Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Greenland kini jadi sorotan dunia. Letak strategis dan sumber daya membuat AS, China, dan Rusia berebut pengaruh.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Greenland selama ini dikenal sebagai bentang alam es yang ekstrem dan jarang tersentuh. Bagi banyak orang, wilayah ini identik dengan destinasi wisata petualangan dan panorama Arktik yang eksotis. Namun dalam perkembangan mutakhir, citra tersebut bergeser. Greenland kini berada di pusat perhatian global sebagai wilayah strategis yang mencerminkan persaingan kepentingan negara-negara besar.

Narasi Sejarah Greenland dan Jejak Kepentingan Amerika Serikat di Arktik

Secara administratif, Greenland merupakan wilayah otonomi di bawah Kerajaan Denmark. Meski memiliki pemerintahan sendiri, urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri tetap menjadi kewenangan Denmark. Letaknya yang berada di kawasan Arktik, di antara Amerika Utara dan Eropa, menjadikan Greenland memiliki nilai strategis yang tidak bisa dipisahkan dari dinamika keamanan internasional.

Narasi sejarah mencatat bahwa kepentingan Amerika Serikat terhadap Greenland bukan hal baru. Sejak Perang Dunia II, AS telah membangun kehadiran militer di pulau tersebut. Pangkalan udara Thule, yang masih beroperasi hingga kini, menjadi bagian penting dari sistem pertahanan dan peringatan dini Amerika Serikat. Dalam konteks Perang Dingin, Greenland diposisikan sebagai garis depan pertahanan kawasan Atlantik Utara.

Memasuki era kontemporer, kepentingan itu justru menguat. Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyebut Greenland sebagai wilayah penting bagi keamanan nasional Amerika. Pernyataan tersebut memicu perhatian internasional karena menegaskan bahwa pulau es ini bukan lagi wilayah periferal dalam peta politik global.

Baca juga: Mengenal Delta Force, Pasukan Elite AS

Konteks geopolitik yang lebih luas menjelaskan mengapa Greenland menjadi sorotan. Kawasan Arktik mengalami perubahan signifikan akibat pemanasan global. Es yang mencair membuka jalur pelayaran baru dan mempermudah akses terhadap cadangan sumber daya alam yang selama ini terisolasi. Kondisi ini mengubah Arktik dari kawasan tertutup menjadi ruang kompetisi terbuka.

Arktik yang Mencair, Sumber Daya Terbuka, dan Persaingan Global yang Mengeras

Greenland memiliki potensi sumber daya yang besar, mulai dari mineral tanah jarang, uranium, hingga bijih besi. Mineral tersebut memiliki nilai strategis tinggi dalam industri teknologi, energi terbarukan, dan pertahanan. Dalam situasi global yang ditandai ketergantungan pada rantai pasok mineral, wilayah seperti Greenland menjadi aset geopolitik.

China melihat peluang ini sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya. Meski tidak memiliki wilayah di Arktik, Beijing aktif memperluas pengaruh melalui kerja sama ekonomi dan investasi. China memosisikan diri sebagai negara yang berkepentingan terhadap stabilitas dan keterbukaan Arktik, sekaligus memastikan akses terhadap sumber daya masa depan.

Di sisi lain, Rusia telah lebih dahulu mengokohkan kehadirannya di kawasan Arktik. Moskow memperkuat infrastruktur militer dan sipil, serta mengamankan jalur laut utara yang dinilai strategis bagi perdagangan dan pertahanan. Aktivitas Rusia ini menjadi perhatian serius Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Bagi Denmark, dinamika ini menghadirkan tantangan tersendiri. Di satu sisi, Denmark harus menjaga kedaulatan wilayah dan stabilitas politik Greenland. Di sisi lain, tekanan geopolitik dari kekuatan besar menuntut kehati-hatian dalam setiap kebijakan ekonomi dan keamanan.

