhir, citra tersebut bergeser. Greenland kini berada di pusat perhatian global sebagai wilayah strategis yang mencerminkan persaingan kepentingan negara-negara besar.

Narasi Sejarah Greenland dan Jejak Kepentingan Amerika Serikat di Arktik

Secara administratif, Greenland merupakan wilayah otonomi di bawah Kerajaan Denmark. Meski memiliki pemerintahan sendiri, urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri tetap menjadi kewenangan Denmark. Letaknya yang berada di kawasan Arktik, di antara Amerika Utara dan Eropa, menjadikan Greenland memiliki nilai strategis yang tidak bisa dipisahkan dari dinamika keamanan internasional.

Narasi sejarah mencatat bahwa kepentingan Amerika Serikat terhadap Greenland bukan hal baru. Sejak Perang Dunia II, AS telah membangun kehadiran militer di pulau tersebut. Pangkalan udara Thule, yang masih beroperasi hingga kini, menjadi bagian penting dari sistem pertahanan dan peringatan dini Amerika Serikat. Dalam konteks Perang Dingin, Greenland diposisikan sebagai garis depan pertahanan kawasan Atlantik Utara.

Memasuki era kontemporer, kepentingan itu justru menguat. Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyebut Greenland sebagai wilayah penting bagi keamanan nasional Amerika. Pernyataan tersebut memicu perhatian internasional karena menegaskan bahwa pulau es ini bukan lagi wilayah periferal dalam peta politik global.

Baca juga: Mengenal Delta Force, Pasukan Elite AS

Konteks geopolitik yang lebih luas menjelaskan mengapa Greenland menjadi sorotan. Kawasan Arktik mengalami perubahan signifikan akibat pemanasan global. Es yang mencair membuka jalur pelayaran baru dan mempermudah akses terhadap cadangan sumber daya alam yang selama ini terisolasi. Kondisi ini mengubah Arktik dari kawasan tertutup menjadi ruang kompetisi terbuka.

Arktik yang Mencair, Sumber Daya Terbuka, dan Persaingan Global yang Mengeras

Greenland memiliki potensi sumber daya yang besar, mulai dari mineral tanah jarang, uranium, hingga bijih besi. Mineral tersebut memiliki nilai strategis tinggi dalam industri teknologi, energi terbarukan, dan pertahanan. Dalam situasi global yang ditandai ketergantungan pada rantai pasok mineral, wilayah seperti Greenland menjadi aset geopolitik.

China melihat peluang ini sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya. Meski tidak memiliki wilayah di Arktik, Beijing aktif memperluas pengaruh melalui kerja sama ekonomi dan investasi. China memosisikan diri sebagai negara yang berkepentingan terhadap stabilitas dan keterbukaan Arktik, sekaligus memastikan akses terhadap sumber daya masa depan.

Di sisi lain, Rusia telah lebih dahulu mengokohkan kehadirannya di kawasan Arktik. Moskow memperkuat infrastruktur militer dan sipil, serta mengamankan jalur laut utara yang dinilai strategis bagi perdagangan dan pertahanan. Aktivitas Rusia ini menjadi perhatian serius Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Bagi Denmark, dinamika ini menghadirkan tantangan tersendiri. Di satu sisi, Denmark harus menjaga kedaulatan wilayah dan stabilitas politik Greenland. Di sisi lain, tekanan geopolitik dari kekuatan besar menuntut kehati-hatian dalam setiap kebijakan ekonomi dan keamanan.

Baca juga: MUI Kritik Pasal KUHP Baru

Sementara itu, masyarakat Greenland berada di persimpangan. Peluang investasi dan pengelolaan sumber daya dapat mendorong kemandirian ekonomi. Namun risiko kerusakan lingkungan dan ketergantungan politik juga membayangi. Isu ini memperlihatkan bahwa keputusan ekonomi di Greenland tidak bisa dilepaskan dari konsekuensi geopolitik yang lebih luas.