Baca juga: MUI Kritik Pasal KUHP Baru

Sementara itu, masyarakat Greenland berada di persimpangan. Peluang investasi dan pengelolaan sumber daya dapat mendorong kemandirian ekonomi. Namun risiko kerusakan lingkungan dan ketergantungan politik juga membayangi. Isu ini memperlihatkan bahwa keputusan ekonomi di Greenland tidak bisa dilepaskan dari konsekuensi geopolitik yang lebih luas.

Perkembangan ini menegaskan satu hal: Greenland tidak lagi sekadar pulau es yang sunyi. Ia telah berubah menjadi simbol baru persaingan global di era krisis iklim dan perebutan sumber daya. Dalam peta dunia yang terus bergeser, Greenland menjadi cermin bagaimana wilayah terpencil dapat memainkan peran sentral dalam dinamika kekuasaan internasional. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Keluarga

    RSIA Tasikmalaya: Keluarga Kuat Cegah Kekerasan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Ketahanan keluarga dan penguatan keluarga kembali menjadi perhatian dalam dialog terbuka yang digelar di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Tema tersebut dinilai penting karena keluarga yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam melahirkan generasi sehat, berkarakter, serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Di sela-sela kegiatan, suasana diskusi berlangsung hangat. Sejumlah peserta tampak […]

  • Duel Kuliner Piala Dunia

    New York vs Mexico City, Duel Kuliner Piala Dunia

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Duel Kuliner Piala Dunia tidak hanya terjadi di lapangan hijau. Di tengah semarak perempat final Piala Dunia, Flashscore menghadirkan sebuah konten editorial bertajuk eksplorasi kuliner yang membandingkan pengalaman menikmati makanan khas New York vs Mexico City. Konten tersebut mengajak penggemar sepak bola melihat sisi lain turnamen melalui wisata kuliner Piala Dunia, bukan […]

  • Apoteker Garut

    Sumpah Apoteker Uniga Berlangsung Haru, Dinkes Garut Akui Masih Kekurangan SDM

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 41 lulusan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) FMIPA Universitas Garut resmi mengucapkan sumpah profesi dalam prosesi Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XIII di Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026). Kehadiran para apoteker Garut ini langsung mendapat perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut yang saat ini […]

  • Seblak Sultan Anak

    Seblak Sultan Creamy Ini Jadi Favorit Anak Saat Libur

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Seblak Sultan Anak, seblak creamy, dan resep seblak rumahan menjadi salah satu kata kunci kuliner yang banyak dicari selama musim libur sekolah. Bukan tanpa alasan. Selain memiliki cita rasa gurih dan creamy, seblak versi “Sultan” juga menghadirkan pengalaman makan yang lebih menyenangkan bagi anak-anak karena dipenuhi aneka topping favorit mereka. Menjelang sore […]

  • Audit RSUD dr. Soekardjo

    Temuan Berulang, Ada Apa dengan RSUD dr Soekardjo?

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Audit RSUD dr. Soekardjo tidak banyak warga yang membacanya dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Sebagian besar masyarakat mungkin tidak pernah melihat dokumen pemeriksaan sama sekali. Namun publik biasanya memahami satu hal sederhana. Jika sebuah masalah sudah ditemukan, sudah dicatat, bahkan sudah diberi rekomendasi perbaikan, maka masalah yang sama semestinya tidak kembali […]

  • Ilustrasi seseorang memainkan media sosial bertema politik dengan nuansa gelap dan reflektif menurut kajian Islam.

    Hukum Buzzer Politik dalam Islam, Halal atau Haram?

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Fenomena buzzer politik kini semakin sering dibahas masyarakat. Dalam perspektif Buzzer Politik Islam, topik ini menjadi sensitif karena berkaitan dengan etika berbicara, menyebarkan informasi, hingga tanggung jawab moral di media sosial. Tidak sedikit orang mulai mempertanyakan: apakah menjadi buzzer politik diperbolehkan dalam Islam? Pertanyaan itu muncul karena media sosial hari ini bukan […]

expand_less