Perkembangan ini menegaskan satu hal: Greenland tidak lagi sekadar pulau es yang sunyi. Ia telah berubah menjadi simbol baru persaingan global di era krisis iklim dan perebutan sumber daya. Dalam peta dunia yang terus bergeser, Greenland menjadi cermin bagaimana wilayah terpencil dapat memainkan peran sentral dalam dinamika kekuasaan internasional. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Amul Huzni, Nabi Muhammad bersedih kehilangan Abu Thalib dan Khadijah serta peristiwa Isra Mi'raj sebagai penguat iman

    Amul Huzni: Saat Dunia Rasulullah Runtuh, Langit Justru Terbuka

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Amul Huzni atau tahun kesedihan Nabi Muhammad, menjadi salah satu fase paling mengguncang dalam sejarah Islam. Pada masa ini, Rasulullah kehilangan dua sosok terpenting: pelindung dan pendamping hidup. Namun, di balik Amul Huzni, tersimpan pelajaran besar tentang keteguhan, kesabaran, dan kekuatan iman yang terus relevan hingga hari ini. Ketika Dua Cahaya Padam […]

  • Pelabuhan Batam dipadati warga Singapura yang menyeberang untuk berbelanja dan memenuhi kebutuhan hidup akibat mahalnya biaya hidup di Singapura

    Batam Jadi Pelarian Biaya Hidup Warga Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Setiap 30–60 menit, sebuah kapal feri berangkat dari Singapura menuju Batam. Ritmenya lebih menyerupai jadwal MRT kota maju ketimbang transportasi laut lintas negara. Jumlah penumpangnya pun mencolok: sekitar 10.000 orang per hari. Fenomena ini terjadi di luar musim liburan. Batam sedang mengalami sesuatu yang melampaui lonjakan wisata. Kota ini berubah menjadi […]

  • Pengawasan Internal Pemerintah

    Tasikmalaya–Garut Perkuat Pengawasan, Layanan Publik Jadi Fokus

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengawasan internal pemerintah kembali menjadi fokus dalam upaya memperbaiki tata kelola birokrasi daerah. Pemerintah Kota Tasikmalaya menerima kunjungan Inspektorat Kabupaten Garut untuk memperkuat koordinasi lintas daerah sekaligus berbagi pengalaman dalam pengawasan dan pelayanan publik. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, menerima langsung rombongan tersebut di ruang Inspektorat, Selasa (21/4/2026). Pertemuan […]

  • tabrakan kereta Bekasi Timur 2026

    Jalur KA Lumpuh Usai Tabrakan Maut di Bekasi Timur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Malam di jalur padat Jabodetabek berubah menjadi kepanikan setelah tabrakan kereta Bekasi Timur 2026 terjadi pada Sabtu malam, 27 April 2026 pukul 20.52 WIB. Insiden serudukan antar rangkaian di km 28+920 lintas Jakarta Kota–Manggarai–Jatinegara–Cikampek ini menewaskan sedikitnya 7 orang dan melukai 81 penumpang lainnya. Kejadian berlangsung di area Stasiun Bekasi Timur, […]

  • pemutihan BPJS Kesehatan

    Pemutihan BPJS Kesehatan Dimulai Akhir 2025, Simak Syarat dan Verifikasinya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kabar gembira bagi peserta! Pemutihan BPJS Kesehatan akan dimulai akhir 2025. Cek syarat registrasi ulang, kategorinya, dan penekanan verifikasi data.. Menko PM Umumkan Tunggakan BPJS Kesehatan Dibebaskan albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah secara resmi memulai langkah signifikan dalam upaya perlindungan sosial dengan rencana pemutihan BPJS Kesehatan, sebuah inisiatif yang bertujuan membebaskan jutaan warga miskin dari belitan […]

  • Tiga Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, 22/4/2026. (Foto: Kemenhaj)

    Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 Berangkat, Suasana Penuh Haru

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 terasa berbeda sejak pagi. Udara di sekitar Gedung Dakwah Islam (GDI) seperti dipenuhi campuran rasa haru, bangga, dan cemas. Keluarga dari 445 Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter 04 KJT datang lebih awal, sebagian memilih duduk diam, sementara yang lain sibuk memastikan koper dan dokumen tidak […]

expand_less